wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Komunikasi Keperawatan

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

1. Seorang pasien marah-marah karena perutnya masih sakit walaupun sudah diberi obat analgetik. Manakah tehnik komunikasi terapeutik yang paling tepat untuk disampaikan?

a)

“ kenapa ibu marah-marah begitu, tunggu ya bu kan obatnya baru diminum”

b)

“ sabar ya bu...jangan marah-marah seperti itu, nanti juga pasti hilang sakitnya..”

c)

“ mungkin dosis obatnya kurang bu, sehingga obat sakitnya sudah gak mempan lagi .”

d)

“ ibu masih sakit ya, mari lakukan relaksasi dan distraksi bu, sambil menunggu obatnya bereaksi”

e)

“ minum obat itu memang ada prosesnya bu, tidak seperti makan cabe langsung pedas,Bu..”

2.

Seorang pasien mengalami sesak nafas hebat, perawat sedang melakukan pengkajian secara anamnesa, tetapi harus memperhatikan kebutuhan oksigenisasi pasien juga. Apakah prinsip komunikasi yang tepat dilakukan?

a)

berikan sentuhan

b)

posisi wajah berhadapan

c)

berbicara dengan intonasi yang jelas

d)

ajukan pertanyaan dengan kalimat tertutup

e)

gunakan bahasa dan kalimat yang tidak berbelit-belit

3.

Pada klien dengan gangguan kognitif yang mengalami penurunan konsentrasi, sering lupa dan lambat dalam merespon, perlu mendapat saat melakukan pembicaraan.

Apakah prinsip komunikasi terapeutik yang paling tepat dilakukan?

a)

beri kesempatan keluarga untuk mendampingi

b)

jadilah pendengar yang penuh perhatian dan sabar

c)

ambil perhatian klien sebelum memulai pembicaraan

d)

menghindari penggunaan istilah yang membingungkan

e)

kurangi distraksi yang dapat mengalihkan perhatian klien

4.

Seorang perawat sedang melakukan pengkajian pada pasien yang mengalami gangguan sensori penglihatan. Apakah Komunikasi terapeutik yang perlu dilakukan untuk mengawali interaksi dengan pasien?

a)

berikan sentuhan

b)

hindari gerakan yang tiba tiba

c)

datangi pasien dari arah depan

d)

berbicara dengan intonasi yang jelas

e)

perkenalkan diri saat bertemu pasien

5.

Untuk menjalin hubungan terapeutik yang efektif antara perawat dengan pasien tuna netra. Manakah Sikap utama yang harus diperhatikan saat berkomunikasi dengan pasien ?

a)

sampaikan pesan dengan singkat dan jelas

b)

empati dan ketulusan dalam bersikap terhadap pasien

c)

keramahan dan kehangatan dapat ditangkap dari nada suara yang terdengar

d)

siapkan pesan dan informasi dalam bentuk komunikasi nonverbal

e)

informasi yang disampaikan harus sederhana dan mudah untuk dipahami

6.

Dalam melakukan komunikasi terapeutik pada pasien dengan gangguan pendengaran, perawat perlu memperhatikan tehnik komunikasi supaya pesan dapat ditangkap dengan jelas oleh pasien.

Apakah komunikasi terapeutik yang tepat dilakukan?

a)

datangi pasien dari arah depan

b)

berkomunikasi dengan intonasi yang jelas

c)

nada suara harus terdengar hangat dan tulus

d)

awali melakukan sentuhan saat berkomunikasi

e)

berbicara dengan suara keras supaya terdengar pasien

7.

Seorang pasien Tuna Rungu sedang di rawat di rumah sakit. Apakah strategi pertama yang perlu dikaji perawat sebelum mengawali pembicaraan dengan pasien?

a)

penggunaan bahasa isyarat

b)

periksa adanya penggunaan alat bantu dengar

c)

ciptakan lingkungan yang tenang atau tidak bising

d)

gunakan penerangan dan pencahayaaan yang memadai

e)

gunakan tulisan dan gambar untuk memudahkan pemahaman

8.

Seorang pasien mengalami gangguan wicara/bisu, sehingga kesulitan dalam mendengar suara orang lain. Perawat dapat melakukan tehnik komunikasi agar pasien dapat melihat dengan jelas gerakan bibir lawan bicaranya. Bagaimanakah posisi tubuh yang harus dilakukan?

a)

pertahankan kontak mata

b)

pastikan wajah berhadapan

c)

posisi tubuh tidak berjauhan

d)

kurangi lingkungan yang bising

e)

hindari datag dari arah belakang

9.

Seorang pasien mengalami gangguan bicara disatria setelah serangan Stroke, sehingga mengalami gangguan berbicara dalam artikulasi, yang menyebabkan pasien sulit berbicara. Apakah prinsip komunikasi yang paling penting diperhatikan pada pasien tersebut?

a)

jangan berbicara dengan nada suara yang keras

b)

gunakan kalimat sederhana yang tidak berbelit belit

c)

hindari mentertawakan pasien saat mengeluarkan kata-kata yang aneh

d)

jangan meminta pasien mengulang berkali kali kalimat yang tidak dimengerti

e)

ajukan pertanyaan tertutup yang hanya membutuhkan jawaban "ya" atau "tidak"

10.

Seorang pasien mengalami halusinasi dengar, seolah ada orang yang mempengaruhi dan menyuruhnya untuk berbuat kasar kepada orang lain. Apakah tehnik komunikasi terapeutik yang dapat dilakukan?

a)

“apa yang ibu dengar itu hanya fatamorgana saja”

b)

“saya tidak mendengar suara suara seperti yang ibu dengar”

c)

“saya tidak mendengar suara suara seperti yang ibu dengar”

d)

“ibu mendengarkan suara suara, tapi saya tidak mendengarnya”

e)

“jika ibu mendengar suara-suara, segera temui dan bercakap-cakap dengan perawat”

11.

Seorang pasien dibawa ke klinik jiwa karena mengalami depresi setelah anaknya meninggal sebulan yang lalu. Pasien sering murung dan sedih, serta setiap hari selalu menangis. Apakah tehnik komunikasi terapeutik pada fase kerja tersebut?

a)

"jangan sedih terus bu,nanti bisa jatuh sakit"

b)

"coba ceritakan apa yang ibu rasakan saat ini?"

c)

"kenapa ibu terlihat murung dan menangis setiap hari"

d)

“ibu harus sabar ya jangan nangis terus, semua itu sudah takdir Tuhan”

e)

“ibu jangan terus menerus memikirkan anak ibu yang sudah meninggal”

12.

Seorang pasien Schizoprenia mengalami waham. Pasien sering marah-marah saat dinasehati, bicara kasar dan tidak sesuai. Pasien juga mengatakan dalam dirinya terdapat kekuatan khusus karena dirinya hasil reinkarnasi seorang dewa.

Apakah komunikasi terapeutik paling awal yang dapat dilakukan?

a)

lakukan kontrol terhadap lingkungan untuk menjaga situasi kondusif

b)

bicara dengan tenang, suara lembut dan hindari pertentangan

c)

eksplorasi perasaan pasien dan menjadi pendengar yang baik

d)

fasilitasi pasien untuk mencurahkan pikiran dan isi hatinya

e)

konfrontasi bahwa pernyataan pasien adalah salah

13.

Seorang pasien di bawa ke rumah sakit karena melakukan perilaku kekerasan di rumah, marah-marah, menyerang orang lain, serta merusak alat-alat rumah tangga.

Apakah komunikasi terapeutik pada fase kerja dalam menghadapi pasien tersebut?

a)

“bagaimana perasaan bapak saat ini?’

b)

“apa yang menyebabkan bapak kesal dan marah?”

c)

“bagaimana kalau kita bicarakan penyebab bapak marah?”

d)

“bagaimana kalau bapak saya ajarkan cara mengontrol marah?”

e)

“bagaimana perasaan bapak setelah kita berbincang-bincang tadi”?

14.

Seorang mahasiswa perlu belajar bagaimana etika berkomunikasi dengan dosen, karena kebiasaan baik yang dilakukan mahasiswa berulangkali akan membentuk karakter dan kepribadian yang baik. Apakah tujuan utama belajar hal tersebut?

a)

meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi yang baik dan sopan

b)

mencegah mahasiswa berkomunikasi yang kurang sopan dan santun

c)

meningkatkan komunikasi dan interaksi antara mahasiswa dan dosen

d)

memperlancar proses pembelajaran selama mahasiswa kuliah

e)

supaya mahasiswa menghormati dan menghargai dosen

15.

Seorang mahasiswa sipen akan mengirim pesan kepada dosen melalui whatsapp, untuk menanyakan materi kuliah kisi-kisi soal UAS. Apakah unsur pesan yang perlu ditulis secara berurutan yang harus di tulis mahasiswa?

a)

tuliskan salam, permohonan maaf, perkenalkan nama, kelas, sipen apa, tujuan, ucapan terima kasih

b)

sebaiknya sampaikan maaf karena sudah mengganggu, ucapkan salam, nama, kelas,dan tujuan

c)

perkenalkan nama, kelas, NIM, tujuan pembicaraan, ucapan terima kasih dan ucapkan salam

d)

sebutkan nama, kelas, sipen M.A apa, tujuan pembicaraan, ucapkan salam dan terima kasih

e)

lakukan sapa dan salam, perkenalkan nama, sipen, kelas, tujuan dan ucapan permintaan maaf

16.

Seorang mahasiswa ingin menghubungi dosen pembimbing akademik (PA) melalui ponselnya, karena ingin berkonsultasi. Sebelum melakukan kontak mahasiswa perlu memperhatihan waktu yang tepat untuk berkomunikasi dengan dosen. Manakah waktu yang paling direkomendasikan?

a)

Pukul 05.00 - 17.00

b)

Pukul 06.00 - 18.00

c)

Pukul 07.00 - 19.00

d)

Pukul 08.00 - 20.00

e)

Pukul 09.00 - 21.00

17.

Seorang mahasiswa ingin bertemu langsung dengan dosen pengajar karena belum jelas dengan penugasan yang diberikan dosen, tetapi mahasiswa harus menunggu untuk bertemu dengan dosen tersebut. Apakah kondisi yang mengharuskan mahasiswa untuk menunggu sebentar?

a)

dosen sedang pegang HP

b)

dosen sedang tidak ada ditempat

c)

dosen tidak bersedia untuk ditemui

d)

dosen sedang makan dan beristirahat

e)

dosen sedang berkomunikasi dengan orang lain

18.

Seorang sipen mengirim wa melalui hp kepada dosen pengajar untuk menawarkan perpindahan jam kuliah karena ada sesi yang kosong. Mahasiswa mendapat jawaban bahwa dosen tidak dapat menukar jam kuliahnya, karena bentrok dengan kelas lain. Apakah komunikasi yang paling tepat disampaikan oleh mahasiswa?

a)

“jika tidak bisa, gaapa apa bu”

b)

“baik Bu Erna, terima kasih”

c)

"baiklah bu kalau begitu"

d)

"baiklah bu.terima kasih"

e)

"OK bu terima kasih"

19.

Seorang mahasiswa ingin bertemu langsung dengan dosen A diruangannya, untuk menemui dosen A mahasiswa harus melewati dosen B yang sedang duduk, karena ruangannya berdekatan dengan ruang dosen A. Apakah komunikasi yang paling tepat disampaikan kepada ibu B?

a)

“selamat siang Bu, permisi saya mau bertemu dengan dosen A”

b)

“maaf ijin bu apakah saya boleh bertemu dengan dosen A”

c)

“permisi ibu B, maaf saya mau numpang lewat ”

d)

“maaf bu, permisi saya mau ke dosen A”

e)

“selamat siang bu, permisi ”

20.

Seorang mahasiswa akan mengirimkan email ke dosen pengajar utnuk menyerahkan tugas makalah dalam bentuk soft kopi. Apakah komunikasi yang paling tepat dituliskan setelah menulis Kepada Yth, nama dosen terkait, dan tempat.

a)

nomor surat, lampiran, kepada yth, nama dosen, ditempat, bersama ini saya serahkan makalah

b)

nama, kelas,nim, saya ingin konsul makalah, kiranya ibu bersedia untuk memberikan masukan

c)

bersama ini saya mohon bantuan ibu untuk konsultasi makalah, terima kasih, ttd nama mahasiswa

d)

yang bertandatangan dibawah ini saya, nama, menyerahkan makalah untuk dikoreksi, terima kasih

e)

saya, nama, kelas,nim,mohon konsultasi makalah, kiranya ibu berkenan untuk memberikan bantuan