NEW
Font size
WorksheetsLatihan Mandiri Teks Berita
Total questions: 10
Worksheet time: 32mins
Teks berita melaporkan tentang?
Peristiwa atau kejadian
Gosip
Sejarah
Seni dan hiburan
Teks berita disampaikan secara?
Satu arah
Turun-temurun
Lisan dan tertulis
Dua arah
Dimana teks berita bisa ditemui?
Acara televisi
Surat kabar
Koran
Semua benar
Unsur dalam pembuatan teks berita, kecuali?
Faktual
Aktual
Tidak penting
Menarik
Siswa SMA Negeri di Jabar Dapat Jatah Kuota Internet Rp 150.000 Per Bulan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan kuota internet sebesar Rp 150.000 bagi setiap siswa tingkat SMA negeri di Jawa Barat. Kuota internet itu diberikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar daring selama pandemi Covid-19. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, bantuan kuota internet itu diberikan setelah Disdik Jabar menganalisis proses belajar daring beberapa bulan ke belakang. Dari analisis tersebut, banyak siswa yang kesulitan belajar karena tak mempunyai uang lebih untuk membeli kuota internet. "Nah, dari situ kita buatkan petunjuk teknis dalam kebijakan sekolah secara daring, salah satunya dengan membiayai kuota internet bagi siswa. Ini diberikan kepada siswa sehingga mereka tidak akan mengeluh karena ini (kuota internet) menjadi hal yang terbebani dalam belajar daring," ujar Dedi dalam konferensi pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (16/7/2020).
Dana bantuan kuota internet itu, kata Dedi, bisa menggunakan anggaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) atau memakai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat. "Jadi tidak double. Pakai anggaran dari BOS atau BOP-nya," kata Dedi. Nantinya, pihak sekolah akan membagikan kartu kuota internet sekali pakai kepada tiap rumah siswa. Dedi pun meminta setiap orangtua bisa ikut berperan mengawasi agar kuota internet tak digunakan selain untuk kegiatan belajar atau bermain game online.
Peristiwa apa yang sedang terjadi?
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan kuota internet sebesar Rp 150.000 bagi setiap siswa tingkat SMA negeri di Jawa Barat.
Kuota internet itu diberikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar daring selama pandemi Covid-19
Covid-19 mempengaruhi pembelajaran SMA negeri di Jawa Barat
Dana BOS digunakan untuk membelikan kuota internet sekali pakai
Siswa SMA Negeri di Jabar Dapat Jatah Kuota Internet Rp 150.000 Per Bulan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan kuota internet sebesar Rp 150.000 bagi setiap siswa tingkat SMA negeri di Jawa Barat. Kuota internet itu diberikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar daring selama pandemi Covid-19. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, bantuan kuota internet itu diberikan setelah Disdik Jabar menganalisis proses belajar daring beberapa bulan ke belakang. Dari analisis tersebut, banyak siswa yang kesulitan belajar karena tak mempunyai uang lebih untuk membeli kuota internet. "Nah, dari situ kita buatkan petunjuk teknis dalam kebijakan sekolah secara daring, salah satunya dengan membiayai kuota internet bagi siswa. Ini diberikan kepada siswa sehingga mereka tidak akan mengeluh karena ini (kuota internet) menjadi hal yang terbebani dalam belajar daring," ujar Dedi dalam konferensi pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (16/7/2020).
Dana bantuan kuota internet itu, kata Dedi, bisa menggunakan anggaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) atau memakai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat. "Jadi tidak double. Pakai anggaran dari BOS atau BOP-nya," kata Dedi. Nantinya, pihak sekolah akan membagikan kartu kuota internet sekali pakai kepada tiap rumah siswa. Dedi pun meminta setiap orangtua bisa ikut berperan mengawasi agar kuota internet tak digunakan selain untuk kegiatan belajar atau bermain game online.
Berdasarkan teks di atas, siapakah yang terlibat di dalam berita tersebut?
Siswa SMA negeri di Jawa Barat
Pemerintah
Dedi Supandi
Kepala sekolah
Siswa SMA Negeri di Jabar Dapat Jatah Kuota Internet Rp 150.000 Per Bulan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan kuota internet sebesar Rp 150.000 bagi setiap siswa tingkat SMA negeri di Jawa Barat. Kuota internet itu diberikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar daring selama pandemi Covid-19. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, bantuan kuota internet itu diberikan setelah Disdik Jabar menganalisis proses belajar daring beberapa bulan ke belakang. Dari analisis tersebut, banyak siswa yang kesulitan belajar karena tak mempunyai uang lebih untuk membeli kuota internet. "Nah, dari situ kita buatkan petunjuk teknis dalam kebijakan sekolah secara daring, salah satunya dengan membiayai kuota internet bagi siswa. Ini diberikan kepada siswa sehingga mereka tidak akan mengeluh karena ini (kuota internet) menjadi hal yang terbebani dalam belajar daring," ujar Dedi dalam konferensi pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (16/7/2020).
Dana bantuan kuota internet itu, kata Dedi, bisa menggunakan anggaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) atau memakai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat. "Jadi tidak double. Pakai anggaran dari BOS atau BOP-nya," kata Dedi. Nantinya, pihak sekolah akan membagikan kartu kuota internet sekali pakai kepada tiap rumah siswa. Dedi pun meminta setiap orangtua bisa ikut berperan mengawasi agar kuota internet tak digunakan selain untuk kegiatan belajar atau bermain game online.
Berdasarkan teks di atas, dimana peristiwa itu terjadi?
Bandung
Sekolah
Jawa Barat
Gedung Sate
Siswa SMA Negeri di Jabar Dapat Jatah Kuota Internet Rp 150.000 Per Bulan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan kuota internet sebesar Rp 150.000 bagi setiap siswa tingkat SMA negeri di Jawa Barat. Kuota internet itu diberikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar daring selama pandemi Covid-19. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, bantuan kuota internet itu diberikan setelah Disdik Jabar menganalisis proses belajar daring beberapa bulan ke belakang. Dari analisis tersebut, banyak siswa yang kesulitan belajar karena tak mempunyai uang lebih untuk membeli kuota internet. "Nah, dari situ kita buatkan petunjuk teknis dalam kebijakan sekolah secara daring, salah satunya dengan membiayai kuota internet bagi siswa. Ini diberikan kepada siswa sehingga mereka tidak akan mengeluh karena ini (kuota internet) menjadi hal yang terbebani dalam belajar daring," ujar Dedi dalam konferensi pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (16/7/2020).
Dana bantuan kuota internet itu, kata Dedi, bisa menggunakan anggaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) atau memakai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat. "Jadi tidak double. Pakai anggaran dari BOS atau BOP-nya," kata Dedi. Nantinya, pihak sekolah akan membagikan kartu kuota internet sekali pakai kepada tiap rumah siswa. Dedi pun meminta setiap orangtua bisa ikut berperan mengawasi agar kuota internet tak digunakan selain untuk kegiatan belajar atau bermain game online.
Kapan peristiwa itu terjadi?
Saat pandemi Covid-19
16 Juli 2020
28 Juli 2020
Bulan Maret
Siswa SMA Negeri di Jabar Dapat Jatah Kuota Internet Rp 150.000 Per Bulan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan kuota internet sebesar Rp 150.000 bagi setiap siswa tingkat SMA negeri di Jawa Barat. Kuota internet itu diberikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar daring selama pandemi Covid-19. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, bantuan kuota internet itu diberikan setelah Disdik Jabar menganalisis proses belajar daring beberapa bulan ke belakang. Dari analisis tersebut, banyak siswa yang kesulitan belajar karena tak mempunyai uang lebih untuk membeli kuota internet. "Nah, dari situ kita buatkan petunjuk teknis dalam kebijakan sekolah secara daring, salah satunya dengan membiayai kuota internet bagi siswa. Ini diberikan kepada siswa sehingga mereka tidak akan mengeluh karena ini (kuota internet) menjadi hal yang terbebani dalam belajar daring," ujar Dedi dalam konferensi pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (16/7/2020).
Dana bantuan kuota internet itu, kata Dedi, bisa menggunakan anggaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) atau memakai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat. "Jadi tidak double. Pakai anggaran dari BOS atau BOP-nya," kata Dedi. Nantinya, pihak sekolah akan membagikan kartu kuota internet sekali pakai kepada tiap rumah siswa. Dedi pun meminta setiap orangtua bisa ikut berperan mengawasi agar kuota internet tak digunakan selain untuk kegiatan belajar atau bermain game online.
Mengapa peristiwa itu bisa terjadi?
Siswa kesulitan belajar karena tidak memiliki uang untuk membeli kuota
Terbebani pembelajaran secara daring
Orangtua kurang mengawasi
Pandemi Covid-19
Siswa SMA Negeri di Jabar Dapat Jatah Kuota Internet Rp 150.000 Per Bulan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan kuota internet sebesar Rp 150.000 bagi setiap siswa tingkat SMA negeri di Jawa Barat. Kuota internet itu diberikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar daring selama pandemi Covid-19. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, bantuan kuota internet itu diberikan setelah Disdik Jabar menganalisis proses belajar daring beberapa bulan ke belakang. Dari analisis tersebut, banyak siswa yang kesulitan belajar karena tak mempunyai uang lebih untuk membeli kuota internet. "Nah, dari situ kita buatkan petunjuk teknis dalam kebijakan sekolah secara daring, salah satunya dengan membiayai kuota internet bagi siswa. Ini diberikan kepada siswa sehingga mereka tidak akan mengeluh karena ini (kuota internet) menjadi hal yang terbebani dalam belajar daring," ujar Dedi dalam konferensi pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (16/7/2020).
Dana bantuan kuota internet itu, kata Dedi, bisa menggunakan anggaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) atau memakai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat. "Jadi tidak double. Pakai anggaran dari BOS atau BOP-nya," kata Dedi. Nantinya, pihak sekolah akan membagikan kartu kuota internet sekali pakai kepada tiap rumah siswa. Dedi pun meminta setiap orangtua bisa ikut berperan mengawasi agar kuota internet tak digunakan selain untuk kegiatan belajar atau bermain game online.
Bagaimana siswa SMA negeri di Jawa Barat mendapatkan kuota internet?
Melalui orangtua siswa
Diberikan oleh Dinas Pendidikan
Menggunakan dana BOS
Pihak sekolah akan membagikan kartu kuota internet sekali pakai kepada tiap rumah siswa
