Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PERGOLAKAN DAERAH

Total questions: 12

Worksheet time: 14mins

Name
Class
Date
1.

Terjadinya pemberontakan PKI Madiun berawal dari upaya yang dilakukan oleh Amir Syarifuddin untuk.....

a)

menjatuhkan kabinet Hatta

b)

memperbaiki perekonomian Indonesia

c)

menumbuhkan ketidakpercayaan rakyat terhadap pemerintah

d)

menarik pasukan pro-FDR dari medan tempur

2.

Strategi yang ditempuh oleh oleh Front Demokrasi Rakyat yang dipimpin oleh Amir Syarifuddin kecuali....

a)

menumbuhkan ketidakpercayaan rakyat terhadap pemerintah

b)

menarik pasukan pro-FDR dari medan tempur

c)

menjadikan Madiun sebagai basis pemerintahan

d)

membentuk Front Nasional

e)

mendukung pemerintahan kabinet Hatta

3.

Dibawah ini yang termasuk operasi untuk menumpas perjuangan rakyat semesta adalah....

a)

Operasi tegas

b)

Operasi Merdeka

c)

Operasi 17 Agustus

d)

Ekspedisi oleh Alex Kawilarang

e)

Operasi Banteng

4.

Dalam kurun waktu tahun 1948-1965, bangsa Indonesia banyak menghadapi ancaman disintegrasi bangsa melalui berbagai pemberontakan. Berikut ini adalah ancaman disintegrasi yang dilandasi ketidakpuasaan terhadap alokasi dana pembangunan dari pemerintah pusat, yaitu pemberontakan .....

a)

Andi Azis

b)

PKI Madiun

c)

Kahar Muzakar

d)

PRRI/ Permesta

e)

DI/ TII Jawa Barat

5.

Pergolakan di Sulawesi Selatan yang dipimpin oleh Andi Azis pada dasarnya dilandasi oleh adanya keinginan untuk .....

a)

mempertahankan bentuk negara federal

b)

menguasai seluruh wilayah Sulawesi Selatan

c)

memindahkan pusat pemerintah ke Makassar

d)

membentuk tentara khusus untuk wilayah Sulawesi Selatan

e)

menolak kedatangan pejabat yang ditugaskan oleh pemerintah pusat

6.

Perhatikan data berikut!

  1. pemberontakan terjadi di Jawa Barat
  2. dipimpin oleh Kartosuwiryo
  3. sebab terjadinya pemberontakan adalah penolakan Kartosuwiryo terhadap perjanjian Renville yang mengharuskan TNI di daerah kantong hijrah ke Yogyakarta.

Berdasarkan data diatas, identifikasi pergolakan yang terjadi adalah pemberontakan.......

a)

Andi Aziz

b)

Republik Maluku Selatan

c)

DI/TII

d)

APRA

e)

PRRI/Permesta

7.

Operasi penumpasan pemberontakan Permesta sangat berat. Hal tersebut disebabkan oleh....

a)

Medan pertempuran yang sulit

b)

TNI kehilangan pemimpin yang cakap

c)

PRRI mendapat bantuan dari luar negeri

d)

tidak didukung oleh logistik yang memadai

e)

terjadi perpecahan antar anggota TNI

8.

Sejak pembentukannya di Bandung pada bulan Juli 1948, BFO telah terpecah ke dalam dua kubu yakni kubu pertama: Ide Anak Agung Gde Agung dan kubu kedua: Sultan hamid II.

Bagaimana keinginan kubu Sultan hamid II dalam menjalankan pemerintahan RI?

a)

menolak kerjasama dengan Belanda

b)

memilih RI untuk bekerjasama membentuk Negara Indonesia Serikat

c)

Indonesia menjadi negara bagian Belanda

d)

garis kebijakan bekerjasama dengan Belanda tetap dipertahankan BFO

e)

Indonesia tetap menjadi negara kesatuan

9.

Latar belakang kahar muzakar menyatakan Sulawesi selatan bagian dari NII di bawah pimpinan kartosuwiryo adalah…

a)

Pemerintah membentuk brigade hasanudin

b)

Tuntutan KGSS agar dimasukkan ke dalam APRIS dengan nama brigade hasanudin

c)

Untuk mendirikan Negara Sulawesi selatan yang otonom

d)

Kekecewaan terhadap pemerintah pusat

e)

Pembangunan yang tidak merata antara pusat dan daerah

10.

Alasan gerakan separatis APRA mempertahankan Negara pasundan adalah

a)

Merebutkan kekuasaan pemerintah pusat

b)

Melindungi asset-aset ekonomi colonial yang ada di wilayah Pasundan

c)

Mengembalikan Indonesia ke tangan Belanda

d)

Mewujudkan ramalan jayabaya akan adanya ratu adil sebagai penyelamat bangsa

e)

Mempertahankan bentuk Negara RIS

11.

Munculnya Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia dan Perjuangan Rakyat Semesta disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kecuali.....

a)

Korupsi merajalela

b)

timbul pertentangan dalam masyarakat mengenai konsepsi presiden

c)

Konstituante hasil pemilu 1955 belum berhasil menyelesaikan tugasnya

d)

Pemerintah Pusat belum mampu melaksanakan pola otonomi daerah dengan benar

e)

pengalokasian dana pembangunan secara merata

12.

Pada tanggal (a)   ketua dewan Banteng mengeluarkan ultimatum kepada pemerintah pusat. Ultimatum itu berisi agar dalam waktu 5 x 24 jam Kabinet Juanda menyerahkan diri.