wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL KOMPREHENSIF LISENSI SENIOR

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.
Security – Safeguarding International Civil Aviation Against Acts of Unlawful Interference, diatur dalam :
a)
Annex 17
b)
Annex 18
c)
Annex 14
d)
Annex 16
2.
Konvensi Tokyo tahun 1963 mengatur tentang :
a)
The Suppression of Unlawful Acts Against the Safety of Civil Aviation
b)
The Suppression of Unlawful Seizure of Aircraft
c)
Offences And Certain Other Acts Committed on Board Aircraft
d)
The Suppression Of Unlawful Acts Of Violence at Airport Serving International Aviation
3.

Program Pengawasan Keamanan Penerbangan Nasional beserta petunjuk teknisnya diatur dalam ?

a)

PM 92 Tahun 2015 dan KP 240 Tahun 2017

b)

PM 92 Tahun 2015 dan KP 37 Tahun 2018

c)

PM 53 Tahun 2017 dan KP 129 Tahun 2017

d)

KM 211 Tahun 2020

4.
Program Penanggulangan Keadaan Darurat Keamanan Penerbangan Sipil Nasional diatur dalam?
a)

KM 211 Tahun 2020

b)
PM 53 Tahun 2017
c)
PM 58 Tahun 2016
d)
PM 140 Tahun 2015
5.

Dokumen tertulis yang memuat prosedur dan langkah-langkah serta persyaratan yang wajib dilaksanakan oleh Badan Usaha Angkutan Udara untuk memenuhi ketentuan keamanan penerbangan di Indonesia, merupakan pengertian dari...

a)

Program keamanan penerbangan

b)

Program keselamatan dan keamanan angkutan udara

c)

Program keamanan penerbangan nasional

d)

Program keamanan angkutan udara

6.

Salah satu hal yang mendasari perubahan Peraturan Menteri Perhubungan Tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional adalah :

a)

Annex 17

b)

Annex 18

c)

ICAO Doc. 8973 – 13th edition

d)

ICAO Doc. 9284

7.

Each contracting state shall consider integrating behavior detection into its aviation security practices and procedures. Hal tersebut merupakan salah satu isi dari Annex 17 yang mengisyaratkan tentang :

a)

Standard

b)

Recommendation

c)

Risk Assessment

d)

Security Measure

8.

Salah Satu Program Di Bandar Udara Yang Isinya Adalah Penanggulangan Tindakan Melawan Hukum Yang Dapat Membahayakan Keamanan & Keselamatan Pernerbangan Adalah ...

a)

ACP

b)

ASP

c)

AEP

d)

AM

9.
Dibawah Ini Termasuk Unsur-Unsur Krisis Management, Kecuali:
a)
Lembaga Pemerintahan pusat & Daerah
b)
Instansi Luar Bandara
c)
Lembaga Keamanan & Pertahanan Negara
d)
Lembaga Pelatihan
10.

Komando Pengendali Situasi Merah Di Tingkat Nasional Adalah:

a)

Panglima Tentara Nasional Indonesia

b)

Direktur Jenderal

c)

Kepala Bandar Udara

d)

Kepala Polisi Resort

11.
Insiden Di Luar Bandara yang dapat menimbulkan krisis ,Kecuali
a)
Bencana Alam
b)
Ancaman Bom
c)
Kekacauan Sipil
d)
Perang
12.

Tujuan dilakukan pengujian (test) adalah…

a)

Memberikan sanksi langsung kepada personel yang menggar aturan/prosedur

b)

Mengindentifikasi kekuatan suatu area obyek pengawasan Bandar udara

c)

Menangkap basah dan mencari personel keamanan yang melanggar prosedur

d)

Mengetahui kemampuan dari kinerja personel dan fasilitas keamanan

13.
Security Management System ( SeMS) sangat diperlukan untuk :
a)
Pengamanan Bandar Udara
b)
Memudahkan cara kerja personil Pengamanan
c)
Menjaga Kualitas kinerja Petugas Pengamanan secara berkelanjutan, hal ini sangat baik untuk mengatasi inkonsistensi Kinerja Personil.
d)
Menjadikan Program keamanan lebih murah
14.
Hal yang sangat diperlukan dalam menentukan langkah SeMS guna tepat sasaran adalah :
a)
Informasi Intelejen
b)
Risk and Threat Assesment
c)
Jumlah Personil
d)
Peralatan yang memadai
15.
Apabila dalam sebuah Bandar Udara ditemukan kinerja personil yang malas-malasan, akurasi pemeriksaan tidak bagus, kepedulian orang-orang yang bekerja di Bandar udara terhadap keamanan sangat minim, maka langkah SeMS yang paling tepat diambil adalah :
a)
Recruit SDM yang berkualifikasi lebih baik
b)
Perbanyak refreshing course kepada petugas ,perkuat pengawasan , promosikan budaya keamanan kepada seluruh pihak yang berkepentingan di Bandara.
c)
Perbaiki dan perkuat peralatan keamanan yang digunakan
d)
Lakukan Audit dan umumkan hasilnya
16.
Pemeriksaan yang terjadwal, sistematis dan mendalam terhadap prosedur, fasilitas, personel dan dokumentasi organisasi penyedia jasa penerbangan untuk mengetahui tingkat kepatuhan terhadap peraturan adalah pengertian dari :
a)
Audit
b)
Inspeksi
c)
Survei
d)
Test
17.
Evaluasi kebutuhan keamanan termasuk identifikasi terhadap kerentanan yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan tindakan melawan hukum, dan rekomendasi terhadap tindakan korektif, adalah pengertian dari :
a)
Audit
b)
Inspeksi
c)
Survei
d)
Test
18.
Dibawah ini adalah tujuan tata cara pengawasan dan investigasi keselamatan pengangkutan barang berbahaya dengan pesawat udara adalah, kecuali :
a)
Memberikan pengertian kepada inspektur mengenai obyek pengawasan
b)
Memberikan petunjuk dan tata cara pentahapan kegiatan dalam melaksanakan pengawasan dan investigasi keamanan penerbangan.
c)
Memberikan standar bentuk pengawasan dan investigasi keamanan penerbangan.
d)
Memberikan pemahaman kepada inspektur keamanan penerbangan mengenai proses dan jenis pengawasan serta investigasi yang dilakukan sesuai ketentuan.
19.

Audit yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal dilaksanakan minimal :

a)

Berdasarkan Penilaian Resiko

b)
1 kali dalam 3 tahun
c)

1 kali dalam 2 tahun

d)
1 kali dalam 4 tahun
20.
Audit Internal oleh objek pengawasan dilakukan jangka waktu sekurang kurangnya :
a)
2 kali dalam 2 tahun
b)
1 kali dalam 2 tahun
c)
1 kali dalam 3 tahun
d)
2 kali dalam 3 tahun
21.
Fungsi dari inspeksi adalah :
a)
Sebagai pengawasan yang berkelanjutan untuk melihat tingkat pemenuhan peaturan sesuai dengan pkpn
b)
Sebagai petunjuk dalam pelaksanaan dan pengalokasian tanggung jawab pengawasan
c)
Untuk melakukan tindakan korektif dan penegakan hukum terhadap penyimpangan pemenuhan peraturan keamanan penerbangan
d)
Memastikan bahwa 1 atau beberapa aspek dalam ketentuan program keamanan nasional dan program keamanan pada objek pengawasan dilakukan sesuai ketentuan
22.

Siapakah yang bertindak sebagai penyidik di bidang penerbangan :

a)

Pejabat polisi

b)

Pegawai negeri yang ditunjuk oleh Undang Undang

c)

Rikdik

d)

General Manager

23.

Penilaian resiko keamanan sangat penting dilakukan guna mengantisipasi adanya tindakan melawan hukum dalam penerbangan,hal tersebut dapat dilakukan kepada :

a)

Maintenance staff

b)

Cargo Staff

c)

Personil Security

d)

Semua benar

24.
Secara khusus mempelajari keterbatasan dan kemampuan manusia dalam berinteraksi dengan lingkungannya (teknologi dan produk-produk buatannya) adalah pengertian dari :
a)
Human Element
b)
Human Factor
c)
Fundamental
d)
Ergonomics
25.

Model Konseptual Human Factor menurut konsep SHELL terdiri dari :

a)

Liveware, Software, Hardware, Enviroment dan Liveware/Human Operator

b)

Liveware, Hardware, Enviroment dan Liveware/Human Operator

c)

Liveware, Software, Enviroment dan Liveware/Human Operator

d)

Liveware, Software, Hardware, dan Liveware/Human Operator

26.

Dibawah ini yang merupakan cakupan dari test, kecuali :

a)

Tempat pemeriksaan (Screening Check Point)

b)

Jalan masuk (Access Control)

c)

Dokumentasi

d)

Penanganan kargo

27.

Dibawah ini adalah obyek dari pengawasan keamanan penerbangan, kecuali :

a)

Badan Usaha Bandar Udara

b)

Unit Penyelenggara Bandar Udara

c)

Perusahaan Angkutan Udara

d)

Perusahaan Sub Kontraktor

28.

Dalam Annex 17 security, yang dimaksud dengan STANDARD adalah

a)

Aturan yang tidak boleh dilaksanakan di suatu negara

b)

Aturan yang wajib dijalankan di suatu negara

c)

Aturan yang boleh tidak dijalankan di suatu negara

d)

Aturan yang disarankan dilaksanakan di suatu negara

29.

Aturan di Annex 17 tentang kinerja, personil, prosedur, yang dianggap perlu dan disarankan untuk dipenuhi oleh negara anggota ICAO demi kepentingan keselamatan dan keamanan penerbangan, disebut:

a)

Standard

b)

Document

c)

Recommended Practices

d)

Manual

30.

Kunci penting dalam pengembangan, penerapan serta mempertahankan keamanan penerbangan terhadap tingkat ancaman adalah

a)

Quality Control System

b)

Audit

c)

Inspeksi

d)

Semuanya benar

31.

Di bawah ini adalah tujuan pengawasan keamanan penerbangan, Kecuali

a)

Sebagai pengawasan yang berkelanjutan untuk melihat tingkat pemenuhan peraturan

b)

Sebagai pedoman dalam pengawasan terhadap penerapan ASP

c)

Sebagai petunjuk dalam pelaksanaan dan pengalokasian tanggung jawab kegiatan pengawasan

d)

Sebagai pedoman untuk mencari kelemahan keamanan suatu bandara

32.

Kemungkinan kerugian atau cidera, diukur dalam konteks tingkat kerusakan/keparahan (severity) dan probabilitas/kemungkinan disebut

a)

Resiko/Risk

b)

Krisis/Crisis

c)

Bahaya/Hazard

d)

Mitigasi

33.

Suatu keadaan, obyek atau kegiatan dengan potensi menyebabkan luka terhadap orang, kerusakan terhadap peralatan atau struktur, kehilangan materi, atau pengurangan kemampuan untuk melaksanakan fungsi yang telah ditetapkan disebut

a)

Mitigasi

b)

Bahaya/Hazard

c)

Resiko/Risk

d)

Krisis/Crisis

34.

Tiga hal yang saling berkaitan dalam Proses Avsec Risk Management adalah

a)

Risk = Consequnce + Likelihood

b)

Risk = Crisis + Possibility

c)

Risk = Hazard + Likelihood

d)

Risk = Severity + Hazard

35.

Berikut adalah tanda-tanda kondisi rawan, kecuali :

a)

Terjadinya tindakan melawan hukum berupa ancaman bom, penyanderaan, sabotase, dll

b)

Terjadinya huru hara, demonstrasi massal dan pemogokan yang berpotensi mengganggu keamanan penerbangan

c)

Terjadinya tindakan melawan hukum secara nasional dan internasional yang berpotensi mengganggu keamanan penerbangan

d)

Adanya informasi ancaman dari sumber yang perlu dilakukan penilaian ancaman lebih lanjut

36.

Sebuah pendekatan sistematis untuk mengelola risiko keamanan, termasuk struktur organisasi yang diperlukan, akuntabilitas, kebijakan dan prosedur adalah definisi dari :

a)

Security Management System

b)

Safety Management System

c)

Avsec Rick Management

d)

Avsec Crisis Management

37.

Dalam pengangkutan Dangerous Goods secara normal, hal-hal yang perlu diperhatikan, kecuali :

a)

Kemasan yang digunakan

b)

Klasifikasi barang / bahan

c)

Label dan Marka

d)

Bahaya Kecil, Sedang, Bahaya Besar

38.

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang petugas, bila menemukan benda yang dicurigai sebagai bahan peledak diareal sekitar Bandara adalah :

a)

Segera dibuang

b)

Dilindungi

c)

Jangan disentuh

d)

Buat laporan

39.

Rencana induk pembangunan dan pengembangan Bandar Udara harus mempertimbangkan aspek keamanan,kecuali :

a)

Pengendalian keamanan dan penerapan langkah-langkah keamanan.

b)

Perlindungan dan pengendalian akses

c)

Penggunaan fasilitas keamanan

d)

Mempertimbangkan biaya

40.

Susunan anggota Komite Keamanan Penerbangan Nasional ditetapkan oleh Menteri dengan masa tugas selama:

a)

2 Tahun

b)

3 Tahun

c)

4 Tahun

d)

5 Tahun

41.

Jumlah penumpang Internasional yang berangkat disuatu bandara selama setahun berjumlah >3.000.000 penumpang pertahun, sesuai dengan penilaian resiko bandara tersebut masuk dalam kategori sistem keamanan:

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

42.

Lokasi Kecelakaan Pesawat Udara Di Bandar Udara Yang Digunakan Untuk Mengidentifikasi Korban Dan Pemberian Label Sesuai Prioritas Korban Sehingga Memudahkan Tim Medis Dalam Melakukan Penanganan, Disebut...

a)

Staging Area

b)

Crash Area

c)

Collection Area

d)

Triage Area

43.

Comply, Not Comply, Not Applicable, merupakan klasifikasi tingkat kepatuhan menurut:

a)

Audit dan Inspeksi

b)

Survei

c)

Pengujian (Test)

d)

Semua salah

44.

Sign Board yang menempel di pagar perimeter berisi tentang:

a)

Peringatan, Larangan, Pemberitahuan, Sanksi.

b)

Informasi, Denda, dan batas.

c)

ukuran tinggi pagar perimeter.

d)

aturan kebandar udaraan

45.

Minimal Jarak penempatan antara Xray dengan WTMD ?

a)

60 cm

b)

50 cm

c)

40 cm

d)

45 cm

46.

Tempat komando dan pengendalian para anggota pusat komando dan pengendalian nasional untuk Penanggulangan Keadaan Darurat Keamanan Penerbangan merupakan definisi dari:

a)

National Command and Control Center (NCCC)

b)

National Incident Crisis Center (NICC)

c)

Crisis Management Team (CMT)

d)

Emergency Operation Center (EOC)

47.

Sistem Komando dan pengendalian nasional yang melibatkan para pimpinan beberapa instansi dan anggota KNKP dalam mengkoordinasikan Penanggulangan Keadaan Darurat Keamanan Penerbangan merupakan definisi dari:

a)

National Command and Control Center (NCCC)

b)

National Inciddent Crisis Center (NICC)

c)

Crisis Management Team (CMT)

d)

Emergency Operation Center (EOC)

48.

Tim yang beranggotakan Komite Keamanan Bandar Udara dan Instansi lain yang dibutuhkan yang bertugas untuk Penanggulangan Keadaan Darurat Keamanan di Bandar Udara merupakan definisi dari:

a)

National Command and Control Center (NCCC)

b)

National Incident Crisis Center (NICC)

c)

Crisis Management Team (CMT)

d)

Emergency Operation Center (EOC)

49.

Bandar Udara yang memiliki Jumlah penumpang Internasional lebih dari 10.000 orang/tahun dan paling banyak 3.000.000 orang pertahun, sesuai dengan penilaian resiko bandara tersebut masuk dalam kategori sistem keamanan:

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

50.

Dokumen yang mengatur tentang Global Risk Context Statement adalah :

a)

Doc 8973

b)

Doc 10108

c)

Doc 9808

d)

Doc 9284-AN/905