NEW
Font size
WorksheetsSEJARAH NASIONAL KLAS XII Smt 1
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Pengakuan kedaulatan satu negara mempunyai arti yang sangat penting, termasuk Indonesia yang sangat memerlukan pengakuan tersebut karena …
Agar mendapatkan bantuan pertahanan dari negara lain
Agar sekutu tidak mengintervensi pembuatan undang undang dasar
Menempatkan indonesia sejajar dengan begara-negara besar lainnya
Sebagai syarat suatu negara yang merdeka secara de facto dan de jure
Agar Indonesia menjadi bagian dari negara wilayah otonomi khusus Belanda
Pengakuan secara de facto yang bersifat tetap adalah pengakuan dari negara lain. Di bawah ini negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia adalah ...
Belanda
Australia
Mesir
India
Pakistan
Negara Mesir dalam catatan sejarah memberikan pengakuan kedaulatan pertama atas kemerdekaan Indonesia. Alasan Mesir mengakui kemerdekaan Indonesia adalah …
Keinginan untuk ikut serta melawan Sekutu
Adanya kesamaan dasar ingin melawan imperialisme dan kolonialisme
Adanya persamaan agama dan banyaknya masyarakat Indonesia belajar di Mesir
Untuk menghindari konflik antara negara- negara timur tengah dengan Indonesia
Mesir merukapan negara yang memegang peranan penting di wilayah Timur tengah
Latar belakang India mendukung kemerdakaan dan perjuangan Indonesia yang ditunjukkan dengan berbagai kegiatan adalah …
India dan Indonesia memiliki persamaan nasib
Banyak pedagang India yang berada di Indonesia
India dan Indonesia memiliki persamaan kebudayaan
Adanya keterikatan secara historis dan kultural antara Indonesia dengan India
Hubungan Muhammad Hatta dengan Nehru yang merupakan pemimpin Negara
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia belum mengantarkan Indonesia memiliki kedaulatan penuh atas negaranya. Terjadinya Agresi Militer I dan II di Indonesia oleh Belanda telah menarik perhatian India dalam mendukung perjuangan Indonesia dalam mempertahanakan kemerdekaan. Dukungan India terhadap kemerdekaan Indonesia tidak terjadi secara spontanitas bermula dari simpati India saat memberikan bantuan beras kepada India. Respon India terhadap kemerdekaan Indonesia adalah ....
India memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan bangsa Indonesia akibat Agresi Militer II Belanda
India bersimpati terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia dengan memasok kebutuhan hidup sehari-hari seperti beras dan pakaian
India menjadi negara mengecam aksi Agresi Militer I dengan menuduh Belanda melakukan agresi militer terhadap Indonesia
India mendukung penuh perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaannya dengan dukungan PBB
India mengupayakan para petinggi Indonsia untuk melakukan diplomasi dengan negara Amerika dan Uni Soviet yang saat itu berkuasa agar dapat membantu Indonesia melawan Belanda
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 menyebabkan banyak pelaut Indonesia mendapat diskriminasi dari perusahaan Belanda di tempat mereka bekerja yang beroperasi di Australia. Hal ini mendapat perhatian dari Australian Seamen’s Union in Sydney dengan melakukan aksi protes dan unjuk rasa menuntut penghapusan diskriminasi sebagai bentuk simpati Australia terhadap perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Respon Australia terhadap kemerdekaan Indonesia adalah ...
Bersikap aktif dalam memperjuangkan masalah Indonesia dalam forum-forum internasional
Berpartisipasi aktif terhadap proklamasi kemerdekaan Indonesia dengan membantu logistik perang
Mendukung proklamasi Indonesia dengan memblokir pelabuhan perusahaan Belanda sehingga tidak bisa mengirim logistik ke Indonesia
Bersimpati terhadap proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang telah dijajah Jepang selama tiga setengah tahun
Membantu Indonesia dalam melakukan berbagai diplomasi dengan negara lain sebagai negara yang telah merdeka namun belum memiliki hak kemerdekaan dari pemerintah Belanda
Dukungan yang muncul dari PBB terhadap kemerdekaan Indonesia ditunjukkan dengan …
Menolak Indonesia untuk menjadi anggota PBB
Pengembalian hak milik Belanda yang diakui oleh Indonesia
Membentuk KTN untuk menyelesaikan konflik antara Indonesia dan Belanda
Dewan Keamanan PBB memerintahkan dilaksanakannya Agresi Militer oleh Belanda
Membentuk tentara keamanan PBB untuk menyelesaikan sengketa Belanda tahun 1945
Piagam PBB lahir Di San Pransisco di tengah kecamuk Perang Dunia II dan sebelum Proklamasi Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Menurut sumber sejarah lahirnya piagam PBB lebih dulu dibandingkan proklamasi Republik Indonesia. Dan hal tersebut memungkinkan bahwa bapak pendiri bangsa mendengarkan perihal Piagam PBB tersebut dan mengungkapkan niat untuk mengadakan proklamasi kemerdekaaan. Apalagi isi dari Piagam PBB tersebut selaras dengan niat kemerdekaan RI, yaitu ....
Keadilan dan kesejahteraan
Persatuan dan kesatuan bangsa
Kemerdekaan dan kedaulatan bangsa
Mewujudkan masyarakat yang sejahtera
Persahabatan dan kerukunan antar bangsa
Konferensi meja bundar dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus s.d. 2 November 1949 di …
Den Haag, Belanda
Amsterdam, Belanda
Brussel, Belgia
Roma, Italia
Inggris
Konferensi Meja Bundar antara Indonesia dengan Belanda diadakan di Den Haag, Belanda. Dibawah ini yang bukan isi dari hasil keputusan KMB adalah ...
Belanda mengakui kedaulatan RIS
Pengakuan kedaulatan selambatnya dilakukan pada tanggal 30 Desember 1949
Masalalah Irian Barat diselesaikan 1 tahun setelah pengakuan kedaulatan RIS
Akan dibentuk Uni Indonesia-Belanda dan dikepalai oleh Raja Belanda
Seluruh hutang bekas Hindia-Belanda akan di selesaikan oleh pihak PBB
Kabinet Natsir merupakan kabinet pertama pada masa Demokrasi Liberal. Kabinet Natsir merupakan koalisi dari partai . . . .
Masyumi, PIR, Perindo, PSII, Partai Kristen Indonesia, PNI
Masyumi, PIR, Parindra, Partai Katolik, Parkindo, PSII
Masyumi, PNI, Parkindo, PSII,Partai Kristen Indonesia, NU
Masyumi, PNI, PKI, NU, Perindo, PSII
Masyumi, PIR, PNI, PKI, Perindo, Partai Katolik Indonesia
Setelah kabinet Natsir di bubarkan, President Soekarno menunjuk Sukiman (Masyumi) dan Suwirjo (PNI) sebagai formatur kabinet Baru. Berikut ini yang merupakan program kerja Kabinet Sukiman adalah . . . .
Terlaksananya Pemilu
Perekonomian membaik efek dari perang Korea 1950-an
Melaksanakan konferensi Meja Bundar
Memasukkan Irian Barat dalam Wilayah Republik Indonesia Secepatnya
Membentuk Dewan Nasional
Salah satu keputusan kontroversial kabinet Sukiman adalah keputusan menteri Luar Negeri Ahmad Soebardjo dalam menandatangani Perjanjian . . . .
IMF
KMB
MSA
Non-Blok
MSI
Pada tanggal 30 Maret 1952 Presiden Soekarno membentuk kabinet baru sebagai pengganti dari kabinet Sukiman, kabinet Wilopo ini menerapkan sistem kabinet Zaken yaitu . . . .
Terdiri atas menteri-menteri yang ahli di bidangnya
Terdiri atas menteri-menteri yang berwawasan politik tinggi
Terdiri atas menteri-menteri yang banyak berkecimpung di dunia politik
Terdiri atas menteri-menteri yang berwawasan luas
Terdiri atas Menteri-menteri yang memiliki pendidikan lulusan Luar Negeri
Setelah mengalami masa kekosongan hampir 2 bulan pada tanggal 30 Juli 1953 President Soekarno menunjuk Ali Sastroamidjojo (PNI) dan Wongsonegoro (Partai Indonesia Raya) sebagai perdana menteri dan wakil perdana menteri. Apa prestasi kabinet Ali Sastroamidjojo I pada saat manjadi Kabinet . . . .
Mengadakan konferensi Asia Afrika
Ikut menghadiri konferensi Meja Bundar
Mengadakan perundingan Linggarjati
Mengadakan Perundingan Renville
Menjadi penggagas gerakan Non-Blok
Tokoh di samping pernah menjabat kabinet di Indonesia pada masa Demokrasi Liberal. Prestasi beliau adalah menentukan Garis Konstinental batas wilayah laut Indonesia. Tokoh tersebut adalah . . . .
Sukiman
Wilipo
Natsir
Djuanda
Burhanuddin Harahap
Tokoh di samping adalah pernah menjabat sebagai Perdana Menteri dua kali di Indonesia. Prestasinya sangat luar biasa. Namun ada pula permasalahan yang dihadapi yaitu permasalahan antara pengusaha Tionghoa dan pengusaha nasional. Tokoh tersebut adalah . . . .
Sukiman
Ali Sastroamidjojo
Natsir
Burhanuddin Harahap
Wilopo
Pemilihan Umum 1955 dilakukan dua tahap, tahap pertama tanggal 29 September 1955 untuk memilih . . . .
DPR
MPR
President
Menteri
DPD
Pada masa Demokrasi Liberal pasca pengakuan kedaulatan pada tahun 1949. Bangsa Indonesia menanggung beban ekonomi dan keuangan akibat hasil kesepakatan KMB dan Indonesia menghadapi permasalahan sebagai berikut . . . .
Masalah pangan, masalah pengangguran dan hutang
Masalah pengangguran, Kemiskinan, kebodohan
Permasalahan Jangka Pendek dan Permasalahan Jangka Panjang
Permasalahan Irian Barat dan Masalah Ekonomi pengusaha Asing
Permasalahan pembangunan dan pemerataan penduduk melalui Transmigrasi
Gerakan Benteng bertujuan untuk memberikan bantuan kepada kalangan pengusaha pribumi agar mereka ikut berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi nasional. Tokoh Gerakan Benteng adalah . . . .
Syafruddin Prawiranegara
Iskaq Tjokroadisurjo
Mr. Asaat
Soemitro Djojohadikusumo
Mr. Moh. Hatta
Maklumat Pemerintah pada tanggal 3 November 1945 yang di tandatangani oleh Wakil Presiden Moh. Hatta ternyata memberikan angin segar bagi PKI untuk berkembang kembali di Indonesia. Tanggal 7 November 1945 PKI resmi berdiri di bawah pimpinan . . . .
Moh. Hatta
Ahmad Soebarjo
Muso
D.N. Aidit
Mr. Moh. Jusuf
Latar belakang terjadinya DI/TII Aceh adalah . . . .
Adanya pertentangan antar golongan
Adanya perebutan kekuasaan
Adanya politik etis
Adanya Perang Padri
Adanya kecemburuan sosial antara kaum bangsawan dan rakyat biasa
PRRI di deklarasikan tanggal 15 Februari 1958 di bawah kepemimpinan Letnan Kolonel Ahmad Husein. Latar belakang pemberontakan PRRI adalah . . . .
Pembubaran Negara Indonesia Timur (NIT)
Ketidakpuasan beberapa pejuang terhadap kebijakan pemerintah Republik Indonesia Serikat
Kondisi politik yang tidak stabil
Kecemburuan pemerintah di daerah terhadap pemerintah pusat
Keinginan sekelompok masyarakat untuk tetap bergabung dengan RIS
Tokoh di samping lahir di Surakarta pada tanggal 26 Juli 1927 dan meninggal pada tanggal 4 November 1950 pada saat bertugas menumpas pemberontakan RMS di Maluku dan Andi Aziz di Sulawesi Selatan. Tokoh tersebut adalah . . . .
Abdul Haris Nasution
Jenderal Gatot Subroto
Letkol Slamet Riyadi
Letnan Jenderal Anumerta Suwondo Parman
Letnan Jenderal Anumerta M.T. Haryono
Pada masa Demokrasi parlementer perekonomian Indonesia belum stabil. Akhirnya muncul lah ide kreatif untuk mengatasi perekonomian yaitu dengan cara memberi bantuan kredit dan lisensi bagi usaha-usaha Swasta nasional dan memberi latihan-latihan dan tanggung jawab kepada tenaga-tenaga bangsa Indonesia gerakan ini di sebut dengan . . . .
Gerakan Benteng
Gunting Syafruddin
Gerakan Asaat
Sistem Ali-Baba
Kebijakan De Javasche Bank
