Font size
WorksheetsPerjuangan B.Indo dlm menghadapi disintegrasi bangsa
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Pemberontakan PKI yang terjadi di Madiun dipimpin oleh…
Kolonel Sungkono
Muso
Amir Syarifuddin
Kolonel Gatot Subroto
Westerling
Pemimpin pemberontakan DI/TII di Kalimantan selatan adalah…
Kahar Muzakar
Kartosuwiryo
Daud Beureueh
Amir Fatah
Ibnu Hajar
Latar belakang pemberontakan APRA adalah…
Ingin mendirikan Negara Islam
Ketidakpuasan terhadap pemerintah pusat
Ingin mempertahankan Negara Pasundan
Adanya hubungan yang tidak harmonis antara pemerintah pusat dan daerah
Mengakui keberadaan DI/TII
Gerakan separatis PRRI/permesta dilakukan oleh perwira-perwira militer. Mereka membentuk dewan-dewan di wilayah sumatera dan Sulawesi. Salah satu dewan yang dibentuk di wilayah Sulawesi adalah…
Dewan Banteng
Dewan Gajah
Dewan Garuda
Dewan Manguni
Dewan Pasopati
Pemberontakan yang didalangi oleh Belanda terhadap pemerintah Indonesia adalah…
DI/TII
PKI Madiun
PRRI
Andi Azis
Permesta
Pemimpin gerakan APRA yang dikenal karena kekejamannya yang menimbulkan korban jiwa ribuan orang adalah…
Sultan hamid II
Soumokil
Raymond westerling
Andi aziz
Simbolon
Latar belakang pemberontakan Andi Azis adalah…
Penolakan APRIS di kawasan Sulawesi Selatan
Menolak peleburan mantan tentara KNIL ke dalam APRIS
Perbedaan pendapat tentang perimbangan kekuatan pusat dan daerah
Ditolaknya keinginan Andi Azis agar semua lascar KGSS menjadi tentara APRIS
Menuntut daerah Sulawesi Selatan sebagai daerah Istimewa
Tokoh kunci pemberontakan G-30-S yang berhasil ditangkap di Solo adalah…
Kolonel A. Latief
D.N Aidit
Letkol Untung
Muso
Amir Syarifudin
Pemberontakan PRRI dikatakan sebagai pemberontakan yang paling besar di masa demokrasi liberal karena ….
Didukung oleh sebagaian rakyat
Melibatkan beberapa perwira tinggi dan pejabat negara
Anggotanya mayoritas para pejuang bangsa
Dilakukan oleh kelompok yang bersuara paling banyak dalam pemilu dan didukung para perwira TNI
Mendapat dukungan dari negara lain
Operasi Militer Untuk Menumpas Pemberontakan DI TII Di Jawa Barat, Adalah ……
Operasi Bharatayuda Dengan Strategi Pagar Betis
Operasi Guntur”, Dengan Membentuk “Pasukan Banteng Raiders
Operasi Kilat Yang Disebut “Gerakan Benteng Nasional
Operasi Sapta Marga Dengan Strategi Pagar Betis
Operasi Tegas
Tujuan pemberontakan PKI Madiun Tahun 1948 adalah…
Menentang pemerintah pusat
Mendirikan Negara komunis di Indonesia
Menjatuhkan wibawa pemerntah Indonesia di mata rakyat
Mengadu domba rakyat yang pro dan kontra dengan PKI
Meskipun mayoritas rakyat Indonesia beragama Islam, gerakan DI/TII tidak mendapat dukungan rakyat, karena…
Didukung oleh pasukan belanda
Mendukung terbentuknya Indonesia serikat
Mengkhianati cita-cita proklamasi kemerdekaan dan pancasila
Cenderung bergabung dengan Negara federal bentukan Belanda
Pergolakan dalam negeri di Indonesia terjadi karena…
Tidak ada kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah
Adanya hubungan yang tidak harmonis antara pemerintah pusat dan daerah
Pemerintah pusat menetapkan kebijakan yang memberatkan pemerintah daerah
Adanya keinginan untuk mendirikan Negara dengan paham baru di Indonesia
Gerakan separatis PRRI/ Permesta muncul dilatarbelakangi oleh ....
keinginan untuk mempertahankan bentuk negara RIS
penolakan penggabungan unsur TNI dari KNIL
keinginan untuk membentuk negara sendiri
kekecewaan terhadap alokasi dana pusat-daerah yang tidak berimbang
pasukan TNI menolak menjadi APRIS
Pemberontakan Andi Azis termasuk berbahaya karena ....
menyebarkan paham komunis di kalangan rakyat
didukung kekuatan asing
berhasil menguasai tempat-tempat penting di Sulawesi Selatan
banyak pejabat militer yang terlibat dalam pemberontakan tersebut
didukung rakyat Sulawesi Selatan
Agar tidak terjadi konflik dalam suatu negara dibutuhkan adanya integrasi. Integrasi adalah . . .
kondisi masyarakat yang menjunjung keseteraan
adanya harmonisasi dalam masyrakat guna terciptanya masyarakat yang teratur
pembauran sesuatu yang berbeda hingga menjadi kesatuan yang utuh bulat
masuknya budaya asing
Sejak diproklamirkan kemerdekaan Indonesia, pemerintah Republik Indonesia berupaya melakukan penataan dalam pemerintahan. Namun, sejak tahun 1945 hingga tahun 1965, pemerintah Indonesia mengalami konflik dan pergolakan yang mengarah kepada disintegrasi bangsa. Faktor yang tidak melatarbelakangi terjadinya Disintegrasi bangsa adalah .....
Tidak meratanya pembangunan ekonomi dan infrastruktur
Ketidakpuasan daerah terhadap pemerintah pusat
Keinginan membangun negara sendiri atau lepas dari NKRI
Konflik berkepanjangan yang berhubungan dengan ideologi
Kebijakan Pemerintah yang hanya mementingkan kepentingan pusat daripada kepentingan daerah.
Tokoh dalam gambar di atas adalah seorang pejuang yang mengkritisi kebijakan pemerintah pusat dan tidak mau tundul kepada keputusan yang diambil pemerintah pusat Indonesia sehingga Ia menyatakan tidak mengakui kekuasaan pemerintahan di bawah Presiden Soekarno. Tokoh ini adalah ...
tokoh adat istiadat Aceh
penumpas DI TII Jawa Barat
pendiri republik Maluku Selatan
pemimpin DI TII Sulawesi Selatan
pejuang Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia
Pada tanggal 11 September 1948 terjadi bentrokan antara pasukan pro pemerintah (Divisi Siliwangi) dan pasukan pro PKI (Divisi IV). Untuk mengatasi keadaan, pemerintah mengangkat seorang tokoh sebagai Gubernur Militer Surakarta yang membawahi wilayah Semarang, Pati dan Madiun. Tokoh tersebut adalah….
Panglima Jendera Sudirman
Kolonel Sungkono
Kolonel Gatot Soebroto
Letjen Soeharto
Kolonel Sutarto
