NEW
Font size
WorksheetsTEKS IMAJINASI (FANTASI) - 7.1
Total questions: 25
Worksheet time: 27mins
Bacalah teks berikut!
Di sebuah hutan, hiduplah seekor burung nuri yang cantik. Ia memiliki bulu yang indah dan suara yang merdu. Namun, entah mengapa burung itu selalu menyendiri. Berbeda dengan burung pipit, walaupun tidak terlalu cantik ia sangat ramah sehingga mempunyai banyak teman. Burung pipit merasa kasihan melihat burung nuri selalu menyendiri mencoba untuk menyapanya. Dengan hati yang gembira mereka mengelilingi seluruh hutan. Akan tetapi, dari kejauhan terlihat tiga orang pemburu mulai memasuki hutan lengkap dengan senjata di tangannya. “Kira-kira akan menembak apa lagi mereka hari ini?” tanya burung pipit. “Ayo, lebih baik kita menyelamatkan diri agar tidak ditembak,” ajak burung beo. Burung pipit pun terbang kembali ke hutan. Akan tetapi, betapa terkejutnya ia ketika melihat burung nuri tidak ada di tempatnya. Perlahan-lahan burung pipit menyusuri hutan. Tiba-tiba ia melihat para pemburu memasukkan sesuatu ke dalam karung. Akhirnya, burung-burung lain tak tega menolak permintaan burung pipit. Berbondong-bondong mereka masuk ke hutan dan langsung mematuki para pemburu itu sampai karung berisi burung nuri terlepas dan ia berhasil keluar. “Terima kasih teman-teman. Kalian semua telah menyelamatkan, padahal selama ini aku sering bertindak kasar pada kalian,” ujarnya malu.
Tokoh utama pada teks cerita tersebut adalah ….
burung nuri
burung pipit
burung beo
burung pemburu
Bacalah teks berikut!
Di sebuah hutan, hiduplah seekor burung nuri yang cantik. Ia memiliki bulu yang indah dan suara yang merdu. Namun, entah mengapa burung itu selalu menyendiri. Berbeda dengan burung pipit, walaupun tidak terlalu cantik ia sangat ramah sehingga mempunyai banyak teman. Burung pipit merasa kasihan melihat burung nuri selalu menyendiri mencoba untuk menyapanya. Dengan hati yang gembira mereka mengelilingi seluruh hutan. Akan tetapi, dari kejauhan terlihat tiga orang pemburu mulai memasuki hutan lengkap dengan senjata di tangannya. “Kira-kira akan menembak apa lagi mereka hari ini?” tanya burung pipit. “Ayo, lebih baik kita menyelamatkan diri agar tidak ditembak,” ajak burung beo. Burung pipit pun terbang kembali ke hutan. Akan tetapi, betapa terkejutnya ia ketika melihat burung nuri tidak ada di tempatnya. Perlahan-lahan burung pipit menyusuri hutan. Tiba-tiba ia melihat para pemburu memasukkan sesuatu ke dalam karung. Akhirnya, burung-burung lain tak tega menolak permintaan burung pipit. Berbondong-bondong mereka masuk ke hutan dan langsung mematuki para pemburu itu sampai karung berisi burung nuri terlepas dan ia berhasil keluar. “Terima kasih teman-teman. Kalian semua telah menyelamatkan, padahal selama ini aku sering bertindak kasar pada kalian,” ujarnya malu.
Penyebab konflik pada teks tersebut adalah ….
burung nuri selalu menyendiri
burung nuri tidak ada di tempatnya
burung nuri bertemu kasih kepada burung-burung lain
burung nuri bersama burung-burung lain mengelilingi hutan
Bacalah teks berikut!
Di sebuah hutan, hiduplah seekor burung nuri yang cantik. Ia memiliki bulu yang indah dan suara yang merdu. Namun, entah mengapa burung itu selalu menyendiri. Berbeda dengan burung pipit, walaupun tidak terlalu cantik ia sangat ramah sehingga mempunyai banyak teman. Burung pipit merasa kasihan melihat burung nuri selalu menyendiri mencoba untuk menyapanya. Dengan hati yang gembira mereka mengelilingi seluruh hutan. Akan tetapi, dari kejauhan terlihat tiga orang pemburu mulai memasuki hutan lengkap dengan senjata di tangannya. “Kira-kira akan menembak apa lagi mereka hari ini?” tanya burung pipit. “Ayo, lebih baik kita menyelamatkan diri agar tidak ditembak,” ajak burung beo. Burung pipit pun terbang kembali ke hutan. Akan tetapi, betapa terkejutnya ia ketika melihat burung nuri tidak ada di tempatnya. Perlahan-lahan burung pipit menyusuri hutan. Tiba-tiba ia melihat para pemburu memasukkan sesuatu ke dalam karung. Akhirnya, burung-burung lain tak tega menolak permintaan burung pipit. Berbondong-bondong mereka masuk ke hutan dan langsung mematuki para pemburu itu sampai karung berisi burung nuri terlepas dan ia berhasil keluar. “Terima kasih teman-teman. Kalian semua telah menyelamatkan, padahal selama ini aku sering bertindak kasar pada kalian,” ujarnya malu.
Amanat pada teks cerita tersebut adalah …
selalu berteman dengan siapa pun!
kita harus memberikan solusi kepada teman!
kita harus menolong teman yang mempunyai masalah!
janganlah sombong dengan membanggakan diri sendiri!
Di sebuah padang rumput ada tiga ekor biri-biri bersaudara. Karena musim kemarau padang rumput mulai mengering. Ketiga biri-biri itu bingung dan mulai merasa kuatir. Badannya mulai menjadi kurus karena kurang makan. Akhirnya, mereka berunding untuk pindah ke tempat lain. Si Sulung mengusulkan agar mereka pindah ke padangrumput lain, tetapi mereka harus menyeberangi sungai yang ada titian di atasnya.
Cuplikan tersebut lebih banyak menginformasikan unsur....
tema
latar
penokohan
amanat
Pada suatu hari, si Bongkok dan si Buta bersama-sama pergi ke pasar untuk berbelanja. Setiba di pasar, si Buta memberikan uang dua ribu rupiah kepada si Bongkok. Olehnya si Bongkok disuruh membeli nasi dan sepotong daging yang agak keras.
Cerita di atas terjadi di....
rumah
pasar
sekolah
rumah makan
Pada suatu hari, si Bongkok dan si Buta bersama-sama pergi ke pasar untuk berbelanja. Setiba di pasar, si Buta memberikan uang dua ribu rupiah kepada si Bongkok. Olehnya si Bongkok disuruh membeli nasi dan sepotong daging yang agak keras.
Yang dimaksud kata sandang dalam cuplikan teks di atas adalah …..
pada
si
oleh
agak
"Mengapa pagi ini waktu sangat kacau?" ucap induk gagak. Ia lalu segera mencari anaknya. Namun, ia tidak menemukannya. Ia pun kembali ke sarang. Cemas dan rasa sedih menjadi satu.
Cuplikan tersebut lebih layak ditematkan ke dalam bagian....
orientasi
komplikasi
evaluasi
resolusi
Diceritakan di sebuah pegunungan, tinggal seorang petani miskin. Yang setiap harinya menggarap sawah. Walaupun sudah bekerja dengan keras hidupnya masih tetap miskin. Pada suatu hari petani itu melamun di tepi sungai.
Penggalan cerita itu termasuk ke dalam bagian....
evaluasi
resolusi
konflik
orientasi
Dalam cerita imajinasi, tokoh mempunyai watak dan ciri yang unik. Selain itu, tokoh mengalami peristiwa misterius dan mempunyai kesaktian-kesaktian tertentu.
Pernyataan tersebut merupakan ciri umum teks cerita imajinasi ....
Ada keajaiban/keanehan/kemisteriusan
Bersifat fi ksi
Tokoh unik
Ide cerita nyata
Bacalah ringkasan cerita berikut ini!
Wulan adalah seorang gadis yang diuji dengan wajahnya yang seram sehingga para warga takut denganya. Saat Wulan pulang setelah menengok dan mengantarkan makanan kepada nenek yang rumahnya jauh, ia tersesat di hutan karena kemalaman. Wulan dibantu kumpulan kunang-kunang yang menerangi jalannya. Bukan sampai rumah justru Wulan sampai ditepi danau dan bertemu oleh Peri Bulan yang memberi air untuk membasuh mukanya agar menjadi cantik jelita. Karena kecantikannya dia saat ini pangeran Rangga menjadi temannya.
Cerita imajinasi tersebut termasuk dalam kategori ....
cerita imajinasi total
cerita imajinasi irisan
cerita imajinasi khayalan
cerita imajinasi kenyataan
Bacalah peragraf berikut!
Di suatu hutan hiduplah berbagai binatang buas dan jinak. Ada kelinci, burung, capung, kupu-kupu dan yang lainnya. Pada suatu hari hutan dilanda badai kencang, menerpa pohon dan daun-daun. Kraak! Terdengar bunyi dahan-dahan berpatahan. Banyak hewan yang tidak dapat menyelamatkan dirinya, kecuali semut yang berlindung di dalam tanah. Badai baru berhenti ketika pagi menjelang. Matahari kembali bersinar. Tiba-tiba dari dalam tanah muncul seekor semut terlindung dari badai karena ia bisa masuk ke sarangnya ke dalam tanah. Ketika sedang berjalan, ia melihat sesekor kepompong yang tergeletak di dahan yang patah. Si semut bergumam.
Berdasarkan struktur teks cerita imajinasi, paragraf tersebut merupakan bagian ....
identifikasi
orientasi
komplikasi
resolusi
Bacalah peragraf berikut!
Di suatu hutan hiduplah berbagai binatang buas dan jinak. Ada kelinci, burung, capung, kupu-kupu dan yang lainnya. Pada suatu hari hutan dilanda badai kencang, menerpa pohon dan daun-daun. Kraak! Terdengar bunyi dahan-dahan berpatahan. Banyak hewan yang tidak dapat menyelamatkan dirinya, kecuali semut yang berlindung di dalam tanah. Badai baru berhenti ketika pagi menjelang. Matahari kembali bersinar. Tiba-tiba dari dalam tanah muncul seekor semut terlindung dari badai karena ia bisa masuk ke sarangnya ke dalam tanah. Ketika sedang berjalan, ia melihat sesekor kepompong yang tergeletak di dahan yang patah. Si semut bergumam.
Latar tempat pada cerita di atas adalah ...
di kebun
di hutan
di tepi sungai
di kedai
acalah peragraf berikut!
Di suatu hutan hiduplah berbagai binatang buas dan jinak. Ada kelinci, burung, capung, kupu-kupu dan yang lainnya. Pada suatu hari hutan dilanda badai kencang, menerpa pohon dan daun-daun. Kraak! Terdengar bunyi dahan-dahan berpatahan. Banyak hewan yang tidak dapat menyelamatkan dirinya, kecuali semut yang berlindung di dalam tanah. Badai baru berhenti ketika pagi menjelang. Matahari kembali bersinar. Tiba-tiba dari dalam tanah muncul seekor semut terlindung dari badai karena ia bisa masuk ke sarangnya ke dalam tanah. Ketika sedang berjalan, ia melihat sesekor kepompong yang tergeletak di dahan yang patah. Si semut bergumam.
Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam cerita di atas adalah ....
orang pertama
orang kedua
orang ketiga
serba tahu
Berikut ini adalah ciri umum cerita imajinasi, kecuali......
Ada keajaiban tokoh
Menggunakan kalimat langsung
Menggunakan kata sambung penanda urutan waktu
Bersifat nyata
Perhatikan ciri-ciri teks narasi berikut!
(1) Memiliki tokoh
(2) Memiliki alur
(3) Memiliki latar
(4) Memiliki kronologi
(5) Memiliki konflik
Dari pernyataan di atas, ciri-ciri narasi ditunjukkan oleh nomor ..
1,2,3
2,3,4
3,4,5
semuanya benar
Di bawah ini yang bukan merupakan cerita imajinasi.......
Harry Potter
Legenda Gadis Peri Bulan
Andai Aku Bisa Terbang
Jakarta Ibukota Negaraku
Kutipan cerita berikut yang merupakan struktur resolusi dalam cerita imajinasi adalah….
Tiga rumah bergaya kerucut menyambut mataku. Ketika aku memandang satu persatu, ternyata rumah itu memiliki model yang sama. Hanya satu yang membedakan ketiga rumah itu, yaitu warna pintunya.
Pak Raden mengambil cangkul yang ada di sampingnya, dan mengarahkan kepada harimau itu. Lalu tembuslah cangkul itu di perut harimau, kemudian harimau itupun mati. Setelah berhasil membunuh harimau itu, Pak Raden mengangkat bayi itu dan membawanya pulang bersamanya untuk diurus dan di angkat menjadi anaknya.
Alien itu berhidung mancung. Dengan hidungnya yang menjulang ia mengendus sekeliling. Sepertinya ia bingung dan mencoba mengenali tempat itu. Matanya yang sebesar biji kemiri berkedip-kedip memamerkan cahaya kehijauan.
Pasukan terdepan dari binatang-binatang hutan segera mengepung para serigala dengan lemparan bola api. Pasukan serigala sempat kaget tak percaya, karena korban berjatuhan di pihak mereka karena lemparan bola api. Namun pemimpin pasukan serigala kembali mengatur siasat pada posisi menyerang.
Di bawah ini yang termasuk unsur ekstrinsik cerita imajinasi adalah....
Tema
tokoh
alur
bahasa
Cerita imajinasi yang di dalamnya menceritakan kisah yang terjadi di masa depan adalah jenis cerita imajinasi berdasarkan.....
Latar Lintas Waktu Masa Lampau
Latar Lintas Waktu Sezaman
Latar Lintas Waktu Futuristik
Latar Lintas Waktu Total
Latar dibagi menjadi tiga, yaitu.....
latar tempat, waktu, dan suasana
latar tempat, waktu, dan keadaan
latar waktu, konflik, dan resolusi
latar waktu, suasana, dan resolusi
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.
Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …
Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya
Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat
Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil
Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekali pun
Bacalah kutipan cerita Berikut!
“Namaku Aini,” Aini mengulurkan tangan sambil menyebut namanya.
“O, iya,” jawab gadis yang belakangan diketahui bernama Deswita itu. Tampaknya anak baru itu agak malas menyambut perkenalan Aini.
“Jika kamu butuh informasi tentang sekolah ini, aku bisa bantu, kok,” lanjut Aini.
“Maaf, deh. Aku tahu dengan siapa aku harus berteman di kelas baruku ini,” Deswita menjawab sambil sedikit menaikkan alis matanya.
Cara pengarang menggambarkan watak tokoh Deswita pada kutipan cerita tersebut adalah ….
diceritakan tokoh lain
penggambaran fisik
tingkah laku tokoh
dialog antartokoh
Bacalah kutipan cerita berikut!
Pembuatan candi kurang satu, tetapi apa hendak dikata, roh halus berhenti mengerjakan tugasnya dan tanpa bantuan mereka tidak mungkin Bandung Bondowoso menyelesaikannya. Keesokan harinya waktu Bandung Bondowoso mengetahui bahwa usahanya gagal, bukan main marahnya. Dia mengutuk para gadis di sekitar Prambanan, tidak aka nada orang yang mau memperistri mereka sampai mereka menjadi perawan tua, sedangkan Roro Jongrang sendiri dikutuk menjadi arca.
Tokoh utama kutipan cerita tersebut adalah….
Roro Jongrang
Bandung Bondowoso
Para gadis
roh halus
Bacalah kutipan cerita berikut!
Tanah di pekuburan umum itu masih basah ketika para pelayat sudah pulang. Sementara aku masih duduk sambil sesekali menyeka air mata. Ibu yang selama ini paling aku hormati dan sayangi tadi malam telah menghadap Sang Pencipta.
Latar suasana yang tergambar pada kutipan cerita tersebut adalah ….
kecewa
sedih
marah
khawatir
Bacalah kutipan cerita berikut!
“Hai Gemblong!” sapa teman-teman Daryati dengan nada penuh candaan. Memang, ia sering mendapatkan sapaan seperti itu di kelasnya, bahkan juga dari teman kelas lain. Tubuh Daryati tidak gemuk. Sapaan itu diberikan karena ibunya memang seorang bakul gemblong, makanan dari ketela pohon yang dikukus lalu ditumbuk halus. Namun untaian candaan itu tak pernah dipedulikannya meski secara jujur Daryati merasa tak nyaman. Ia merasa mendapat tempat untuk berlatih sabar.
Penyebab konflik yang dialami tokoh pada kutipan cerita tersebut adalah …
sering dipanggil dengan nada ejekan
tubuh Daryati gemuk alias gendut
ibunya seorang bakul gemblong
ia harus sabar setiap hari
