wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UKBI Penulisan Kreatif

Total questions: 25

Worksheet time: 19mins

Name
Class
Date
1.

Setiap soal mengandung kesalahan bahasa. Perbaikannya ada pada pilihan jawaban. Silakan pilih jawaban yang paling benar!


Tak tik tuk tak tik tuk. Alarm diruang batin ku berbunyi. Bersyukurlah ada sesuatu yang membuatku segera terbangun.

a)

diruang batin ku

b)

di ruang batinku

c)

membuat ku

d)

buat aku

2.

Panggilan Big Boss menggema diruang batin ku untuk segera tunaikan sholat subuh.

a)

diruang batinku

b)

di ruang batin ku

c)

sholat Subuh.

d)

salat subuh.

3.

“Selamat pagi, bu Silvy!” Sapaku sambil mengucek-ngucek kedua mataku.

a)

“Selamat pagi, Bu Silvy!” Sapaku

b)

“Selamat pagi, Bu Silvy!” sapaku

c)

mengucek-kucek kedua mata.

d)

mengucek-ngucek ke dua mataku.

4.

Good morning, Niken. Ini si Meggy pagi-pagi minta makan!” Jawab ibu kos ku sambil mengaduk-aduk nasi, daging cincang dan susu.

a)

Jawab ibu kosku

b)

jawab ibu kos ku

c)

mengaduk-ngaduk nasi, daging cincang, dan susu.

d)

mengaduk-aduk nasi, daging cincang, dan susu.

5.

Tiba-tiba dia menuangkan minyak dari botol kemangkok .

“Minyak apa itu, bu?” Tanyaku kaget.

a)

Tiba-tiba, dia menuangkan minyak dari botol ke mangkuk.

b)

Tiba-tiba dia menuangkan minyak dari botol ke mangkok.

c)

“Minyak apa itu, bu?” tanyaku kaget.

d)

“Minyak apa itu, Bu?” Tanyaku kaget.

6.

Tiba-tiba gerakkan adukkan tangan ibu Selvy membawaku pada 30 tahun yang lalu, masa-masa kecilku, saat bersekolah di Sekolah Pendidikan Guru (SPG) disebuah kota kecil nan indah, Majalengka!

a)

Tiba-tiba gerakan adukkan tangan Ibu Selvy

b)

Tiba-tiba, gerakan adukan tangan Ibu Selvy

c)

di SPG (Sekolah Pendidikan Guru) di sebuah

d)

disekolah pendidikan guru (SPG) di sebuah

7.

Gak boleh seperti itu, Nde! Nde harus makan sehat! Nde sedang bertumbuh dan berkembang. Sehingga harus makan yang bergizi! Sedangkan A Heri gak apa-apa makan yang gituan, sudah tua ini!” Ucap kakak tertuaku itu.

a)

berkembang sehingga harus makan yang bergizi! Sementara itu, A Heri

b)

berkembang sehingga harus makan yang bergizi! Sedangkan

c)

sudah tua ini!” ucap kakak tertua ku

d)

sudah tua ini!” ucap Kakak tertua ku

8.

Mendengar percakapan kami, hmm… mungkin lebih tepatnya perdebatan antara aku dengan kakakku, Mama hanya terdiam. Lalu, perlahan memalingkan wajah kearah photo mendiang ayah. Entah apa yang ada dipikiran Mama.

a)

perdebatan antara aku dan kakaku,

b)

perdebatan antara aku dengan kakaku,

c)

ke arah photo mendiang ayah. Entah apa yang ada di pikiran Mama.

d)

ke arah foto mendiang ayah. Entah apa yang ada di pikiran Mama.

9.

“Maafkan Mama, A Heri. Mama yang bersalah. Mama belum masak, belum menyediakan makanan untuk Nde dan A Heri. Tadi sudah bikin dadar telur dua butir, di iris-iris di bagi delapan, tapi Nde pulang telat, lauknya sudah habis duluan”, Jelas Mama sambil mata menerawang dan memelas.

a)

di iris-iris dibagi delapan,

b)

diiris-iris di bagi delapan,

c)

habis duluan," jelas Mama

d)

habis duluan,” Jelas Mama

10.

“Mama, jangan begitu! Jangan merasa bersalah. Memang Nde suka kok makan sama nasi jelantah. Nih… nih… nih… lihat, Nde lahap kan makannya?”, Seruku sambil mempraktekan makan nasi jelantah di depan Mama.

a)

Nde lahap kan makannya?” seruku

b)

Nde lahap 'kan makannya?” seruku

c)

mempraktekkan makan nasi jelantah di depan Mama.

d)

mempraktikan makan nasi jelantah di depan Mama.

11.

Darimana uangnya? Mama hanya pensiunan. Sawah kitapun tidak banyak menghasilkan. A Heri juga… maaf, berapa gaji sebagai petugas perpustakaan di SPGN Majalengka?” Bertubi-tubi Mama menanyakan kekuatirannya kepada anak sulungnya yang selalu rela berkorban demi kebahagiaan Mama dan adik-adik.

a)

Darimana uangnya? Mama hanya pensiunan. Sawah kita pun

b)

Dari mana uangnya? Mama hanya pensiunan. Sawah kitapun

c)

Mama menanyakan kekuatirannya kepada anak sulungnya

d)

Mama menanyakan kekhawatirannya kepada anak sulungnya

12.

Meggy, don’t do that!tiba-tiba ku dengar teriakkan ibu Silvy sambil lari kearahku. Rupanya, ia sedang mencegah Meggy yang akan masuk kedalam kamar mandi, tempat aku berwudhu. Sungguh teriakkan bu Silvy telah menyadarkanku dari lamunan masa lalu.

a)

Meggy, don’t do that!tiba-tiba kudengar teriakkan ibu Silvy sambil lari kearahku.

b)

Meggy, don’t do that!tiba-tiba kudengar teriakkan Ibu Silvy sambil lari ke arahku.

c)

masuk ke dalam kamar mandi, tempat aku berwudu. Sungguh teriakan Bu Silvy

d)

masuk ke dalam kamar mandi, tempat aku berwudhu. Sungguh teriakkan Bu Silvy

13.

I am so sorry, Niken! Silahkan kalau mau sholat subuh! Meggy tidak menyentuhmu, kan?” tanyanya mengkuatirkanku.

a)

I am so sorry, Niken! Silahkan kalau mau salat subuh!

b)

I am so sorry, Niken! Silakan kalau mau salat subuh!

c)

menyentuhmu, 'kan?” Tanyanya mengkuatirkanku.

d)

menyentuhmu, 'kan?” tanyanya mengkuatirkanku.

14.

Nggak kok bu. Saya justru berterimakasih atas perhatian ibu” Ucapku dengan rasa hormat kepada perempuan berkalung salib itu. Segera kuambil wudu dengan air hangat. Kutunaikan ibadahku pagi ini dengan penuh rasa syukur. Ya Allah yang Maha Baik, terimakasih atas semua kesempatan baik ini.

a)

Nggak kok, Bu. Saya justru berterima kasih atas perhatian ibu,” ucapku

b)

Nggak kok, Bu. Saya justru berterima kasih atas perhatian ibu” ucapku

c)

Ya Allah yang Maha Baik, terima kasih atas semua kesempatan baik ini.

d)

Ya Allah yang Mahabaik, terima kasih atas semua kesempatan baik ini.

15.

Terimakasih Tuhan karena engkau telah memberiku seorang kakak yang baik hati, bertanggungjawab hingga mengantarkan ku menjadi seorang guru bahasa Indonesia di Negeri The Land Down Under.

a)

Terima kasih Tuhan karena engkau

b)

Terimakasih Tuhan karena Engkau

c)

bertanggung jawab hingga mengantarkanku menjadi

d)

bertanggung jawab hingga mengantarkan ku menjadi

16.

Hmm… perkuliahan mulai jam 11:00. Sekarang jam 10:30. Segera kunaikki tram dan hanya 10 menit kemudian, aku sudah sampai di Melbourne University dengan selamat, di sambut oleh ibu Nani dengan pelukkan hangat, mengobrol sebentar, lalu kamipun masuk keruang kuliah.

a)

Hmm… perkuliahan mulai pukul 11:00. Sekarang pukul 10:30. Segera kunaiki tram

b)

Hmm… perkuliahan mulai pukul 11.00. Sekarang pukul 10.30. Segera kunaiki tram

c)

disambut oleh ibu Nani dengan pelukan hangat, mengobrol sebentar, lalu kami pun masuk ke ruang

d)

disambut oleh ibu Nani dengan pelukan hangat, mengobrol sebentar, lalu kamipun masuk ke ruang

17.

Bu Nani mengajak mereka untuk mendiskusikan tentang figur wanita Indonesia yang terdapat didalam karya-karya sastra Indonesia. Sambil beberapa kali kulihat jam, jarum jam tiba-tiba mengajaku pergi ke-30 tahun yang lalu.

a)

Bu Nani mengajak mereka untuk berdiskusi tentang figur wanita Indonesia yang terdapat di dalam

b)

Bu Nani mengajak mereka untuk mendiskusikan figur wanita Indonesia yang terdapat didalam

c)

jarum jam tiba-tiba mengajaku pergi ke30

d)

jarum jam tiba-tiba mengajakku pergi ke 30

18.

“Nde harus ikut bimbel!”, Saran A Heri kepada suatu sore pulang sekolah sambil berjalan-jalan di sepanjang trotoar berpayung rimbunnya pohon kenari disekitar Kantor Kabupaten Kota Angin. “Gak usah, A. Nde bimbel disekolah saja, kan sekolah juga menyediakan waktu belajar tambahan untuk siswa kelas tiga!”, Jawabku dengan maksud meringankan beban kakakku.

a)

“Nde harus ikut bimbel!” saran A Heri kepada suatu sore pulang sekolah sambil berjalan-jalan disepanjang trotoar berpayung rimbunnya pohon kenari di sekitar Kantor Kabupaten

b)

“Nde harus ikut bimbel!” Saran A Heri kepada suatu sore pulang sekolah sambil berjalan-jalan di sepanjang trotoar berpayung rimbunnya pohon kenari di sekitar Kantor Kabupaten

c)

“Gak usah, A. Nde bimbel di sekolah saja, 'kan sekolah juga menyediakan waktu belajar tambahan untuk siswa kelas tiga!” jawabku

d)

“Gak usah, A. Nde bimbel di sekolah saja, kan sekolah juga menyediakan waktu belajar tambahan untuk siswa kelas tiga!”, jawabku

19.

“Ikuti teman-temanmu yang bimbel diluar sekolah!”, Saran pria bertubuh ceking itu.

“Hmm… Nde lebih suka belajar disekolah, A!” jawabku sambil tersenyum.

a)

di luar sekolah!” Saran

b)

diluar sekolah!”, saran

c)

di sekolah, A!” Jawabku

d)

di sekolah, A!” jawabku

20.

Sampai rumah, tiba-tiba, Mamaku dengan bahagia mensodorkan satu nama: A Udin, tetanggaku yang agak stress karena terlalu cerdas. Mana bisa dia mengajariku, protes batinku!

a)

menyodorkan satu nama: A Udin, tetanggaku yang agak stres, karena

b)

menyodorkan satu nama: A Udin, tetanggaku yang agak stres karena

c)

Mana bisa dia mengajariku, protes batinku!

d)

"Mana bisa dia mengajariku," protes batinku!

21.

“Dia akan mengajarimu setiap malam. Mau ya, belajar dengan A Udin! Dia hebat. Lulusan S2. Dia seorang Sarjana Hukum. Pasti kamu senang belajar dengan dia!” kata Mama sambil memeluku.

a)

Lulusan S-2. Dia seorang sarjana hukum.

b)

Lulusan S-2. Dia seorang Sarjana Hukum.

c)

dia!” Kata Mama sambil memeluku.

d)

dia!”, kata Mama sambil memelukku.

22.

Meski ragu pada sang guru, tetapi aku berusaha untuk menghargainya, juga menghormati A Heri, sang pencerah dan Mama, sang penggagas. Meski ragu apakah aku bisa bersaing dengan siswa dari SMU dan lulus UMPTN, tetapi aku berusaha mengikuti alur yang sudah di rancang oleh A Heri dan tentu juga Mama.

a)

Meski ragu pada sang guru, tetapi aku

b)

Meski ragu pada sang guru, aku

c)

Meski ragu apakah aku bisa bersaing dengan siswa dari SMU dan lulus UMPTN, namun aku berusaha mengikuti alur yang sudah dirancang

d)

Meski aku ragu apakah aku bisa bersaing dengan siswa dari SMU dan lulus UMPTN, aku berusaha mengikuti alur yang sudah dirancang

23.

Berharap ada salah satu teman yang menemukan namaku di koran dan memberi tahuku bahwa aku lulus UMPTN namun yang terjadi, sejak sang surya muncul hingga tenggelam, tak satu pun berita baik yang kuterima.

a)

di koran dan memberitahuku

b)

dikoran dan memberi tahuku

c)

Tetapi yang terjadi, sejak sang surya muncul hingga tenggelam, tak satupun

d)

Namun yang terjadi, sejak sang surya muncul hingga tenggelam, tak satu pun

24.

Hmm… benar kan, aku gak lulus? Benar kan, kalau dari SPG ikut UMPTN itu sulit? Benar, Allah tidak mengijinkanku sekolah lebih tinggi karena kakakku dan Mama tidak sanggup membiayaiku. Benar kan? Benar, kan?

a)

Hmm… benar 'kan, aku gak lulus? Benar 'kan, kalau dari SPG, maka ikut UMPTN itu sulit?

b)

Hmm… benar kan, aku gak lulus? Benar kan, kalau dari SPG, maka ikut UMPTN itu sulit?

c)

mengijinkanku sekolah lebih tinggi karena kakakku dan Mama tidak sanggup membiayaiku. Benar 'kan? Benar, 'kan?

d)

mengizinkanku sekolah lebih tinggi karena kakakku dan Mama tidak sanggup membiayaiku. Benar 'kan? Benar, 'kan?

25.

“Oh ya? Do you think that’s my name?” Kali ini kami bukan hanya tertawa, melainkan menangis bersama. Saling berpelukan. Terharu. Ya Rabb. Alhamdulillah… Terima kasih, Ya Rabb.

a)

tidak hanya tertawa, melainkan menangis

b)

bukan hanya tertawa, tetapi menangis

c)

Saling berpeluk-pelukan

d)

berpelukan