NEW
Font size
WorksheetsPenilaian Harian Pendidikan Agama Buddha
Total questions: 20
Worksheet time: 2hrs 40mins
Kerajaan Mataram Kuno juga di kenal dengan nama kerajaan Mataram I Wangsa Syailendra. Hal ini disebabkan oleh…
Pada masa itu adalah zaman keemasan kerajaan Mataram Kuno
Raja-raja yang berkuasa waktu itu adalah wangsa Syailendra
Agama Buddha berkembang dengan pesat pada masa itu
Menguasai banyak kerajaan-kerajaan kecil
Kerajaan yang berdiri sekitar abad VIII
Pada masa kerajaan mataram kuno, seniman-seniman bangsa Indonesia telah menghasilkan karya-karya yang sangat mengagumkan seperti candi-candi yang masih ada sampai saat ini. Di bawah ini yang manakah candi-candi yang di hasilkan pada saat itu?
Sewu, Mendut, Prambanan dan Borobudur
Borobudur, Plaosan, Prambanan dan Sewu
Sewu, Borobudur, Pawon dan Plaosan
Plaosan, Muaratakus, Borobudur dan Kalasan
Muaratakus, Sewu, Pawon dan Kalasan
Kerajaan Mataram Kuno berdiri sekitar abad VIII yang terletak di daerah…
Semarang
Bandung
Surabaya
Bagelan
Bagelan dan Yogyakarta
Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan besar yang berada di…
Sumatara selatan
Sumatra barat
Sumatra utara
Riau
Jawa tengah
Pada awalnya Sriwijaya merupakan kerajaan kecil, namun kemudian berubah menjadi kerajaan besar di bawah kepemimpinan…
Sri Indrawarman
Dapunta Hyang
Sri Maharaja
Rakai panangkaran
Smarataungga
Sumber sejarah kerajaan Sriwijaya adalah parasasti yang berasal dari dalam negeri dan luar neger. Di bawah ini yang termasuk parasasti dari luar negeri adalah…
Kedukan bukit dan talang tuwo
Telaga batu dan kota kapur
Nalanda dan tanjore
Tanjore dan kota kapur
Nalanda dan telaga batu
Agama Buddha yang berkembag pada zaman kerajaan Sriwijaya adalaha agama Buddha…
Mahayana
Hinayana
Buddhayana
Vajrayana
Ahayana
Seorang pandita Tiongkok melaporkan bahwa Sriwijaya menjadi rumah bagi sarjana Buddha sehingga menjadi pusat pembelajaran agama Buddha. Pandita tersebut merupakan...
Atisha
I-Tsing
Skayakirti
Champa
chaiya
Pristiwa yang terjadi pada tahun 856 masa pemerintahan raja Balaputradewa adalah…
Jawa menyerang Sriwijaya
Pembangunan candi untuk kaisar China
Di serang oleh Rajendra Chola
Kebangkitan wangsa sanjaya
Kehilangan kekuasaan di Jawa dan kembali ke Suwarnadwipa
Faktor internal yang mempengaruhi hancurnya agama Buddha di zaman Majapahit adalah…
Parktik penyimpangan ajaran seperti berkembangnya praktik-praktik takhayul
Merebaknya pemujaan terhadap Ma lima
Adanya perebutan kekuasaan oleh raden Patah
Agama Islam sudah mulai meluas di Indonesia
Berkembangnya Tantra di Indonesia
Pada zaman pemerintahan kolonial Belanda, agama Buddha dikenalkan oleh orang-orang Belanda terpelajar yang mempelajari kebijaksanaan semua agama termasuk agama Buddha. Kaum terpelajar Belanda ini mendirikan perhimpunan yang disebut ....
Kaum spiritual
Perhimpunan pelajar
Kaum bangsawan
Perhimpunan Theosofi
Perhimpunan kaum cendikiawan
Berselang lima ratus tahun setelah runtuhnya agama Buddha di Indonesia, kemudian dari luar negeri datang seorang Bhikkhu untuk pertama kalinya. Bhikkhu tersebut adalah…
Bhikkhu Ashin Jinarakkhita
Bhikkhu Narada Mahatera
Bhikkhu Girirakhito
Bhikkhu Jinapiya
Bhikkhu Jinaratana
Seorang pemuda yang memprakarsai kegiatan waisak setelah runtuhnya agama Buddha di Indonesia di Candi Borobudur, dan menjadi ketua dari Perhimpunan Pemuda Theosofi Indonesia serta pimpinan dari Sam Kaw Indonesia adalah…
The Boan An
Kwee Tek Hoay
Ong Kie Tjay
Ida Bagus Giri
Ongko Prawiro
Bhikkhu pertama dari Indonesia sekaligus sebagai pelopor kebangkitan agama Buddha kembali di Indonesia adalah Bhikkhu…
Bhikkhu Girirakhito
Bhikkhu Narada Mahatera
Bhikkhu Ashin Jinarakkhita
Bhikkhu Jinapiya
Bhikkhu Jinaratana
Pada tahun 1958, berdiri Sangha Suci Indonesia yang kemudian ganti nama menjadi Maha Sangha Indonesia. Maha Sangha Indonesia kemudian pecah dan melahirkan Sangha Indonesia. Dengan demikian, di Indonesia terdapat dua Sangha, yakni Maha Sangha Indonesia dan Sangha Indonesia. Maha Sangha Indonesia dipimpin oleh Bhikkhu Ashin Jinarakkhita dan Sangha Indonesia dipimpin oleh…
Bhikkhu Girirakhito
Bhikkhu Narada Mahatera
Bhikkhu Ashin Jinarakkhita
Bhikkhu Jinapiya
Bhikkhu Jinaratana
Pada tanggal 7 Agustus 1979, dilangsungkan Kongres Umat Buddha Indonesia di Yogyakarta. Kongres tersebut dihadiri oleh Sangha dan Majelismajelis agama Buddha dan menghasilkan beberapa keputusan dan ketetapan penting yang merupakan tonggak pengembangan agama Buddha di indonesia. Beberapa keputusan tersebut adalah sebagai berikut, kecuali…
Adanya Tuhan Yang Maha Esa
Adanya Triratna
Karma
Nirvana
Brahmavihara
Pada tanggal 29 Juli 1953, The Boan An melanjutkan kehidupan sucinya menjadi samanera dengan nama Thi Cen. Penahbisannya dilakukan menurut tradisi Mahayana di bawah bimbingan…
Y.A. Mahasi Sayadaw
Y.A. Maha Bhiksu Pen Cing
Y.A. Bhiksu Ju Kung
Y.A. Bhiksu Cen Yao
Y.A. Bhiksu Wu Cing
Selain sebagai Ketua Umum WALUBI, Bhikkhu Girirakkhito juga dikenal sebagai pencipta lagu dengan beberapa lagu yang sampai sekarang tetap dikenal, salah satu judul lagu tersebut adalah…
Sang Guru
Malam Suci Waisak
Cinta Kasih Buddha
Buddha yang Mulia
Bunga Teratai
Pada tahun 1972, Bhikkhu Girirakkhito bersama-sama dengan lima Bhikkhu lainnya memproklamirkan/mendirikan sangha baru, yang terpisah dari Maha Sangha Indonesia. Perkumpulan Sangha yang baru tersebut di namakan…
Sangha Indonesia
Sangha Agung Indonesia
Sangha Suci Indonesia
Sangha Mahayana Indonesia
Sangha Theravada Indonesia
Penetapan nama “Tridharma” dan kelenteng sebagai badan keagamaan yang disebut sebagai “Tempat Ibadah Tridharma” disingkat TITD, diresmikan oleh Menteri Agama R.I. pada tanggal…
8 November 1979
9 November 1979
10 November 1979
11 November 1979
12 November 1979
