WorksheetsKuis Konseptual Pelaporan Keuangan
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Kerangka konseptul pelaporan keuangan bertujuan untuk membantu Dewan Standar Akuntansi Keuangan dalam
Menyetujui standar akuntansi keuangan yang baru
Dasar dalam pedoman pengimplementasian standar akuntansi keuangan yang baru
Menjamin konsistensi standar akuntansi keuangan
Mempermudah memahami standar akuntansi keuangan
Kerangka konseptual level pertama mengenai tujuan pelaporan keuangan, yaitu kecuali
Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan investasi dan kredit,
Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan membeli, mempertahankan saham atau surat hutang,
Menyediakan informasi untuk memprediksi arus kas masa datang
Menyediakan informasi untuk apakah suatu perusahaan perlu diakuisisi atau tidak.
Pendapatan adalah
Kenaikan aset atau penurunan liabilitas akibat pertambahan setoran modal dari pemilik
Kenaikan aset atau penurunan liabilitas akibat emisi saham baru
Kenaikan aset atau penambahan liablitas yang bersumber hasil kegiatan operasi perusahaan
Kenaikan aset atau penurunan liabilitas yang bersumber dari hasil operasi perusahaan.
Laporan laba rugi laba memiliki keterbatasan kecuali:
Disusun dengan menggunakan judgement yang mungkin tidak tepat.
Angka laba rugi dipengaruhi oleh metode akuntansi yang digunakan
Mengabaikan item-item yang tidak dapat diukur secara andal.
Disusun dengan menerapkan basis akrual
Laporan laba rugi komprehensif menyajikan:
Seluruh pendapatan dan biaya dari aktivitas berjalan (continuing operation) dan discountinued operation;
Seluruh pendapatan dan biaya dari continuing operation dan discountinued operation, tidak termasuk pendapatan dan biaya akibat bencana alam, seperti banjir, gempa dsb.
Seluruh pendapatan dan biaya dari continuing operation dan discountinued operation serta penghasilan komprehensif lain;
Seluruh pendapatan dan biaya dari continuning operation dan discountinued operation, dan penghasilan komprehensif lain serta laba per lembar saham (earning per share )
Recuring income adalah pendapatan yang bersumber dari pendapatan yang berasal dari:
aktivitas utama perusahaan
aktivitas utama dan bukan utama yang terjadi setiap tahun
hasil penjualan aset tetap yang tidak terpakai
pengembalian pajak yang lebih bayar
Suatu laporan keuangan dinyatakan relevan, kecuali:
Jika menyajikan informasi yang sesuai dengan fakta yang sebenarnya,
Jika laporan keuangan dapat disajikan pada saat digunakan untuk mengambil keputusan
Jika laporan keuangan menerapkan standar akuntansi yang sama dari tahun ke tahun,
Jika laporan keuangan disusun berdasarkan standar akuntansi terbaru
Laporan keuangan harus dapat dipahami sehingga dapat digunakan oleh semua pihak yang berkepentingan. Hal ini sesuai dengan karakteristik:
Timelines
Neutrality
Relevance
Understanbility
Agar perusahaan dapat memenuhi semua hak dan kewajibannya, maka asumsi dasar yang harus dipenuhi dalam pelaporan keuangan adalah:
Historical cost
Monetary unit
Going concern
Economic entity
Laporan laba rugi bermanfaat untuk, kecuali:
Mengevaluasi kinerja perusahaan masa lalu
Mengukur kemampuan perusahaan membayar hutang-hutangnya
Memberikan basis untuk memprediksi kinerja masa datang
Membatu mengases risiko atau ketidakpastian pencapaian arus kas mendatang.
