WorksheetsPTS ASWAJA KELAS 9 GANJIL
Total questions: 15
Worksheet time: 1hrs 15mins
Perang Shiffin adalah peperangan yang terjadi antara pasukan ………………
Ali Bin Abi Thalib dengan Utsman Bin Affan
Ali Bin Abi Thalib dengan Muawiyah Bin Abi Sufyan
Muawiyah Bin Abi Sufyan dengan Utsman Bin Affan
Utsman Bin Affan dengan Amr Bin Ash
Dalam perang siffin semula muawiyah hampir kalah kemudian atas usul ‘Amr bin Ash diadakanlah gencatan senjata yang terkenal dengan nama …..
Taslim
Takbir
Tahkim
Shiffin
Salah satu sebab timbulnya firqoh (golongan/perpecahan) dalam islam adalah …..
Kecintaan kepada Rasulullah
Keyakinan yang kuat pada ajaran Islam
Fanatisme kesukuan dan kearaban
Adanya penyembah berhala
Setelah terjadinya peristiwa Tahkim, terjadi perpecahan di dalam barisan Pasukan Ali Bin Abi Thalib. Kelompok yang setuju dengan gencatan senjata disebut SYI’AH dan kelompok yang menolaknya disebut …….
Mu’tazilah
Aswaja
Muhammadiyah
Khawarij
Kelompok yang berpendapat bahwa seluruh perbuatan manusia diciptakan oleh Allah dan manusia tidak mempunyai peran apapun adalah kelompok …..
Jabbariyah
Qodariyah
Syi’ah
Khawarij
Kelompok yang berpendapat bahwa seluruh perbuatan manusia diciptakan oleh manusia itu sendiri dan terlepas dari Allah adalah kelompok …..
Jabbariyah
Qodariyah
Syi’ah
Khawarij
Aqidah Asy’ariyah merupakan jalan tengah (tawassuth) diantara kelompok keagamaan yang berkembang saat itu (Jabbariyah dan Qodariyah). Sikap tawassuth ini ditunjukkan dengan konsep al kasb (upaya). Berikut ini penjelasan dari konsep al kasb yang benar adalah …
seluruh perbuatan manusia diciptakan oleh manusia itu sendiri dan terlepas dari Allah
seluruh perbuatan manusia diciptakan oleh Allah dan manusia tidak mempunyai peran apapun
Seluruh perbuatan manusia diciptakan oleh manusia itu sendiri dan Allah mempunyai peran
Seluruh perbuatan manusia diciptakan oleh Allah namun manusia memilik peranan dalam perbuatannya
Dengan mengikuti konsep kasb dalam Aqidah Asy’ari maka manusia akan memiliki sikap …
Semangat berusaha tanpa melibatkan Allah
Pasrah kepada Allah tanpa berusaha
Semangat Berusaha tapi tidak melupakan bahwa Allah yang menentukan semuanya
Tidak perlu berusaha karena semuanya sudah ditentukan oleh Allah
Pada prinsipnya, aqidah Maturidiyah memiliki keselarasan dengan aqidah Asy’ariyah, yang membedakannya adalah:
Asy’ari menggunakan fiqh mazhab Imam Syafi’i dan Imam Maliki, Maturidi menggunakan fiqh mazhab Imam Hanafi.
Maturidi menggunakan fiqh mazhab Imam Syafi’i dan Imam Maliki, Asy’ari menggunakan fiqh mazhab Imam Hanafi.
Asy’ari menggunakan fiqh mazhab Imam Syafi’i dan Imam Maliki, Maturidi tidak menggunakan madzhab.
Asy’ari tidak menggunakan mazhab, Maturidi menggunakan fiqh mazhab Imam Hanafi.
Pendiri paham Asy’ariyah adalah …..
Imam Abul Hasan Al Asy’ari
Imam Abu Manshur Al Maturidi
Imam Jakfar Shodiq
Imam Syafi’i
Pendiri paham Maturidiyah adalah …..
Imam Abul Hasan Al Asy’ari
Imam Abu Manshur Al Maturidi
Imam Jakfar Shodiq
Imam Syafi’i
Aswaja berprinsip pada almuhafazhah ‘alal qadimi alshalih wa al-akhdzu bi al-jadidi al-ashlah artinya …..
melestarikan hal lama yang baik dan mengambil hal baru walaupun tidak baik
melestarikan hal lama yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik
melestarikan hal lama walaupun kurang baik karena termasuk tradisi
melestarikan hal lama yang baik dan tidak mau mengambil hal baru walaupun lebih baik
Ahlussunnah wal Jama’ah dalam bidang akidah mengikuti konsep …….
Asy’ariyah dan Maturidiyah
Jabariyah dan Qodariyah
Mu’tazilah dan Asy’ariyah
Maturidiyah dan Jabariyah
Dalam menghadapi paham-paham garis keras, Asy’ariyah dan Maturidiyah menerapkan sikap jalan tengah, atau disebut juga sikap …..
Tawadlu’
Tasamuh
Tawassuth
Takabur
Aswaja an-Nahdliyah menolak ajaran-ajaran yang dimiliki oleh kelompok garis keras. Yang tidak termasuk kelompok garis keras di bawah ini adalah …..
golongan yang memaksakan ajarannya kepada orang lain dengan cara keras.
golongan yang menuduh orang dengan tuduhan musyrik dan harus dihukum hanya karena berbeda faham.
kelompok-kelompok yang menutup diri dari golongan mayoritas kaum Muslimin (jamaa’atul muslimin)
golongan yang suka berdzikir dengan suara keras
