Font size
WorksheetsPenaksiran Piutang Tak Tertagih dan Analisis Umur Piutang
Total questions: 10
Worksheet time: 3mins
Tujuan Utama Penaksiran Piutang adalah
Menilai Keuntungan Perusahaan
Menghitung Beban/Cadangan Kerugian Piutang
Membantu Menyusun Laporan Keuangan
Memperkecil Kerugian Piutang
Salah satu penyebab piutang tak tertagih
Pelanggan Melunasi Piutang Lebih Cepat
Pembebasan Piutang Oleh Perusahaan
Usaha Pelanggan Bankrut
Terjadi Retur Penjualan/Pendapatan
Piutang pelanggan dihapus saat dipastikan tak tertagihnya adalah metode
Langsung
Laba/Rugi
Umur Piutang
Cadangan
Piutang tak tertagih akan berpengaruh pada
Utang
Jurnal Umum
Saham
Laba/Rugi
Upaya untuk memperkecil risiko piutang tak tertagih adalah
Memnunggu waktu jatuh tempo
Penagihan secara continue
Memberikan kemudahan pinjaman kembali
memberikan diskon
Penentuan penaksiran piutang berdasarkan saldo piutang saldo adalah pendekatan
Umur Piutang
Aset
Laba/Rugi
Neraca
Pada neraca tanggal 31 Desember 2019 terdapat piutang jatuh tempo pada tanggal 31 Januari 2020, maka kategorinya
30 Hari
Belum Jatuh Tempo
90 Hari
60 Hari
Pendekatan penaksiran piutang tak tertagih antara lain
Laba/Rugi
Neraca
Aset
Umur Piutang
Piutang tak tertagih dapat ditagih kembali apabila
Piutang Lunas Sebelum Jatuh Tempo
Pelanggan Melunasi Setelah Jatuh Tempo
Perusahaan Menutup Kerugian Piutang
Perusahaan Pelanggan Pailit
Diketahui penaksiran kerugian piutang tak tertagih sebesar Rp500.000, maka jurnalnya
Beban Kerugian Piutang pada Piutang
Cadangan Kerugian Piutang pada Kas
Kas pada Piutang
Beban Kerugian Piutang pada Cadangan Kerugian Piutang
