wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sejarah XII Kehidupan demokrasi Liberal dan Terpimpin

Total questions: 30

Worksheet time: 2hrs 30mins

Name
Class
Date
1.

Terbutnya waklumat KNIP Nomor 5 tanggal 11 November 1945 mengubah system ketatanegaraan Indonesia pada awal kemerdekaan. Aspek yang menandai perubahan tersebut adalah …

a)

fungsi Majelis Permusyawaratan Rakyat sementara waktu digantikan oleh BP-KNIP

b)

pemberlakuan UUDS untuk menggantikan UUD 1945 hingga melaksanakan Pemilu

c)

jabatan wakil presiden dihapus dan pemerintahan dijalankan oleh perdana menteri

d)

perubahan system ketatanegaraan dari system presidensial menjadi system parlementer

e)

pembentukan KNIP untuk membantu perdana menteri menjalankan pemerintahan

2.

Pada saat Indonesia menggunakan UUDS 1950, kabinet pertama yang memegang pemerintahan adalah ....

a)

Kabinet Natsir

b)

Kabinet Wilopo

c)

Kabinet Sukiman

d)

Kabinet Ali Sastroamidjoyo 1

e)

Kabinet Burhanudin Harahap

3.

Pada masa Demokrasi Liberal, presiden tidak menjalankan kegiatan pemerintahan karena ....

a)

UUDS 1950 mengamanatkan pemerintahan dijalankan dan dikendalikan oleh parlemen

b)

presiden hanya sbegai kepala negara dan pemerintahan dijalankan perdana menteri

c)

setiap kebijakan yang akan diambil presiden harus disetujui oleh parlemen

d)

kedudukan dan kinerja presiden dibatasi oleh kekuasaan parlemen

e)

secara konstitusional tugas presdien hanya sebagai kepala negara

4.

Dampak Konferensi Meja Bundar (KMB) bagi perekonomian Indonesia adalah ....

a)

Indonesia harus menanggung biaya pengiriman delegasi yang cukup besar

b)

pasca pelaksanaan KMB, Indonesia kembali memberlakukan mata uang Belanda

c)

sistem ekonomi yang disepakati dalam KMB tidak cocok diterapkan di Indonesia

d)

Indonesia dan Belanda sepakat menerapkan sistem ekonomi Belanda di Indonesia

e)

Indonesia harus menanggung seluruh utang sejak masa Hindia Belanda

5.

Salah satu aspek yang menggambarkan kehidupan politik pada masa Demokrasi Liberal adalah . . . .

a)

UUD 1945 menjadi sumber hokum tertinggi di Republik Indonesia

b)

Partai – partai politik yang ada mengusung ideology berbeda-beda

c)

Pemerintah membatasi ketat seluruh aktivis partai politik

d)

Presiden Soekarno memiliki peran besar dalam mengendalikan kehidupan politik

e)

Dekret presiden merupakan landasan politik yang harus ditaati oleh komponen pemerintah

6.

Pada awal demokrasi Liberal, keadaan perekonomian bangsa Indonesia belum stabil. hal ini disebabkan karena ....

a)

naiknya nilai dollar yang terus menerus

b)

banyak produk pertanian Indonesia yang tidak laku di pasaran dunia

c)

beredarnya mata uang rupiah zaman pendudukan Jepang yang tidak terkendali

d)

hanya mengandalkan sektor pertanian dan perkebunan sebagai komoditas ekspor

e)

belum baiknya pengaturan keuangan pada saat itu

7.

Penandatanganan Matual Security ACT (MSA) oleh Ahmad Soebardjo pada masa Kabinet Sukiman dianggap sebagai Penyimpangan karena . . . .

a)

Penandatanganan MSA tidak dikonsultasikan dengan Parlemen

b)

MSA tidak menguntungkan bagi politik luar negeri Indonesia

c)

Indonesia harus menyetujui seluruh kebujakan luar negeri pemerintah Amerika Serikat

d)

MSA dikhawatirkan menganggu kedaulatan Indonesia

e)

MSA di anggap menyimpang dari prinsip politik luar negeri bebas aktif

8.

Langkah penting Kabinet Djuanda untuk menyelesaikan berbagai pergolakan didaerah dilakukan dengan cara . . . .

a)

Menyelengkaran Musyawarah Nasional ( Munas ) untuk membahas berbagai permasalahan

b)

Membangun berbagai infrastruktur untuk memudahkan mobilitas pembangunan

c)

Membangun Angkatan Perang yang kuat untuk meredam berbagai pergolakan

d)

Meningkatkan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan didaerah

e)

Meminta kepada parlemen untuk memberikan saran-saran kepada cabinet

9.

Atas desakan Sutan Syahrir sebagai Ketua KNIP, pada tanggal 3 November 1945 pemerintah mengeluarkan Maklumat pemerintah yang berisi tentang ....

a)

pembentukan partai-partai politik

b)

memberikan kekuasaan legislatif kepada KNIP

c)

memberikan wewenang legislatif kepada KNIP

d)

pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR)

e)

kesiapsiagaan Indonesia menghadapi pasukan Sekutu

10.

Tujuan Belanda melakukan Blokade Ekonomi kepada Indonesia adalah ....

a)

agar pemerintah RI bergabung dengan pihak Belanda

b)

agar pemerintah RI minta bantuan kepada pihak Belanda

c)

untuk menguji sampai di mana RI dapat bertahan

d)

agar RI mau menerima kedatangan kembali NICA

e)

untuk merobohkan perekonomian bangsa Indonesia

11.

Partai-partai politik pada masa Demokrasi Liberal lebih cenderung untuk ....

a)

mementingkan kepentingan bagsa daripada kepentingan partainya

b)

mementingkan kerjasama antar partai politik

c)

secara bersama-sama mendukung program pemerintah

d)

mementingkan kepentingan partainya daripada kepentingan bagsa

e)

mengutamakan pembangunan fisik

12.

Latar belakang jatuhnya Kabinet Natsir adalah ....

a)

akibat mosi tidak percaya mengenai pengembalian Irian Barat

b)

akibat mosi tidak percaya mengenai pemulihan kondisi ekonomi

c)

sering mendapatkan kritik dan kecaman dari pihak oposisi

d)

akibat mosi tidak percaya tentang krisis moneter

e)

gagal dalam upaya memulihkan kondisi keamanan

13.

Keberhasilan Kabinet Ali Sastroamidjoyo I adalah ....

a)

dicanangkannya pelaksanaan politik luar negeri yang bebas aktif

b)

berhasil diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika sebagai pelaksanaan politik luar negeri yang bebas aktif

c)

berhasil menumpas gerakan separatis

d)

berhasil menghacurkan masalah SARA

e)

diselenggarakannya Konferensi Istambul

14.

Tujuan utama dilakukannya kebijakan ekonomi "Gunting Syafruddin" adalah ...

a)

untuk mengatasi defisit negara

b)

untuk mengatasi hutang luar negeri

c)

untuk mengatasi jumlah peredaran uang

d)

untuk meningkatkan ekspor

e)

untuk mengurangi defisit dan jumlah peredaran uang

15.

Salah satu usaha untuk mengatasi kondisi ekonomi pada awal kemerdekaan adalah dilaksanakannya sistem ekonomi Gerakan Benteng yang dikemukakan oleh ....

a)

Dr Sumitro Joyohadikusumo

b)

Mr. Iskaq Cokrohadisuryo

c)

Perdana Menteri Sukiman

d)

Perdana Menteri Natsir

e)

Drs. Moh. Hatta

16.

Pembangunan ekonomi baru berdasarkan gagasan Gerakan Benteng dilakukan dengan cara ....

a)

menasionalisasikan bank-bank milik pemerintah Belanda

b)

meningkatkan ekspor non migas

c)

menasionalisasikan perusahaan-perusahaan asing

d)

mengubah struktur ekonomi kolonial menjadi ekonomi nasional

e)

menndirikan perusahaan-persahaan negara

17.

ketidakstabilan kehidupan sosial masyarakat Indonesia pada masa Demokrasi Liberal disebabkan karena ....

a)

ketidakstabilan kondisi politik dan ekonomi bangsa pada masa demokrasi liberal

b)

ketidakmampuan pemerintah menerapkan sistem ekonomi kolonial warisan Belanda

c)

stratifikasi sosial warisan Belanda belum hilang dari masyarakat Indonesia

d)

kegagalan pemerintah mengatasi gejolak revolusi di beberapa daerah di Indonesia

e)

ketidakmampuan masyarakat Indonesia menerapkan sistem sosial warisan kolonial

18.

Pemilu pertama pada 29 September tahun 1955 dilaksanakan pada masa pemerintahan ....

a)

Kabinet Natsir

b)

Kabinet Wilopo

c)

Kabinet Sukiman

d)

Kabinet Alisastroamidjoyo

e)

Kabinet Burhanuddin Harahap

19.

Pembatalan KMB merupakan salah satu program kerja dari kabinet ....

a)

Wilopo

b)

Sukiman

c)

Ali Sastroamidjoyo 1

d)

Burhanuddin Harahap

e)

Ali Sastroamidjoyo 2

20.

Pemilihan Umum tahun 1955 dilaksanakan dua tahap. tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 29 September 1955 untuk memilih ....

a)

presiden

b)

konstituante

c)

BP-KNIP

d)

parlemen (DPR)

e)

MPR

21.

Pada Tanggal 15 Desember 1955 dilaksanakan pemilu tahap dua untuk memilih ....

a)

presiden

b)

konstituante

c)

BP KNIP

d)

parlemen

e)

MPR

22.

Pemilihan Umum tahun 1955 dimenangkan oleh empat partai besar yakni ....

a)

PNI, Masyumi, PSSI dan Muhammadiyah

b)

Masyumi, PNI, NU dan Muhammadiyah

c)

PNI, Masyumi, Parkindo dan NU

d)

Masyumi, PNI, PKI dan IPKI

e)

Masyumi, PNI, NU dan PKI

23.

Tokoh di samping adalah pernah menjabat sebagai Perdana Menteri dua kali di Indonesia. Prestasinya sangat luar biasa. Namun ada pula permasalahan yang dihadapi yaitu permasalahan antara pengusaha Tionghoa dan pengusaha nasional. Tokoh tersebut adalah . . . .

a)

Sukiman

b)

Ali Sastroamidjojo

c)

Natsir

d)

Burhanuddin Harahap

e)

Wilopo

24.

Demokrasi liberal (atau demokrasi konstitusional) adalah sistem politik yang menganut kebebasan individu. Kurun waktu pelaksanaan Demokrasi Liberal adalah tahun....

a)

1945-1949

b)

1949-1950

c)

1950-1959

d)

1959-1965

e)

1965-1998

25.

Tokoh di samping pernah menjabat kabinet di Indonesia pada masa Demokrasi Liberal. Prestasi beliau adalah menentukan Garis Konstinental batas wilayah laut Indonesia. Tokoh tersebut adalah . . . .

a)

Sukiman

b)

Wilipo

c)

Natsir

d)

Djuanda

e)

Burhanuddin Harahap

26.

Pada masa Demokrasi parlementer perekonomian Indonesia belum stabil. Akhirnya muncul lah ide kreatif untuk mengatasi perekonomian yaitu dengan cara memberi bantuan kredit dan lisensi bagi usaha-usaha Swasta nasional dan memberi latihan-latihan dan tanggung jawab kepada tenaga-tenaga bangsa Indonesia gerakan ini di sebut dengan . . . .

a)

Gerakan Benteng

b)

Gunting Syafruddin

c)

Gerakan Asaat

d)

Sistem Ali-Baba

e)

Kebijakan De Javasche Bank

27.

Pada masa pemerintahan demokrasi parlementer di Indonesia, terdapat beberapa dampak positif bagi kehidupan politik di Indonesia. Salah satunya yaitu ....

a)

Kebebasan dalam mendirikan partai politik

b)

Pembatalan hasil Konferensi Meja Bundar

c)

Bentuk negara Indonesia kembali ke Republik Indonesia

d)

Adanya pemisahan kepala negara dan kepala pemerintahan

28.

Berikut YANG BUKAN hal negatif dalam penerapan demokrasi parlementer di Indonesia adalah ...

a)

Seringnya terjadi pergantian kabinet pemerintahan

b)

Munculnya kesenjangan sosial di masyarakat

c)

Munculnya pemberontakan di beberapa daerah

d)

Diadakannya Pemilihan Umum yang pertama tahun 1955

29.

Dalam mengatasi kondisi politik dalam negeri tahun 1959, presiden Soekarno mengeluarkan DEKRIT PRESIDEN tanggal 5 Juli 1959 yang berisi ....

a)

Pembubaran Konstituante, Berlakunya kembali UUD 1945, Tidak berlakunya UUDS 1950, Pembentukan MPRS dan DPAS

b)

Pembubaran Konstituante, Tetap berlaku UUDS 1950, Pembentukan MPRS dan DPAS

c)

Pembubaran Konstituante, Berlakunya kembali UUD 1945, Tidak berlakunya UUDS 1950, Pembentukan MPRS dan DPRS

d)

Pembubaran Konstituante, Berlakunya kembali UUD 1945, Tidak berlakunya UUDS 1950, Pembentukan DPRS dan DPAS

30.

Faktor yang menyebabkan seringnya terjadi pergantian kabinet pada masa demokrasi liberal adalah ...

a)

Munculya pemberontakan

b)

Makin kuatnya PKI

c)

Banyaknya campur tangan Presiden

d)

Sikap mementingkan kepentingan kelompok makin dominan

e)

Adanya tekanan dari militer terhadap dewan konstituante