WorksheetsUJI KOMPETENSI TEKS ANEKDOT
Total questions: 10
Worksheet time: 30mins
Berikut yang termasuk struktur teks anekdot adalah ....
abstrak, orientasi, reaksi, krisis, dan koda
abstrak, orientasi, aksi, krisis, koda
abstrak, orientasi, reaksi, krisis, dan kode
abstrak, orientasi, aksi, krisis, dan kode
abstrak, orientasi, krisis, reaksi, dan koda
Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi Budi, lampu depan mobilnya padam. Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya. Tiba-tiba, mobil yang diikuti berhenti mendadak dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.
Budi : “Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!” (sambil menantang)
Sopir : “Itu jelas salahmu!”
Budi : “Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!” (masih dengan nada menantang)
Sopir : “Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku.”
Tokoh utama pada kutipan anekdot tersebut adalah ....
Budi
Sopir
Seseorang
Mobil
Orang sial
Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi Budi, lampu depan mobilnya padam. Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya. Tiba-tiba, mobil yang diikuti berhenti mendadak dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.
Budi : “Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!” (sambil menantang)
Sopir : “Itu jelas salahmu!”
Budi : “Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!” (masih dengan nada menantang)
Sopir : “Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku.”
Bagian dari cerita tersebut yang merupakan latar adalah ....
garasi
mobil
tempat parkir umum
jalan raya
rumah seseorang
Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi Budi, lampu depan mobilnya padam. Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya. Tiba-tiba, mobil yang diikuti berhenti mendadak dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.
Budi : “Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!” (sambil menantang)
Sopir : “Itu jelas salahmu!”
Budi : “Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!” (masih dengan nada menantang)
Sopir : “Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku.”
Nilai didik dalam kutipan anekdot tersebut adalah ....
emosi harus terkendali saat menghadapi persoalan
jangan lekas marah kepada orang lain jika belum tahu persoalan yang sebenarnya
semua orang tidak boleh marah
seorang sopir yang marah
Budi seorang pemarah
Perbedaan anekdot dengan cerpen terletak pada ....
kelucuannya
pelakunya
alurnya
bentuknya
temanya
Bagian yang tidak boleh dihilangkan dari cerita anekdot adalah ....
kelucuan dan nilai didiknya
pelaku dan alurnya
panjang cerita dan bagusnya
gaya bercerita
model tulisannya
Salah satu kaidah dalam cerita anekdot adalah penggunaan waktu lampau. Berikut yang termasuk penggunaan waktu lampau adalah ....
pada suatu waktu ada seorang raja berminpi
sekaranglah saatnya belajar membuat anekdot
besok ramai-ramai mereka berdemo
mengapa semua terjadi?
anekdot memang perlu dibaca agar memberi nilai tambah
Cermati kutipan anekdot berikut.
Malik : “Tuan Abdul, saya sudah cari ke mana-mana, tetapi saya tidak menemukan kambing yang punya tanduk sejengkal manusia.”
Abdul : “Bagaimana kalau kita membuat sayembara, cepat buat pengumuman ke seluruh negeri bahwa kita membutuhkan seekor kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia untuk disembelih.”..
Kutipan anekdot tersebut termasuk ke dalam bagian ....
abstrak
orientasi
reaksi
krisis
koda
Cermati kutipan anekdot berikut.
Malik : “Tuan Abdul, saya sudah cari ke mana-mana, tetapi saya tidak menemukan kambing yang punya tanduk sejengkal manusia.”
Abdul : “Bagaimana kalau kita membuat sayembara, cepat buat pengumuman ke seluruh negeri bahwa kita membutuhkan seekor kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia untuk disembelih.”...
Abstrak dari kutipan anekdot tersebut adalah ...
Tuan Malik mencari kambing ke mana-mana tetapi tidak menemukan.
Tuan Abdul membuat sandiwara perihal pencarian kambing.
Seluruh negeri membutuhkan kambing.
Susah menemukan kambing yang punya tanduk sejengkal manusia.
Tuan Malik dan Tuan Abdul bersepakat membuat sayembara untuk mencari kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia.
Cermati kutipan anekdot berikut.
Malik : “Tuan Abdul, saya sudah cari ke mana-mana, tetapi saya tidak menemukan kambing yang punya tanduk sejengkal manusia.”
Abdul : “Bagaimana kalau kita membuat sayembara, cepat buat pengumuman ke seluruh negeri bahwa kita membutuhkan seekor kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia untuk disembelih.”...
Nilai didik yang dapat diambil dari kutipan anekdot tersebut adalah ...
Jika ada masalah sebaiknya berembuk.
Pelaku-pelakunya berebut kambing.
Jangan suka menyalahkan orang lain.
Kita tidak boleh ribut masalah kambing.
Keinginan mencari kambing harus dilaksanakan.
