NEW
Font size
WorksheetsPTS SEJARAH INDONESIA KLS XII IPS& MIPA5
Total questions: 20
Worksheet time: 3600secs
Setelah Dekrit presiden 5 juli 1959 ternyata Indonesia memasuki masa Demokrasi Terpimpin, salah satu cirinya yaitu...
A. Kedudukan DPR kuat
B. MPR lembaga tertinggi negara
C. MPR lembaga tinggi negara
D. Kekuasaan terpusat pada Presiden
E. Kekuasaan presiden sejalan dengan Undang-Undang
. Kedudukan DPR kuat
MPR lembaga tertinggi negara
MPR lembaga tinggi negara
Kekuasaan terpusat pada Presiden
Kekuasaan presiden sejalan dengan Undang-Undang
Pemberontakan DI/TII di Jawa Barat yang di pimpin oleh.S.M.Kartosuwiryo mempuyai cita-cita...
Untuk menjadi gubernur di Jawa Barat
Mendirikan negara Islam di Indonesia
Menjadi panglima TII
Menjadi panglima APRIS
. Menjadi gubernur Sulawesi Selatan
Gerakan Pemerintahan Revolusioner Rakyat Indonesia (PRRI) merupakan gerakan ingin memisahkan diri dari negara Indonesia merdeka. .Munculnya gerakan tersebur disebabkan karena adanya....
Persaingan dalam jabatan di daerah
Konflik TNI dengan mantan KNIL
Kesenjangan antara pusat dan daerah
Konfik antar partai politik setempat
Ketidakpuasan TNI terhadap pemerintah
Pada bulan Januari 1950 dibeberapa daerah terjadi beberapa gerakan bersenjata yang dinilai oleh pemrintahan RIS sebagai bom waktu yang ditinggalkan Belanda. Ketiga gerakan bersenjata itu adalah..
Aceh Merdeka, DII/TII, PRRI
DII/TII, PRRI, Permesta
APRA, RMS, dan Aceh Merdeka
DI/TII , APRA, dan Andi Aziz
Andi Azis, APRA dan RMS
Gerakan pengganggu keamanan yang paling banyak memiliki jaringan di beragai daerah pada dasawarsa 1950-an adalah..
APRA
Andi Azis
RMS
. DII/TII
PRRI / Permesta
Ditinjau dari sudut pelakdsanaan pemerintahan berdasarkan UUD 1945 , maka Maklumat Pemerintah tanggal 14 november 1945 telah membawa perubahan penting yaitu..
. Dianutnya sistem kabinet Palementer
Dibekukannya lembaga perwakilan
. Dibatasinya kekuasaan Presiden
Dihapuskannya jabatan Wakil Presiden
Dibetuknya kabinet koalisi
Belanda sering mengingkari perjanjian-perjanjian yang telah disepakatinya dalam perundingan dengan Indonesia pada masa perang kemerdekaan. Salah satu pengingkaran itu adalah dengan melakukan Agresi Militer II. Tindakan Belnda itu berakhir setelah..
Perundingan Linggarjati
Konferensi Meja Bundar
Perundingan Roem-Royen
Perundingan Malino
Perjanjian Renville
Yang menyebabkan Kahar Muzakkar melakukan pemberontakaN DI/TII adalah karena...
Keinginannya untuk medirikan Negara Islam
Memperjuangkan daerahnya sebagai daerah istimewa
Menentang dominasi pemerintah pusat dalam keuangan
Tidak setuju terhadap pembentukan negara RIS
Rasa kecewa karena perjuangannya untuk memasukkan seluruh anggota komando gerilya Sulawesi Selatan kedalam TNI ditolak pemerintah
Jatuhnya kabinet Wilopo diantaranya disebabkan oleh..
Adanya mosi tidak percaya parlemen mengenai tanah perkebunn di Tanjung Morawa
Karena adanya keretakan antara sipil dan militer
Kegagalan melaksanakan Pemilu
Penolakan bantuan ekonomi Australia
Adanya mosi tidak percaya parlemen mengenai nasionalisasi perusahaan-perusahaan perkebunan asing di Indonesia
Belanda pada tanggal 21 juli 1947 melancarkan agresi milter I ke daerah kekuasaan Republik Indonesia, tindakan Belanda itu melanggar suatu kesepakatan dengan Indonesia yaitu..
KMB
Linggar jati
Roem-Royen
Renville
Malino
Dalam rangka merebut kembali Irian Barat, presiden Soekarno yang dirinya mengatas namakan penyambung lidah rakyat telah menyerukan komando rakyatnya yang dikenal dengan sebutan...
Dwi Komando Rakyat
Tri Tuntutan Rakyat
Tri Komando Rakyat
Hati Nurani Rakyat
Komando Gabungan Rakyat
Penyebab pemberontakan Andi Azis di Sulawesi Selatan adalah..
Menuntut pembangunan yang adil antara pusat dan daerah
Menuntut otonomi yang luas
Mempertahankan negara RIS
Menolak kedatangan tentara APRIS dari TNI
Menolak subsidi dari puasat yang yidak sesuai dengan APBD
Pemilu I pada tahun 1955 dilaksanakan pada masa kabinet,,
Natsir ( september 1950-maret 1952 )
Sukiman ( april 1951-april 1952 )
Burhanuddi Harahap ( agustus 1955-maret 1957)
Wilopo ( april 1952- juni1953 )
Ali sastro amijoyo I ( juli195-agustus 1955 )
Didalam perudingan KMB ( 27-12-1949 ) masih ada masalah yang belum ada persesuaian antara Indonesia dan Belanda yaitu..
Masalah batas wilayah RI
Masalah pengakuan kedaulatan dengan atau tanpa surat
Masalah RIS
Masalah APRIS
Masalah Irian Barat
Salah satu alasan terjadinya pemberontakan DI/TII di Aceh 1953 adalah...
Masalah otonomi daerah yang tidak disetujui
Kesenjangan antara pusat dan daerah
Ingin mendapat anggaran keuangan yang memadai
Aceh diturunkan dari daerah istimewa menjadi keresidenan
Tidak menyetujui hasil keputusan Renville
Jatuhnya kabinet Natsir disebabkan oleh...
Kegagalan dalam menyelenggarakan Pemilu
Semakin maraknya gerakan separatisme diberbagai daerah
Akibat mosi tidak percaya terkait masalah Irian Barat
Terjadinya permasalahan dalam tubuh angkatan perang
Kegagalan dalam mempertahankan bentuk negara kesatuan
Upaya-upaya perbaikan ekonomi yang ditenpuh pemerintah selama Demokrasi Terpimpin, kecuali...
Sistem ekonomi Ali Baba
Rencana Pembangunan Lima Tahun
Program Benteng
Konsepsi Nasakom
Gunting Syarifuddin
Pihak oposisi menganggap kabinet Sukiman cenderung mengejar tujuan kebijakan luar negerinya yang berpihak kepada...
Cina
Blok Timur
Blok komunis
Blok Barat
Netral
Blokade laut yang dilakukan Belanda terhadap Indonesia sejak bulan november 1945 dilakukan terutama untuk
Mencegah bantuan bangsa-bangsa Asia tenggara kepada Indonesia
Menunjukkan kepada dunia internasional bahwa kekuatan angkatan laut Belanda masih kuat
Menjatuhkan bangsa Indonesia yang baru saja merdeka dengan senjata ekonomi karena dengan blokade tersebut Indonesia tidak dapat melakukan ekspor
Persiapan penyerangan kembali Belanda terhadap Indonesia
Memaksa Indonesia segera menandatangani perjanjian Renville
Setelah mencapai kemerdekaan pada tahun 1945, negara kesatuan Republik Indonesia diuji oleh beberapa gerakan separatis, Gerakan-gerakan tersebut adalah sebagai berikut kecuali
Pemerintahan revolusioner republik indonesia
Republik Maluku Selatan
Pemerintahan Darurat Republik Indonesia
Permesta
Angkatan Perang Ratu Adil
