WorksheetsKimia Terpadu XIII AK4,5,6
Total questions: 35
Worksheet time: 39mins
Laboratorium yang baik harus memiliki ....
ruang persiapan, ruang bahan, ruang alat, gudang, ruang kerja, ruang diskusi,loker, serta ruangan AC untuk menyimpan alat tertentu
ruang bahan, ruang alat, gudang, ruang kerja, ruang diskusi,loker, serta ruangan AC untuk menyimpan alat tertentu
ruang alat, gudang, ruang kerja, ruang diskusi,loker, serta ruangan AC untuk menyimpan alat tertentu
gudang, ruang kerja, ruang diskusi,loker, serta ruangan AC untuk menyimpan alat tertentu
pintu (masuk, keluar dan darurat),ruang persiapan, ruang bahan, ruang alat, gudang, ruang kerja, ruang diskusi,loker, serta ruangan AC untuk menyimpan alat tertentu
Prinsip penataan alat di laboratorium adalah ....
Mudah diambil, mudah dijangkau, aman untuk alat, aman untuk pemakaian
Mudah dilihat, mudah diamati, aman untuk alat, aman untuk pemakaian
Mudah dilihat, mudah dijangkau, aman untuk alat, aman untuk pemakaian
Mudah ditata, mudah dijangkau, aman untuk alat, aman untuk pemakaian
Mudah disimpan, mudah dijangkau, aman untuk alat, aman untuk pemakaian
Hal Pokok Penataan gedung Laboratorium adalah ....
Terletak searah dengan arah mata angin, Jarak terhadap sumber air tidak jauh, ada saluran pembuangan, Jarak dari gedung lain dipertimbangkan, Mudah dikontrol
Tidak terletak searah dengan arah mata angin, Jarak terhadap sumber air tidak jauh, ada saluran pembuangan, Jarak dari gedung lain dipertimbangkan, Mudah dikontrol
Tidak terletak searah dengan arah mata angin, Jarak terhadap sumber air jauh, ada saluran pembuangan, Jarak dari gedung lain dipertimbangkan, Mudah dikontrol
Tidak terletak searah dengan arah mata angin, Jarak terhadap sumber air tidak jauh, ada saluran pembuangan, Jarak dari gedung lain bebas, Mudah dikontrol
Terletak searah dengan arah mata angin, Jarak terhadap sumber air tidak jauh, ada saluran pembuangan, Jarak dari gedung lain dipertimbangkan, Mudah dijangkau
Lemari asam harus dapat beroperasi dengan baik dan memiliki kecepatan penarikan udara keluar berkisar
100-125 feet/menit.
100-135 feet/menit
100-145 feet/menit
100-155 feet/menit
100-165 feet/menit
Informasi kriteria alat laboratrorium yang baik antara lain adalah ....
bahan utama pembuatan, massa jenis, bentuk dan volume, pabrik pembuat, usia pakai, konserp fisika, fungsi atau kegunaan
bahan utama pembuatan, massa jenis, volume, pabrik pembuat, usia pakai, konserp fisika, fungsi atau kegunaan
bahan utama pembuatan, massa, bentuk dan volume, pabrik pembuat, usia pakai, konserp kimia, fungsi atau kegunaan
bahan utama pembuatan, massa, bentuk dan volume, pabrik pembuat, usia pakai, konserp fisika, fungsi atau kegunaan
bahan utama pembuatan, massa, bentuk dan volume, pabrik pembeli, usia pakai, konserp fisika, fungsi atau kegunaan
Pernyataan yang benar tentang kalibrasi alat ukur
Kalibrasi merupakan suatu kegiatan untuk melihat hubungan antara nilai yang ditunjukkan oleh alat ukur dengan nilai-nilai yang sudah diketahui, yang berkaitan dengan besaran yang diukur dalam kondisi tertentu.
kalibrasi merupakan suatu kegiatan untuk menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukan alat ukur dan bahan ukur dengan cara membaca standar tertelusur.
Kalibrasi merupakan proses verifikasi bahwa suatu akurasi alat ukur sesuai dengan rancangannya.
Kalibrasi biasa dilakukan dengan membandingkan suatu standar yang terhubung dengan standar nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan tidak tersertifikasi.
Kalibrasi biasa dilakukan dengan mengukur suatu standar yang terhubung dengan standar nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi.
Pernyataan yang benar tentang Verifikasi alat ukur adalah ...
Verifikasi adalah pemeriksaan dan penetapan persyaratan yang ditetapkan telah dipenuhi oleh pembuatnya.
Verifikasi adalah proses mengecek terhadap acuan standar untuk mengonfirmasi bahwa alat sesuai dengan rentang dan spesifikasi khusus yang disediakan penjualnya.
Verifikasi adalah proses mengecek terhadap acuan standar untuk mengonfirmasi bahwa alat sesuai dengan rentang dan spesifikasi khusus yang disediakan pemakainya.
Verifikasi adalah proses mengecek terhadap acuan standar untuk mengonfirmasi bahwa alat sesuai dengan rentang dan spesifikasi khusus yang disediakan pembuatnya.
Toleransi skala yang tertulis pada alat-alat ukur dapat menjadi ukuran pengelompokkan alat-alat pada kelas A dan kelas B. Perbedaan alat-alat pada kelas A dan kelas B adalah .…
Alat-alat pada kelas A memiliki toleransi yang lebih kecil secara angka, sehingga kelas A memiliki ketelitian yang lebih tinggi dibanding kelas B.
Alat-alat pada kelas A memiliki toleransi yang lebih besar secara angka, sehingga kelas A memiliki ketelitian yang lebih tinggi dibanding kelas B.
Alat-alat pada kelas A memiliki toleransi yang lebih kecil secara angka, sehingga kelas A memiliki ketelitian yang lebih rendah dibanding kelas B.
Alat-alat pada kelas B memiliki toleransi yang lebih kecil secara angka, sehingga kelas B memiliki ketelitian yang lebih tinggi dibanding kelas A.
Alat-alat pada kelas B memiliki toleransi yang lebih besar secara angka, sehingga kelas B memiliki ketelitian yang lebih tinggi dibanding kelas A.
Toleransi volume (mL) pada kalibrasi buret 50 mL adalah ….
0,01
0,02
0,03
0,04
0,05
Ketelitian pembacaan buret dengan skala tiap garisnya 0,1 mL adalah satu desimal, sedangkan desimal kedua dapat ditaksir. Sebagai contoh cairan dari buret dikeluarkan dari tanda skala 0 menjadi skala antara 10,5 mL dan 10,6 mL dengan kira-kira lebih seperempatnya dari 10,5 mL; maka banyaknya volume yang dikeluarkan berdasarkan hasil taksiran adalah ….
10,52 mL atau 10,53 mL
10,53 mL atau 10,54 mL
10,54 mL atau 10,55 mL
10,55 mL atau 10,56 mL
10,56mL atau 10,57mL
Pada data ke 1 kalibrasi buret 25 mL diperoleh data sebagai berikut :
Massa jenis udara 0,0012 g/mL
Berat air yang ditimbang 4,9392 gram
Masa jenis air pada suhu percobaan 0,9965162 g/mL
Masa jenis anak timbangan 8,4 g/mL
Koefisien muai gelas 0,000025 mL/oC
Suhu percobaan 27 oC
Suhu pada alat 20 oC
Maka % kesalahan, toleransi dan keterangan buret 25 mL tersebut setelah di kalibrasi adalah ....
0,0175 %, 0,0087, layak pakai
0,0175 %, 0,0087, tidak layak pakai
0,0275 %, 0,0097, tidak layak pakai
0,0275 %, 0,0097, layak pakai
Persyaratan kalibrasi yang tidak tepat adalah ....
Standar acuan yang mampu telusur ke standar Nasional / Internasional
Metoda kalibrasi yang diakui secara Nasional / Internasional
Personil kalibrasi yang terlatih, yang dibuktikan dengan sertifikasi dari laboratorium yang terakreditasi
Ruangan / tempat kalibrasi yang terkondisi, seperti suhu, kelembaban, tekanan udara, aliran udara, dan kedap getaran
Alat yang dikalibrasi dalam keadaan tidak berfungsi / rusak
Metoda kalibrasi yang diakui secara Internasional produck Australia adalah ....
SNI
ISO
ASTM
AS
JIS
Pada data ke 1 kalibrasi pipet seukuran 5 mL diperoleh data data sebagai berikut :
Massa jenis udara 0,0012 g/mL
Berat air yang ditimbang 4,9903 gram
Masa jenis air pada suhu percobaan 0,9965162 g/mL
Masa jenis anak timbangan 8,4 g/mL
Koefisien muai gelas 0,000025 mL/oC
Suhu percobaan 27 oC
Suhu pada alat 20 oC
Maka % kesalahan, toleransi dan keterangan pipet seukuran 5 mL tersebut setelah di kalibrasi adalah ....
0,0175 %, 0,0009, layak pakai
0,0175 %, 0,0009, tidak layak pakai
0,0275 %, 0,0089, layak pakai
0,0275 %, 0,0089, tidaklayak pakai
0,0375 %, 0,0099, layak pakai
Pada data ke 1 kalibrasi labu ukur 25 mL diperoleh data sebagai berikut :
Massa jenis udara 0,0012 g/mL
Berat air yang ditimbang 24,9106 gram
Masa jenis air pada suhu percobaan 0,9965162 g/mL
Masa jenis anak timbangan 8,4 g/mL
Koefisien muai gelas 0,000025 mL/oC
Suhu percobaan 27 oC
Suhu pada alat 20 oC
Maka % kesalahan, toleransi dan keterangan labu ukur 25 mL tersebut setelah di kalibrasi adalah ....
0,214 %, 0,0386, tidak layak pakai
0,214 %, 0,0386, layak pakai
0,114 %, 0,0286, layak pakai
0,114 %, 0,0286, tidak layak pakai
0,314 %, 0,0486, tidak layak pakai
Dalam kaitannya dengan perawatan peralatan laboratorium, perawatan dimaksudkan adalah ....
Sebagai usaha agar peralatan tidak rusak atau tetap terjaga dalam kondisi baik, siap beroperasi maka setelah di pakai harus di cuci
Sebagai usaha agar peralatan tidak rusak atau tetap terjaga dalam kondisi baik penggunaannya diatur
Sebagai usaha preventif atau pencegahan agar peralatan yang rusak dapat beroperasi
Sebagai usaha preventif atau pencegahan agar peralatan yang tidak rusak jangan sering digunakan
Sebagai usaha preventif atau pencegahan agar peralatan tidak rusak atau tetap terjaga dalam kondisi baik, siap beroperasi
Tujuan perawatan laboratorium adalah ....
menjamin kebahagiaan dan kenyamanan bagi pemakai
mengetahui kerusakan secara dini atau gejala kerusakan
menghindari terjadinya kerusakan ringan
agar alat selalu tersedia dan siap dipakai
memperpanjang umur pemakai
Pernyataan dibawah ini yang benar adalah ....
perawatan terencana yaitu perawatan yang tidak direncanakan, diatur, dijadwalkan, dan dilaksanakan sesuai dengan rencana, serta dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) setelahnya
perawatan yang bersifat preventif contohnya mencegah terjadinya gangguan kemacetan/kerusakan peralatan laboratorium
perawatan yang bersifat korektif contohnya Mencegah terjadinya gangguan kemacetan/kerusakan peralatan laboratorium
perawatan tidak terencan yaitu perawatan yang direncanakan ataupun dijadwalkan. Perawatan bersifat perbaikan terhadap alat-alat laboratorium yang rusak tanpa diperkirakan sebelumnya. Umumnya, tingkat kerusakan yang terjadi yaitu pada tingkat kerusakan berat
perawatan yang bersifat preventif contohnya mengembalikan peralatan lab. Pada kondisi standar, sehingga dapat berfungsi normal
Prinsip penyimpanan alat laboratorium adalah ....
alat-alat umum disimpan dalam lemari karena sifat alat yang rentan terhadap faktor luar dan juga karena alat tersebut mahal harganya
alat-alat laboratorium dipastikan diletakkan dalam lemari
alat-alat disimpan berdasarkan penggunaannya
alat-alat disimpan berdasarkan kelompok alat, misalnya berdasarkan jenis bahannya, seperti kelompok peralatan gelas, logam, kayu, porselen, dan sebagainya
alat-alat disimpan berdasarkan jenis bahannya
Prinsip penyimpanan bahan laboratorium adalah ....
segregation, multiple hazards, labeling, storage facilities, outdate chemicals, bio hazard
segregation, multiple hazards, labeling, inventory, outdate chemicals, bio hazard
segregation, multiple hazards, labeling, inventory, storage facilities, bio hazard
segregation, multiple hazards, labeling, inventory, storage facilities, outdate chemicals,
segregation, multiple hazards, labeling, inventory, storage facilities, outdate chemicals, bio hazard
Aspek aspek dalam pengelolaan laboratorium adalah ....
Perencanaan, Pengadministrasian, Pengamanan, perawatan, dan pengawasan
Perencanaan, Penataan, Pengadministrasian, perawatan, dan pengawasan
Perencanaan, Penataan, Pengadministrasian, Pengamanan, perawatan, dan pengawasan
Perencanaan, Penataan, Pengadministrasian, Pengamanan, perawatan, dan pengawasan
Perencanaan, Penataan, Pengadministrasian, Pengamanan, perawatan, dan pencatatan
1. Diketahui Komponen laboratorium
1. Bangunan/Ruangan laboratorium
2. Fasilitas umum laboratorium
3. Peralatan
4. Bahan Kimia
5. Ketenagaan
6. Kegiatan
7 alat kebersihan
Komponen laboratorium yang perlu di lakukan administrasi meliputi ....
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7
1, 2, 3, 4, 5, 6
1, 2, 3, 4, 5
1, 2, 3, 4,
1, 2, 3,
Pengadministrasian ruang laboratorium sebaiknya menggunakan ....
Format A
Format B1
Format B2
Format B3
Format C1
Pengadministrasian daftar barang sebaiknya menggunakan ....
Format A
Format B1
Format B2
Format B3
Format B4
Pengadministrasian permintaan barang sebaiknya menggunakan ....
Format A
Format B1
Format B2
Format B3
Format B4
Dibawah ini merupakan penyiapkan kebutuhan alat pada Analisis Multi Komponen:
1. Melakukan Kalibrasi, Verifikasi,Validasi,Dan Kualifikasi Alat
2. Menggunakan alat alat untuk analisis bahan Multi Komponen
3. Melakukan Analisis Prosedur Yang Digunakan
4. Memilih Alat Sesuai Dengan Ketepatan (Presisi) Dan Ketelitian (Akurasi)
Tahapan Tahapan Untuk Menyiapkan Kebutuhan Alat Pada Analisis Multi Komponen adalah ....
3, 4, 1, 2
1, 2, 3, 4
4, 1, 3, 2
2, 3, 1, 4
2, 1, 4, 3
Pada saat titrasi, volume zat cair dari dalam buret untuk mentitrasi harus sama sebanyak 3 kali titrasi dengan toleransi sesuai volume buret yang digunakan. Maksud hal tersebut adalah ....
Untuk mengetahui akurasi alat
Untuk mengetahui presisi alat
Untuk mengetahui kualifikasi alat
Untuk mengetahui verifikasi alat
Untuk mengetahui validasi alat
Hasil perhitungan kegiatan titrasi sama dengan perhitungan teoritisnya dengan toleransi sesuai ketentuan, hal ini merupakan salah satu contoh dari ....
akurasi alat
presisi alat
kualifikasi alat
verifikasi alat
validasi alat
Tindakan pembuktian dan dokumentasi proses, prosedur atau metode agar selalu konsisten dengan hasil yang diharapkan, atau bukti tertulis yang dilakukan untuk membuktikan konsistensi proses, prosedur atau metode dengan hasil yang diharapkan, merupakan penjelasan dari ....
Kalibrasi
Validasi
Kualifikasi
Verifikasi
Presisi
Tindakan pembuktian dan dokumentasi premis, sistem dan peralatan telah terpasang secara benar dan atau dapat bekerja dengan benar sehingga menghasilkan hasil yang diharapkan. merupakan penjelasan dari ....
Kalibrasi
Validasi
Kualifikasi
Verifikasi
Presisi
Dibawah ini merupakan penyiapkan kebutuhan bahan pada analisis Multi Komponen:
1. Mencatat bahan yang dibutuhkan untuk analasis bahan multi komponen
2. Mengecek keberadaan bahan yang dibutuhkan di laborarium
3. Melakukan Analisis kebutuhan bahan pada prosedur yang digunakan
4. Mengidentifikasi bahan yang dibutuhkan
5. Menggunakan bahan untuk analisis bahan multi komponen
Tahapan tahapan untuk menyiapkan kebutuhan bahan pada Analisis Multi Komponen adalah ....
3, 1, 2, 4, 5
1, 2, 3, 4, 5
3, 2, 1, 4, 5
3, 4, 1, 2, 5
3, 2, 4, 1, 5
Dari identifikasi bahan yang ada di laboratorium diperoleh data sebagai berikut :
- Bentuk : padat
- Warna : hijau tua
- Berat molekul : 266,45 g/mol
- Titik nyala : tidak mudah terbakar
- Titik lebur : 83-95 °C
- Kelarutan dalam air : 585 g/L
Dapat disimpulkan bahan tersebut adalah ....
CrCl3.6H2O
CoCl2.6H2O
Co(NO3)2.6H20
Cr(NO3)3.9H2O
K2CrO4.4H2O
Dibawah ini adalah kegiatan dalam melakukan analisis multi komponen
1. Pembuatan proposal
2. Pemilihan prosedur praktik
3. Merencanakan kegiatan dalam bentuk jurnal kerja
4. Kalibrasi alat yang akan digunakan
5. Identifikasi bahan yang dibutuhkan
6. Prevarasi bahan yang akan di pakai
7. Persiapan alat
8. Persiapan bahan
9. Melakukan analisis bahan multi komponen
Tahapan dalam melakukan analisis multi komponen yang paling tepat adalah ....
1,2,3,4,5,6,7,8,9
3,1,2,4,5,6,7,8,9
1,2,7,8,4,5,6,3,9
3,1,2,4,6,5,7,8,9
3,1,2,4,7,6,5,8,9
Dalam melakukan identifikasi bahan di laboratorium hal yang pertama kali dilakukan adalah ....
Melihat daftar bahan
Menanyakan bahan yang dibutuhan kepada petugas lab
Melihat bahan bahan di lemari bahan
Menandai posisi bahan
Mengumpulkan bahan yang dibutuhkan
Bahan yang digunakan untuk kalibrasi alat ukur gelas adalah ....
Air murni
Aqua DM
Air sumur
Air ledeng
