Worksheetsmanajemen
Total questions: 70
Worksheet time: 35mins
sesuai kehendak pemimpin
autokratis
demokrasi
Bed Occupancy Rate (BOR)
PxH = TXH X 100%
PxH = TXH X 99%
PxT = TXH X 100%
Pada suatu ruang rawat rumah sakit terdapat 33 tempat tidur dengan 3 tempat tidur dalam kondisi rusak sehingga tidak dapat digunakan. Terdapat 22 pasien yang dirawat dengan kriteria: 5 pasien ketergantungan minimal, 10 pasien ketergantungan parsial, 5 pasien ketergantungan total dan dirawat selama 14 hari.
Berapakah Bed Occupancy Rate (BOR)?
73%
70 %
50 %
Pada suatu ruang rawat rumah sakit terdapat 33 tempat tidur dengan 3 tempat tidur dalam kondisi rusak sehingga tidak dapat digunakan. Terdapat 20 pasien yang dirawat dengan kriteria: 5 pasien ketergantungan minimal, 10 pasien ketergantungan parsial, 5 pasien ketergantungan total dan dirawat selama 14 hari.
Berapakah Bed Occupancy Rate (BOR)?
67 %
60 %
50 %
Pada bulan November 2018, di satu ruang rawat inap RS terdapat 24 pasien yang dirawat dengan kriteria: 9 pasien ketergantungan minimal, 10 pasien ketergantungan parsial, dan 5 pasien ketergantungan total. Dalam ruangan terdapat 35 tempat tidur, namun 5 diantara tempat tidur dalam kondisi rusak sehingga tidak dapat digunakan.
Berapakah Bed Occupancy Rate (BOR) pada bulan tersebut?
80%
85%
90%
Pada suatu ruang rawat rumah sakit terdapat 42 tempat tidur dengan 2 tempat tidur dalam kondisi rusak sehingga tidak dapat digunakan. Terdapat 35 pasien yang dirawat dengan kriteria: 15 pasien ketergantungan minimal, 10 pasien ketergantungan parsial, 10 pasien ketergantungan total dan dirawat selama 30 hari.
Berapakah Bed Occupancy Rate (BOR)
80%
70 %
60 %
Pada suatu ruang rawat rumah sakit terdapat 42 tempat tidur dengan 2 tempat tidur dalam kondisi rusak sehingga tidak dapat digunakan. Terdapat 35 pasien yang dirawat dengan kriteria: 15 pasien ketergantungan minimal, 10 pasien ketergantungan parsial, 10 pasien ketergantungan total dan dirawat selama 30 hari.
Berapakah Bed Occupancy Rate (BOR)
75 %
70 %
73 %
Pada proses perencanaan, menentukan misi, visi, tujuan, kebijakan, prosedur, dan peraturan-peraturan dalam pelayanan keperawatan, kemudian membuat perkiraan proyeksi jangka pendek dan jangka panjang serta menentukan jumlah biaya dan mengatur adanya perubahan berencana.
Planning
Organizing
Staffing
Meliputi beberapa kegiatan diantaranya adalah menetapkan struktur organisasi, menentukan model penugasan keperawatan sesuai dengan keadaan klien dan ketenagaan, mengelompokkan aktivitas-aktivitas untuk mencapai tujuan dari unit, bekerja dalam struktur organisasi yang telah ditetapkan dan memahami serta menggunakan kekuasaan dan otoritas yang sesuai.
Planning
Organizing
Staffing
Meliputi kegiatan yang berhubungan dengan kepegawaian diantaranya adalah rekruitmen, wawancara, mengorientasikan staf, menjadwalkan dan mengsosialisasikan pegawai baru serta pengembangan staf
Staffing
Directing
Controlling
Meliputi pemberian motivasi, supervisi, mengatasi adanya konflik, pendelegasian, cara berkomunikasi dan fasilitasi untuk kolaborasi
Staffing
Directing
Controlling
Meliputi pelaksanaan penilaian kinerja staf, pertanggungjawaban keuangan, pengendalian mutu, pengendalian aspek legal dan etik serta pengendalian profesionalisme asuhan keperawatan
Staffing
Directing
Controlling
Seorang kepala ruangan rawat rawat inap. Mengetahahui ada masalah antara katim A dan katim B, untuk meyelesaikan masalah katim memnerikan motivasi, supervisi, mengatasi adanya konflik, pendelegasian, cara berkomunikasi dan fasilitasi untuk kolaborasi.
Apakah fungsi manajer yang dilakukan oleh kepala ruangan ?
Directing
Organizing
Staffing
Seorang kepala ruangan rawat yang baru dilantik oleh Kabid Keperawatan RS mulai bertugas hari ini. Hari pertama bekerja, kepala ruangan langsung rekruitmen, wawancara, mengorientasikan staf, menjadwalkan dan mengsosialisasikan pegawai baru serta pengembangan staf.
Apakah fungsi manajer yang dilakukan oleh kepala ruangan ?
Organizing
Staffing
Directing
Controlling
Seorang kepala ruangan rawat yang baru dilantik oleh Kabid Keperawatan RS mulai bertugas hari ini. Hari pertama bekerja, kepala ruangan langsung membentuk struktur organisasi di ruangan dan membagi tugas serta tanggung jawab kepada seluruh anggotanya di ruangan.
Apakah fungsi manajer yang dilakukan oleh kepala ruangan ?
Planning
Organizing
Staffing
Seorang kepala bidang keperawatan yang baru menjabat di suatu RS saat ini sedang menyusun visi dan misi bidang keperawatan untuk 4 tahun masa jabatannya. Kabid tersebut memanggil seluruh penanggung jawab keperawatan untuk berdiskusi bersama menyeleraskan visi dan misi untuk peningkatan kualitas layanan keperawatan.
Apakah fungsi manajerial yang diterapkan
Planning
Organizing
Staffing
Seorang kepala ruangan rawat RS saat ini sedang mengevaluasi pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan pasien di ruangan. Ka.Ru menilai proses pendokumentasian yang dilakukan oleh Ka. Tim dan perawat pelaksana serta hasil dari pendokumentasian tersebut.
Apakah fungsi manajer yang dilakukan oleh kepala ruangan ?
Staffing
Directing
Controlling
Kriteria : Kebersihan diri, mandi ganti pakaian dilakukan sendiri, Makan dan minum dilakukan sendiri, Ambulansi dengan pengawasan, Observasi tanda-tanda vital dilakukan setiap jaga (shift), pengobatan minimal dengan status psikologis stabil.
minimal
parsil
total
Kriteria : Kebersihan diri dibantu, makan dan minum dibantu, Observasi tanda-tanda vital setiap 4 jam, Ambulansi dibantu, pengobatan lebih dari sekali, Pasien dengan kateter urine, pemasukan dan pengeluaran intake output cairan dicatat / dihitung, Pasien dengan infus, persiapan pengobatan yang memerlukan prosedur.
parsial
minimal
total
Kriteria : Semua keperluan pasien dibantu, Perubahan posisi, observasi tanda-tanda vital dilakukan setiap 2 jam, Makan melalui slang ( NGT / pipa lambung ), terapi intravena, Dilakukan penghisapan lender, Gelisah / disorientasi.
minimal
total
parsial
Seorang laki-laki (302tahun) dirawat di RS dengan GEA hari rawatan ke-5. Saat ini, kondisi umum pasien sudah membaik dan klien sudah makan dan minum sendiri. Hasil TTV : tekanan darah 110/80 mmHg, frekuensi nadi 86x/menit, frekuensi napas 18x/menit dan suhu 36,7 C.
Apakah tingkat ketergantungan perawatan pasien ?
minimal
parsial
total
Seorang laki-laki (60 tahun) dirawat di RS dengan GEA hari rawatan ke-3. Saat ini, kondisi umum penurunan kesadaran, disorientasi, dirawat di ICU, terpasang NGT. Hasil TTV : tekanan darah 110/80 mmHg, frekuensi nadi 86x/menit, frekuensi napas 18x/menit dan suhu 36,7 C.
Apakah tingkat ketergantungan perawatan pasien ?
minimal
parsial
total
Seorang laki-laki (60 tahun) dirawat di RS dengan GEA hari rawatan ke-3. Saat ini, kondisi umum penurunan kesadaran, disorientasi, dirawat di ICU, terpasang NGT. Hasil TTV : tekanan darah 110/80 mmHg, frekuensi nadi 86x/menit, frekuensi napas 18x/menit dan suhu 36,7 C.
Apakah tingkat ketergantungan perawatan pasien ?
total
minimal
parsial
Seorang laki-laki (30 tahun) dirawat di RS dengan GEA hari rawatan ke-3. Saat ini, kondisi umum composmentis, ambulansi dibantu, terpasang kateter urune, mallan dan minum dibantu. Hasil TTV : tekanan darah 110/80 mmHg, frekuensi nadi 86x/menit, frekuensi napas 18x/menit dan suhu 36,7 C.
Apakah tingkat ketergantungan perawatan pasien ?
parsial
total
minimal
Seorang laki-laki (30 tahun) dirawat di RS dengan GEA hari rawatan ke-3. Saat ini, kondisi umum composmentis, makan masih dibantu, terpasang kateter urune, terpasang infus. Hasil TTV : tekanan darah 110/80 mmHg, frekuensi nadi 86x/menit, frekuensi napas 18x/menit dan suhu 36,7 C.
Apakah tingkat ketergantungan perawatan pasien ?
partial
total
miniman
Seorang laki-laki (30 tahun) dirawat di RS dengan GEA hari rawatan ke-5. Saat ini, kondisi umum pasien sudah membaik dan ADL sudah dapat dilakukan secara mandiri. Hasil TTV : tekanan darah 110/80 mmHg, frekuensi nadi 86x/menit, frekuensi napas 18x/menit dan suhu 36,7 C.
Apakah tingkat ketergantungan perawatan pasien ?
minimal
total
parsial
pemimpin otorite, Pemimpin menetukan semua tujuan yang akan dicapai dalam pengambilan keputusan (Gillies, 1986). Bawahan harus patuh
Demokratis
Partisipatif
Laisserz Faire
Birokratis
pemimpin kerjasama dengan bawahan, diskusi saling menghargai. tim
demokratis
birokrasi
autokratis
laisser faire
merupakan gabungan bersama antara gaya kepemimpinan otoriter dan demokratis. Tetap diskusi tapi eputusan di ketua
Partisipatif
autokrotis
birokrasi
demokrasi
disebut juga bebas tindak atau membiarkan. Bawahan kerja sendiri. Atasan hanya fasilitator
Laisserz Faire
partisipasif
directing
patuh aturan
birokrasi
autokratis
demokrasi
Seorang KABID Keperawatan sangat patuh terhadap peraturan yang telah ditetapkan oleh Direksi RS dalam menjalankan perannya sehingga menimbulkan kesulitan untuk fleksibel dalam mengatur kinerja organisasi dan SDM tenaga keperawatan sesuai kondisi nyata di lapangan. Hal ini terkadang berdampak pada kakunya kinerja pelayanan dan tidak patient oriented
Apakah tipe kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala ruangan ?
Partisipatif
Laisserz Faire
Birokratis
Seorang KABID Keperawatan di suatu RS menerapkan prinsip bahwa semua orang bisa bekerja dengan baik, dalam melaksanakan tugas, semua kegiatan diserahkan kepada bawahan, kepala bidang hanya memantau apa yang dilaksanakan oleh bawahan.
Apakah tipe kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala ruangan ?
Autokratis
Demokratis
Laisserz Faire
Seorang KABID Keperawatan di suatu RS memiliki prinsip yang idealis dan disiplin dalam bekerja. Kepribadian ini juga beliau tanamkan kepada bawahannya dalam bekerja. Beliau mendominasi penuh dalam pengambilan keputusan dan selalu memerintahkan seluruh bawahannya untuk melakukan apa yang telah diputuskannya.
Apakah tipe kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala ruangan ?
Autokratis
Demokratis
Partisipatif
Seorang manajer keperawatan RS memiliki model kerja yang kurang mengontrol bawahannya. Banyak kebijakan yang telah disepakati namun tidak dijalankan dengan semestinya akibat kurangnya supervisi dan juga banyak petugas yang bekerja sesuai keinginannya sendiri tanpa mempedulikan arahan dari manajernya.
Apakah tipe kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala ruangan ?
Demokratis
Partisipatif
Laisserz Faire
Seorang Kepala Ruangan (Ka.Ru) di suatu RS sedang memimpin rapat di ruangannya. Dalam rapat tersebut, Ka.Ru menyajikan analisa masalah ruangan yang didapat dari hasil observasinya selama 2 minggu. Ka.Ru meminta kepada anggotanya untuk memberikan komentar, kritik dan solusi perbaikan untuk masalah yang ditemukan. Namun, keputusan akhir nantinya tetap berada di tangan kepala ruangan.
Apakah tipe kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala ruangan ?
Kharismatik
Demokratis
Partisipatif
pembagian tugas menurut jenis pekerjaan yang dilakukan. Contoh : Perawat A tugasnya menyuntik, perawat B tugasnya mengukur suhu badan klien. Tindakan terpisah-pisah
fungsional
kasus
tim
primer
pelayanan keperawatan oleh sekelompok klien dan sekelompok klien. Karu, katim,pp
tim
kasus
primer
modular
Metode ini adalah suatu penugasan yang diberikan kepada perawat untuk memberikan asuhan secara total terhadap seorang atau sekelompok klien. 1 orang perawat pelaksana bertanggung jawab terhadap semua kebutuhan 1 orang pasien sampai shift dinasnya selesai
kasus
tim
primer
seorang perawat register bertanggung jawab dan bertanggung gugat untuk memberikan asuhan keperawatan kepada pasien dalam 24 jam.
primer
tim
kasus
gabungan primer dengan TIM, CCM dibantu oleh Ka. Tim ruangan dan perawat pelaksana yang dibagi tugas berdasarkan jadwal shift oleh Kepala Ruangan. CCM (Clinical Case Manager) sama dengan Perawat Primer yang bertanggung jawab terhadap pasien dalam 24 jam.
modular
tim
primer
Di suatu rawat inap RS terdapat 20 pasien yang terbagi untuk katimA 10 orang dan katim B 10 orang masing-masing perawat pelaksana melaksanakan asuhan keperawatan setelahpembagian pasien dilakukan oleh ketua tim.
Apakah metode penugasan yang digunakan di ruang rawat tersebut ?
Metode Kasus
Metode fungsional
Metode Tim
Di suatu rawat inap RS terdapat 20 pasien yang terbagi untuk katimA 10 orang dan katim B 10 orang masing-masing perawat pelaksana melaksanakan asuhan keperawatan setelahpembagian pasien dilakukan oleh ketua tim.
Apakah metode penugasan yang digunakan di ruang rawat tersebut ?
Metode Kasus
Metode fungsional
Metode Tim
Di suatu rawat inap RS terdapat 20 pasien yang terbagi untuk katimA 10 orang dan katim B 10 orang masing-masing perawat pelaksana melaksanakan asuhan keperawatan setelahpembagian pasien dilakukan oleh ketua tim.
Apakah metode penugasan yang digunakan di ruang rawat tersebut ?
tim
fungsional
primer
Di suatu rawat inap RS terdapat 20 pasien yang terbagi untuk katimA 10 orang dan katim B 10 orang masing-masing perawat pelaksana melaksanakan asuhan keperawatan setelahpembagian pasien dilakukan oleh ketua tim.
Apakah metode penugasan yang digunakan di ruang rawat tersebut ?
tim
kasus
primer
Di ruangan ICU yang berkapasitas 6 unit tempat tidur, kepala ruangan membagi tugas 1 orang perawat pelaksana bertanggung jawab terhadap semua kebutuhan 1 orang pasien sampai shift dinasnya selesai. Setelah shift dinas selesai, tugas akan diserah terimakan kepada perawat pelaksana selanjutnya.
Apakah metode penugasan yang digunakan di ruang rawat tersebut ?
kasus
fungsional
modular
N Seorang perawat ruangan NICU di suatu RS ditugaskan oleh Ketua Tim sebagai penanggung Jawab khusus pemasangan infus pada seluruh bayi yang dirawat. Ketua tim juga menunjuk perawat lainnya sebagai penanggung jawab khusus monitoring TTV bayi dan fototerapi.
Apakah metode penugasan yang digunakan di ruang rawat tersebut ?
fungsional
modular
primer
R Seorang perawat ruangan Bedah di suatu RS ditugaskan oleh Ketua Tim sebagai penanggung Jawab khusus pemasangan NGT pada seluruh bayi yang dirawat. Ketua tim juga menunjuk perawat lainnya sebagai penanggung jawab khusus monitoring TTV bayi dan fototerapi.
Apakah metode penugasan yang digunakan di ruang rawat tersebut ?
fungsional
modular
tim
Di ruangan penyakit dalam yang berkapasitas 16 unit tempat tidur, kepala ruangan membagi tugas 1 orang perawat pelaksana bertanggung jawab terhadap semua kebutuhan 1 orang pasien sampai shift dinasnya selesai. Setelah shift dinas selesai, tugas akan diserah terimakan kepada perawat pelaksana selanjutnya.
Apakah metode penugasan yang digunakan di ruang rawat tersebut ?
kasus
tim
modular
H Seorang perawat ruangan Bedah di suatu RS ditugaskan oleh Ketua Tim untuk bertangung jawab penuh selam 24 jam pada pasien bapak R yang menderita hipertensi.
Apakah metode penugasan yang digunakan di ruang rawat tersebut ?
primer
modular
kasus
Biasanya membutuhkan waktu 1 - 2 jam dengan waktu rata-rata, efektif, 1,5 jam / 24 jam.
self care
Minimal Care
Intermediate Care
Modified Intensive Care
Intensive Care
Biasanya membutuhkan 3 - 4 jam dengan waktu rata-rata efektif, 3,5 jam / 24 jam.
Self Care
Minimal Care
Intermediate Care
Biasanya membutuhkan 7 - 8 jam dengan waktu rata-rata efektif, 12 jam / 24 jam.
Modified Intensive Care
Intermediate Care
Intensive Care
Biasanya membutuhkan 10 - 14 jam dengan waktu rata-rata efektif, 12 jam / 24 jam.
Intensive Care
Modified Intensive Care
Self Care
Seorang pasien dirawat di RS dengandiabetes melitus. Pasien mendapatkan perawatan langsung selama 3 jam dan perawatan tidak langsung 30 menit.
Apakah tingkat ketergantungan perawatan klien tersebut?
Self care
Minimal Care
Intermediate care
Seorang pasien dirawat di RS dengan fraktur femur. Pasien mendapatkan perawatan langsung selama 1 jam dan perawatan tidak langsung 30 menit.
Apakah tingkat ketergantungan perawatan klien tersebut?
Self care
Minimal Care
Intermediate care
Seorang pasien dirawat di RS dengan hipertensi. Pasien mendapatkan perawatan langsung selama 4 jam dan perawatan tidak langsung 60 menit.
Apakah tingkat ketergantungan perawatan klien tersebut?
Self care
Minimal Care
Intermediate care
Seorang pasien dirawat di RS dengan fraktur femur. Pasien mendapatkan perawatan langsung selama 10 jam dan perawatan tidak langsung 60 menit.
Apakah tingkat ketergantungan perawatan klien tersebut?
Intermediate care
Modified Intensive care
Intensive care
Seorang perawat pelaksana mendapat tanggung jawab mengelola seorang klien dengan Myasthenia Gravis. Klien mendapatkan perawatan langsung selama 8 jam dan perawatan tidak langsung 2 jam.
Apakah tingkat ketergantungan perawatan klien ?
Intermediate care
Modified Intensive care
Intensive care
Seorang pasien dirawat di RS dengan fraktur femur. Pasien mendapatkan perawatan langsung selama 6 jam dan perawatan tidak langsung 60 menit.
Apakah tingkat ketergantungan perawatan klien tersebut?
Minimal Care
Intermediate care
Modified Intensive care
Rata-rata waktu perawatan
(p1xk1) + ( P2 X K2) + (p3 X K3)
(p1 x k1) : ( P2 X K2) : (p3 X K3)
(p1 x k1) X ( P2 X K2) X (p3 X K3)
Pada ruang rawat penyakit dalam terdapat 6 pasien dengan ketergantungan total, 4 pasien dengan ketergantungan parsial dan 5 pasien dengan ketergantungan minimal. Rata-rata jumlah waktu yang dibutuhkan dalam perawatan minimal care 2 jam, parsial care 4 jam dan total care 6 jam.
Berapakah jumlah waktu rawatan langsung yang dibutuhkan?
58
56
23
Pada ruang rawat penyakit dalam terdapat 4 pasien dengan ketergantungan total, 4 pasien dengan ketergantungan parsial dan 8 pasien dengan ketergantungan minimal. Rata-rata jumlah waktu yang dibutuhkan dalam perawatan minimal care 2 jam, parsial care 4 jam dan total care 6 jam.
Berapakah jumlah waktu rawatan langsung yang dibutuhkan?
56
58
60
Pada ruang rawat penyakit dalam terdapat 5 pasien dengan ketergantungan total, 5 pasien dengan ketergantungan parsial dan 5 pasien dengan ketergantungan minimal. Rata-rata jumlah waktu yang dibutuhkan dalam perawatan minimal care 4 jam, parsial care 6 jam dan total care 8 jam.
Berapakah jumlah waktu rawatan langsung yang dibutuhkan?
90
80
40
Suatu rumah sakit didapatkan jumlah hari perawatan 3800 dan ada 200 tempat tidur. Setelah dilakukan penghitungan selama 30 hari, terdapat jumlah pasien yang keluar sebanyak 1100 orang.
Berapakah TOI (Turn Over Interval) RS tersebut?
2
3
4
”Selamat pagi/siang/malam, saya …. dari ruangan
… RS …, hendak melaporkan pasien Tn/Ny/An …. Saat ini kondisi pasien ….. dengan tanda-tanda vital ….”
situasional
Background
assisment
Seorang perempuan berusia 44 tahun dirawat selama 4 hari dengan keluhan sesak napas. Perawat pelaksana melaporka ke dokter jaga bahwa pasien masih sesak. Perawat telah melakukan tindakan atur posisi stengah duduk.
Apakah tindakan selanjutnya perawat
Merekomendasikan pemberian oksigen level maintance
Mendokumentasikan s-bar
Mencatat latar belakang masalah
Seorang perawat penaggungjawab asuhan mendapatkan laporan bahwa pasien mengalami kejang perlu dimonitor setiap 1 jam, namun instruksi monitor tidak dituliskan oleh perawat jaga sebelumnya. Sehingga ketepatan jadwal monitor menjadi tidak sesuai. Apakah tindakan selanjutnya yang dilakukan perawat penaggungjawab?
Mengklrifikasi ke perawat yang bertugas
Melakukan sosialisasi operan jaga yang benar
Memvalidasi laporan dengan melihat dokumentasi keperawatan
Perawat penanggungjawab asuhan merupakan perawat yang sudah memiliki pengakuan ahli dibidang perawatan luka, namun saat ini di tugaskan ditempat yang jarang mendapatkan kasus pasein dengan perawatan luka. Keluhan tersebut disampaiakn kepada kepala ruang agar bisa ditempatkan di ruangan yang tepat.
Apakah yang dilakukan oleh kepala ruang?
mendiskusikan bersama-sama dengan perawat di ruangan
mengidentifikasi ruangan yang bisa menerima perpindahan perawat tersebut
mengusulkan kepada kepala bidang terhadap usulan pemindahan perawat tersebut
Perawat pelaksana mengeluhkan terkait penulisan evaluasi kepewaratan khusus SOAP dalam pendokumentasian keperawatan. Dalam rapat rutin perawat penanggungjawab asuhan mengkalrifikasi penyebab banyaknya keragaman dalam penulisan SOAP, perawat pelaksana menyampaikan bahwa pengisian SOAP berdasarkan pemahaman masing-masing.
memberikan reward kepada perawat yang sudah benar dalam penulisan SOAP
melakukan pendampingan penulisan SOAP kepada setiap perawat yang tidak paham
mengusulkan kepala kepala ruang untuk sosialisasi penulisan SOAP dengan melibatkan bidang keperawatan
