NEW
Font size
WorksheetsPENILAIAN HARIAN II SISWA KELAS XI MIPA 8
Total questions: 25
Worksheet time: 50mins
Perhatikan wacana berikut!
Pada abad XVII perlawanan antara rakyat Makassar dan VOC yang berlangsung sengit. Perlawanan tersebut dimenangkan oleh VOC. Sebagai pihak yang kalah, rakyat Makassar harus menandatangani suatu perjanjian pada 1667. Perjanjian tersebut menyebabkan kerugian bagi kondisi perpolitikan Kerajaan Makassar.
Berdasarkan wacana tersebut, perjanjian yang ditandatangani pada 1667 menyebabkan kerugian bagi kondisi perpolitikan Kerajaan Makassar karena ….
VOC diizinkan mendirikan benteng pertahanan di Makassar
VOC memperoleh hak monopoli rempah-rempah di Makassar
Status Kerajaan Makassar dihapuskan oleh VOC
Wilayah kekuasaan Kerajaan Makassar dan di luar Makassar menjadi milik VOC
Kerajaan Makassar wajib menyerahkan pajak kepada VOC
Sultan Ageng Tirtayasa membenci aksi VOC menghalangi aktivitas perdagangan di Banten. Kebencian Sultan Ageng Tirtayasa ditunjukkan dengan …
Membakar kantor perwakilan VOC di Batavia
Merampas kapal-kapal perdagangan milik VOC
Menangkap para pimpinan VOC yang berada di Banten
Mengepung pintu masuk benteng VOC di Kota Batavia
Membendung sungai Ciliwung agar VOC kekurangan air
Pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda Aceh berusaha menyerang kedudukan Portugis di Malaka. Serangan ini dilakukan karena Portugis ….
Menyebarluaskan misi gospel di Malaka
Menutup jalur utama perdagangan Aceh
Merampas kapal-kapal dagang milik rakyat Aceh
Menghalangi cita-cita penyatuan Aceh dan Malaka
Mempraktikkan monopoi rempah-rempah di Malaka
Dalam perkembangannya, keberadaan VOC di Maluku mendapat perlawanan dari rakyat. Salah satu penyebab perlawanan tersebut adalah ….
Pelaksanaan hak ekstirpasi oleh VOC
Pembatasan pelayaran Hongi oleh VOC
Penutupan pelabuhan Maluku oleh VOC
Pembakaran gedung rempah-rempah oleh VOC
Penghancuran ratusan perahu Kora-Kora oleh VOC
VOC berhasil menaklukkan Banten melalui strategi devide et impera antara Sultan Ageng Tirtayasa dan Sultan Haji. Dalam strategi tersebut VOC memihak Sultan Haji karena ….
Sultan Haji menjanjikan kerja sama ekonomi dengan VOC
Sultan Haji menunjukkan sikap ramah terhadap VOC
VOC menginginkan hak monopoli perdagangan di Banten
VOC mengharapkan pedagang dari negara asing pindah ke Batavia
VOC menghendaki Banten sebagai pelabuhan utama pengganti Batavia
Dalam menghadapi perlawanan rakyat, VOC sering menerapkan politik devide et impera. Begitu pula dalam menghadapi perlawanan rakyat Makassar, VOC menerapkan politik devide et impera dengan cara ….
Meminta bantuan Sultan Ternate dan Tidore
Mendatangkan bantuan pasukan dari Maluku
Memaksa Sultan Hasanudiin menyerah
Mengajak Sultan Hasanuddin berunding
Menjalin kerja sama dengan Aru Palaka
Perhatikan tokoh-tokoh dibawah ini!
1) Pangeran Mangkubumi
2) Pangeran Tamjidillah
3) Pangeran Antasari
4) Pangeran Hidayatullah
5) Demang Lehman
Tokoh-tokoh yang mengobarkan Perang Banjar ditunjukkan oleh angka ….
1), 2), dan 3)
1), 3), dan 4)
2), 3), dan 4)
2), 4), dan 5)
3), 4), dan 5)
Perhatikan beberapa pernyataan berikut!
1) Mendatangkan pasukan dari Jawa
2) Membangun benteng pertahanan di Tapin
3) Mengutus G.M. Verspyck untuk perdamaian
4) Memperkuat benteng Amawang di Kandangan
5) Menyebarkan virus cacar di pedalaman Banjar
Usaha pemerintah kolonial Belanda mengatasi perlawanan rakyat Banjar pada 1859 ditunjukkan oleh angka ….
1), 2), dan 3)
1), 2), dan 4)
2), 3), dan 4)
2), 4), dan 5)
3), 4), dan 5)
Perhatikan gambar para tokoh pemimpin Perang Aceh!
Perlawanan rakyat Aceh yang dipimpin para tokoh pada gambar berhasil menyulitkan pemerintah kolonial Belanda karena ….
Pasukan Belanda tidak memahami budaya Aceh
Pasukan Aceh menjalin kerjasama dengan pejuang Padri
Pasukan Aceh mendapat pasokan senjata dari luar daerah
Pasukan Aceh mengobarkan perang Sabil dan menggunakan siasat gerilya
Pasukan Belanda mengalami kekurangan biaya untuk berperang
Belanda berupaya menyelesaikan Perang Aceh dengan meminta bantuan Snock Hurgronje. Tugas Snouck Hurgronje dalam Perang Aceh adalah ….
Mewakili Belanda untuk melakukan perundingan damai
Menginovasi berbagai strategi perang melawan rakyat Aceh
Menyelidiki adat istiadat dan sosial budaya Aceh
Memimpin pasukan Belanda bergerilya di pedalaman Aceh
Memfasilitasi pasukan Belanda dengan senjata modern
Dalam melancarkan serangan melawan dominasi Portugis di Malaka, Kesultanan Aceh menghimpun kerjasama dengan beberapa kerajaan dan negara asing. Kerja sama tersebut tecermin dari ….
Keberadaan pasukan khusus dari Mesir
Penggunaan armada kapal perang dari Persia
Kedatangan bantuan persenjataan dari Turki
Kedatangan ahli perang yang berasal dari Hadramaut
Penggunaan kuda perang yang didatangkan dari Kalikut
Perhatikan tokoh-tokoh berikut!
1) Sultan Baabullah
2) Kakiali
3) Sultan Nuku
4) Kecili Said
5) Sultan Hairun
Tokoh-tokoh yang memimpin perlawanan rakyat Maluku terhadap kekuasaan VOC ditunjukkan oleh angka ….
1), 2), dan 3)
1), 2), dan 4)
2), 3), dan 4)
2), 4), dan 5)
3), 4), dan 5)
Perlawanan Sultan Agung terhadap VOC di Batavia berlangsung dalam dua tahap. Strategi yang diterapkan pasukan Sultan Agung pada penyerangan tahap pertama adalah ….
Menenggelamkan kapal-kapal VOC yang berlayar di pesisir utara Batavia
Menghancurkan benteng Hollandia dan menerobos barikade pasukan VOC
Menawan pimpinan pasukann VOC dan mengasingkannya ke wilayah Cirebon
Membakar tempat-tempat penyimpanan logistik milik VOC di kawasann Marunda
Membendung Sungai Ciliwung untuk mengurangi pasokan air di benteng VOC
Perhatikan wacana berikut!
Salah satu upaya pemerintah kolonial Belanda dalam menumpas perlawanan Pattimura adalah menyelenggarakan sayembara. Pemerintah kolonial Belanda berjanji akan memberi hadiah 1.000 gulden bagi siapa saja yang mampu menangkap Pattimura. Akan tetapi, hadiah tersebut tidak dihiraukan oleh rakyat Maluku. Mereka tetap gigih melawan kolonialisme Belanda dan tidak bersedia mengkhianati bangsanya sendiri.
Sikap positif yang patut diteladan berdasarkan wacana tersebut adalah ….
Resistensi pengaruh asing
Eksklusivisme kelompok
Loyalitas kebangsaan
Toleransi antarsuku
Alienasi golongan
Perang Padri di Minangkabau terjadi antara tahun 1821-1838. Untuk menghadapi Perang Padri, pemerintah kolonial Belanda menerapak strategi utama yaitu ….
Benteng stelsel
Devide et impera
Geurilla
Konsentrasi stelsel
Puputan
Sebelum menyerang Pulau Bali pada 1846, Belanda mengeluarkan ultimatum kepada Kerajaan Buleleng. Isi ultimatum tersebut ditunjukkan oleh pilihan ….
Mengakui kekuasaan Belanda, Menghapus hak tawan karang, memberi perlindungan kepada pedagang Belanda
Menghapus hak tawan karang, memberi perlindungan kepada pedagang Belanda, menyerahkan kawasan pelabuhan kepada Belanda
Mengakui kekuasaan Belanda, menyerahkan kawasan pelabuhan kepada Belanda, memberi hak monopoli perdagangan kepada Belanda
Menghapus hak tawan karang, menyerahkan kawasan pelabuhan kepada Belanda, memberi hak monopoli perdagangan kepada Belanda
Mengakui kekuasaan Belanda, memberi perlindungan kepada pedagang Belanda, menyerahkan kawasan pelabuhan kepada Belanda
Sejak akhir abad XIX Belanda sudah memiliki keinginan menancapkan kekuasaan di wilayah Tapanuli. Motif yang digunakan Belanda untuk mewujudkan keinginan tersebut adalah ….
Memberikan upeti kepada Raja Sisingamangaraja XII sebagai bentuk diplomasi
Melakukan kerjasama dengan pemimpin adat Batak dalam kegiatan perdagangan
Mengirimkan pasukan dengan dalih meredam pasukan Aceh yang melarikan diri
Mengirimkan sejumlah misionaris untuk tujuan sosial dan pendidikan
Menjalin hubungan dengan para pedagang Batak di Tapanuli
Perhatikan indikator berikut!
1) Wilayah merdeka berdasarkan Traktat London 1824
2) Memiliki pelabuhan yang berdekatan dengan Selat Malaka
3) Penghasil lada terbesar di Asia Tenggara pada abad XIX
Untuk menguasai wilayah yang memiliki ciri-ciri diatas, Belanda mengirimkan sejumlah tokoh yang ditunjukkan oleh pilihan ….
Lopez de Mesquita, J.H. R. Kohler, van Swieten
G.M. Verspyck, Snouck Hurgronje, J. H. R. Kohler
J. H. R. Kohler, Snouck Hurgronje, van Swieten
Lopez de Mesquita, Snouck Hurgronje, G.M. Verspyck
G.M. Verspyck, van Swieten, Lopez de Mesquita
Perhatikan gambar tokoh berikut!
Pada 15 Mei 1817 tokoh pada gambar memulai perlawanan rakyat Maluku terhadap pemerintah kolonial Belanda yang ditandai dengan ….
Perebutan benteng Duurstede di Saparua
Pengepungan benteng Duurstede di Saparua
Pembakaran perahu-perahu Belanda di pelabuhan Porto
Penembakan Residen van den Berg di benteng Duurstede
Penjarahan senjata dan barang berharga di benteng Duurstede
Salah satu upaya Sultan Agung Tirtayasa dalam menghadapi VOC adalah membangun saluran irigasi yang membentang dari Sungai Untung Jawa hingga Pontang. Pembangunan saluran irigasi ini bertujuan …..
Membatasai sumber air bersih bagi VOC
Memutus aliran air ke benteng VOC
Mempermudah transportasi perang
Menyediakan sumber air bersih
Mengalihkan serangan VOC
Kedatangan bangsa Portugis disambut dengan baik oleh Sultan Ternate. Salah satu faktor yang menyebabkan sambutan baik tersebut adalah …
Portugis berhasil menghalangi Belanda berdagang dengan masyarakat Banten
Portugis ingin membangun pusat perdagangan rempah-rempah di Malaka
Sultan Ternate menolak kegiatan monopoli perdagangan rempah-rempah
Portugis bekerjasama dengan Sultan Ternate untuk melawan Tidore
Sultan Ternate meminta bantuan Portugis untuk megusir VOC
Perhatikan beberapa strategi berikut!
1) Menjalin kerjasama dengan VOC dan Kesultanan Johor
2) Mendatangkan bantuan persenjataan, pasukan, dan ahli perang dari Turki
3) Menyerang pangkalan VOC di Batavia
4) Melengkapi kapal-kapal dagang dengan senjata, prajurit, dan meriam
5) Melakukan kerja sama dengan kerajaan-kerajaan lain seperti Kalikut dan Demak
Strategi yang digunakan Kesultanan Aceh untuk menjaga kedaulatan dan menghancurkan dominasi Portugis di Malaka ditunjukkan oleh angka ….
1), 2), dan 3)
1), 2), dan 4)
2), 3), dan 4)
2), 4), dan 5)
3), 4), dan 5)
Pada 1634 VOC berusaha menyerang Kerajaan Gowa-Tallo yang dipimpin Sultan Hasanuddin. Penyerangan VOC terhadap wilayah Makassar dilatarbelakangi oleh ….
Keinginan VOC untuk mendirikan benteng pertahanan di Makassar ditentang oleh Sultan Hasanuddin
Keberadaan pelabuhan Somba Opu sebagai bandar transito terbesar di wilayah Indonesia Timur
Keinginan Aru Palaka menjadi penguasa atas seluruh wilayah Bone dan Gowa-Tallo
Kejayaan Kerajaan Gowa Tallo pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin
Keberadaan Sultan Hasanuddin yang menolak kerjasama dengan VOC
Traktat London 1824 merupakan perjanjian yang turut melatarbelakangi serangan Belanda terhadap wilayah Aceh. Pada dasarnya isi perjanjian tersebut adalah ….
Belanda dan Inggris bertugas menjaga kedaulatan Aceh
Aceh menjadi daerah kekuasaan Inggris dan Belanda
Inggris bertanggung jawab atas keamanan wialayah Aceh
Belanda berhak menguasai perdagangan di Selat Malaka
Aceh berhak atas pajak dari perdagangan di Selat Malaka
Perlawanan rakyat sebelum abad XX identik dengan peperangan fisik. Perlawanan pada masa itu dapat dipatahkan oleh Belanda dengan mudah karena ….
Gerakan perlawanan tidak tersusun dengan baik
Persenjataan yang digunakan kurang memadai
Sangat bergantung pada peran pemimpin
Rakyat tidak memiliki pemimpin yang berwibawa
Sering terjadi pengkhianatan dalam pasukan
