NEW
Font size
Worksheetspuisi
Total questions: 76
Worksheet time: 38mins
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Berdasarkan pantun di atas, baris yang merupakan sampiran ….
Gembiara hati tiada tara
Nira diolah untuk sedekah
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....
Tempat tinggal sanak saudara
Mari kita belajar giat
Supaya kelak tidak sengsara
Sedap disantap di kala senja
Riang hati bukan kepalang
Sepeda impian di depan mata
Dibeli ibu di pasar kenari
Senang hati dapat undian
Seperti mimpi siang hari
Beli juga tempoyak durian
Jika kita rajin belajar
Prestasi tinggi mudah diraih
Buah cempedak buah durian
Pergi ke pekan naik sepeda
[…] (1)
[…] (2)
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah …
(2) Senyum saja sudah ibadah
(2) Menyesal kemudian tiada guna
(2) Diperlukan selalu sikap waspada
(2) Untuk menambah sanak saudara
Rumput jadi rakit sederhana
Ringan ada di air tengah
[…] (1)
[…] (2)
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun rumpang tersebut adalah .…
(2) Prestasi pasti akan diraih
(2) Kerja keras dan ibadah
(2) Jangan lupa bersedekah
(2) Mari kita tebalkan iman
1).Mendapat kawan senang rasanya
2).Bila dimasak dan dimakan
3).Tentu boleh kita berkenalan
4).Ikan laut enak rasanya
Larik pantun tersebut akan menjadi pantun yang baik bila disusun dengan urutan . . .
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...
Pasar modern ada di mall
Ayo kita bergiat belajar
Supaya nilainya maksimal
Tubuhnya tinggi larinya cepat
Riang hati bukan kepalang
Hadiah prestasi akan didapat
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Banyak orang bertamasya
Mari kita giat belajar
Supaya orang tua bahagia
1).Pohon jati pohon bambu
2).Tumbuh rimbun menjadi pagar
3).Menangis adik di depan . . . .
4).Melihat ibu pergi ke pasar.
Kata yang tepat untuk melengkapi pantun agar bersajak sama dengan larik pertama adalah . . . .
Jalan-jalan ke pinggir pantai
Lihat bulan sedang purnama
............................................
.............................................
Baris yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah . . . .
Siapa dia yang tinggi semampai
Rajin belajar wajib hukumnya
Bisa-bisa sakit perutmu
Minum teh bersama ayah dan bunda
. . .
. . .
Bolehlah kita berjumpa lagi
Kalimat yang tepat untuk melengkapi larik kedua dan ketiga pantun di atas adalah ….
Kalau sedang bermain di ladang
Kalau ada umurku panjang
kalau ada uang banyak
Kalau kita mempunyai umur yang panjang
Wahai pemuda kenali dirimu
Ialah perahu tamsil tubuhmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat juga kekal dirimu
Tema syair di atas adalah . . . .
(2) Terdiri atas 4 baris tiap bait
(3) Bait pertama dan kedua merupakan sampiran
(4) Tiap baris terdiri dari 8 sampai 8 suku kata
Ciri-ciri syair ditandai oleh nomor . . . .
Rasa yang dialami penulis dalam ungkapan puisi tersebut adalah …
Gembira
Galau
Bimbang
Marah
Maksud puisi tersebut adalah……
Cinta bertepuk sebelah tangan
.Cinta tanpa restu orang tua
Rasa cinta yang dalam
Cinta yang sempurna
Bacalah puisi berikut!
Perpisahan
Akhirnya peluit pun dibunyikan
Buat penghabisan kali kugenggam jarimu
Lewat celah kaca jendela
Lalu perlahan-lahan jarak antar kita
Mengembang jua
Dan tinggallah rel-rel, peron dan lampu
Yang menggigil di angin senja
Baris ke-6 dan ke-7 puisi tersebut menggunakan majas....
Metafora
Litotes
Personifikasi
Eufemisme
Bacalah puisi berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal-soal berikut!
...
Wahai sahabat
Untuk slamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
...
Tema puisi tersebut adalah ...
Kelelahan
Persahabatan
Perdamaian
Pertemanan
Tema puisi tersebut adalah ....
Bunga yang berkembang
Pulangnya anak tersayang
Kegembiraan seorang anak
Pulangnya sang kepodang
Suasana yang tergambar pada puisi tersebut adalah ....
gembira
bangga
sedih
duka
HAMPA
Sepi di luar
Sepi menekan mendesak
Lurus kaku pohonan
Tak bergerak
Sampai ke puncak
Sepi memagut
Segala menanti, menanti, menanti
Sepi
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa.
Karya Chairil Anwar
Amanat yang tepat dalam puisi tersebut adalah . . . .
Hendaknya jangan membuat sseorang harus menunggu.
Menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan.
Menunggu adalah pekerjaan yang menyedihkan manusia.
Hendaknya seseorang menghindari kebiasaan menunggu.
Sebuah jendela kaca membentang dunia lama
dalam suram dari murung senja
bersama ketukan jari hujan
dan di hati bangkit kemanisan
yang berakhir negeri sendiri
yang lalu tak kan surut lagi
Amanat yang terkandung dalam kutipan puisi di atas adalah . . . .
Janganlah suka bermain air hujan.
Janganlah terlalu memikirkan masa lalu.
Janganlah masalah disimpan dalam hati.
Janganlah membiarkan jendela terbuka.
GURU SEJATI
Wajahmu lembut
Penuh kasih sayang
Kau selalu tersenyum
Bila anak murid menyambutmu
. . .
Karya Kadarwati
Kata bersinestesia terdapat pada larik . . . .
pertama
ketiga
kedua
keempat
HIDUP DAN PESAN NABI
Hidup bagaikan garis lurus tak pernah kembali ke masa yang lalu
Hidup bukan bulatan bola yang tiada ujung dan tiada pangkal
Hidup ini melangkah terus semakin mendekat ke titik akhir
Setiap langkah hilangkan jatah menikmati hidup nikmati dunia
Kalimat bermajas perbandingan pada kutipan puisi karya Taufiq Ismail di atas terdapat pada larik . . . .
kesatu
ketiga
kedua
keempat
Suatu senja di kala sunyi
Nelayan itu berjalan tegap
Ke arah debur ombak berbunyi
Dikelilingi cuaca gelap
(“Nelayan” karya Helmi Nasution)
Penggalan puisi di atas menceritakan . . . .
para nelayan yang pergi melaut setelah sore tiba di rumah
para nelayan yang seharian mencari ikan di laut lepas baru kembali setelah larut malam
para nelayan yang mencari ikan di laut lepas pada malam hari dan pagi hari baru kembali
para nelayan yang mencari ikan di laut lepas baru mendengar suara ombak setelah malam hari
WAKTU BBM NAIK
Waktu BBM naik
Darah tinggi ayahku kumat menaik
Aku pun tidak jadi minta uang saku ikut naik.
Waktu BBM naik
Tetanggaku semua jadi panik
Mengapa gaji suami mereka makin terusik.
Waktu BBM naik
Mahasiswa makan tempe tidak lagi dengan uang secarik
Mogok makan akhirnya jadi kegiatan asyik.
Waktu BBM naik
semuanya naik dan naik
Hanya nilai raporku yang tidak naik.
Karya: Aulia Rizali
Puisi di atas lebih menonjolkan . . . .
makna
majas
rima
diksi
BILA NABATI TERSUNGKUR
Kucoba berjalan menapaki pertiwi nan luas
sambil menatap perutnya yang berhias panorama indah
Jejeran pohon sambil melambai siapapun yang lewat
tersirat makna: Aku di sini, seolah dia berucap
Akulah pelindung dari surya yang memuntahkan sengatan panas
Akulah penelan gelombang air yang siap menenggelamkan
Akulah pelindung hewani yang berkeliaran tanpa arah
Cobalah gunakan setetes aqliyah
Karya: Faisal Hakiki
Pesan yang terkandung dalam penggalan puisi di atas adalah . . . .
hutan adalah pelindung dari panas
bencana banjir adalah karena penebangan hutan
hutan adalah pelindung dari bencana banjir
bencana terjadi karena ulah manusia sendiri
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Berdasarkan pantun di atas, baris yang merupakan sampiran ….
Gembiara hati tiada tara
Nira diolah untuk sedekah
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....
Tempat tinggal sanak saudara
Mari kita belajar giat
Supaya kelak tidak sengsara
Sedap disantap di kala senja
Riang hati bukan kepalang
Sepeda impian di depan mata
Dibeli ibu di pasar kenari
Senang hati dapat undian
Seperti mimpi siang hari
Beli juga tempoyak durian
Jika kita rajin belajar
Prestasi tinggi mudah diraih
Buah cempedak buah durian
Pergi ke pekan naik sepeda
[…] (1)
[…] (2)
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah …
(2) Senyum saja sudah ibadah
(2) Menyesal kemudian tiada guna
(2) Diperlukan selalu sikap waspada
(2) Untuk menambah sanak saudara
Rumput jadi rakit sederhana
Ringan ada di air tengah
[…] (1)
[…] (2)
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun rumpang tersebut adalah .…
(2) Prestasi pasti akan diraih
(2) Kerja keras dan ibadah
(2) Jangan lupa bersedekah
(2) Mari kita tebalkan iman
1).Mendapat kawan senang rasanya
2).Bila dimasak dan dimakan
3).Tentu boleh kita berkenalan
4).Ikan laut enak rasanya
Larik pantun tersebut akan menjadi pantun yang baik bila disusun dengan urutan . . .
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...
Pasar modern ada di mall
Ayo kita bergiat belajar
Supaya nilainya maksimal
Tubuhnya tinggi larinya cepat
Riang hati bukan kepalang
Hadiah prestasi akan didapat
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Banyak orang bertamasya
Mari kita giat belajar
Supaya orang tua bahagia
1).Pohon jati pohon bambu
2).Tumbuh rimbun menjadi pagar
3).Menangis adik di depan . . . .
4).Melihat ibu pergi ke pasar.
Kata yang tepat untuk melengkapi pantun agar bersajak sama dengan larik pertama adalah . . . .
Jalan-jalan ke pinggir pantai
Lihat bulan sedang purnama
............................................
.............................................
Baris yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah . . . .
Siapa dia yang tinggi semampai
Rajin belajar wajib hukumnya
Bisa-bisa sakit perutmu
Minum teh bersama ayah dan bunda
. . .
. . .
Bolehlah kita berjumpa lagi
Kalimat yang tepat untuk melengkapi larik kedua dan ketiga pantun di atas adalah ….
Kalau sedang bermain di ladang
Kalau ada umurku panjang
kalau ada uang banyak
Kalau kita mempunyai umur yang panjang
Berikut adalah contoh gurindam yang tepat ...
buah salak buah kedongdong
rasanya asam sebelum matang
buah manggis
buah nangka
Barang siapa mencari ilmu
Maka carilah ke para guru
buah nangka manis rasanya
anak baik tak boleh menangis baik budinya
Dengan ibu jangan durhaka
Supaya Tuhan tidak murka
Isi puisi itu menyatakan bahwa ....
sikap durhaka itu tidak baik
setiap ibu mengharapkan anaknya taat pada Tuhan
Tuhan tidak senang pada orang-orang yang menyakiti orang lain
kita harus berbakti pada ibu agar tidak dimurkai Tuhan
Setelah datang keesokan hari
Baginda berangkat diiringkan menteri
Setelah sampai di istana sendiri
Langsung masuk mendapatkan putri
Berdasarkan isi dan pola rimanya, puisi itu digolongkan ke dalam ....
pantun
syair
gurindam
bidal
Sungguh indah pintu dipahat
Burung puyuh di atas dahan
Kalau hidup hendak selamat
Taat selalu perintah Tuhan
Puisi di atas menjelaskan ....
kehidupan petani
cara memelihara puyuh
kehidupan seseorang
pentingnya taat kepada Tuhan
Dengan anak janganlah lalai
Supaya boleh naik ke tengah balai
Kata lalai bermakna ....
lengah
santai
malas
lemah
Mengenal orang yang baik perangai
Lihat ketika dengan orang ramai
Dalam pantun, bagian ini disebut ....
larik
bait
isi
sampiran
Aduh-aduh si bunga 1 [...]
Daunnya lebat seperti 2 [...]
Aku sering mendengar 3 [...]
Abang punya sahabat 4 [...]
Kata yang tepat digunakan untuk melengkapi pantun tersebut adalah ....
(1) melati, (2) duri, (3) cerita, (4) hati
(1) mawar, (2) waru, (3) kabar, (4) baru
(1) mawar, (2) sapu, (3) suara, (4) pujaan
(1) anggrek, (2) hujan, (3) lagu, (4) dayang
Jenis puisi berdasarkan waktunya dibedakan menjadi . . .
pantun dan syair
puisi lama dan syair
syair, gurindam, dan pantun
puisi lama dan puisi modern
Berikut ini merupakan ciri-ciri puisi lama, kecuali . . .
memiliki kepaduan bunyi
terikat pada aturan
tidak terikat aturan baku
menggunakan bahasa kiasan
gurindam berasal dari negara . . .
Malaysia
India
Indonesia
Persia
Kepaduan bunyi dalam puisi disebut dengan . . .
artikulasi
rima
sajak
intonasi
Berikut ini jenis pantun berdasarkan isinya, kecuali . . .
nasihat, muda-mudi, agama, dan seloka
muda-mudi, teka-teki, gurindam, dan seloka
agama, muda-mudi, sindiran, dan teka-teki
seloka, gurindam, syair, dan nasihat
Suara indah alat musik
Alunannya tenang mendayu
Seakan selalu berbisik
Aku selalu ada untukmu
Rima bait puisi di atas adalah...
aabb
abab
abba
aaaa
Bukit-bukit itu membiru dari jauh
Laut itu pun membiru dari jauh
Mereka terlihat sama
Walaupun berbeda
Rima bait puisi di atas adalah...
abba
abab
aabb
aaaa
Aku, kamu, dan kalian
Cita-cita kita mungkin berbeda
Bukan siapa yang berlebihan
Tapi kita akan bersama meraihnya
Rima bait puisi di atas adalah...
abba
abab
aaaa
aabb
Kamu menyebut dirimu orang Toraja
Dia menyebut dirinya orang Papua
Aku menyebut diriku orang Madura
Kami menyebut diri kami, orang Indonesia
Rima bait puisi di atas...
aabb
abab
aaaa
abba
Langkah-langkah kujalani
Semua cobaan kulewati
Untuk mendapatkan apa yang kuinginkan
Semua akan kuperjuangkan
Rima bait puisi ini...
abab
aabb
abba
aaaa
Aku ingin menjadi penerbang
Langit biru tempat bermain
Melayang-melayang
Terbang setinggi mungkin
Rima bait puisi di atas adalah...
aaaa
abab
abba
aabb
Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Tetap dipuja-puja bangsa
Rima bait puisi di atas adalah...
aaaa
abab
abba
aabb
Senyum bahagiaku menjadi bahagianya
Bahagianya cukup sederhana
Aku tumbuh sehat dan ceria
Aku menjadi orang baik dan berguna
Rima bait puisi di atas adalah...
abab
abba
aaaa
aabb
Ibu guru kami pandai bernyanyi
Pandai bercerita asyik sekali
Kami dibimbingnya dengan tulus hati
Jadi orang berguna di kemudian hari
Rima bait puisi di atas adalah...
abab
aabb
abba
aaaa
Udara cerah berlangit biru
Ingin aku bersenang-senang bersamamu
Bernyanyi-nyanyi dan menari
Di alam bebas dan segar seperti ini
Rima bait puisi di atas adalah...
aaaa
abab
abba
aabb
Angin dan badai adalah sahabatmu
Hujan dan panas adalah penolongmu
Air sungai adalah kehidupanmu
Alammu adalah ibumu
Rima bait puisi di atas adalah...
aaaa
abab
abba
aabb
Baca puisi ini dengan seksama!
Saya seorang anak yang penuh gairah
Saya selalu belajar keras
Patuhi orang tua saya
Ketaatan kepada guruku
Saya ingin menjadi anak yang cerdas
Untuk membuat orang tua saya bangga
Saya ingin mengejar tujuan saya
Saya akan menjadi guru nanti
Jadi guru itu mulia
Apa cita-cita anak-anak dalam puisi di atas?
Menjadi dokter
menjadi guru
menjadi orang tua
menjadi suster
Dengan ibu jangan durhaka
Supaya Tuhan tidak murka
Isi puisi itu menyatakan bahwa ....
sikap durhaka itu tidak baik
setiap ibu mengharapkan anaknya taat pada Tuhan
Tuhan tidak senang pada orang-orang yang menyakiti orang lain
kita harus berbakti pada ibu agar tidak dimurkai Tuhan
Karya sastra hasil ungkapan pemikiran dan perasaan penyair yang disusun dalam bentuk larik dan bait disebut....
Pantun
Puisi
Cerpen
Fabel
Pengertian diksi adalah....
pilihan kata
gaya bahasa
sekumpulan baris
nilai moral
Untuk dapat menghayati puisi, maka terlebih dahulu kita harus....
membuat puisi
merangkai puisi
menghafal puisi
memaknai puisi
Bintang kecil
Kau .................... terang
Meski jauh diujung langit
Sinarmu cerah terangi malam
=================================
Kata yang tepat untuk mengisi titik-titik di atas adalah....
mempesona
seperti
bersinar
terbang
Permintaan Langit
maafkan aku…
jika aku tak seindah dulu
dan tak lagi berwarna biru
karena semua juga ulahmu
kau tebangi semua pilarku
untuk hiasan perabotanmu
wahai makhluk berbudi
permintaanku hanya satu
jagalah sahabatku
bumi ini
seperti kau jaga dirimu
andai kau sadari
sakit bumi ini adalah sakitmu
derita bumi adalah deritamu jua
sekali lagi, jagalah bumi
karya: Lasinta Ari Nendra Wibawa
Isi puisi di atas adalah ...
Permintaan untuk menjaga bumi
Permintaan untuk menjaga langit
Permintaan untuk menjaga sahabat
Permintaan maaf dari penjaga bumi
Permintaan Langit
maafkan aku…
jika aku tak seindah dulu
dan tak lagi berwarna biru
karena semua juga ulahmu
kau tebangi semua pilarku
untuk hiasan perabotanmu
wahai makhluk berbudi
permintaanku hanya satu
jagalah sahabatku
bumi ini
seperti kau jaga dirimu
andai kau sadari
sakit bumi ini adalah sakitmu
derita bumi adalah deritamu jua
sekali lagi, jagalah bumi
karya: Lasinta Ari Nendra Wibawa
Amanat dalam puisi tersebut adalah ...
Jagalah bumi dan isinya agar tidak menderita.
Jangan mengotori langit hingga berwarna hitam.
Jagalah sahabat yang telah memberikan kita bantuan
Meminta maaflah jika telah berbuat kesalahan
Alam mungkin murka
hingga rendamkan desa kami
Dalam kebingungan
Kami mencari pertolongan
Penuh harap dan penghambaan
Suasana yang tergambar dalam puisi di atas adalah ....
sedih
terkejut
senang
terkesan
Alam mungkin murka
hingga rendamkan desa kami
Dalam kebingungan
Kami mencari pertolongan
Penuh harap dan penghambaan
Judul yang tepat untuk kutipan puisi di atas adalah ....
banjir
kebakaran
longsor
gempa bumi
Alam mungkin murka
hingga rendamkan desa kami
Dalam kebingungan
Kami mencari pertolongan
Penuh harap dan penghambaan
Makna kata murka pada kutipan puisi di atas adalah ....
sedih
benci
marah
dendam
Baca puisi ini dengan seksama!
Saya seorang anak yang penuh gairah
Saya selalu belajar keras
Patuhi orang tua saya
Ketaatan kepada guruku
Saya ingin menjadi anak yang cerdas
Untuk membuat orang tua saya bangga
Saya ingin mengejar tujuan saya
Saya akan menjadi guru nanti
Jadi guru itu mulia
Menjadi guru adalah profesi …
lucu
keras
kebesaran
mulia
Cara membaca puisi yang bagus adalah …
Suara tidak harus keras
Suara nyaring
Intonasi yang benar
Suara selalu hening
Perhatikan puisi berikut !
Kau bukan saja datang dari kalangan serdadu
Tetapi juga guru, penjaga hutan, pemadam kebakaran, dan masih banyak lagi
Puisi tersebut menggambarkan ….
seorang pahlawan bukan hanya berasal dari kalangan tentara
guru, penjaga hutan, dan pemadam bukan pahlawan
rakyat bersyukur atas perjuangan seorang pahlawan
rakyat merdeka berkat perjuangan tentara belaka
Hatiku Selembar Daun
Hatiku selembar daun
Melayang jatuh di rumput
Nanti dulu
Biarkan aku sejenak terbaring di sini
Ada yang masih ingin kupandang
Yang selama ini senantiasa luput
Sesaat adalah abadi
Sebelum kau sapu tanamanmu setiap pagi
karya: Sapardi Djoko Damono
Kutipan puisi tersebut menceritakan tentang ...
Orang-orang yang ingin menikmati hidup bahagia di sisa usianya
Seseorang tidak ingin melupakan kesalahan yang telah diperbuatnya
Seseorang ingin hidup bebas tanpa beban seperti daun yang terbang
Seseorang yang ingin memandang keindahan pada setiap sisa usianya
Seseorang menyesal karena lalai melaksanakan kewajiban beribadah
Pada Suatu Hari Nanti
Pada suatu hari nanti
Jasadku tak akan ada lagi
Tapi dalam bait-bait sajak ini
Kau tak akan kurelakan sendiri
Pada suatu hari nanti
Suaraku tak terdengar lagi
Tapi di antara larik-larik sajak ini
Kau akan tetap kusiasati
Pada suatu hari nanti
Impianku pun tak dikenal lagi
Namun di sela-sela huruf sajak ini
Kau tak akan letih-letihnya kucari
karya: Sapardi Djoko Damono
Imaji auditif pada puisi tersebut terdapat pada larik ...
Jasadku tak akan ada lagi
Suaraku tak terdengar lagi
Tapi dalam bait-bait sajak ini
Namun di sela-sela huruf sajak ini
Kau tak akan letih-letihnya kucari
Rima berpeluk berpola ...
a-a-a-a
a-a-b-b
a-b-b-a
a-b-a-b
b-b-b-b
Perhatikan penggalan puisi berikut!
Sajak putih
Karya : Chairil Anwar
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda
Diksi yang ditumbulkan dari kata “warna pelangi” dalam puisi tersebut adalah....
gambaran hati seoarang pemuda yang sedang senang
pada sore hari
bola matanya yang indah
indahnya menjalani kehidupan
mengagumi wanita yang dicintai
SURAT DARI IBU
Pergi ke dunia luas anakku sayang
pergi ke hidup bebas
selama angin masih angin buritan
dan matahari pagi menyinari daun-daunan
dalam rimba dan padang hijau
Suasana puisi tersebut adalah . . . .
mengharukan
mengecewakan
menyedihkan
menjengkelkan
