wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Obstetrics #AyahOnlinenyaFara

Total questions: 22

Worksheet time: 22mins

Name
Class
Date
1.

Wanita 25 tahun G1P0A0 Hamil 33 minggu datang ke puskesmas utk melakukan ANC. Dari pemeriksaan fisik DBN. Pemeriksaan lab : Hb 10,0 g/dl ; leukosit 6000 ; trombosit 138.000. Apusan darah tepi ditemukan mirkositik hipokromik. Apa yang harus dilakukan terhadap pasien?

a)

Transfusi PCR

b)

Pemberian Fe elemental 60 mg/hari

c)

Pemberian Fe elemental 180 mg/hari

d)

Pemberian thiamine

e)

Pemberian asam folat

2.

Seorang wanita 30 tahun, G2P1 A0 usia kehamilan 41 minggu datang ke klinik dokter anda. Saat dilakukan pemeriksaan belum adanya tanda tanda in partu. Yang anda lakukan sebagai dokter adalah....

a)

Observasi apabila hingga ada tanda inpartu

b)

kontrol ulang 1 minggu kemudian

c)

rujuk terminasi

d)

rujuk SC

e)

Rujuk pasca salin

3.

Perempuan 22 tahun merasa sudah hamil 2 bulan. Pemeriksaan plano test (+). Pasien tidak tahu HPHT, mens terakhir bulan April 2020. Cara menghitung usia kehamilan yang paling baik berdasarkan parameter apa di USG?

a)

Femur length

b)

Humerus length

c)

Gestational sac

d)

BPD (biparietal diameter)

e)

CRL

4.

Seorang wanita 22 tahun hamil pertama kali. usia Kehamilan 6 minggu. Pasien tidak tahu persis pernah divaksinasi tetanus. Pasien hari ini diberikan suntik TT1. Dokter menyarankan utk selanjutnya suntik TT2. Kapan waktu yang tepat utk suntik tersebut?

a)

Pada saat ANC 1

b)

Tunda s.d. akhir kehamilan

c)

Pada ANC saat trimester 2

d)

4 minggu setelah TT1

e)

6 bulan setelah TT2

5.

Perempuan 35 tahun G2P1A0 hamil 43 minggu datang karena tidak merasa kencang2 atau keluar lendir darah. Dari Px fisik dalam batas normal, tidak terdapat tanda in partu. DJJ 145-150 x/menit. Penatalaksanaan yang tepat adalah?

a)

Kontrol 1 minggu

b)

Disarankan SC elektif

c)

Induksi persalinan

d)

Observasi dan kontrol kembali 1 minggu lagi

e)

Observasi tunggu hingga mulas-mulas muncul

6.

Wanita 25 tahun G1P0A0 hamil 5 minggu datang utk konsultasi. Pasien sedang dalam pengobatan TB paru kategori 1 bulan 1. Pada Px fisik didapatkan hasil dalam batas normal. Apa yang sebaiknya disarankan pada pasien?

a)

OAT dihentikan tunda s.d. bayi lahir

b)

OAT dilanjutkan dengan dosis diturunkan

c)

OAT dilanjutkan dengan dosis tetap

d)

OAT dilanjutkan dengan dosis ditingkatkan

e)

OAT diganti ke kategori 2 (karena lebih aman pada bumil)

7.

Pasien wanita 30 tahun G3P2A0 hamil 30 minggu ke puskesmas untuk pemeriksaan rutin kehamilan. Anak pasien paling kecil usia 3 tahun. Riwayat DM pada keluarga disangkal (-). Px fisik didapatkan TD 130/90 mmHg, Nadi 88x/menit, suhu 36,4 C, RR 20x/menit. Pemeriksaan lab Hb 12,4 g/dl. Glukosa urin dipstick +3, proteinuria (-). Diagnosis dan sebaiknya tatalaksana pada pasien?

a)

DM tipe 2 dan harus segera diberikan insulin

b)

Toleransi filtrasi glukosa rendah dan hanya disarankan utk ubah pola hidup

c)

DM gestasional dan disarankan untuk rujuk

d)

DM gestasional dan diterapi dengan obat antidiabetes oral

e)

DM tipe 2 dan diterapi dengan obat anti diabetes oral

8.

Seorang wanita 38 tahun datang dengan pemeriksaan kehamilan G1P0A0 dengan usia kehamilan 20 minggu. Pasien dengan riwayat gagal jantung NYHA III, TD 130/80, Nadi 100x/menit, RR 18 x/menit, Hb 10,5. Bagaimana sebaiknya penanganan selama proses persalinan?

a)

Persalinan pervaginam dengan mempercepat kala II

b)

SC elektif

c)

Terminasi saat usia kehamilan 39 minggu

d)

Terminasi saat usia kehamilan 40 minggu

e)

Terminasi saat usia kehamilan 41 minggu

9.

Perempuan 25 tahun, hamil 3 bukan datang dengan keluhan keluar darah dari jalan lahir. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, Nadi 110x/menit. Dari pemeriksaan inspekulo didapatkan darah pada OUE dan teraba jaringan. Apakah diagnosis pasien di atas?

a)

Abortus imminens

b)

abortus septic

c)

abortus inkomplit

d)

abortus komplit

e)

missed abortion

10.

Seorang wanita berusia 28 tahun G1P0A0 hamil 9 minggu datang ke IGD RS dengan keluhan perdarahan pervaginam sejak 3 jam yang lalu. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TTV normal. Pemeriksaan TFU 2 jari di atas simfisis pubis dan nyeri abdomen (+). Pemeriksaan ginekologis portio tertutup, tidak teraba jaringan, DJJ (-), plano test (+). Saat USG didapatkan gambaran seperti badai salju. Apakah diagnosis yang tepat?

a)

KET

b)

Abortus komplit

c)

Abortus inkomplit

d)

Mola hidatidosa komplit

e)

mola hidatidosa inkomplit

11.

Wanita post partum 2 jam yang lalu dirujuk bidan ke Puskesmas karena perdarahan terus mengalir dari jalan lahir. Dari laporan : kesan plasenta lengkap, tidak ada robekan jalan lahir, kontraksi uterus lemah, sudah diberikan oksitosin 10 unit IM ke-2.


Tatalaksana selanjutnya yang harus dilakukan?

a)

Kompresi bimanual

b)

Kompresi aorta abdominal

c)

Drip oksitosin 20-40 IU dalam 1L RL

d)

Masase uterus

e)

Transfusi darah

12.

Seorang wanita berusia 25 tahun, G1P0A0, usia kandungan 34 minggu, dibawa oleh keluarganya ke IGD RS dengan keluhan keluar darah berwarna kehitaman dari jalan lahir sejak satu jam yang lalu. Nyeri perut hebat dan perut terasa tegang. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, nadi 110 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit, suhu 36,7oC.Pemeriksaan genetalia ditemukan adanya perdarahan dari jalan lahir. Di bawah ini, yang bukan faktor predisposisi terjadinya kasus di atas adalah?

a)

hipertensi

b)

gemelli

c)

Trauma Abdomen

d)

oligohidramnion

e)

hidramnion

13.

Seorang wanita berusia 30 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 38 minggu datang ke IGD RS diantar suaminya karena perdarahan jalan lahir sejak 1 jam yang lalu. Nyeri perut disangkal. Riwayat kelahiran sebelumnya SC karena plasenta lepas dari insersinya. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TFU 2 jari di bawah processus xyphoideus. Letak janin lintang, kepala di kiri ibu. Pemeriksaan inspekulo diperoleh portio dan vagina dalam batas normal. Tampak fluksus di orificium uteri eksterna. Apakah diagnosis yang paling mungkin?

a)

ruptur uteri

b)

plasenta previa

c)

plasenta akreta

d)

solusio plasenta

e)

abortus imminens

14.

Seorang wanita berusia 30 tahun G2P1A0,usia kandungan 35 minggu dengan keluhan nyeri perut dan demam. TD 115/70 N110 R 21 Suhu 38.7oC. Hasil lab leuositosis 15500 sel/mm3. Nyeri tekan fundus tanpa kontraksi, bayi tunggal, DJJ 165x/menit. Pemeriksaan dalam ditemukan servix belum matang. Apakah tatalaksana yang tepat untuk pasien ini?

a)

Gentamisin 5mg/kgBB IV tiap 24 jam

b)

Induksi persalinan + antibiotik kombinasi

c)

Stimulasi persalinan + antibiotik kombinasi

d)

Ampisilin 2 g IV tiap 6 jam.

e)

Metronidazol 500mg IV tiap 8 jam

15.

Seorang wanita berusia 25 tahun G2P1A0 dengan usia kehamilan 38 minggu datang ke Puskesmas karena merasa akan melahirkan. Nyeri perut hingga ke punggung, keluar cairan, lendir bercampur darah sejak 1 jam yang lalu. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, Nadi 100 x/menit, RR 20 x/menit, dan suhu 36,5oC. Pemeriksaan fisik ditemukan His 4x/10'/40", DJJ 140 x/menit. Pemeriksaan dalam didapatkan pembukaan 4 cm, lendir darah (+), ketuban (-). 4 jam kemudian pembukaan menjadi 9 cm. Apakah diagnosis pada pasien ini?

a)

Fase deselerasi

b)

Fase akselerasi

c)

Fase dilatasi maksimal

d)

Kala I fase laten

e)

Kala II

16.

Seorang wanita berusia 30 tahun G2P1A0, usia kandungan 30 minggu, datang ke RS untuk memeriksakan kandungannya. Tidak ada keluhan. Riwayat persalinan pertama SC karena riwayat persalinan lama, usia anak 4 tahun. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan fisik TFU 31 cm. Pemeriksaan USG didapatkan plasenta berimplantasi di segmen bawah uterus. Apakah diagnosis pada pasien ini?

a)

Plasenta previa letak rendah.

b)

Plasenta previa marginalis

c)

Plasenta previa totalis

d)

Plasenta previa subtotalis

e)

Plasenta previa parsialis

17.

Seorang wanita berusia 25 tahun, G1P0A0, usia kehamilan 28 minggu, datang ke Puskesmas diantar suaminya untuk pemeriksaan rutin. Pasien mengatakan kadang-kadang masih merasakan mual tetapi tidak muntah, nafsu makan baik. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 110/70 mmHg, Nadi 82 x/menit, RR 18 x/menit, dan suhu 36,3oC. Kemudian dilakukan pemeriksaan leopold. Pemeriksaan leopold apa saja yang dilakukan?

a)

Leopold I, II, dan III

b)

Leopold I dan II

c)

Leopold II dan III

d)

Leopold I, II,II, dan IV

18.

Seorang wanita berusia 22 tahun G1P0A0 usia kehamilan 8 minggu dibawa ke IGD karena mual muntah sejak 3 hari yang lalu. Selain itu pasien juga mengeluhkan pusing dan badan terasa lemas. Nafsu makan menurun. Keadaan umum lemah, masih composmentis. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 100/60 mmHg, denyut nadi 100 x/menit, RR 18 x/menit, suhu 36,5oC. Pemeriksaan fisik didapatkan mukosa mulut dan lidah kering. Apakah diagnosis pada pasien ini?

a)

emesis gravidarum

b)

HEG grade 2

c)

HEG grade 1

d)

HEG grade 3

e)

HEG grade 4

19.

Seorang wanita berusia 33 tahun datang ke UGD dengan keluhan ingin melahirkan. TTV DBN. Pada pemeriksaan di dapatkan his 1x/10 detik tiap 5 menit, pembukaan 3 cm, letak memanjang, teraba bokong, tali pusat (+), ketuban (-), mekonium (+). Apakah diagnosis yang sesuai?

a)

Tali pusat menumbung

b)

Tali pusat terkemuka

c)

Tali pusat terkendali

d)

Tali pusat terlilit

e)

Tali pusat memanjang

20.

Seorang wanita berusia 20 tahun, ke IGD Rumah sakit dengan keluhan presentasi bokong VT pembukaan 4cm, presentasi bokong tali pusat mendahului bokong ketuban sudah pecah. Penatalaksanaan yang tepat?

a)

Lithotomi position

b)

Fowler position

c)

Knee-Chest position

d)

Berjongkok position

e)

Left lateral position

21.

Seorang wanita berusia 30 tahun, G1P0A0 dengan UK 32 minggu, datang ke UGD Puskesmas dengan keluhan nyeri kepala, nyeri perut, mual muntah. Tidak ada riwayat kejang. TD 180/100, nadi 80. Proteinuria ++. Trombosit 104.000 dengan peningkatan enzim hati sedikit di atas normal. Apakah diagnosis pada pasien tersebut?

a)

superimposed preeclampsia

b)

impending eclampsia

c)

HELLP syndrome

d)

Partial HELLP syndrome

e)

Pre-eclampsia dengan pemberat

22.

Seorang wanita berusia 25 tahun P2A0 datang ke RS untuk kontrol. Pasien post partum 1 minggu yang lalu, Bayi lahir dengan persalinan normal, berat badan lahir 2900 gram. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 120/70 mmHg, Nadi 82 x/menit, RR 18 x/menit, suhu 36,3oC. Kapankah tinggi fundus uteri kembali normal seperti semula?

a)

1 minggu post partum

b)

sesaat setelah kala II

c)

6 minggu post partum

d)

8 minggu post partum

e)

2 minggu post partum