wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ilmu Tafsir Susulan & Remedi II Kelas X

Total questions: 15

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.
Dalam sejarah Ilmu I'jaz al-Qur'an tokoh yang pertama kali menggunakan istilah “I’jaz” yang disandingkan dengan lafal “Alquran” adalah
a)
al-Thabari
b)
al-Zarkasyi
c)
al-Syafi'i
d)
al-Jahidh
e)
al-Rummani
2.
Secara bahasa mukjizat adalah
a)
menakjubkan
b)
menandingi
c)
melawan
d)
memusuhi
e)
melemahkan
3.
Fungsi utama mukijzat bagi para nabi dan rasul adalah
a)
Sebagai alat untuk menyombongkan diri
b)
Sebagai bukti kenabian/ kerasulan
c)
Sebagai bukti kekuatan fisiknya
d)
Sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit
e)
Sebagai alat untuk menakuti musuhnya
4.
Mukjizat dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu mukjizat hissi dan ma’nawi. Mukjizat hissi maksudnya mukjizat yang hanya dapat ditangkap dengan
a)
pancaindera
b)
akal pikiran
c)
penglihatan
d)
pancaindera dan akal
e)
membaca
5.
Salah satu contoh mukjizat Nabi Isa ‘Alaihissalam adalah
a)
Dapat membelah bulan dengan menunjukkan jari telunjuk kepadanya
b)
Dari jari-jari keluar air sehingga dapat diminum kaumnya yang kehausan
c)
Dapat menyembuhkan orang buta sejak lahir sehingga dapat melihat
d)
Tongkat yang bisa berubah menjadi ular besar untuk mengalahkan sihir
e)
Tidak hangus terbakar dalam kobaran api
6.
Al-Qur`an adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad SAW. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Al-Qur`an sebagai mukjizat terbesar adalah
a)
Al-Qur`an berlaku kekal sepanjang masa
b)
Kitab yang berisi ajaran yang paling sempurna
c)
Diberikan kepada Nabi dan Rasul yang terakhir
d)
Isinya sangat rumit sehingga sulit dipahami
e)
Hanya orang cerdas yang dapat memahami
7.
Menurut Manna’ Al-Qaththan, mukjizat itu harus memenuhi beberapa unsur diantaranya adalah
a)
Menyalahi tradisi atau adat kebiasaan
b)
Mukjizat harus dibarengi dengan perlawanan
c)
Mukjizat harus diuji melalui pertandingan atau perlawanan
d)
Mukjizat itu harus serasi dengan Nabi-nya
e)
Mukjizat itu tidak bisa dikalahkan
8.
Berikut bukan merupakan aspek kemu’jizatan Al-Qur’an dilihat dari aspek bahasa yang digunakannya
a)
berisi berita tentang hal-hal yang bersifat ghaib
b)
bahasa dan susunan kalimatnya sangat indah
c)
berisi hukum-hukum yang berlaku universal
d)
mengandung isyarat-isyarat ilmiah
e)
bahasanya sulit dimengerti oleh orang awam
9.
Realitas sejarah menunjukkan bahwa mukjizat para nabi selalu mendapat kemenangan. hal itu disebabkan para nabi dan rasul
a)
lihai menggunakan mukjizat
b)
bersikap optimis dengan kemenangan
c)
dari segi fisik setiap rasul diberi kekuatan yang luar biasa oleh Allah SWT
d)
membawa risalah kebenaran
e)
lebih unggul dibandingkan dengan lawan-lawannya
10.
Ketidak mampuan seseorang meniru atau menandingi Al-Qur’an tersebut bukan karena Al-Qur’an mempunyai gaya bahasa yang tinggi, melainkan kemampuan mereka yang menantang Al-Qur’an tersebut dipalingkan terlebih dahulu kepada yang lainnya. Inilah yang kemudian disebut dengan mukjizat bishhirfah menurut
a)
Asy'ariyah
b)
Muktazilah
c)
Maturidiyah
d)
Zhahiriyah
e)
Syiah
11.
Imam As-Suyuthi mengatakan bahwa Al-Qur’an mempunyai 65 nama, ada yang mengatakan Al-Qur’an mempunyai 55 nama, bahkan ada yang mengatakan Al-Qur’an memiliki 90 nama. Dari nama-nama Al-Qur’an tersebut yang terkenal ada ...
a)
5
b)
10
c)
15
d)
7
e)
12
12.
Nama-nama dan sifat Al-Qur’an yang sangat banyak menunjukkan keagungan Al-Qur’an serta faedah dan manfaat Al-Qur’an dalam kehidupan. Nama-nama tersebut dapat dilacak dengan mudah dalam Al-Qur’an dan sesuai dengan .... dari ayat tersebut
a)
tema
b)
isi kandungan
c)
jumlah
d)
bentuk
e)
surat
13.
Kata wahyu dalam ayat berikut memiliki makna .... وَإِذۡ أَوۡحَيۡتُ إِلَى ٱلۡحَوَارِيِّ‍ۧنَ أَنۡ ءَامِنُواْ بِي وَبِرَسُولِي قَالُوٓاْ ءَامَنَّا وَٱشۡهَدۡ بِأَنَّنَا مُسۡلِمُونَ
a)
bisikan
b)
larangan
c)
perintah
d)
isyarat
e)
ilham (intuisi)
14.
Yang berarti “menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz ….
a)
قرأ
b)
الجمع
c)
قرن
d)
القرأ
e)
القرأن
15.
Disebutkan dalam tafsir Ibnu Katsir bahwa kata Qur`anahu (dalam firman Allah SWT. إِنَّ عَلَيۡنَا جَمۡعَهُۥ وَقُرۡءَانَهُۥ فَإِذَا قَرَأۡنَٰهُ فَٱتَّبِعۡ قُرۡءَانَهُۥ ) adalah membacanya (membaca Al-Qur’an), maka maknanya adalah bahwa membaca bacaan (Al-Qur’an) itu dianjurkan untuk tidak ...
a)
salah
b)
merasa bacaan nya paling benar
c)
pelan
d)
mengulang-ulang
e)
tergesa-gesa