NEW
Font size
WorksheetsUkom Kesehatan Reproduksi (Menstruasi)
Total questions: 12
Worksheet time: 12mins
Seorang remaja perempuan, umur 17 tahun, datang ke BPM dengan keluhan haidnya su-dah lebih dari 10 hari. Hasil anamnesis: ganti pembalut 3 kali perhari, tidak ada nyeri. Ha-sil pemeriksaan: TB 150 cm, BB 55 Kg, TD 110/70 mmHg, N 86x/menit, P 20x/menit, S 36,50C, benjolan payudara (-), abdomen tidak teraba massa dan benjolan.Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?
Amenorhea
Hipermenorhea
Hipomenorhea
Oligomenorhea
Polimenorhea
Seorang remaja perempuan, umur 17 tahun, datang ke BPM dengan keluhan haidnya lebih dari 15 hari. Hasil anamnesis: ganti pembalut 3 kali perhari, darah bergumpal. Hasil pemer-iksaan: TD 110/70 mmHg , N 86x/menit, P 20x/menit, S 36,50C, TB 150 cm, BB 55 kg, pembesaran payudara normal, palpasi abdo-men tidak ditemukan massa.Tindakan apakah yang paling tepat dilaku-kan pada kasus tersebut ?
Melakukan konseling gizi
Memberikan edukasi personal hygiene
Memberikan suplemen penambah darah
Melakukan konsultasi dengan dokter SpOG
Mengecek ulang keluhan pada siklus menstruasi berikutnya
Seorang remaja perempuan, umur 17 tahun, datang ke BPM dengan keluhan haidnya sudah lebih dari 10 hari. Hasil anamnesis: ganti pembalut 3 kali perhari, tidak ada nyeri. Ha-sil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 80 x/menit, P 20 x/menit, 36,50C. Remaja tersebut menolak bidan saat ingin melakukan palpasi abdomen dan inspeksi terhadap darah yang keluar.
Rencana asuhan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
Meminta dukungan keluarga pasien
Memberi pengertian tujuan pemeriksaan fisik
Melakukan kolaborasi dengan tenaga kesehatan lain
Merujuk pasien ke fasilitas pelayanan yang lebih lengkap
Merujuk pasien ke fasilitas pelayanan yang lebih lengkap
Seorang remaja perempuan, umur 19 tahun, datang ke BPM dengan keluhan haid da-lam sebulan ini sudah berlangsung dua kali. Hasil anamnesis: ganti pembalut 3 kali per-hari,. Hasil pemeriksaan: TB 150 cm, BB 55 kg, TD 110/70 mmHg, N 86x/menit, P 20x/menit, S 36,50C, pembesaran payudara nor-mal, benjolan payudara (-), abdomen tidak teraba massa.
Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?
Amenorhea
Hipermenorhea
Hipomenorhea
Oligomenorhea
Polimenorhea
Seorang remaja perempuan, umur 14 tahun, datang ke BPM dengan keluhan belum per-nah mengalami haid. Hasil anamnesis: sakit daerah perut setiap bulan. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 86x/menit, P 20x/menit, S 36,5 0C, TB 145 cm, BB 50 Kg, palpasi ab-domen tidak ditemukan massa, inspeksi tam-pak lubang vagina dengan hymen kebiruan dan menonjol keluar.
Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?
Amenorhea
Aplasia vagina
Atresia vagina
Hematometra
Hymen Imperporata
Seorang remaja perempuan, umur 14 tahun, datang ke BPM dengan keluhan belum per-nah mengalami haid. Hasil anamnesis: sakit daerah perut setiap bulan. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 86x/menit, P 20x/menit, S 36,5 0C, TB 145 cm, BB 50 Kg, pembesa-ran payudara normal. palpasi abdomen tidak ditemukan massa, inspeksi vulva dan vagina tampak lubang vagina dengan hymen kebi-ru-biruan dan menonjol keluar.
Tindakan apakah yang paling tepat pada ka-sus tersebut?
Insisi hymen
Konseling gizi
Kolaborasi dengan dokter SpOG
Edukasi personal hygiene
Pemberian suplemen penambah darah
Seorang bidan koordinator puskesmas sedang membuat perencanaan penyuluhan kesehatan reproduksi remaja di sebuah SMP di wilayah binaan puskesmas. Dalam survey pendahu-luan didapatkan informasi bahwa sebagian besar siswi SMP tersebut sudah mengalami menstruasi. Hasil pemeriksaan kesehatan di SMP tersebut sekitar 30 persen remaja putri mengalami anemia.
Informasi apakah yang paling prioritas diberikan pada kasus tersebut?
Pola istirahat
Personal hygiene
Kebutuhan olah raga
Kesehatan reproduksi
Kebutuhan nutrisi
Seorang remaja perempuan, umur 17 tahun, datang ke BPM dengan keluhan nyeri haid pada 1-2 hari pertama. Hasil anamnesis: dar-ah haid banyak, ganti pembalut 3 kali perhari. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 88 x/menit, abdomen tidak teraba massa.
Tindakan apakah yang paling tepat sesuai kasus tersebut?
Memberikan analgetik
Menganjurkan olahraga ringan
Menjelaskan fisiologi terjadinya nyeri
Melakukan kolaborasi dengan tenaga kesehatan lain
Merujuk pasien ke fasilitas pelayanan yang lebih lengkap
Seorang anak perempuan, umur 13 tahun, datang ke BPM diantar ibunya dengan kelu-han nyeri perut. Hasil anamnesis: ibu merasa khawatir karena anak tidak bisa sekolah dan selalu terjadi setiap siklus menstruasi, darah yang keluar bergumpal dan banyak. Hasil pe-meriksaan: TD 90/60 mmHg, N 86x/menit, P 20x/menit, S 36,50C, tidak ada massa pada abdomen dan nyeri tekan.
Tanda apakah yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut?
Menarche
Dismenore
Gangguan haid
Nyeri saat ovulasi
Pre menstrual syndrome
Seorang perempuan, umur 15 tahun, datang ke Puskesmas diantar ibunya dengan kelu-han haid banyak dan sering. Hasil anamnesis: siklus haid teratur sejak 2 bulan terakhir. Ha-sil pemeriksaan: TD 100/60 mmHg, N 80 x/menit, S 36,5°C, abdomen tidak teraba massa, tampak darah keluar dari kemaluan.
Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?
Menoragia
Metroragia
Polimenore
Hipermenore
Menometroragia
Seorang remaja putri usia 13 tahun datang ke Paktik Mandiri Bidan mengeluh sudah dua hari keluar darah dari jalan lahir untuk pertama kalinya, perut terasa sakit dan nyeri pada bagian pinggul bawah yang hilang ketika dibawa istirahat. Hasil pemeriksaan didapatkan BB 37kg, TD 100/70, muka tidak pucat, konjungtiva tidak anemis.
Apakah diagnosa yang tepat untuk kasus tersebut?
Menarche
Menstruasi
Metrorarghia
Menorarghia
Dismenorhea
Seorang perempuan umur 40 tahun, P2A0 menikah 20 tahun yang lalu datang ke Praktik Mandiri Bidan dengan keluhan lemas, saat haid ganti pembalut lebih 6 kali tiap hari dan lebih dari 7 hari. Hasil pemeriksaan didapatkan KU baik, kesadaran CM, wajah nampak pucat, konjungtiva anemis, TD 100/60mmHg, Nadi 80x/menit, RR 24x/menit.
Apakah jenis perdarahan yang dialami perempuan tersebut?
Menoragia
Metroragia
Polimenorea
Hipomenorea
Oligomenore
