WorksheetsLATIHAN SOAL
Total questions: 20
Worksheet time: 40mins
Bersatu kita teguh, Bercerai kita runtuh adalah peribahasa yang mengingatkan kita betapa pentingnya ... dan ... demi kemajuan bangsa Indonesia.
Persatuan dan Kesombongan
Kemakmuran dan Kesetiaan
Persatuan dan Kesatuan
Kemakmuran dan Persaudaraan
Perilaku berikut mencerminkan persatuan dalam kehidupan sehari-hari, kecuali ....
Mengikuti kegiatan kerja bakti di sekolah.
Mengikuti upacara bendera dengan khidmat.
Mempelajari budaya dari daerah lain.
Mencegah berlangsungnya festival budaya.
Yang dapat menyebabkan kehancuran bangsa Indonesia adalah ....
Hilangnya rasa saling menghargai
Hilangnya rasa individualis masyarakat
Meningkatnya rasa saling percaya
Meningkatnya jumlah lapangan kerja
Sikap anak yang mencerminkan persatuan dan kesatuan yaitu ....
Uni menghormati siswa yang berbeda agama.
Tengil mau menang sendiri saat memakai komputer sekolah.
Badung hanya mau berteman dengan siswa kaya
Badung dan Tengil peduli dengan siswa lain
Perhatikan teks sejarah berikut!
B.M. Diah menyimpan naskah asli proklamasi selama 46 tahun 9 bulan 19 hari. Naskah tersebut kemudian dikembalikan kepada bangsa Indonesia. B.M. Diah menyerahkan naskah asli proklamasi kepada Presiden Soeharto pada Selasa, 19 Mei 1992. Naskah asli proklamasi kemudian disimpan di Arsip Nasional RI, Jakarta. Berkat B.M. Diah, kini bangsa Indonesia dapat melihat naskah asli proklamasi.
Kalimat tanya yang sesuai isi teks sejarah tersebut adalah ....
Bagaimana B.M. Diah menemukan naskah asli proklamasi?
Berapa lama B.M. Diah menyimpan naskah asli proklamasi?
Mengapa B.M. Diah menyimpan naskah asli proklamasi?
Apa yang melatar belakangi B.M. Diah menyerahkan naskah asli proklamasi kepada Presiden Soeharto?
Hewan berikut yang dimanfaatkan untuk membuat kain wol adalah....
Ulat
Sapi
Kambing
Domba
Untuk mendukung program pinjaman nasional pada masa awal kemerdekaan, maka didirikan ....
De Javache Bank
Bank Tabungan POS
BNI
BRI
ORI mulai berlakukan pada tanggal ....
1 Oktober 1945
30 Oktober 1946
1 Oktober 1947
30 Oktober 1948
Menteri Kemakmuran pada tahun 1946 yang mengundang kepala daerah di seluruh jawa untuk mengadakan konferensi ekonomi adalah ....
Hamengku Buwono
Joko Widodo
Ki Kusumo
Darmawan Mangunkusumo
Menteri urusan bahan makan I.J. Kasimo menyusun program yang disebut ....
Rencana Pemerintah
Swasembada Pangan
Rencana Kasimo
Rencana Menteri
Mengangkat kedua tangan adalah gerapan ke ... pada tari Merak.
1
2
3
4
Tari merak menggunakan salah satu properti utama dalam pementasannya. Properti tersebut adalah ....
Topi
Baju berkerah
Pedang
Selendang
Menjaga keharmonisan antara suku bangsa dan agama adalah cara untuk ... Persatuan dan Kesatuan pada masa kemerdekaan.
Menghujani
Menghambat
Mempertahankan
Meremehkan
Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa adalah kewajiban dari ....
TNI
POLRI
Presiden dan Wakil Presiden
Semua Warga Negara
Persatuan tampak pada sikap-sikap berikut, kecuali ....
Melaksanakan tanggung jawab
Menyebar hoax ke masyarakat
Selalu menaati aturan lalu lintas
Menghargai perbedaan agama
Mendahulukan kepentingan bersama akan ....
Menimbulkan kerusuhan di masyarakat
Menimbulkan pertengkaran
Menciptakan kerukunan dalam perbedaan
Mengurangi persatuan masyarakat
Pembentukan Badan Perancang Ekonomi merupakan inisiatif dari dr. A.K. Gani yang saat itu menjabat sebagai ....
Menteri Keuangan
Menteri Ekonomi
Menteri Perdaganagn
Menteri Kemakmuran
Perhatikan teks sejarah berikut!
Di Indonesia terdapat peribahasa "Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh." Peribahasa tersebut memiliki arti mendalam bagi bangsa Indonesia. Apabila kita bersatu, kita akan menjadi bangsa yang kuat. Namun apabila kita terpecah belah, kita akan hancur. Peribahasa tersebut sesuai dengan keperibadian bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman.
Kata tidak baku pada teks sejarah tersebut adalah ....
peribahasa
keperibadian
keberagaman
bercerai
Kata yang ditulis sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) disebut kata ....
Buka
Dasar
Tanya
Baku
Informasi berdasarkan aspek siapa pada teks tersebut adalah ....
Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih pertama kali dibuat oleh Ibu Fatmawati, istri Presiden Soekarno
Warna merah dan putih pada bendera bangsa Indonesia saling melengkapi karena merah memiliki arti berani dan melambangkan tubuh manusia, sedangkan putih berarti suci dan melambangkan jiwa manusia
Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih terakhir dikibarkan tahun 1968 karena usianya sudah tua. Untuk menggantikan bendera pusaka, pemerintah membuat duplikat dengan ukuran 300 × 200 cm.
Sejak tahun 1946 sampai 1968, Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih hanya dikibarkan saat ulang tahun kemerdekaan Indonesia.
