WorksheetsKuis MPK 1
Total questions: 14
Worksheet time: 14mins
Pada dasarnya esensi kerangka pemikiran berisi :
Alur jalan pikiran secara logis dalam menjawab masalah yang didasarkan pada landasan teoritik dan atau hasil penelitian yang relevan
Kerangka logika (logical construct) yang mampu menunjukan dan menjelaskan masalah yang telah dirumuskan dalam desain penelitian.
Model penelitian yang dapat disajikan secara skematis dalam bentuk gambar atau model matematis yang menyatakan hubungan variabel penelitian dengan hipotesis
Atribut seseorang, atau obyek, yang mempunyai “variasi” antara satu orang dengan yang lain atau satu obyek dengan obyek yang lain
Konsep tentang variabel dan konsep tentang keterkaitan antar variabel, disajikan dalam metode ilmiah sebagai :
Kerangka konsep
Hipotesis
Identifikasi masalah
Pengujian hipotesis
Metode berpikir yang membahas hal-hal umum dianalisis sampai dengan hal-hal khusus, disebut :
Sintesis
Induksi
Deduksi
Gabungan Deduksi dengan Induksi
Abstraksi dari realitas yang merupakan komponen penting dalam teori disebut dengan istilah ..
Konsep
Variabel
Konstruk
Indikator
Teori yang digunakan dalam penelitian kuantitatif bersifat dedukti, yang artinya adalah ...
Cara menerangkan dari data ke arah teori.
Memberi keterangan yang dimulai dari suatu perkiraan atau pemikiran spekulatif tertentu ke arah data akan diterangkan
Interaksi pengaruh antara dua dan perkiraan teortis
Berasumsi sesuai common sense
Penentuan kelompok teori yang perlu dikemukakan dalam menyusun kerangka berpikir untuk pengajuan hipotesis, maka langkah yang harus dilakukan adalah :
Menetapkan variabel yang diteliti
Deskripsi teori dan hasil penelitian
Sintesis kesimpulan
Asumsi berdasarkan teori
Pada penelitian kuantitatif yang meneliti mengenai “Harga diri yang positif dapat meningkatkan hubungan pertemanan di antara remaja”. Sesuai fungsi teori, tujuan dari variabel yang diujikan tersebut berfungsi untuk:
Mendeskripsikan
Memprediksi
Mengungkap perilaku
Mengendalikan suatu gejala
Adanya upaya mengkaji kesesuaian teori-teori dan hasil penelitian yang telah ditetapkan memang sesuai dengan obyek penelitian atau tidak, karena sering terjadi teori-teori yang berasal dari luar tidak sesuai untuk penelitian di dalam negeri. Hal tersebut termasuk tahapan penyusunan kerangka berpikir pada tahap:
Menetapkan konsep yang diteliti
Penetapan hipotesis teori
Deskripsi teori dan konsep
Analisis secara kritis terhadap teori dan hasil penelitian sebelumnya
Kerangka berpikir yang baik, memuat hal-hal sebagai berikut, kecuali :
Variabel-variabel yang akan diteliti harus dijelaskan
Diskusi dalam kerangka berpikir harus dapat menunjukan dan menjelaskan hubungan antar variabel yang diteliti, dan adanya teori yang mendasari
Diskusi harus dapat menunjukkan dan menjelaskan apakah analisis situasi pada perumusan masalah telah mencukupi
Kerangka berpikir perlu dinyatakan dalam bentuk diagram, dan sesuai paradigma penelitian, sehingga pihak lain dapat memahami kerangka berpikir yang dikemukakan dalam peneltian.
Supaya peneliti dapat memadukan antara teori satu dengan teori yang lain dalam menyusun kerangka berpikir, maka yang harus dilakukan adalah :
Sintesis kesimpulan
Deskripsi model hubungan konsep
Penetapan rumusan masalah konseptual
Analisis komparasi terhadap teori dan hasil penelitian
Apa yang dimaksud dengan prinsip parsimony dalam penelitian ilmiah?
Karya ilmiah harus disusun sesuai fakta atau bukti di lapangan
Rigor pada bukti empiris atau data terukur sesuai prinsip penalaran yang berlaku
Semakin sederhana hubungan antar konsep yang diteliti, semakin bagus
Dalam penelitian harus tersusun dalam urutan yang logis
Perbedaan teori dengan ideologi adalah seperti berikut ini, kecuali...
ideologi cenderung absolut sedangkan teori masih tentatif
ideologi bersifat terbuka, sedangkan teori lebih tertutup akan pengetahuan
ideologi bersifat tidak transparan, sedangkan teori bersifat transparan
ideologi tidak memerlukan untuk diuji, sedangkan teori cenderung perlu diuji kembali
Berikut adalah syarat adanya hubungan sebab akibat (causality), kecuali...
urutan waktu
adanya asosiasi secara empiris
adanya penyisihan dari penjelasan alternatif yang memungkinkan
hipotesis penelitian harus diterima
Hubungan antar dua konsep dimana jika satu konsep nilainya naik, dan konsep lainnya turun, maka hubungan korelasi tersebut disebut..
Hubungan positif
Hubungan negatif
Hubungan signifikan
Tidak berhubungan
