WorksheetsPre Test Pengisian
Total questions: 5
Worksheet time: 2mins
Berikut ini adalah proses penanganan pada kendala sistem pengisian yang mengakibatkan Daya Pengisian Rendah
Kekendoran Tali Kipas dimana baud pengikat alternator kendor akibat pengencangan yang kurang
Kotoran yang menghambat berputarnya armature sehingga arus yang masuk tidak maksimal
Terbakarnya diode karena kemampuan diode sudah menurun dan adanya arus yang melebihi kapasitas sehingga terjadi hubungan singkat yang menyebabkan diode terputus
Terdapat air pada terminal karena tidak dibersihkan baik ketika selesai mencuci maupun ketika melewati jalan yang tergenang sehingga air itu menjadikan terminal berkarat
Kesalahan pemasangan distributor yang tidak sesuai dengan SOP
Bearing yang sudah aus/Rusak menyebabkan kerusakan seperti
Suara berisik pada alternator
Suara dencitan pada drive yang disebabkan karena longgarnya drive belt
Pengisian yang maksimal karena drive belt terpasang sempurna
Arus yang dihasilkan oleh alternator sesuai dengan spesifikasi yang ada pada baterai
laju percepatan kendaraan yang semakin kencang karena bearing bergerak bebas
pemeriksaan yang harus dilakukan adalah periksa kemungkinan ada sekering yang terbakar atau lampu charge kontaknya tidak baik, periksa kemungkinan konektor regulator kendor atau rusak, periksa kemungkinan ada hubungan singkat pada dioda positif alternator dan periksa kemungkinan bola lampu warning charge putus,tahapan yang dilakukan diatas adalah
Pemeriksaan ketika lampu indikator pengisian tidak menyala
Pemeriksaan ketika lampu sein tidak menyala
Pemeriksaan ketika lampu kepala tidak menyala
Pemeriksaan ketika lampu indikator oli tidak menyala
Pemeriksaan ketika pengisian rendah
Meski arus dari baterai diteruskan ke regulator kemudian ke rotor coil, alternator tetap tidak akan dapat membangkitkan tegangan karena arus yang mengalir tidak dapat diteruskan ke masa sehingga tidak terjadi kemagnetan pada rotor coil dan teganganpun tidak dapat dihasilkan dan pengisianpun tidak ada..hal tersebut terjadi karena..?
Rotor coil putus
Brush Holder Rusak
Baterai Lemah
Baterai Kotor
Terminal Baterai Tertukar
Proses yang sesuai dengan gambar
Lepas puli dengan menggunakan SST (A) dan kunci momen, dan kencangkan SST (B) searah jarum jam sampai momen spesifikasinya (39 Nm), dan yakinkan bahwa SST (A) terpasang dengan benar pada poros rotor
Lepas Alternator dengan menggunakan SST (A) dan kunci momen, dan kencangkan SST (B) searah jarum jam sampai momen spesifikasinya (39 Nm), dan yakinkan bahwa SST (A) terpasang dengan benar pada poros Propeler
Lepas Stator dengan menggunakan SST (A) dan kunci momen,
Lepas puli dengan menggunakan tang lancip dan kunci momen, dan kencangkan SST (B) searah jarum jam sampai momen spesifikasinya (50 Nm), dan yakinkan bahwa SST (A) terpasang dengan benar.
Lepas puli dengan menggunakan Brush Holder lancip dan kunci momen, dan kencangkan SST (B) Berlawanan Arus jarum jam sampai momen spesifikasinya (50 Nm), dan yakinkan bahwa SST (A) terpasang dengan benar.
