WorksheetsKuis 2 BMW
Total questions: 21
Worksheet time: 11mins
Lengkapilah hadits berikut!
خَيْرُكُمْ .... اْلقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
مَنْ تَعَلَّمَ
خَيْرُكُمْ
مَنْ جَدَّ وَجَدَ
عَلَّمَهُ
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ اْلقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
Terjemah dari hadits tersebut adalah....
Sebaik-baik orang di antara kamu adalah orang yang belajar Al Qur’an dan membacanya
Sebaik-baik orang di antara kamu adalah orang yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya
Seburuk-buruk orang di antara kamu adalah orang yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya
Sebaik-baik orang di antara kamu adalah orang yang belajar Al Qur’an
Ganjaran pahala bagi orang yang terbata-bata dalam membaca Al-Qur'an adalah ...
27 kali lipat pahala
1 Pahala
2 Pahala
100 Pahala
Lengkapilah hadits berikut ini!
“Seorang yang lancar membaca Al Quran akan ............... dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala” (HR. Muslim).
bersama para malaikat yang mulia
bersama para rasul yang mulia
bersama para penghafal Al-Qur'an yang mulia
bersama para orang-orang sholeh yang mulia
Perumpamaan seorang mukmin yang suka membaca quran seperti buah ..... yang rasanya enak dan baunya harum
Apel
Kurma
Hanzholah
Uttrujah
Perumpamaan seorang mukmin yang tidak suka membaca Al-Qur'an seperti buah .... yang tidak ada baunya tapi manis
Kurma
Hanzholah
Anggur
Uttrujah
Perumpamaan seorang munafik yang membaca Al-Qur'an seperti buah .... yang harum aromanya tapi pahit rasanya
raihanah
uttrujah
hanzholah
kurma
Dikatakan kepada pembaca Al-Qur'an: baca, naiklah, dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dengan tartil ketika di dunia karena sesungguhnya kedudukanmu adalah di akhir ayat yang engkau baca.
Hadits tersebut memotivasi kita untuk ...
Membaca, mempelajari, mentadabburi, menghafalkan Al-Qur'an
Mengidolakan para penghafal Al-Qur'an
Membaca Al-Qur'an sepanjang hari tanpa istirahat
Membaca Al-Qur'an ketika disuruh orang tua
Syeikh Muhammad Ali Ash-Shabuni dalam bukunya At-Tibyân fi Ulûm Al-Qur`ân mengutip ucapan Ibnu Taimiyah perihal kewajiban seorang Muslim terhadap al-Qur`an. Kata Ibnu Taimiyah: “Barangsiapa yang tidak membaca al-Qur`an ia telah meninggalkan al-Qur`an; barangsiapa yang membaca al-Qur`an namun tidak merenungi kandungan-kandungan maknanya berarti ia juga telah meninggalkan al-Qur`an; dan barangsiapa yang membaca al-Qur`an serta merenunginya namun isinya tidak ia amalkan sama saja ia telah meninggalkan al-Qur`an.”
Berikut ini adalah tahapan interaksi dengan alquran .....
Membaca dan menghafal Al-Qur'an ketika di ma'had saja
Membeli Al-Qur'an yang paling mahal dan membacanya
Membacanya saja
Membaca, merenungi atau memahami maknanya, mengamalkannya
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang (air) laut, “Air laut itu suci dan menyucikan, bangkainya pun halal.” (Dikeluarkan oleh Imam Empat dan Ibnu Abi Syaibah. Lafaz hadits menurut riwayat Ibnu Abi Syaibah dan dianggap sahih oleh Ibnu Khuzaimah dan Tirmidzi. Malik, Syafi’i, dan Ahmad juga meriwayatkannya). [HR. Abu Daud, no. 83; Tirmidzi, no. 69; An-Nasai, 1:50; Ibnu Majah, no. 386. Hadits ini sahih, perawinya terpercaya. Lihat Minhah Al-‘Allam fii Syarh Bulugh Al-Maram, 1:26-27].
Berdasarkan hadits tersebut, bolehkah kita berwudhu dengan air laut?
Tidak boleh, karena air laut asin
Boleh, karena air laut itu suci
Tidak boleh, karena air laut mengandung garam
Sebaiknya bawa air khusus berwudhu saja
Apa hukum memakan bangkai ayam yang ada di laut?
Halal
Haram
Mubah
Makruh
Apa hukumnya memakan ikan tanpa disembelih dengan menyebut nama Allah?
Halal
Haram
Mubah
Makruh
Pasukan sahabat nabi pernah kehabisan bekal setelah berperang sehingga mereka memakan ikan Al-ambar (ikan paus) yang mereka makan selama setengah bulan. Dari kisah tersebut dapat kita pahami bahwa Bangkai hewan yang hidup di laut hukumnya adalah ....
Mubah
Halal
Haram
Makruh
Menurut hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi, “Air itu suci dan menyucikan kecuali jika ia berubah baunya, rasanya, atau warnanya dengan suatu najis yang masuk di dalamnya.” [HR. Al-Baihaqi, 1:259. Ia mengatakan bahwa hadits ini tidaklah kuat].
Dari hadis tersebut dapat kita fahami bahwa, air itu najis jika....
Berubah bau, rasa, dan warnanya
Berubah rasa dan warnanya
Air tidak najis
Berubah rasanya
Andi telah berwudhu dan hendak pergi sholat ke masjid, di tengah jalan ia tidak sengaja menginjak kotoran ayam, apa yang harus dilakukan Andi ketika sampai di masjid?
Langsung shalat
Berwudhu lagi karena sudah menginjak kotoran ayam
Mencuci kotorannya saja
Tidak jadi shalat
Apa perbedaan hadats dan najis?
Tidak ada bedanya
Najis membatalkan wudhu, sedangkan hadats tidak
Apabila terkena najis, maka kita wajib berwudhu. Sedangkan kalau berhadats, maka hadatsnya harus dibersihkan
Apabila pakaian terkena najis –seperti kotoran manusia dan kencing- maka harus dibersihkan. Sedangkan kalau berhadats, mesti dengan berwudhu, mandi atau tayammum kala tidak ada air.
Berikut ini adalah sikap yang mencerminkan anak yang sopan adalah....
Alfan mengucapkan salam ketika bertemu dengan Ustadz Kemal di jalan
Ataya tidak mau menyapa Athar karena Athar sudah merusak mainannya
Akhtar membentak Kak Elmira ketika disuruh belajar
Sultan suka mengejek teman-temannya
Sikap seorang muslim ketika mendapatkan rezeki adalah....
Mengucapkan "Astaghfirullah"
Mengucapkan "Alhamdulillah"
Mengeluh karena rezekinya kurang
Mengucapkan "Subhanallah"
Setiap orang harus memiliki akhlak yang baik agar .....
Dicintai dan dihormati masyarakat
Disayang orang tua
Diridhoi Allah
Semua benar
Apabila orang shalat tanpa mempunyai wudhu sebelumnya, maka shalatnya ....
Tidak sah
Sah
Sempurna
Kurang sah
Apa perbedaan wara dan zuhud?
Wara : Meninggalkan apa saja yang membahayakan akhirat
Zuhud : Meninggalkan apa saja yang tidak bermanfaat untuk akhirat
Wara : Mengerjakan apa saja yang membahayakan akhirat
Zuhud : Meninggalkan apa saja yang tidak bermanfaat untuk akhirat
Wara : Meninggalkan apa saja yang membahayakan akhirat
Zuhud : Mengerjakan apa saja yang tidak bermanfaat untuk akhirat
Wara : Meninggalkan apa saja yang membahayakan akhirat
Zuhud : Meninggalkan shalat
