NEW
Font size
WorksheetsKonflik Kamboja dan Yugoslavia
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Posisi netral Kamboja mulai diragukan sejak adanya kesepakatan antara Pangeran Sihanouk dengan Republik Rakyat Cina pada tahun 1966. Kesepakatan yang dicapai adalah
Pembukaan pelabuhan Sihanoukville
Bantuan militer Kamboja kepada Vietnam Utara
Pemberian wilayah kekuasaan kepada Vietcong
Perlawanan terbuka terhadap Amerika Serikat
Ditutupnya perbatasan Kamboja dengan Vietnam Selatan
Salath Sar atau yang lebih dikenal dengan nama Pol Pot, menjalankan kerjasama dengan Pangeran Sihanouk pada tahun 1970 ketika Lon Nol berhasil mendirikan Republik Khmer. Kemauan Khmer Merah dalam menjalankan kerjasama dengan Sihanouk didasari oleh
Kekuatan politik luar negeri Pangeran Sihanouk
Popularitas Pangeran Sihanouk di kalangan masyarakat biasa
Adanya imbalan uang kerajaan kepada Khmer Merah
Kesetiaan Khmer Merah kepada keluarga kerajaan
Kecerdasan taktik gerilya Pangeran Sihanouk
Posisi geografis dan politik Kamboja menyebabkan negara tersebut menjadi medan perang Vietnam hingga tahun 1974. Penyerangan oleh Amerika Serikat di tanah Kamboja disebabkan oleh
Adanya tempat persembunyian Vietcong di kawasan timur Kamboja
Mencegah meluasnya pengaruh Komunisme di Kamboja
Sebagai unjuk kekuatan militer Amerika Serikat
Adanya informasi terkait bantuan senjata nuklir oleh Uni Soviet
Perintah dari Duong Van Minh selaku pemimpin Vietnam Selatan
Genosida Kamboja merupakan peristiwa pembunuhan massal yang dilaksanakan oleh Khmer Merah dalam rentang waktu 1975-1979 dimana siapa pun yang dianggap intelektual menjadi sasaran. Ini berarti guru, pengacara, dokter, dan pendeta menjadi sasaran rezim. Bahkan orang berkacamata pun menjadi sasaran teror pemerintahan Pol Pot. Peristiwa ini terjadi karena
Khmer Merah memiliki keinginan untuk menciptakan masyarakat agraris tanpa kelas
Kebencian Pol Pot terhadap masyarakat kelas atas
Setiap intelektual dianggap sebagai pengikut kapitalisme
Adanya rumor akan perlawanan oleh Amerika Serikat
Pada tahun 1978 Vietnam menginvasi Kamboja dan mengakhiri rezim Pol Pot yang kejam. Mengapa Vietnam memiliki keinginan untuk mengambil alih kekuasaan Kamboja dari Pol Pot (Khmer Merah)?
Keinginan untuk menguasai seluruh kawasan Indocina
Adanya pembantaian terhadap warga sipil Vietnam di sepanjang perbatasan Vietnam-Kamboja
Menegakkan Hak Asasi Manusia di Kamboja
Adanya dorongan dari Cina untuk mengambil alih kekuasaan Kamboja
Ketakukan akan penyebaran dari kekuasaan rezim Pol Pot ke wilayah Vietnam
Yugoslavia merupakan negara yang terdiri dari 6 republik dan 2 provinsi otonom. Dibawah ini yang merupakan provinsi otonom Yugoslavia adalah
Vojvodina
Kroasia
Slovania
Albania
Makedonia
Perpecahan Yugoslavia didasari oleh banyak hal. Salah satu diantaranya adalah kekuasaan besar yang dimiliki oleh Serbia. Awal mula adanya gesekan antara republik di Yugoslavia dikarenakan oleh
Sikap Milosevic yang mendukung kaum Serbia di Kosovo atas ketidaksukaan mereka terhadap kaum Albania
Adanya pemberontakan etnis terhadap kaum Albania di Serbia
Perbedaan kontras dari kompas politik pemimpin masing-masing republik
Adanya keinginan Serbia untuk menjadi penguasa Yugoslavia
Tuduhan pembunuhan Tito oleh Kroasia terhadap Serbia
Perang Yugoslav merupakan perang yang terjadi diantara republik-republik Yugoslavia. Salah satu perang paling berdarah adalah Perang Bosnia (1992-1995) dimana masyarakat sipil juga menjadi korban. Mengapa hal ini terjadi?
Dibandingkan republik lainnya Bosnia memiliki penduduk paling beragam, sehingga konflik didalamnya merupakan konflik etnis
Adanya bantuan militer dari luar negeri yang menimbulkan jatuhnya banyak korban
Melihat situasi yang terjadi di republik Yugoslavia lainnya maka timbul paranoia
Adanya rasa frustasi yang berkaitan dengan mundurnya lajur ekonomi secara terus menerus
Munculnya rumor yang memicu ketakutan diantara masyarakat Bosnia
Keterlibatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam Perang Bosnia disebabkan oleh
Pembunuhan masyarakat sipil di Bosnia
Tekanan dari aliansi barat untuk menghentikan konflik di Bosnia
Adanya pelanggaran resolusi PBB
Keinginan untuk mempertahankan Yugoslavia
Perang Kosovo (1998-1999) lagi-lagi menjadi salah satu perang yang berpotensi menjatuhkan banyak korban jiwa. Maka dari itu terdapat intervensi dari kekuatan luar untuk menghentikan perang ini, dari manakah intervensi itu datang?
European Union (EU)
Rusia
PBB
NATO
Pakta Warsawa
