Worksheetskeperawatan jiwa
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di RSJ karena sering berteriak dan berbicara sendiri, pasien mengatakan saat dirumah mendengar suara yang mengajaknya tertawa. Perawat sedang melakukan komunikasi terapeutik, saat ini pasien sudah mampu menyebutkan nama dan perasaannya hari ini. Apakah tindakan keperawatan selanjutnya untuk kasus diatas?
Melakukan kontrak waktu tempat dan topik
Menanyakan apakah masih mendengar suara suara
Menanyakan kapan munculnya halusinasi
Memberikan reinforcement
Menanyakan frekuensi halusinasi
Seorang perempuan berusia 24 tahun dirawat di RS menjalani kemoterapi. Pasien terlihat murung, menunduk dan menolak saat melihat cermin. Pasien mengatakan “ saya menjadi perempuan yang tidak menarik lagi karena saya botak dan sakit sakitan”. Apakah tindakan keperawatan yang tepat dilakukan perawat untuk melatih koping yang adaptif?
Membiarkan pasien merenungi masalahnya
Melatih afirmasi anggota tubuh yang sehat
Menganjurkan memakai protese
Menganjurkan berkonsultasi dengan psikolog
Melakukan distraksi agar pasienmelupakan masalahnya
Seorang laki-laki berusia 37 tahun dirawat di RSJ untuk pertama kalinya. Pasien mengatakan dirinya tidak berguna dan tidak punya masa depan. Pasien terlihat lesu, kontak mata kurang dan nada suara pelan. Apakah rencana keperawatan yang tepat untuk mengidentifikasi aspek positif pasien?
Anjurkan pasien melakukan tindakan yang masih bisa dilakukan di RSJ
Pantau kegiatan harian pasien selama di RSJ
Buat daftar kemampuan diri pasien
Latih tindakan yang masih bisa dilakukan di RSJ
Bimbing dalam penulisan ADL pasien
Seorang perempuan berusia 40 tahun di rawat di RSJ untuk pertama kalinya. Pada saat pengkajian tiba –tiba pasien berteriak sambil menunjuk dinding tembok disebelah pasien “ itu dia orang yang akan membunuhku, pergi kamu!” . Bagaimanakan respon perawat yang tepat untuk kasus diatas?
“ ibu tidak perlu takut, saya akan menjaga anda”
“ itu hanya perasaan ibu saja, itu bayangan palsu”
“saya percaya ibu melihat bayangan tersebut, tetapi saya tidak melihatnya”
“ ibu sepertinya sedang berkhayal, karena disini hanya ada kita”
“ seprtinya ibu sangat ketakutan melihat bayangan itu”
Seorang perempuan berusia 40 tahun dirawat di RSJ karena depresi. Pasien direncanakan akan mendapatkan terapi ECT ( electro convulsive terapi) dan telah mendapatkan persetujuannya. Pasien terlihat mondar mandir sambil berulang kali mengatakan khawatir karena ini adalah pengalam pertamanya melaksanakan ECT. Apakah respon perawat yang tepat untuk kondisi pasien diatas?
Menanyakan mengapa pasien cemas
Menanyakan tentang koping pasien bila mengalami hal yang sama
Menanyakan apakah pasien perlu bantuan
Menanyakan perasaan tentang prosedur ECT yang akan di jalaninya
Menanyakan apa yang dipikirkan pasien tentang prosedur ECT yang akan dijalaninya
Seorang pasien berusia 30 tahun dirawat di RSJ, pasien mendapatkan terapi chlorpromazine ( CPZ). Pasien mengatakan setelah minum obat tersebut pasien menjadi lemas dan mengantuk. Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk kasus diatas?
Menyampaikan kepada pasien bahwa itu merupakan efek samping
Menganjurkan kepada pasien untuk tidur
Menganjurkan untuk melapor kepada dokter
Mengukur tekanan darah pasien secara rutin
Menganjurkan untuk mengurangi dosis
seorang laki-laki berusia 36 tahun di rawat di RSJ karena mengurung diri selama satu minggu. Pasien mengatakan mendengar suara, biasanya suara muncul di tengah malam saat pasien melamun sendirian, suara muncul 3- 4 kali dalam sehari sehingga pasien mengatakan ketakutan dan berteriak. Apakah pengkajian selanjutnya untuk melengkapi data pada kasus diatas?
isi halusinasi
situasi pencetus halusinasi
frekuensi halusinasi
respon terhadap halusinasi
jenis halusinasi
Seorang laki-laki berusia29 tahun dirawat di RSJ karena mengamuk dan merusak perabotan. Pasien mengatakan dalam sehari marah hingga 5 kali, saat marah pasien merasa berdebar debar dan pusing sehingga pasien teriak dan memukul orang. Menurut pasien dengan memukul marahnya menjadi berkurang. Apakah pengkajian selanjutnya untuk menegakan masalah keperawatan utama pada kasus diatas?
menanyakan respon saat marah
menanyakan tanda gejala marah
menanyakan penyebab marah
menanyakan berapa kali marah
menanyakan akibat respon marah yang dilakukan pasien
Seorang perempuan berusia 40 tahun dirawat di RSJ hari ketiga. pasien terlihat lesu, menunduk dan nada suara pelan. Pasien mengatakan malu dengan kondisinya sehingga pasien diam. pasien sudah mampu mengidentifikasi aspek positif yang dimiliki pasien. Apakah tindakan keperawatan selanjutnya untuk kasus diatas?
latihan mengidentifikasi aspek positif diri
melatih kemampuan yang dimiliki
memilih kemampuan yang akan dilatih
mencatat dalam jadwal harian pasien
melakukan kontrak latihan kemapuan
Seorang perempuan berusia 30 tahun dirawat di RSJ sejak dua hari yang lalu. Pasien tampak bingung, pasien mengalami disorientasi, pasien mengatakan tidak ingin mengikuti kegiatan kelompok. Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk kasus diatas?
menerima keputusan pasien tanpa mempermasalahkannya
menyuruh pasien lain untuk membujuk pasien
memberi tahu pasien bahwa kehadirannya sangat penting
memaksa bergabung dengan kelompok sebagai latihan
melibatkan pasien pada kelompok yang lebih kecil
