wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis ISO 22000 Kelas PMIP Tahun 2020

Total questions: 15

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Berikut hal terkait ISO 22000 :

a)

Dikenal secara internasional

b)

Dapat diterapkan dalam organisasi yang ada dalam rantai suplai

c)

Menerapkan sistem Codex Alimentarius HACCP

d)

Semua jawaban benar

2.

Dalam analisa bahaya, ada dua hal yang terkait dalam penentuan signifikasi bahaya yaitu:

a)

Peluang terjadi dan tidak terjadi

b)

Tingkat keparahan dan tidak parah

c)

Peluang terjadi dan tingkat keparahan

d)

Semua jawaban betul

3.

Internal audit dilakukan sebagai berikut kecuali:

a)

Dilakukan pada selang waktu tertentu

b)

Tidak perlu direncanakan

c)

Perlu adanya internal auditor

d)

Prosedur wajib ada

4.

Yang termasuk “Plan” dalam siklus PDCA adalah klausul:

a)

1,2,3,4

b)

4,5,6,7

c)

6,7,8,9

d)

5,6,7,8

5.

Termasuk “check” pada prinsip PDCA pada :

a)

Klausul 7

b)

Klausul 9

c)

Klausul 8

d)

Klausul 10

6.

Perubahan utama ISO 22000 : 2005 menjadi ISO 22000 : 2018 adalah sebagai berikut,

kecuali…..

a)

The high level structure dengan mengikuti struktur standar sistem manajemen lain

b)

The operation process dengan istilah berbeda

c)

The Plan-Do-Check-Action Cycle dengan dua struktur terpisah

d)

The control approach mecakup pendekatan berbeda dalam memahami sistem control.

7.

Dalam ISO 22000 : 2018 terdapat beberapa perubahan klausul dari ISO 22000 : 2005.

Perubahan klausul tersebut seperti dibawah ini kecuali,…

a)

Klausul 3

b)

Klausul 4

c)

Klausul 5

d)

Klausul 6

8.

Berikut merupakan Prinsip FSMS (Food Safety Management System) adalah

a)

Customer Focus

b)

Leadership

c)

Program Persyaratan Dasar (PRP)

d)

Pendekatan Proses

9.

Berikut merupakan Prinsip Manajemen adalah

a)

Komunikasi interaktif

b)

Manajemen system

c)

Program Persyaratan Dasar (PPD)

d)

Pendekatan Proses.

10.

Ruang lingkup Food Safety Management System (FSMS) adalah sebagai berikut,

kecuali…..

a)

Menentukan batasan dan penerapan FSMS

b)

Menentukan produk dan layanan, proses dan lokasi produksi yang termasuk dalam FSMS

c)

Mencakup aktivitas yang mempengaruhi keselamatan pekerja.

d)

Mencakup aktivitas, proses-proses, produk atau layanan yang mempengaruhi keamanan pangan produk akhirnya

11.

Pada klausul 6 tentang perencanaan, dalam penetapan sasaran Food Safety Management System (FSMS) memiliki persyaratan sebagai berikut, kecuali…..

a)

Konsisten dengan kebijakan keamanan pangan

b)

Merupakan tanggung jawab tunggal pimpinan

c)

Dapat terukur

d)

Mempertimbangkan persyaratan keamanan pangan termasuk perundangan, peraturan dan pesyaratan pelanggan

12.

Pada klausul 8.2 mengenai Program Persyaratan Dasar (PRPs), organisasi harus mempertimbangkan beberapa hal dalam penerapan PRPs. Berikut yang bukan merupakan hal yang harus dipertimbangkan dalam penerapan PRPs adalah…

a)

Wewenang dan tanggung jawab top management

b)

Konstruksi, lay-out bangunan dan utilitas terkait

c)

Pest control, pembuangan limbah dan layanan pendukung

d)

Proses Persetujuan Pemasok dan Jaminan Pemasok

13.

Dalam ISO 22000 : 2018 pada klausul 8.5 tentang hazard control perlu dilakukan pemeliharaan informasi terdokumentasi mengenai seluruh bahan baku, bahan tambahan dan material kontak dengan produk yang diperlukan untuk analisis bahaya. Berikut yang bukan merupakan aspek yang diperlukan dalam analisis bahaya adalah…..

a)

Karakteristik biologi, kimia dan fisik

b)

Produk lain sejenis

c)

Persiapan dan/atau penanganan sebelum digunakan atau proses

d)

Kriteria keberterimaan terkait “food safety” atau spesifikasi material dan bahan tambahan yang dibeli sesuai dengan tujuan penggunaannya

14.

Berikut merupakan urutan langkah dalam penyusunan HACCP plan yang tepat adalah….

a)

Pembentukan Tim HACCP – Deskripsi Produk – Identifikasi Tujuan Penggunaan Produk – Penentuan Diagram Alir Produksi – Verifikasi Diagram Alir Produksi – Analisis Bahaya – Penentuan Control Limit (CL) - Identifikasi Critical Control Point (CCP) – Monitoring CCP – Tindakan Korektif – Verifikasi– Perekaman/Dokumentasi

b)

Pembentukan Tim HACCP – Deskripsi Produk – Identifikasi Tujuan Penggunaan Produk – Penentuan Diagram Alir Produksi – Verifikasi Diagram Alir Produksi – Analisis Bahaya – Identifikasi Critical Control Point (CCP) – Monitoring CCP - Penentuan Control Limit (CL) – Tindakan Korektif – Verifikasi

– Perekaman/Dokumentasi

c)

Pembentukan Tim HACCP – Deskripsi Produk – Identifikasi Tujuan Penggunaan Produk - Analisis Bahaya – Penentuan Diagram Alir Produksi – Verifikasi Diagram Alir Produksi – Identifikasi Critical Control Point (CCP) – Penentuan Control Limit (CL) – Monitoring CCP – Tindakan Korektif – Verifikasi

– Perekaman/Dokumentasi

d)

Pembentukan Tim HACCP – Deskripsi Produk – Identifikasi Tujuan Penggunaan Produk – Penentuan Diagram Alir Produksi – Verifikasi Diagram Alir Produksi – Analisis Bahaya – Identifikasi Critical Control Point (CCP) – Penentuan Control Limit (CL) – Monitoring CCP – Tindakan Korektif – Verifikasi - Perekaman/Dokumentasi.

15.

Kontrol ketidaksesuaian proses dan produk pada klausul 8.9 ISO 22000 : 2018, produk yang tidak dapat diterima harus ditindak lanjuti. Berikut alternative tindak lanjut kecuali….

a)

Reproses atau di proses lebih lanjut untuk memastikan bahwa bahaya keamanan pangan telah dikurangi hingga batas aman

b)

Untuk penggunaan lain

c)

Di-release dengan merubah kemasan

d)

Dihancurkan atau di buang