Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PERBAIKAN NILAI SEJARAH INDONESIA XII DEMOKRASI LIBERAL

Total questions: 30

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Demokrasi liberal (atau demokrasi konstitusional) adalah sistem politik yang menganut kebebasan individu. Kurun waktu pelaksanaan Demokrasi Liberal adalah tahun....

a)

1945-1949

b)

1949-1950

c)

1950-1959

d)

1959-1965

e)

1965-1998

2.

Tahun 1950-1959 merupakan masa memanasnya partai-partai politik pada pemerintahan Indonesia. Pada masa ini terjadi pergantian kabinet. Partai pengusung dari Kabinet Natsir (6 September 1950 - 21 Maret 1951) adalah partai.....

a)

NU dan Masyumi

b)

Masyumi dan PNI

c)

Masyumi dan PKI

d)

NU dan PNI

e)

PKI dan PNI

3.

Gagasan Sumitro dituangkan dalam program Kabinet Natsir dimulai pada April 1950. Hasilnya selama 3 tahun (1950-1953) lebih kurang 700 perusahaan bangsa Indonesia menerima bantuan kredit dari program ini. Sebuah kebijakan ekonomi yang memberikan bantuan dana pada pribumi agar bisa bersaing dengan pengusaha asing dikenal dengan sistem ekonomi .....

a)

Gerakan Benteng

b)

Ali Baba

c)

Nasionalisasi

d)

Gerakan Banteng

e)

Sanering

4.

Perhatikan hal-hal berikut ini


Menjamin keamanan dan ketentraman

Mengusahakan kemakmuran rakyat dan memperbaharui hukum agraria agar sesuai dengan kepentingan petani.

Mempercepat persiapan pemilihan umum.

Menjalankan politik luar negeri secara bebas aktif serta memasukkan Irian Barat ke dalam wilayah RI secepatnya.

Menyiapkan undang – undang tentang pengakuan serikat buruh, perjanjian kerja sama, penetapan upah minimum, dan penyelesaian pertikaian buruh.


Hal tersebut adalah pokok program dari Kabinet.....

a)

Natsir

b)

Sukiman

c)

Burhanudin Harahap

d)

Ali Sastroamijoyo

e)

Djuanda

5.

Kabinet baru dipimpin oleh Ir. Djuanda yang kemudian membentuk kabinet yang terdiri dari para menteri yang ahli dalam bidangnya. Kabinet ini dikenal dengan istilah Zaken Kabinet karena harus berisi unsur ahli dan golongan intelektual dan tidak adanya unsur partai politik di dalamnya.

Program kerja kabinet Djuanda dikenal dengan nama.....

a)

Tri Sila

b)

Panca Sila

c)

Panca Karya

d)

Golongan Karya

e)

Persatuan Indonesia

6.

Kekacauan politik yang timbul karena pertikaian partai politik di Parlemen menyebabkan sering jatuh bangunnya kabinet sehingga menghambat pembangunan. Untuk menyelamatkan negara maka Presiden Sukarno mengeluarkan.....

a)

Dwikora

b)

Dwidarma

c)

Dekrit Presiden

d)

Trikora

e)

Konsepsi Presiden

7.

Sejak kembali menjadi negara kesatuan, Indonesia masuk pada era demokrasi parlementer atau liberal. Jalannya pemerintahan pada masa ini tetap tidak stabil karena...

a)

para menteri diangkat dalam kabinet yang terdiri atas orang-orang yang tidak terampil

b)

presiden bertindak tidak profesional dengan mengangkat orang-orang terdekatnya

c)

tidak solidnya angkatan perang sehingga keamanan negara tidak terjamin

d)

sering terjadi pergantian kabinet dengan masa kerja yang singkat

e)

sering terjadi pertentangan antar kelompok pendukung Soekarno dan penentang Soekarno

8.

Pada demokrasi liberal, partai politik memiliki peranan yang sangat besar karena...

a)

kabinet dipilih oleh partai politik besar

b)

partai politik dapat membentuk kabinet partai

c)

presiden dapat dipilih dari partai politik besar

d)

kekuasaan terpusat hanya pada partai politik

e)

kabinet bertanggung jawab pada pemimpin partai

9.

Ciri utama penerapan demokrasi liberal di Indonesia adalah...

a)

dominasi kelompok agama

b)

berkuasanya satu partai

c)

pembentukan berbagai partai politik

d)

pengangkatan presiden seumur hidup

e)

pemegang kendali pemerintahan adalah presiden

10.

Kabinet yang dipimpin oleh tokoh pada gambar di atas terbentuk pada tanggal 6 September 1950. Kabinet ini disebut Zaken Kabinet karena...

a)

berasal dari kalangan sipil dan militer

b)

perdana menterinya berasal dari partai politik

c)

merupakan hasil koalisi dari berbagai partai politik

d)

anggota kabinet berasal dari penunjukan formatur

e)

didukung oleh para menteri yang dianggap ahli di bidangnya

11.

Inti dari kebijakan program Gerakan Benteng adalah...

a)

membentengi kepentingan kolonial

b)

mencegah berkembangnya komunisme

c)

mengadopsi sistem perekonomian Belanda

d)

melarang pengusaha untuk terjun dalam kegiatan politik

e)

secepatnya menumbuhkan pengusaha pribumi yang mandiri dan kuat

12.

Pelaksanaan Pemilu 1955 dilakukan dalam 2 tahap, yaitu pada tanggal 29 September 1955 dan 15 Desember 1955. Tahap pertama bertujuan memilih...

a)

anggota MPR

b)

perwakilan dalam KNIP

c)

anggota DPR

d)

anggota Badan Konstituante

e)

presiden dan wakil presiden

13.

Penyebab jatuhnya Kabinet Wilopo adalah ...

a)

Melanggar politik luar negeri bebas aktif

b)

Kegagalan perundingan dengan Belanda

c)

Kegagalan menyiapkan pemilu

d)

Banyak terjadi pemberontakan di daerah-daerah

e)

Peristiwa Tanjung Morawa

14.

Sebab utama jatuhnya Kabinet Sukiman adalah ...

a)

Korupsi merajalela di setiap lembaga negara

b)

Penandatangan Mutual Security Act dengan Amerika Serikat

c)

Eksistensi mantan pemimpin negara federal yang masih kuat

d)

Anggota kabinet yang kecewa

e)

Perselisihan pendapat dengan TNI AD

15.

Latar belakang diadakannya Pemilu I tahun 1955 adalah ...

a)

Pergolakan di daerah-daerah

b)

Para wakil partai politik tidak melaksanakan tugas sebagai penyalur aspirasi rakyat

c)

Mengganti status negara serikat ke kesatuan

d)

Mengubah Demokrasi Liberal menjadi Demokrasi Terpimpin

e)

Keinginan mewujudkan parlemen yang merupakan aspirasi rakyat

16.

Salah satu sebab gagalnya Program Benteng yang dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia adalah ....

a)

Masyarakat menggunakan uang dengan hemat

b)

Menikmati hidup dengan sederhana

c)

Mentalitas pengusaha yang cenderung konsumtif

d)

Tidak ingin mendapatkan keuntungan yang cepat

e)

Dapat bersaing dengan pengusaha nonpribumi

17.

Konferensi Asia Afrika dilangsungkan saat kabinet....

a)

Ali Sastroamijoyo I

b)

Ali Sastroamijoyo II

c)

Burhanuddin Harahap

d)

Wilopo

e)

M. Natsir

18.

Menurut Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo, tujuan mengubah struktur ekonomi nasional di bidang perdagangan dapat berhasil jika ....

a)

pemerintah membatasi impor barang jadi

b)

pemerintah menggalakkan ekspor barang jadi

c)

di Indonesia tumbuh kelas pengusaha

d)

pemerintah memberdayakan ekonomi kerakyatan

e)

danya persaingan yang sehat antara pengusaha pribumi dan pengusaha nonpribumi

19.

Partai-partai pada masa Demokrasi Liberal lebih cenderung untuk ....

a)

mementingkan kepentingan bangsa darpada kepentingan partainya

b)

secara bersama-sama mendukung program pemerintah

c)

meningkatkan kerja sama antarpartai politik

d)

mementingkan kepentingan partainya daripada kepentingan bangsa

e)

mengutamakan pembangunan fisik

20.

Pada masa demokrasi liberal, presiden tidak berperan sebagai kepala pemerintahan karena

a)

ketidakmampuan presiden memilih menteri yang cakap dalam kabinet

b)

sesuai dengan hasil kesepakatan KMB

c)

Indonesia menganut sistem demokrasi presidensial

d)

Indonesia menganut sistem demokrasi parlementer

e)

Presiden sudah menduduki jabatan sebagai panglima tertinggi

21.

Sejak masa kabinet Sukiman, politik luar negeri Indonesia menjadi salah satu prioritas pemerintah. adapun politik luar negeri bangsa Indonesia adalah

a)

Dualisme kekuatan

b)

politik dagang

c)

politik kiblat kanan

d)

politik kiblat kiri

e)

politik bebas aktif

22.

Perhatikan pernyataan berikut!

  1. adanya perang dingin
  2. persamaan senasib
  3. adanya 2 kekuatan antara blok barat dan blok timur
  4. bercirikan ekonomi negara berkembang dan miskin
  5. perebutan pengaruh komunis dan liberal
  6. sama-sama pernah mengalami penjajahan

Dari pernyataan di atas manakah yang merupakan faktor internal lahirnya Konferensi Asia Afrika ...

a)

1,2, dan 3

b)

1.3. dan 5

c)

2,4, dan 6

d)

3.4. dan 5

e)

4,5, dan 6

23.

Konferensi Asia Afrika Mengahasilkan kesepakatan bahwa kemerdekaan suatu bangsa merupakan hak dari bangsa tersebut. Hasil keseluruhan dari KAA ini di sebut dengan ....

a)

Pancagatra Bandung

b)

Bandung Message

c)

Dasasila Bandung

d)

Piagam Bandung

e)

Bandung Charter

24.

Deklarasi Djuanda pada tanggal 13 Desember 1957 mempertegas batas wilayahlaut Teritorial Indonesia sepanjang ....

a)

3 mil dari lepas pantai

b)

12 mil dari lepas pantai

c)

24 mil dari lepas pantai

d)

200 mil dari lepas pantai

e)

20 mil dari lepas pantai

25.

untuk memajukan ekonominya kabinet Ali 1 memperkenalkan sistim ekonomi Alibaba yaitu ....

a)

menggalang kerjasana pengusaha pribumi dan non pribumi

b)

membentuk badan perencanaan pembangunan

c)

membantu pengusaha melakukan eksport

d)

menggunakan nilai tukar uang sebagian

e)

melarang penggunaan hewan ternak untuk konsumsi pribadi

26.

pada masa demokrasi Liberal sering terjadi pergantian kabinet yang disebabkan oleh adanya ....

a)

munculnya partai-partai baru

b)

banyaknya partai peserta pemilu

c)

mosi tidak percaya

d)

gagal mengembalikan Irian Barat

e)

pelaksanaan pemilu sampai 2 tahap

27.

Sistim pendidikan pada masa Demokrasi liberal adalah ....

a)

pendidikan sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah pusat.

b)

pendidikan wajib 6 tahun dengan sistim desentralisasi

c)

pendidikan wajib 9 tahun dengan menggunakan dana APBN

d)

pendidik menjadi suatu kewajiban

e)

pendidikan sepenuhnya dibiayai oleh pemerinth daerah

28.

Apa dampak yang ditimbulkan akibat pergantian kabinet pada masa Demokrasi Liberal

a)

Hutang ke luar negeri Indonesia semakin banyak

b)

Rakyat tidak percaya adanya parpol

c)

ketidakstabilan politik nasional

d)

Perekonomian masyarakat menurun

e)

Adanya krisis perekonomian di Indonesia

29.

Salah satu kebijakan yang terjadi pada masa kabinet Sukiman adalah adanya Perjanjian Mutual Security Act (MSA). Perjanjian tersebut telah menimbulkan tafsiran, bahwa … .

a)

pemerintah membutuhkan bantuan ekonomi luar negeri

b)

terdapat ketegangan antara kabinet dengan parlemen

c)

pemerintah mengabaikan aspirasi masyarakat

d)

Indonesia telah memasuki Blok Barat

e)

kabinet Sukiman memiliki hubungan dekat dengan Amerika Serikat

30.

Kabinet Wilopo merupakan kabinet ketiga pada masa Demokrasi Liberal. Pada tanggal 17 Oktober 1952 terjadi peristiwa yang menjadi salah satu pemicu lengsernya kabinet Wilopo. Makna dari peristiwa tersebut adalah adanya … .

a)

bantuan ekonomi dari luar negeri bagi pembangunan Indonesia

b)

campur tangan dan ketegangan antara TNI dengan parlemen

c)

sikap abai dari pemerintah terhadap aspirasi masyarakat terutama dari golongan petani

d)

keberpihakan Indonesia dalam salah satu Blok pada masa Perang Dingin

e)

ketidakharmonisan antara Wilopo dengan Presiden Soekarno