NEW
Font size
WorksheetsCerita Pendek
Total questions: 10
Worksheet time: 12mins
Karya sastra fiksi yang menceritakan berbagai macam permasalahan dalam kehidupan masyarakat yang dikemas dalam sebuah cerita menarik disebut....
cerber
cerpen
dongeng
novel
Cerpen yang mempunyai panjang cerita sedang tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek disebut cerpen ...
cerpen ideal
cerpen mini
cerpen panjang
cerpen semi
Cerpen yang menggunakan kalimat sederhana yang mudah dipahami. biasanya cerpen ini berisi permasalahan sehari-hari yang dialami bocah dan sebayanya.
cerpen ini disebut ....
cerpen anak
cerpen bocah
cerpen keluarga
cerpen remaja
Dalam sebuah cerita terkandung unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik.
Yang dimaksud dengan unsur intrinsik adalah ....
Unsur yang dibangun dari luar cerita
Unsur yang dibangun dari dalam dan luar cerita
Unsur yang dibangun dari dalam cerita
Unsur yang dibangun dari penjuru cerita
Yang termasuk unsur intrinsik cerita adalah ....
tema, alur, tokoh, penokohan, latar, dan amanat
tema, alur, tokoh, penokohan, bahasa, latar, dan amanat
tema, alur, tokoh, penokohan, sudut pandang, dan amanat
tema, alur, tokoh, penokohan, latar, sudut pandang, dan amanat
Unsur ekstrinsik adalah unsur yang dibangun dari luar cerpen, artinya unsur-unsur tersebut ada di luar karya satra .
Tang termasuk unsur ekstrinsik adalah ....
agama, bahasa, nilai sosial, nilai moral, dan latar belakang pengarang.
agama, bahasa, nilai moral, dan latar belakang pengarang.
agama, bahasa, nilai sosial, dan latar belakang pengarang.
agama, nilai sosial, nilai moral, dan latar belakang pengarang.
Pada hari Lebaran yang kedua Mintuk minta pamit dan pangestu ke seluruh keluarga di desanya. ia sudah bertekad mau mengadu nasib di Jakarta. tidak ada gunanya menjadi buruh tani menggarap sawah orang lain di desanya. orang harus berani mengambil keputusan untuk menentukan jalan hidupnya, dan aku sudah memutuskan untuk pergi ke Jakarta.
Meninggalkan Sawit desa sunyi yang sudah tidak memberi harapan apa-apa lagi kepadanya. meninggalkan ibunya yang tua, dan saudara-saudaranya yang lebih suka menggembala itik di pinggir sungai, meskipun bukan miliknya sendiri. Aku akan pulang kelak dengan kacamata hitam, jaket, celana, sepatu, dan arloji yang dipakai Ngatiyo, aku harus membuktikan kalau aku mampu.
Aku akan cari duit di Jakarta. Aku mau bekerja jadi .....
Jadi apa?
Kata Ngatiyo bisa jadi apa saja. Ah, kalau begitu. Jakarta memang surga , bayangkan jadi apa saja!
Latar tempat kutipan cerita di atas adalah ...
Desa Sawit
Kota Jakarta
pinggir sungai
sawah
Pada hari Lebaran yang kedua Mintuk minta pamit dan pangestu ke seluruh keluarga di desanya. ia sudah bertekad mau mengadu nasib di Jakarta. tidak ada gunanya menjadi buruh tani menggarap sawah orang lain di desanya. orang harus berani mengambil keputusan untuk menentukan jalan hidupnya, dan aku sudah memutuskan untuk pergi ke Jakarta.
Meninggalkan Sawit desa sunyi yang sudah tidak memberi harapan apa-apa lagi kepadanya. meninggalkan ibunya yang tua, dan saudara-saudaranya yang lebih suka menggembala itik di pinggir sungai, meskipun bukan miliknya sendiri. Aku akan pulang kelak dengan kacamata hitam, jaket, celana, sepatu, dan arloji yang dipakai Ngatiyo, aku harus membuktikan kalau aku mampu.
Aku akan cari duit di Jakarta. Aku mau bekerja jadi .....
Jadi apa?
Kata Ngatiyo bisa jadi apa saja. Ah, kalau begitu. Jakarta memang surga , bayangkan jadi apa saja!
Tokoh utama penggalan cerita di atas adalah....
ibunya
Ngatiyo
Mintuk
aku
"Bu, kesalahanku terhadap Ayah dan Ibu terlalu besar. kini ayah sudah tidak bisa kuminta ampunan. Dan ibu belum mengatakan bahwa ibu telah memaafkan kesalahanku. Bu, katakan dulu Ibu telah memberi ampun kepadaku."
Kudengar Ibu melepas desah lirih dan panjang. Tanganya yang lembut membelai rambutku.
"Ya, Yuning, Ya Kau memang telah berlaku kurang hormat kepada ayahmu , almarhum. Bersyukurlah karena kau mempunyai ayah yang berlapang dada. Dengar, Yuning, Ayahmu pergi dengan hati damai. Aku telah mendengar sendiri dia telah memaafkanmu."
Watak tokoh dalam kutipan cerpen tersebut dapat diketahui dari ....
Ucapan tokoh Ayah.
Ucapan tokoh Ibu
Ucapan tokoh Yuning
Ucapan tokoh Ibu dan Ayah
"Punya karcis lebih?"
Aku mengangguk. Kuraih selembar karcis lagi dari saku jasku. Ia mengais uang receh dari saku celananya dan menghitung empat ratus lira.
"Tak usah!" tolakku. "Aku tak jadi miskin mentraktirmu naik bus."
Ia tersenyum sambil mengucap terima kasih. tersenyum karena mendapat karcis gratis. Tersenyum karena bahasa Prancisku lumayan. Tersenyum karena aku memang tidak jelek. Mungkin!
Amanat yang dapat diambil dari kutipan cerpen tersebut adalah ...
mensyukuri keadaan
menawarkan bantuan kepada orang lain.
berbuat baik sesama orang
Memberi bantuan orang lain.
