NEW
Font size
WorksheetsIIM PRETEST OKTOBER TAHAP 2
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Wanita 35 tahun dengan keluhan mata merah berulang sejak 2 tahun terakhir. Penglihatan juga semakin suram. Selain keluhan mata, pasien juga mengalami penurunan pendengaran dan bercak-bercak pada kulit. Pada pemeriksaan ditemukan gambaran retina sunset glow. Pada stadium manakah pasien ini ?
Prodromal
Akut uveitis
Konvalesen
Kronik rekuren
Kronik rekuren
Akut on chronic
American uveitis society criteria for diagnosis of acute retinal necrosis syndrome is :
One or more foci of retinal necrosis with discrete borders, located in the central retina
Rapid progression in the antiviral therapy
Centripetal spread
Occlusive vaculopathy with arterior involvement
Prominent vitritis with no anterior chamber inflamation
Pasien laki-laki usia 31 tahun dengna keluhan buram dimata kiri. Pada pemeriksaan funduskopi didapatkan multiple cotton wool spot, mikro aneurisma, serta perdarahan intra retina. Pasien dengan HIV +, tanpa riwayat penggunaan ARV. Diagnosis yang paling mungkin adalah :
Progressive outer retinal necrosis
CMV retinitis
Retinopathi HIV
Immune-recovery uveitis
Non-proliferative diabetic retinopathi.
Pasien perempuan berusia 45 tahun datang dengan keluhan nyeri, photophobia, dan penurunan visus mendadak. Pada pemeriksaan fundus didapatkan uveitis granulomatosa bilateral dengan vitritis dan edema papil. Ditemukan manifestasi lainnya pada kulit dan neurologis tidak ada riwayat operasi atau trauma sebelumnya. Segmen posterior ditandai dengan eksudat kuning pada level RPE dan serous retinal detachement pada polus posterior. Diagnosis pada pasien ini adalah :
Behcet syndrome
Pars planitis
Sarcoiditis
Intermediate uveitis
Vogt-Koyanagi harada syndrome
Pada penyakit yang ditandai dengan vesikel yang nyeri, terlokalisir pada satu dermatome, pada area wajah atau dada. Dermatome yang terkena adalah T3-L3 dan cabang dari N. V ( Trigeminal). Erupsi vesikel pada kelopak dapat mengakibatkan infeksi sekunder, sikatrik kelopak mata, notching pada kelopak mata, trikiasis, entropion ataupun ektropion. Keratitis epithelial punctata ataupun dendritic merupakan manifestasi klinis yang sering terjadi. Penatalaksanaan yang paling tepat adalah :
Antiviral topical
Acyclovir 400mg 4x/hari selama 3 hari
Acyclovir 800 mg 5x/ hari selama 7 – 10 hari
Famcyclovir 3x100 mg
Valacylcovir 2x250 mg
Seorang peternak laki-laki usia 55 tahun, dengan keluhan mata merah, nyeri, fotofobia dan berair sejak 2 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan ditemukan hiperemi pada konjuctiva dan perikorena terutama di temporal. Ulkus kornea ditemukan pada jam 1 – 5 marginal, neovasularisasi (+), dan tanpa hipopion. Tidak ada riwayat sakit sistemik. Pasien sudah berobat ke dokter mata, namun keluhan tetap ada. Apakah diagnosis pada pasien ini ?
Ulkus kornea ec. Viral
Ulkus mooren
Periferal ulcerative keratitis
Ulkus kornea ec. Bakteri
Ulkus kornea ec. Jamur
Apa penatalaksanaan untuk pasien diatas ?
Kortikosteroid topikal, lensa kontak, dan eksisi limbal konjunctiva
Antibiotik topikal dan keratoplasti
Antiviral topikal kortikosteroid topikal, dan lensa kontak
Siklosporin topikal dan antibiotik sistemik
Antibiotik topikal dan kortikosteroid sistemik
A 52 years old woman complain about burning sensation, with foreign body sensation on both eyes since 2 years ago. She has filmy vision and history of reccurent chalazia. She’s been taking anti coagulant medication since 5 years ago. Her BCVA is 20/20 on both eyes. On opthalmologic examintation reveal hyperemic eyelid with foamy tears, papilary reaction on the inferior tarsus, marginal epithelial and sub-epithelial infiltrates with corneal neo-vascularization. Which is the best management for this patient ?
Short periode of non preserved steroid
Tetracycline 250 mg oral every 6 hours for the first 3-4 weeks
Lower and upper punctal occlusion
Doxycycline 100m, every 12 hours for the first 3-4 week
Abc benar
Sehabis berkemah dimusim panas, beberapa murid SD menderita batuk pilek disertai merah pada kedua mata. Pada pameriksaan didapatkan hypremia folikuler conjunctiva disertai keratitis sub epitelial. Pada beberapa anak ditemukan chemosis conjunctiva dan perdarahan sub-konjnctiva. Tetapi tidak didapatkan membran ataupun pseudomembran pada murid SD. Maka pernyataan yang paling tepat :
Dengan pengobatan yang adekuat penderita akan mengalami jaringan parut
Sembuh sendiri tanpa pengobatan bila daya tahan penderita cukup baik
Dapat diberikan steroid topikal
Perlu diberikan anti inflamasi non steroid topikal
Perlu diberikan antivirus topical
Laboratory finding for this patient CD 4 T cell lymphocyte 25 cell/um, fundus examination for ARN is important reconsideraton including CMV retinitis, toxoplasmic retinochoroiditis, retinal vasculitis such as adamantines behcet disease. When diagnosis Is uncertain, intra ocular fluid analysis of aqous and/or vitreous should be performed, using :
Goldmann-Witmer coefficient
ELISA
Radio-imunoassay
PCR
Retinal Biopsy
