wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Audit siklus pembelian dan pembayaran

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Pengujian pengendalian terhadap siklus pendapatan merupakan strategi auditor untuk memperoleh pemahaman atas pengendalian intern dalam siklus pendapatan. Strategi seperti ini dinamakan strategi resiko pengendalian rendah (lower assessed level of control risk strategy).

a)

BENAR

b)

SALAH

2.

Siklus pengeluaran meliputi berbagai keputusan dan proses yang perlu untuk memperoleh barang dan jasa yang diperlukan dalam kegiatan operasional bisnis perusahaan.

Transaksi yang membentuk Siklus pengeluaran dalam perusahaan terdiri dari transaksi berikut, KECUALI :

a)

Transaksi pembelian

b)

Transaksi pengeluaran kas.

c)

Transaksi Pembayaran Utang

d)

Transaksi Penerimaan

3.

Tujuan audit siklus pengeluaran adalah :

Pernyataan I

Untuk memeriksa apakah transaksi pembelian dan pengeluaran kas yang tercantum di laporan keuangan betul-betul ada, masih digunakan dan dimiliki oleh perusahaan. (keberadaan atau keterjadian)

Pernyataan II

Untuk memeriksa semua transaksi pembelian dan pengeluaran kas yang terjadi selama periode yang di audit telah di catat ( Penyajian dan pengungkapan)

a)

Pernyataan I dan II Benar

b)

Pernyataan I dan II Salah

c)

Pernyataan I Salah dan II Benar

d)

Pernyataan I Benar dan II Salah

4.

Dalam melakukan audit, auditor terkadang menemukan adanya hutang yang belum dicatat. dibawah ini manakah yang bukan hal yang menyebabkan hutang belum dicatat :

a)

Adanya dokumen yang belum di proses untuk pembayaran tanggal neraca

b)

Adanya barang yang diterima sebelum tanggal neraca namun faktur baru diterima setelah tanggal neraca

c)

Klien menggunakan basis tunai dalam melaksanakan sistem bukti kas keluarnya

d)

Klien enggan mencatat hutang karena alasan likuiditas

5.

Dalam melakukan audit untuk pertama kalinya terhadap suatu perusahaan dan dalam melakukan audit atas aset tetap, maka auditor harus mempertimbangkan

a)

Apakah laporan keuangan sebelumnya telah diaudit oleh auditor internal perusahaan ?

b)

Apakah auditor menyelenggarakan catatan rinci untuk Aset tetapnya?

c)

Apakah klien mengarsipkan dokumen-dokumen yang didukung transaksi yang bersangkutan dengan pemerolehan dan mutasi Aset tetap sampai dengan saat audit pertama kalinya dilaksanakan?

d)

Apakah klien memiliki aset tetap yang telah di jual?

6.

Program audit untuk pengujian substantive terhadap aset tetap

1. Prosedur audit awal

2. Prosedur analitik

3. Pengujian terhadap transaksi rinci

4. Pengujian terhadap saldo akun rinci

PERNYATAAN DI ATAS YANG BENAR....

a)

Seluruhnya benar dan urut

b)

nomor 3 salah

c)

Urutan 3 dan 4 terbalik

d)

Nomor 4 Salah

7.

Melakukan footing pada skedul pembelian, menelusur daftar akuisisi individual dalam master file dan menelusur total jumlah pembelian pada jurnal umum merupakan prosedur pengujian terhadap detil saldo dengan tujuan asersi mengecek keberadaan (existence)

a)

benar

b)

salah

8.

verifikasi audit peralatan lebih ditekankan pada verifikasi pembelian masa sekarang daripada verifikasi saldo akun masa sebelumnya karena alasan berikut, kecuali....

a)

akuisisi aset tetap lebih jarang dilakukan

b)

nilai dari aset tersebut biasanya sangat material

c)

aset tetap tersebut akan dicatat dalam sistem akuntansi entitas dalam jangka waktu yang lama

d)

pembelian aset tetap dari periode yang sudah berlalu sudah tidak relevan lagi

9.

Berikut merupakan langkah pengujian audit untuk peralatan, kecuali...

a)

melakukan verifikasi akuisisi tahun berjalan

b)

melakukan verifikasi pelepasan tahun sebelumnya

c)

melakukan verifikasi beban depresiasi

d)

melakukan verifikasi saldo akhir akumulasi depresiasi

10.

berikut adalah kesalahan yang mungkin terjadi dan harus diperhatikan oleh auditor dalam analisis substantif untuk akun beban dan pendapatan, kecuali....

a)

membandingkan beban pada master file dengan beban tahun lalu karena ada kemungkinan overstatement saldo akun beban

b)

membandingkan aset pada master file dengan aset tahun lalu karena ada kemungkinan understatement akun neraca saldo yang akan mempengaruhi akun laporan laba rugi

c)

membandingkan prosentase marjin kotor dengan periode sebelumnya untuk mengidentifikasi salah saji HPP dan persediaan

d)

membandingkan beban komisi dengan periode sebelumnya untuk mengidentifikasi salah saji HPP dan persediaan