WorksheetsEvaluasi Demokrasi Liberal
Total questions: 22
Worksheet time: 22mins
Periode antara tahun 1950-1959 dalam sejarah Indonesia disebut
Demokrasi Parlementer
Demokrasi Presidensial
Demokrasi Pancasila
Demokrasi Terpimpin
Demokrasi Terbuka
Sistem kepartaian yang dianut pada masa Demokrasi Liberal adalah
Partai Tunggal
Multi Partai
Dwi Partai
Partai Koalisi
Partai Oposisi
Mengapa pada masa Demokrasi Liberal di Indonesia sering terjadi pergantian kabinet
Program kerja kabinet kurang sesuai dengan keadaan Indonesia pada waktu itu
adanya perbedaan kepentingan diantara partai-partai yang tidak pernah terselesaikan dengan baik
Program yang dicanangkan setiap kabinet sering mendapat penolakan rakyat
Rakyat tidak percaya dengan kabinet tersebut
Adanya politik adu domba yang dilakukan oleh pihak lain
Zaket kabinet (1957-1959) merupakan istilah untuk kabinet
Djuanda
Natshir
Wilopo
Burhanuddin Harahap
Ali Sastroamijoyo 1
Berhasil menyelenggrakan Konferensi Asia Afrika merupakan prestasi yang pernah dicapai oleh kabinet
Ali Sastroamidjoyo
Djuanda
Natshir
Wilopo
Burhanuddin Harahap
Mulai berlakunya UUD sementara 1950 sampai Dekret Presiden 5 Juli 1959 telah terjadi beberapa pergantian kabinet sebanyak
5 kabinet
6 kabinet
7 kabinet
8 kabinet
9 kabinet
Kabinet Djuanda disebut juga Zaken Kabinet karena
terdapat tiga orang yang menjabat sebagai waki perdana menteri
memiliki program utama penyelesaian masalah Irian Barat
mendapat dukungan militer dalam menjalankan programnya
memiliki jumlah menteri yang sangat banyak
terdiri atas orang-orang yang ahli di bidangnya
Pada masa Demokrasi Liberal, bangsa Indonesia menganut sistem pemerintahan
Presidensil
Parlementer
Konstituante
Monarki
Campuran
Pada masa demokrasi liberal, presiden tidak berperan sebagai kepala pemerintahan karena
ketidakmampuan presiden memilih menteri yang cakap dalam kabinet
sesuai dengan hasil kesepakatan KMB
Indonesia menganut sistem demokrasi presidensial
Indonesia menganut sistem demokrasi parlementer
Presiden sudah menduduki jabatan sebagai panglima tertinggi
Salah satu ciri-ciri dari Demokrasi Liberal adalah ....
Konstitusi UUD 1945
Berkonsepsi NASAKOM
Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan
Berkonstitusi UUDS 1950
Presiden dan parlemen dipilih langsung oleh rakyat
Nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia terjadi pada masa kabinet ....
Burhanudin Harahap
Sukiman
Wilopo
Ali Sastro II
Natsir
Pelaksanaan Pemilu I dilaksanakan saat kabinet...
Ali Sastroamijoyo I
Ali Sastroamijoyo II
Burhanuddin Harahap
Wilopo
M. Natsir
Kepala pemerintahan pada masa Indonesia menganut sistem Demokrasi Liberal adalah...
Raja
Perdana Menteri
Sultan
Presiden
Kanselir
Kebijakan ekonomi untuk meningkatkan kerjasama pengusaha pribumi dan Tionghoa disebut...
sistem Ali-Baba
Gunting Syafrudin
Gerakan Benteng
Gerakan ekonomi sosialis
Gerakan ekonomi kapitalis
Inti dari kebijakan program Gerakan Benteng adalah...
membentengi kepentingan kolonial
mencegah berkembangnya komunisme
mengadopsi sistem perekonomian Belanda
melarang pengusaha untuk terjun dalam kegiatan politik
secepatnya menumbuhkan pengusaha pribumi yang mandiri dan kuat
Program ekonomi yang dicanangkan oleh pemerintah pada masa demokrasi parlementer dengan cara memberikan kemudahan kredit dan melindungi para pengusaha pribumi dari persaingan pengusaha asing adalah program...
Ekonomi gotong royong
Gerakan Benteng
Gunting Syafrudin
Ali Baba
Masa demokrasi terpimpin dimulai dengan berlakunya ....
Ketetapan MPRS Nomor 1 / MPRS / 1960
Pembubaran DPR dan pembentukan DPR GR
Pembentukan Front nasional
Dekrit presiden 5 Juli 1959
Pada masa demokrasi terpimpin, Indonesia pernah keluar dari PBB. Alasan Indonesia adalah …
PBB tidak murni lagi
PBB tidak menghiraukan himbauan Indonesia
Malaysia menjadi anggota tidak tetap DK PBB
Keinginan Indonesia menjadi anggota tidak tetap DK PBB
Politik mercusuar merupakan salah satu kebijakan politik Presiden Soekarno pada masa Demokrasi Terpimpin. Kebijakan tersebut dijalankan pemerintah dengan cara ...
Membuat bangunan-bangunan megah dan fenomenal
Mengirim delegasi dalam Asian Games tahun 1962
Menjalankan konsep politik luar negeri bebas aktif
Menjadi tuan rumah KTT Gerakan Non Blok 1961
Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) merupakan mandat yag diberikan Soekarno kepada Soeharto untuk mengatasi kekacauan kondisi politik. Adapun langkah pertama yang diambil Soekarto sebagai pengemban Supersemar adalah ...
Membentuk Kabinet Ampera menggantikan Kabinet Dwikora
Membubarkan PKI beserta ormas-ormasnya
Menurunkan harga bahan kebutuhan pokok
Membentuk presidium kabinet dari ima menteri ad interim
Perebutan Irian Barat merupakan sebuah tuntutan konstitusi, oleh karena itu dalam rangka memperjuangkan Irian Barat Presiden Soekarno mengeluarkan suatu komando yang disebut...
TRIKORA
TRITURA
TRISAKTI
TRILOGI
Gelombang aksi dari mahasiswa, pelajar, organisasi profesi dan organisasi masa menuntut pemerintah untuk segera mengatasi kemelut yang terjadi, mereka bersatu membentuk berbagai kesatuan aksi. Kesatuan – Kesatuan aksi ini bergabung dan membentuk ...
FRONT PANCASILA
FRONT NASIONAL
FRONT DEMOKRASI
FRONT LIBERAL
