wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH 3 GEO XII POLA KERUANGAN DESA-KOTA DAN INTERAKSI DESA KOTA

Total questions: 25

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Kota Takengon merupakan wilayah yang memiliki ketinggian 700 - 2000 Mdpl sehingga memiliki cuaca yang sejuk, cocok untuk pemukiman dan pariwisata. Berdasarkan pernyataan tersebut tergolong pada faktor geografis yang mempengaruhi persebaran desa, yaitu ...

a)

Topografi

b)

Iklim

c)

Jenis Tanah

d)

Air

e)

Penyinaran

2.

Perhatikan pernyataan berikut !


1. Terdapat perbandingan luas lahan yang lebih sedikit dibandingkan kota

2. Mayoritas penduduk bekerja dibidang petanian

3. Terdapat fasilitas yang lengkap

4. Kondisi sosial ekonomi yang heterogen

5. Hubungan kekerabatan masih erat


Berdasarkan pernyataan diatas, yang merupakan karakteristik desa antara lain ...

a)

1, 2, dan 3

b)

2, 3 dan 4

c)

1, 2 dan 5

d)

2, 3 dan 5

e)

2, 4 dan 5

3.

Wilayah suatu kota yang didominasi dengan tempat tinggal penduduk untuk melakukan mobilitas harian tanpa penginap yaitu ...

a)

Daerah pusat transportasi dan industri

b)

Daerah pemukiman pekerja

c)

Daerah Penglaju

d)

Daerah Peri - peri

e)

Daerah Hinterland

4.

Berikut ini merupakan tahap-tahap pertumbuhan kota menurut Lewis Mumford antara lain ...

a)

Eopolis, Etnopolis, Polis Stage, Megapolis, Metropolis

b)

Metropolis, Megapolis, Nekropolis, Polis, Propolis

c)

Eopolis, Propolis, Megapolis, Polis, Mertopolis

d)

Megapolis, Tyranopolis, Sosiopolis, Eopolis, Polis

e)

Eopolis, Polis, Metropolis, Tyranopolis dan Necropolis.

5.

Keadaan kota yang menunjukkan gejala kemunduran sumber daya alam yang mulai habis , terjadi perpindahan penduduk yang besar akibat bencana alam yaitu ...

a)

Tyranopolis

b)

Megapolis

c)

Nekropolis

d)

Metropolis

e)

Polis

6.

Desa merupakan suatu wilayah yang memiliki karakter fisik, sosial dan budaya. Berikut ini merupakan definisi desa menurut UU RI No. 6 Tahun 2014 yaitu ...

a)

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus pemerintah berdasarkan sistem NKRI

b)

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kegiatan masyarakat berdasarkan prakarsa masyarakat.

c)

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah, dipimpin oleh kepala desa untuk mengatur dan mengurus pemerintah, kepentingan masyarakat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, hak tradisional diakui dan dihormati berdasarkan sistem NKRI

d)

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah untuk mengatur dan mengurus pemerintah, kepentingan masyarakat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, hak tradisional yang diakui dan dihormati berdasarkan sistem NKRI

e)

Desa adalah satuan masyarakat hukum terbawah yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus pemerintah berdasarkan sistem NKRI

7.

Ciri struktur ruang kota menurut Harris & Ullman adalah...

a)

Munculnya pusat kota baru dari pusat kota utama

b)

Adanya akses jaringan transportasi menjadi faktor utama penentu perkembangan

c)

Terdapat jaring-jaring transportasi

d)

Pusat kota terletak pada wilayah tengah dari struktur ruang kota yang lain

e)

Adanya aktivitas ekonomi heterogen dalam masyarakat

8.

Munculnya kota-kota besar di Indonesia sebagai pusat pertumbuhan, seperti Medan, Surabaya, dan Makassar, sebagian besar dilatarbelakangi oleh adanya…

a)

persebaran penduduk

b)

pemusatan kegiatan pemerintah

c)

pemusatan kegiatan ekonomi

d)

persebaran dan kekayaan sumber daya daerah

e)

persebaran sumber daya alam di daerah tersebut

9.

Kota P memiliki jumlah penduduk 15.000 jiwa. Kota Q memiliki jumlah penduduk 60.000 jiwa. Jarak kota P dan Q sepanjang 60 km. Tentukan titik henti dari kota P dan Q!

a)

20 km dari kota Q

b)

20 km dari kota P

c)

30 km dari kota Q

d)

30 km dari kota P

e)

40 km dari jota P

10.

Kota Yogyakarta masih melestarikan kesultanannya dan menjaga tradisi kraton. Keadaan ini menunjukkan bahwa kota Yogyakarta berdasarkan fungsinya digolongkan sebagai kota pusat . . .

a)

Pendidikan

b)

Produksi

c)

Kebudayaan

d)

Pandangan

e)

Pemerintahan

11.

Daerah peralihan antara kota dan desa disebut. . .

a)

Sub-urban

b)

Sub-urban fringe

c)

Urban

d)

Urban fringe

e)

Rural urban fringe

12.

Nilai indeks konektivitas gambar di bawah ini adalah . . .

a)

0,25

b)

0,50

c)

0,75

d)

1,0

e)

1,25

13.

Jumlah penduduk kota P= 200 jiwa. Jumlah penduduk kota Q= 600 jiwa. Jumlah penduduk kota S= 800 jiwa. Jarak kota P-Q= 10Km. Jarak kota Q-S = 10km. Jarak kota S-P= 10Km, yang lebih kuat interaksinya adalah. . .

a)

P-Q

b)

P-P

c)

P-S

d)

Q-Q

e)

Q-S

14.

Jumlah penduduk kota E= 500 jiwa. Jumlah penduduk kota F= 20.000 jiwa. Jarak kota E-F = 36km. Lokasi titik henti kota E-F adalah . . .

a)

5 Km dari kota E

b)

5 Km dari kota F

c)

6 Km dari kota E

d)

6 Km dari kota F

e)

7 Km dari kota E

15.

Jumlah penduduk kota Dimas= 4000 jiwa. Jumlah penduduk kota Indah= 5000 jiwa. Jumlah penduduk kota Nisa= 2000 jiwa. Jarak kota Dimas-Indah= 10Km. Jarak kota Indah-Nisa= 5Km. Jarak kota Nisa-Dimas= 10Km. Potensi penduduk kota Dimas adalah. . .

a)

230

b)

86

c)

185

d)

202

e)

167

16.

Dampak positif perkembangan kota terhadap masyarakat kota adalah. . .

a)

Pencemaran udara

b)

Pemukiman kumuh

c)

Munculnya teknologi dan inovasi penduduk

d)

Pelanggaran hukum

e)

Kemacetan lalu lintas

17.

Faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi antara desa dengan kota adalah ....

a)

ketersediaan lahan pertanian di desa

b)

potensi sumberdaya air untuk kota

c)

Regional Complementary

d)

Interventining Opportunity

e)

Spesial Transfer Ability

18.

Penggunaan lahan kota pada daerah yang ditunjukkan oleh nomor 3 ditandai dengan ....

a)

Pemukiman kelas menengah

b)

pemukiman kelas atas

c)

pemukiman kelas bawah

d)

industri dan manufaktur

e)

daerah pusat industri

19.

Berdasarkan Indek Desa Membangun, Desa yang memiliki potensi sumber daya namun belum/kurang mampu mengelolanya disebut desa ....

a)

Pratama

b)

Pra-Madya

c)

Madya

d)

Sangat tertinggal

e)

Pra-Sembada

20.

Unsur- unsur geografis:

1) Garis pantai

2) Aliran sungai

3) Kesuburan tanah

4) Jalan raya

5) Sumber air

6) Topografi


Unsur geografi yang mempengaruhi pola pemukiman memanjang adalah nomor....

a)

(1), (2), dan (3)

b)

(1), (2), dan (4)

c)

(2), (4), dan (5)

d)

(3), (5), dan (6)

e)

(4), (5), dan (6)

21.

Pemyataan:

1) interaksi mulai nampak;

2) sudah ada tatanan masyarakat;

3) terjadi perdagangan antar wilayah;

4) mengembangkan potensi secara optimal;

5) mekanisasi dan teknologi lahan pertanian.

Ciri desa swasembada terdapat pada angka ....

a)

(1), (2), dan (3)

b)

(1), (2), dan (4)

c)

(1), (3), dan (5)

d)

(2), (4), dan (5)

e)

(3), (4), dan (5)

22.

Zona 6 pada gambar struktur kota Teori Inti Ganda menunjukkan ....

a)

daerah grosir dan manufaktur

b)

daerah industri suburban

c)

daerah industri berat

d)

pemukiman kelas atas

e)

pemukiman suburban

23.

Ciri-ciri kota :

(1) Jumlah penduduk masih kecil

(2) Wilayah masih memiliki ciri agraris

(3) Merupakan kota kecil yang berkembang dari desa

(4) Terjadi kemunduran dalam berbagai bidang kehidupan

(5) Kegiatan ekonomi disektor industri dan perdagangan

(6) Terdiri atas kota metropolis

Yang mengambarkan ciri-ciri kota eopolis terdapat pada nomor ....

a)

(1), (2) dan (3)

b)

(1), (4) dan (5)

c)

(2), (4) dan (6)

d)

(2), (3) dan (6)

e)

(4), (5) dan (6)

24.

Ciri-ciri masyarakat kota:

1. Sikap penduduk individualistik

2. Norma agama tidak begitu kental

3. Pandangan hidup bersifat irasional

4. Banyak gedung perkantoran

5. Tersedia fasilitas umum

Ciri-ciri sosial dan fisik masyarakat kota ditunjukkan nomor....

a)

1 dan 2

b)

1 dan 4

c)

2 dan 3

d)

3 dan 4

e)

4 dan 5

25.

Perhatikan gambar ilustrasi kekuatan interkasi desa kota menurut Edward Ullman berikut !

Ilustrasi di atas akan terjadi jika ....

a)

lancarnya pergerakan barang/orang antar wilayah

b)

terpenuhinya barang-barang untuk kebutuhan wilayah

c)

adanya kesempatan untuk menekan wilayah lain karena kekurangan suatu sumber daya

d)

terpenuhinya kebutuhan akan sumber daya alam sebagai bahan mentah atau bahan baku industri

e)

adanya sumber daya alternatif yang dibutukan suatu wilayah sehingga melemahkan interaksi dengan wilayah lain