Font size
WorksheetsUjian ILMU NUTRISI TERNAK RUMINANSIA A
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Hewan ruminansia memiliki pencernaan yang berbeda dengan hewan non-ruminansia. Keistimewaan sistem pencernaan tersebut membuat hewan ruminansia mampu dalam mencerna zat makanan kompleks. Berikut yang bukan termasuk keistimewaan pencernaan hewan ruminansia adalah
mampu memecah selulosa menjadi karbohidrat sederhana dengan bantuan mikroba
mampu memproduksi protein mikroba dengan pemberian NPN
mampu diberikan konsentrat 100% dalam jangka panjang tanpa mengganggu kesehatan
mampu menghasilkan Conjugated linoleic acid yang penuh manfaat
Hewan ruminansia memiliki 4 perut yang sangat berperan dalam proses pencernaan. setiap perut memiliki peran yang berbeda-beda namun saling berhubungan. berikut adalah urutan perut ruminansia dari pencernaan terdepan sampai belakang
omasum-retikulum-rumen-abomasum
rumen-omasum-retukulum-abomasum
omasum-abomasum-retikulum-rumen
rumen-retikulum-omasum-abomasum
pencernaan pada hewan ruminansia terjadi secara mekanik, kimia dan biologi. bagian yang memompa bolus kembali ke mulut untuk dikunyah kedua kali yaitu...
esofagus
rumen
retikulum
omasum
Makanan mengalami proses enzimatis dalam sistem pencernaan untuk memecah protein dengan diproduksinya pepsinogen. proses enzimatis tersebut terjadi pada...
mulut
esofagus
rumen
abomasum
pencernaan fermentatif terjadi dengan peran mikroba. pada bagian perut ruminansia manakah terjadi pencernaan secara fermentatif?
rumen
omasum
retikulum
abomasum
Bacteroides ruminicola merupakan salah satu strain bakteri yang mampu mencerna zat makanan di dalam rumen. Zat makanan yang dipecah yaitu...
lemak
protein
serat
air
hewan ruminansia tidak memerlukan asam amino esensial seperti pada unggas, hal tersebut karena...
memiliki bakteri sebagai penghasil protein
sudah terdapat pada rumput yang dimakan
merombak protein dari tubuhnya
semua jawaban benar
hewan ruminansia memiliki kelemahan dalam proses pencernaan. berikut yang bukan kelemahan dari pencernaan hewan ruminansia yaitu...
energi berubah menjadi methan
protein terdegradasi menjadi amonia
menggunakan NPN sebagai sumber protein
populasi protozoa yang tinggi menghasilkan methan yang tinggi
Protozoa dengan ukuran 40 kali lipat dari bakteri sebenarnya adalah predator bakteri dalam rumen.
BENAR
SALAH
Protozoa bersifat anaerob dan apabila kadar oksigen maupun nilai pH isi rumen tinggi maka protozoa tidak dapat membentuk cyste untuk mempertahankan diri dari lingkungan yang tidak sesuai sehingga dengan cepat akan mati.
BENAR
SALAH
Nilai pH rumen normal berkisar 5,5-9 dan fluktuasi pH rumen dapat terjadi karena jenis pakan, frekuensi serta waktu mencerna pakan. Temperatur rumen relatif konstan (38-40 derajat Celcius) dan dapat meningkat hingga 41 derajat Celcius
BENAR
SALAH
pengunyahan kembali bolus agar lebih halus sehingga memudahkan penetrasi enzim mikroba rumen dalam fermentasi dalam rumen disebut proses...
regurgitasi
remastikasi
resalivasi
reswalowing
hewan ruminansia mengalami eruktasi dengan tujuan...
membuang gas hasil fermentasi
meningkatkan kecepatan mencerna zat makanan
mengurangi mikroba rumen
membunuh protozoa
Sumber protein yang disarankan untuk pakan ruminansia yaitu...
asam amino esensial
konsentrat 100%
tepung ikan
Nitrogen non protein
Pedet memiliki pencernaan yang berbeda dengan ruminansia biasa. hal tersebut menyebabkan pakan yang diberikan untuk pedet berbeda dengan ternah ruminansia dewasa. pada umur berapakah pedet mulai dikenalkan rumput?
1 minggu
2 minggu
3 minggu
4 minggu
buffer yang membantu menetralkan pengaruh asam dari pakan yang dikonsumsi ternak setelah masuk ke dalam rumen disebut...
(a)
bagian lambung terbesar di dalam sistem pencernaan ternak ruminansia adalah...
(a)
Pemberian konsentrat dengan persentase yang tinggi dapat meningkatkan performa ternak dalam jangka waktu yang pendek namun pemberian konsentrat dengan persentase yang tinggi dapat menyebabkan penyakit...
(a)
permukaan bagian dalamnya mirip dengan jala atau sarang lebah dan berfungsi dalam proses regurgitasi, bagian tersebut adalah...
(a)
proses penyerapan zat makanan sehingga mampu masuk ke pembuluh darah dan diedarkan diseluruh tubuh terjadi pada organ...
(a)
