wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Hydraulic for Expert

Total questions: 157

Worksheet time: 2hrs 58mins

Name
Class
Date
1.

Menurut hukum paskal, force sebanding dengan pressure & berbanding terbalik dengan luas penampang.

a)

benar

b)

salah

2.

Semakin besar luas penampang piston, maka kecepatan gerak rod semakin cepat.

a)

benar

b)

salah

3.

Aeration sering disebut dengan kavitasi.

a)

benar

b)

salah

4.

Berikut efek dari aeration, kecuali:

a)

local overheat

b)

unstable cylinder

c)

kerak pada komponen hydraulic

d)

noise

5.

Kavitasi adalah proses munculnya vacum bubble.

a)

benar

b)

salah

6.

Istilah hydraulic lock identik dengan hydraulic static lock.

a)

benar

b)

salah

7.

Untuk antisipasi terjadinya hydraulic static lock, maka dibuatlah groove melingkar pada spool.

a)

benar

b)

salah

8.

Diameter lap pada spool lebih besar daripada diameter neck.

a)

benar

b)

salah

9.

Flow rate adalah berat fluida yang berpindah dalam satuan waktu.

a)

benar

b)

salah

10.

Volumetric efficiency adalah perbandingan antara actual discharge & theoretical discharge.

a)

benar

b)

salah

11.

Pressure x flow pada hydraulic system akan sebanding dengan power x kecepatan putar pada mechanical system.

a)

benar

b)

salah

12.

Pump efficiency adalah volumetric eficiency dibagi dengan torque eficiency.

a)

benar

b)

salah

13.

Istilah cracking pressure tidak sama dengan istilah pressure override.

a)

benar

b)

salah

14.

Angka pembagi untuk mengkonversi fluid power ke satuan PS adalah:

a)

150

b)

250

c)

350

d)

450

15.

Pressure drop berbanding lurus dengan oil viscocity.

a)

benar

b)

salah

16.

Istilah head pada cylinder adalah pada sisi rod.

a)

benar

b)

salah

17.

Pada kondisi normal, internal leakage di dalam cylinder lebih besar daripada internal leakage di dalam control valve.

a)

benar

b)

salah

18.

Standard max. external leakage pada cylinder KOMATSU adalah:

a)

0.01 cc

b)

0.02 cc

c)

0.03 cc

d)

0.04 cc

19.

Pressure pada hydraulic adalah identik dengan voltage pada electric.

a)

benar

b)

salah

20.

Nilai output pressure setelah orfiice bisa lebih besar dari nilai input pressure orifice.

a)

benar

b)

salah

21.

Nilai hambatan pada orifice sebanding dengan hal berikut, kecuali:

a)

Viscosity

b)

Temperature

c)

Diameter orifice

d)

Flow

22.

Komponen yang di dalamnya dipasang orifice, kecuali:

a)

Self pressure reducing valve

b)

Steering valve

c)

Accumulator charge valve

d)

Cooling fan pump

23.

Return filter terpsang diantara hydraulic pump dan hydraulic control valve.

a)

benar

b)

salah

24.

Fungsi hydraulic tank pada hydraulic system, kecuali:

a)

tempat penampungan oil return

b)

tempat pemasangan hydraulic control valve

c)

tempat pemasangan hydraulic pump

d)

tempat pemasangan hydraulic sensor

25.

Secara umum, hydraulic tank yang dipakai pada alat berat KOMATSU ber type:

a)

unpressurize

b)

pressurize limited

c)

pressurize unlimited

d)

unpressurixe unlimited

26.

Nilai presure di dalam hydraulic tank pressurized limited adalah:

a)

dibawah 1 kg/cm2

b)

dibawah 5 kg/cm2

c)

diatas 5 kg/cm2

d)

di atas 10 kg/cm2

27.

Relief valve yang terpsang pada pilot circuit ber type:

a)

poppet

b)

piston

c)

pilot

d)

ball

28.

Paper element filter pada breather hydraulic tank bisa dipasang bolak-balik.

a)

benar

b)

salah

29.

Suction filter element di dalam hydraulic tank D375A-6 terpasang di dasar tank.

a)

benar

b)

salah

30.

Hydraulic return filter dilengkapi dengan bypass valve yang berfungsi untuk mengalirkan oli saat element filter buntu.

a)

benar

b)

salah

31.

Untuk benar2 mendudukan filter, baik pada return maupun suction filter dilengkapi dengan spring.

a)

benar

b)

salah

32.

Tool yang digunakan untuk melakukan visual inspection pada bagian dalam tank:

a)

boriscope

b)

microscope

c)

osiloscope

d)

stetoscope

33.

Berdasarkan flow oil ke tank, secara umum unit KOMATSU memakai open loop type.

a)

benar

b)

salah

34.

Pada unit KOMATSU, external gear pump lebih banyak dipakai untuk main pump hydraulic system daripada internal gear pump.

a)

benar

b)

salah

35.

Suction filter dipasang pada hydraulic tank, khusus untuk main pump ber type piston.

a)

benar

b)

salah

36.

Discharge flow gear pump berbanding lurus dengan nilai gear center.

a)

benar

b)

salah

37.

Gear pump SA type tidak dapat dilakukan test performance jika rotation speed testbench kurang dari 1000 rpm.

a)

benar

b)

salah

38.

1.57 adalah angka faktor yang digunakan untuk menghitung displacement gear pump berdasarkan dimensi.

a)

benar

b)

salah

39.

Nilai peak pressure SA type gear pump:

a)

210 kg/cm2

b)

232 kg/cm2

c)

252 kg/cm2

d)

268 kg/cm2

40.

Rotational torque SA gear pump single series 4:

a)

0.2 - 0.5 kgm

b)

0.3 - 0.7 kgm

c)

0.7 - 1.2 kgm

d)

1.0 - 1.5 kgm

41.

Pada kondisi normal gear pump, ketebalan gear case lebih besar daripada ketebalan gear + side plate.

a)

benar

b)

salah

42.

Penyebab kerusakan gear pump, kecuali:

a)

Kontaminasi

b)

Deteriorasi

c)

Over temperature

d)

Over pressure

43.

Penyebab dominan kerusakan gear pump adalah:

a)

particle contamination

b)

water content

c)

cavitation

d)

over themperature

44.

Jumlah piston pada piston pump selalu ganjil.

a)

benar

b)

salah

45.

Shaft pada piston pump memutar piston barrel dengan mekanisme riveting.

a)

benar

b)

salah

46.

Nama lain dari swash plate adalah rocker cam.

a)

benar

b)

salah

47.

HPV375, berikut pernyataan yang kurang tepat:

a)

Pump

b)

variable displacement

c)

H series

d)

capacity 375 L/min

48.

L series piston pump digunakan sebagai cooling fan pump pada dozer series.

a)

benar

b)

salah

49.

Pivot mechanism pada L series piston pump menggunakan:

a)

Ball

b)

Guide

c)

Spring

d)

Piston

50.

Front seal pada L series piston pump dilepas dengan cara:

a)

push bolt

b)

tracker

c)

punch

d)

push sleeve

51.

Shaft pada H series piston pump duduk pada bearing dengan model:

a)

Ball

b)

Needle

c)

Roller

d)

Cone

52.

Rear bearing pada L series piston pump dilepas dengan cara:

a)

push bolt

b)

tracker

c)

punch

d)

push sleeve

53.

Inner part piston pump yang minim potensi mengalami keausan:

a)

Slider

b)

Cradle

c)

Valve plate

d)

Shoe

54.

Swash plate ikut berputar bersama shaft saat piston pump bekerja.

a)

benar

b)

salah

55.

Semua KOMATSU piston pump selalu memiliki spring yang dipasang diantara shaft & piston barrel.

a)

benar

b)

salah

56.

Pada H series piston pump terdapat 2 buah bolt untuk adjustment min-max swash plate angle.

a)

benar

b)

salah

57.

Bentuk suction & discharge port pada valve plate piston pump adalah sama.

a)

benar

b)

salah

58.

Pada kondisi engine mati, sudut swash plate pada main pump PC1250-8 adalah minimum.

a)

benar

b)

salah

59.

Pada kondisi engine mati, sudut swash plate pada main pump D155A-6 adalah minimum.

a)

benar

b)

salah

60.

TVC pada main pump PC1250-8 terpasang pada:

a)

Main pump 1 front

b)

Main pump 1 rear

c)

Main pump 2 front

d)

Main pump 2 rear

61.

Gear type charge pump terpsang di dalam piston pump untuk mensupply oil dari tank ke piston.

a)

benar

b)

salah

62.

Kepanjangan dari TVC:

a)

Thermal Variable Coefisien

b)

Torque Variable Control

c)

Tension Variable Control

d)

Tune Variable Coefisien

63.

Berikut hydraulic pump yang terpasang proportional lever di dalamnya, kecuali:

a)

Cooling fan pump D155A-6

b)

Hydraulic pump D375A-6

c)

Hydraulic pump PC1250-8

d)

Hydraulic pump PC2000-8

64.

Pada hydraulic pump D155A-6, PC valve dipasang di dalam servo piston.

a)

benar

b)

salah

65.

inner race rear bearing di dalam hydraulic pump D375A-6 dipasang pressfit pada shaft.

a)

benar

b)

salah

66.

Di dalam piston pump, mekanisme untuk mendudukan valve plate pada housing adalah:

a)

dowel

b)

bolt

c)

rivet

d)

spring

67.

Valve plate pada L series pump berbentuk cembung terhadap piston barel.

a)

benar

b)

salah

68.

Valve yang terpsang pada hydraulic pump D155A-6

a)

PC valve

b)

VC valve

c)

LS valve

d)

NC valve

69.

Impeller pump pada hydraulic pump PC2000-8 dipasang sejajar dengan putaran main shaft.

a)

benar

b)

salah

70.

Di dalam hydraulic pump PC2000-8 terdapat mekanisme bevel-pinion untuk memutar impeller pump.

a)

benar

b)

salah

71.

Piston pump dimana gerakan servo piston searah dengan gerakan swash plate:

a)

hydraulic pump D155A-6

b)

Hydraulic pump D375A-6

c)

Hydraulic pump PC1250-8

d)

Hydraulic pump PC2000-8

72.

Pada cooling fan pump, EPC current berbanding lurus dengan swash plate angle.

a)

benar

b)

salah

73.

TVC current berbanding terbalik dengan swash plate angle.

a)

benar

b)

salah

74.

Pada semua port EPC valve dipsang screen untuk menyaring kotoran.

a)

benar

b)

salah

75.

Pada L series piston pump, EPC dan PC valve terpasang pada 1 houisng tersendiri berbeda dengan housing pump.

a)

benar

b)

salah

76.

Pada hydraulic pump PC1250-8, Pecn berbanding lurus dengan pump delivery.

a)

benar

b)

salah

77.

Pada PC1250-8, spool CO dipsang 1 housing (block) dengan spool NC.

a)

benar

b)

salah

78.

Jumlah spool servo valve pada hydraulic pump PC1250-8:

a)

1 buah

b)

2 buah

c)

3 buah

d)

4 buah

79.

Urutan mekanisme servo pada hydraulic pump PC1250-8:

a)

CO-NC-TVC-servo

b)

NC-CO-servo-TVC

c)

TVC-Co-NC-Servo

d)

TVC-NC-CO-Servo

80.

Pada servo piston hydraulic pump PC1250-8 dipsang o-ring untuk mencegah internal leakage.

a)

benar

b)

salah

81.

LS differential pressure berbanding terbalik dengan pump delivery.

a)

benar

b)

salah

82.

Adjuster diputar searah jarum jam untuk menaikan sudut swash plate, kecuali:

a)

TVC valve

b)

PC valve

c)

LS valve

d)

VC valve

83.

Setting (jumlah thread) servo piston pada hydraulic pump dozer, adalah sama besar antara sebelah kanan & kiri pump.

a)

benar

b)

salah

84.

Valve yang terpsang pada hydraulic pump PC2000-8, kecuali:

a)

EPC valve

b)

VC valve

c)

Self Pressure Reducing Valve

d)

LS valve

85.

Pada hydraulic pump PC2000-8, EPC current berbanding lurus dengan swash plate angle.

a)

benar

b)

salah

86.

Port measurement pada hydraulic pump PC2000-8, kecuali:

a)

Ce

b)

Cs

c)

Ch

d)

Ca

87.

Basic pressure VC valve adalah dari main & pilot circuit.

a)

benar

b)

salah

88.

VC valve mensupply oli ke small & big chamber servo piston.

a)

benar

b)

salah

89.

Theoretical capacity gear pump selalu lebih besar daripada actual capacity nya.

a)

benar

b)

salah

90.

Hubungan antara clearance gear pump dengan internal leakage nya adalah:

a)

linear berbanding lurus

b)

progressive berbanding lurus

c)

linear berbanding terbalik

d)

progressive berbanding terbalik

91.

Klasifikasi hydraulic control valve, kecuali:

a)

Fungsi

b)

Model housing

c)

Posisi neutral

d)

Sequence

92.

Penggerak hydraulic spool yang dipakai di unit KOMATSU, kecuali:

a)

Mechanical

b)

Pneumatic

c)

Hydraulic

d)

Electric

93.

Control valve pada KOMATSU PC Big umumnya bertype open center, sedangkan small PC bertype close center.

a)

benar

b)

salah

94.

Rangkaian control valve yang paling umum dipakai pada alat berat KOMATSU:

a)

Parallel

b)

Seri

c)

Tandem

d)

Duo

95.

Berikut contoh directional control valve, kecuali:

a)

Throttle valve

b)

Check valve

c)

Suttle valve

d)

Non return valve

96.

Pada hoist valve HD785-7, menggunakan double side spring yang dipasang di kedua sisi spool.

a)

benar

b)

salah

97.

Main relief valve pada hydraulic system HD785-7 terpsang pada:

a)

Demand valve

b)

Hoist valve

c)

Steering valve

d)

Demand & Hoist valve

98.

Model relief valve pada hydraulic system HD785-7:

a)

Poppet

b)

Piston

c)

Pilot

d)

Ball

99.

Type control valve D375A-6 adalah monoblock:

a)

benar

b)

salah

100.

Jumlah housing control valve D375A-6 single tilt:

a)

1 buah

b)

2 buah

c)

3 buah

d)

4 buah

101.

Jumlah spool untuk menggerakkan blade lift cylinder D375A-6:

a)

1 spool

b)

2 spool

c)

3 spool

d)

4 spool

102.

Preset check valve hanya terpsang pada control valve D155A-6, sedangkan pada D375A-6 diganti dengan plug.

a)

benar

b)

salah

103.

Berikut valve yang terpsang 1 housing pada D375A-6:

a)

Blade lift valve

b)

Blade tilt valve

c)

Unload valve

d)

Main relief valve

104.

Jumlah relief valve D375A-6:

a)

1 buah

b)

2 buah

c)

3 buah

d)

4 buah

105.

Hanya ada 2 measurement pick-up plug pada control valve D375A-6.

a)

benar

b)

salah

106.

Pada control valve D375A-6, menggunakan double side spring yang dipasang di kedua sisi spool.

a)

benar

b)

salah

107.

Ripper hi valve terpsang di dekat ripper cylinder D375A-6.

a)

benar

b)

salah

108.

LS relief valve D375A-6 dilakukan adjustment menggunakan:

a)

L key

b)

screw driver

c)

Open end wrench

d)

Star key

109.

Semua main spool pada control valve D375A-6 dilengkapi dengan load holding check valve, kecuali spool ripper tilt.

a)

benar

b)

salah

110.

Kepanjangan LS pada hydraulic system:

a)

Long stroke

b)

Load system

c)

Load sensing

d)

Light structure

111.

Suction valve blade lift D375A-6, terhubung dengan cylinder sisi bottom.

a)

benar

b)

salah

112.

Main relief PC1250-8 akan masuk ke 2nd stage saat mendapat supply oli dari pilot circuit.

a)

benar

b)

salah

113.

Line filter hydraulic PC1250-8 terpasang setelah control valve.

a)

benar

b)

salah

114.

Semua safety valve yang terpasang pada main control valve housing PC1250-8 dilengkapi dengan suction valve.

a)

benar

b)

salah

115.

Berikut unit dengan pilot relief valve yang dilengkapi dengan pressure reducing valve, kecuali:

a)

PC2000-8

b)

PC1250-8

c)

PC800-8

d)

D375A-6

116.

Model pilot safety valve yang terpasang pada D375A-6:

a)

Poppet

b)

Piston

c)

Pilot

d)

Ball

117.

Wear ring terpasang pada:

a)

Piston

b)

Rod

c)

Head

d)

Bottom

118.

Model head pada steering cylinder HD785-7 adalah thread.

a)

benar

b)

salah

119.

Piston pada hoist cylinder HD785-7 terpsang pada:

a)

1st cylinder

b)

2nd cylinder

c)

rod

d)

1st & 2nd cylinder

120.

Spherical bearing terpasang pada bottom & rod hoist cylinder HD785-7.

a)

benar

b)

salah

121.

Dust seal terpasang pada:

a)

Piston

b)

Rod

c)

Head

d)

Bottom

122.

Cushion pada boom cylinder PC1250-8 terpsanag pada sisi head & bottom.

a)

benar

b)

salah

123.

Hydraulic cylinder PC1250-8 yang menggunakan 2 spherical bearing pada bottom maupun rod.

a)

Boom cylinder

b)

Arm cylinder

c)

Bucket cylinder

d)

Arm & bucket cylinder

124.

Unload valve D375A-6 bisa disetting dengan memutar adjuster screw.

a)

benar

b)

salah

125.

Valve pada HD785-7 yang mempunyai output LS pressure:

a)

Demand valve

b)

Steering valve

c)

Hoist valve

d)

Crossover valve

126.

Overhaul componen termasuk di dalam kegiatan maintenence :

a)

Periodic maintenence

b)

Condision base maintenence

c)

Recondision schedule

d)

Predictive maintenence

127.

Untuk menjamin qualitas dari hasil overhaul , harus di buatkan suatu panduan kerja untuk menuntun mekanik agar bekerja sesuai shop manual dan referensi yang ada, panduan tersebut adalah :

a)

JSS

b)

JSA

c)

Re useable part

d)

QA

128.

Form QA yang ada di Comex-BPOP terdiri dari QA1 s/d QA8 , untuk QA 1 untuk proses:

a)

Disassembling

b)

Measuring

c)

Receiving inspection

d)

Final inspection

129.

Form QA 6 di pergunakan untuk proses:

a)

Assembling

b)

Washing & cleaning

c)

Performance test

d)

Recomended Part & FR

130.

Sebelum melakukan proses Overhaul Componen harus di lakukan suatu persiapan & perencanaan yang matang

Antara lain sebagai berikut :

a)

Historical data componen yang akan di overhaul

b)

Kapan ,di mana dan siapa yang akan melakukan overhaul

c)

Special tools, Equipment support & spare part

d)

Semua jawaban benar.

131.

Berikut kritikal poin pada saat melakukan QA2, kecuali:

a)

Perhatikan titik jepit

b)

Prosedur Lifting yang benar

c)

Tidak membuat part / componen cacat

d)

Kejelian mata saat inspeksi parts

132.

Pada saat melakukan visual inpection pada komponen, berikut yang harus di perhatikan, kecuali :

a)

Check measurement tool baik da normal fungsi.

b)

Check keretakan ( Crack )

c)

Check keausan ( worn )

d)

Check Discoloration

133.

Berikut adalah item yang harus dilakukan measurement pada hydraulic cylinder saat overhaul, kecuali :

a)

OD ( outer diameter ) Rod

b)

OD ( outer diameter ) Piston Rod

c)

ID ( inner diameter ) Eye Rod & Eye Tube

d)

IDE ( inner diameter ) Tube

134.

Standar Chrome Thickness pada Rod Cylinder Hydraulic:

a)

50 – 65 micron

b)

Max 0.2 mm

c)

30 – 250 micron

d)

Max 0.5 mm

135.

Standard round out & bending rod cylinder hydraulic :

a)

Max 0.5 mm

b)

Max 0.2 mm

c)

Max 1 mm

d)

Min 0.5 mm

136.

Standart Roughness ( kekasaran ) Cylinder Hydraulicadalah sebagi berikut :

a)

Max 0.5 micron

b)

Max 0.2 micron

c)

Max 1 micron

d)

Min 0.5 mm

137.

Saat melakukan Visual & Measurement inspection wajib menggunakan form :

a)

QA3

b)

QA5

c)

QA4

d)

QA6

138.

Memastikan semua komponen Cylinder Hydraulic bersih bebas dari kotoran , debu , karat serta kelengkapan

spare part merupakan proses dari pada :

a)

Assembling

b)

Measuring

c)

Performance test

d)

Delivery inspection

139.

Pressure gauge & Dial gauge di gunakan pada saat proses :

a)

Assembling

b)

Measuring

c)

Performance test

d)

Delivery inspection

140.

Bore gauge di gunakan pada saat measurement ..... :

a)

Inner tube

b)

Outer tube

c)

Hole eye tube

d)

Jawaban ke 1 & 3 benar

141.

Untuk mengetahui apakah ketebalan Chrome pada Rod Cylinder masih standart atau sudah repair limit, maka

Tool yang di gunakan adalah:

a)

Roughness tester

b)

Hardness checker

c)

Color checker

d)

Coating Thickness

142.

Cylinder repair stand di gunakan saat proses :

a)

Disassembling & Assembling

b)

Measurement

c)

Delivery

d)

Jawaban a,b & c benar.

143.

Untuk menentukan suatu componen atau part masih bisa di gunakan sesuai standart overhaul, maka harus berpedoman pada...... :

a)

Hasil Visual Inspection

b)

Hasil Measurement

c)

Re-usable part guidance

d)

Jawaban benar semua

144.

Overhaul management meliputi sebagai berikut, kecuali:

a)

Quality

b)

Cost

c)

Frequency

d)

Leatime

145.

Form yang digunakan untuk menjamin quality hasil overhaul:

a)

PK2

b)

QA

c)

Check sheet

d)

OPK

146.

Hal yang dilakukan saat receiving component adalah:

a)

Visual check

b)

Measurement

c)

Test performance

d)

Washing

147.

Sandblast digunakan untuk membersihkan part untuk tujuan lead time & quality.

a)

benar

b)

salah

148.

Istilah untuk kerusakan komponen berupa lecet.

a)

Worn

b)

Scratch

c)

Chipping

d)

Scuffing

149.

Istilah kerusakan komponen berupa baret:

a)

Crack

b)

Scratch

c)

Scuffing

d)

Dent

150.

Test yang dilakukan pada rod hydraulic cylinder, kecuali:

a)

Roundness

b)

Bending

c)

Coating thickness

d)

Yield strength

151.

NDT tool yang digunakan saat proses overhaul, kecuali:

a)

Dye penetrant

b)

Ultrasonic

c)

Magnetic

d)

Edy current

152.

Tool yang digunakan untuk mengukur kerataan permukaan komponen:

a)

COating thickness

b)

Surface tester

c)

Hardness tester

d)

Bore gauge

153.

Satuan kekerasan, kecuali:

a)

HA

b)

HB

c)

HR

d)

HV

154.

Sealing force dari sebuah seal dipengaruhi oleh hal berikut, kecuali:

a)

Matterial

b)

Dimensi

c)

Flow

d)

Pressure

155.

Untuk mempermudah inspeksi eksternal leakage saat test performance hydraulic cylinder, maka digunakan:

a)

color checker

b)

ultrasonic

c)

magnetic

d)

kaca pembesar

156.

Standard kebersihan oli yang dipakai PAMA:

a)

ISO

b)

SAE

c)

JIS

d)

Euro

157.

Standard kebersihan hydraulic oil:

a)

16/13

b)

14/11

c)

16/6

d)

15/13