wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Post test Praktikum Fisiologi Keperawatan

Total questions: 10

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Kecepatan konduksi impuls saraf yang paling cepat ditunjukkan oleh serabut saraf tipe :

a)

Tipe A

b)

Tipe B

c)

Tipe C

d)

Tipe D

2.

Mengapa skala waktu (timescale) harus diubah saat pengukuran kecepatan konduksi serabut saraf C :

a)

Kecepatan konduksi terlalu cepat untuk mengamati potensial aksi pada osiloskop

b)

Panjang serabut saraf tipe C berbeda panjangnya dari serabut saraf tipe A dan B

c)

Total waktu yang ditunjukkan pada osiloskop terlalu panjang untuk mengamati potensial aksi pada R2

d)

Total waktu yang ditunjukkan pada osiloskop terlalu pendek untuk mengamati potensial aksi pada R2

3.

Ny.Dina, 35 tahun mengalami keluhan kesemutan dikaki disertai nyeri pada persendian. Reseptor sensorik nyeri yang terganggu pada pasien tersebut memiliki serabut saraf tipe :

a)

Tipe A

b)

Tipe B

c)

Tipe C

d)

Tipe D

4.

Pada saat terjadinya potensial aksi akibat stimulus tertentu, maka komponen neurotransmitter kimiawi akan dilepaskan dari dalam vesikel menuju bagian berikut yaitu :

a)

Mitocondria

b)

Sarcoplasma

c)

Synaptic cleft

d)

Calcium Channel

5.

Parameter berikut dapat mempengaruhi kecepatan konduksi saraf, yaitu :

a)

Diameter nukleus

b)

Ketebalan myelin

c)

Jumlah sel dendrit

d)

Panjang Akson

6.

Jika diberikan stimulus melebihi ambang batas (suprathreshold) maka akan meningkatkan parameter berikut :

a)

Frekuensi

b)

Amplitudo

c)

Masa refrakter

d)

Kecepatan konduksi

7.

Jenis kontraksi yang disertai perubahan beban otot dengan tonus otot yang sama dinamakan :

a)

Kontraksi isotonis

b)

Kontraksi isometrik

c)

Kontraksi isoelektrik

d)

Kontraksi masa laten

8.

Penghantaran impuls sensasi raba dan tekan melibatkan serabut saraf tipe :

a)

Tipe A

b)

Tipe B

c)

Tipe C

d)

Tipe D

9.

Alat yang digunakan untuk menilai dan mengukur impuls saraf diotot adalah :

a)

EMG

b)

EEG

c)

EKG

d)

PET

10.

Ion natrium berpindah kedalam sel dan ion kalium keluar sel terjadi pada kondisi berikut, yaitu :

a)

Masa laten

b)

Depolarisasi

c)

Potensial aksi

d)

Repolarisasi