NEW
Font size
WorksheetsHarga Pokok Pesanan
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Rekening yang dipergunakan untuk mencatat harga pokok produk jadi yang dipindahkan dari bagian produksi ke gudang (debit) dan harga pokok produk jadi yang dijual (kredit) adalah rekening...
Gaji dan upah
Persediaan produk jadi
Persediaan barang dalam proses
Biaya
Persediaan bahan
Biaya penyusutan gedung pabrik dicatat dengan mendebit rekening...
Biaya penyusutan gedung pabrik
Barang dalam proses
Biaya overhead pabrik sesungguhnya
Persediaan produk jadi
Persediaan bahan
Jumlah biaya tenaga kerja langsung adalah...
Rp 4.350.000
Rp 3.000.000
Rp 2.250.000
Rp 2.000.000
Rp 1.250.000
Perkiraan untuk mengumpulkan semua biaya-biaya produksi adalah...
Ikhtisar Laba Rugi
BOP Sesungguhnya
Ikhtisar Produksi
BOP Dibebankan
BDP - BOP
PT Rajawali membeli bahan baku dari PT Merak sebesar Rp 5.000.000,00 secara kredit. Berdasarkan transaksi yang dilakukan PT Rajawali, maka pernyataan yang tepat adalah...
persediaan bahan baku berkurang sebesar Rp 5.000.000
kas berkurang sebesar Rp 5.000.000
kas bertambah sebesar Rp 5.000.000
utang dagang bertambah sebesar Rp 5.000.000
piutang dagang berkurang sebesar Rp 5.000.000
(D) ikhtisar produksi Rp 1.500.000 (K) asuransi dibayar di muka Rp 500.000 (K) perlengkapan pabrik Rp 1.000.000
(D) ikhtisar produksi Rp 1.500.000 (K) kas Rp 1.500.000
(D) kas Rp 1.500.000 (K) ikhtisar produksi Rp 1.500.000
(D) asuransi dibayar di muka Rp 500.000 (K) beban asuransi Rp 500.000
(D) kas Rp 1.000.000 (K) biaya perlengkapan Rp 1.000.000
Memindahan catatan dari jurnal yang telah dibuat ke dalam buku besar disebut...
penjurnalan
posting
rekapitulasi
penyusunan laporan keuangan
ikhtisar produksi
Memproduksi barang secara massal dan dilakukan terus menerus, merupakan karakteristik dari...
Akuntansi manufaktur
Ikhtisar produksi
Harga pokok pesanan
Barang dalam proses
Harga pokok proses
Biaya bahan baku dapat dihitung dengan cara...
Persediaan awal bahan baku + pembelian bersih bahan baku - persediaan akhir bahan baku
Pembelian + bahan baku siap diproduksi
Persediaan awal bahan baku + pembelian bersih bahan baku - retur pembelian - persediaan akhir bahan baku
Persediaan awal bahan baku + pembelian bahan baku - pemakaian bahan baku
Pembelian - retur pembelian + pemakaian bahan baku
Laporan Harga pokok produksi merupakan....
laporan aktivitas suatu departemen produksi selama satu periode
laporan kegiatan produksi dan operasional perusahaan
laporan apabila adanya barang dalam proses
Pembelian bahan baku senilai Rp 1.000.000,00 untuk proses produksi secara tunai akan dijurnal...
D: Persediaan bahan baku Rp 1.000.000,00
K: Utang dagang Rp 1.000.000,00
D: Persediaan bahan baku Rp 1.000.000,00
K: Kas Rp 1.000.000,00
D: Kas Rp 1.000.000,00
K: Persediaan bahan baku Rp 1.000.000,00
D: Persediaan bahan baku Rp 1.000.000,00
K: Piutang dagang Rp 1.000.000,00
D: Utang dagang Rp 1.000.000,00
K: Persediaan bahan baku Rp 1.000.000,00
Pemakaian bahan baku senilai Rp 800.000,00 untuk proses produksi akan dijurnal...
D: BDP - Biaya bahan baku Rp 800.000,00
K: Utang dagang Rp 800.000,00
D: Persediaan bahan baku Rp 800.000,00
K: Kas Rp 800.000,00
D: BDP - Biaya bahan baku Rp 800.000,00
K: Persediaan bahan baku Rp 800.000,00
D: Persediaan bahan baku Rp 800.000,00
K: BDP - Biaya bahan baku Rp 800.000,00
D: Utang dagang Rp 800.000,00
K: Persediaan bahan baku Rp 800.000,00
Pencatatan gaji dan upah yang harus dibayar sebesar Rp 4.000.000,00 oleh suatu perusahaan manufaktur yang terdiri dari tenaga kerja langsung Rp 2.000.000,00 tenaga kerja tidak langsung Rp 500.000,00, gaji bagian pemasaran Rp 900.000,00 dan gaji bagian administrasi Rp 600.000,00 akan dijurnal...
D: Gaji dan upah Rp 4.000.000,00
K: Utang dagang Rp 4.000.000,00
D: Utang gaji dan upah Rp 4.000.000,00
K: Utang dagang Rp 4.000.000,00
D: BDP-BTKL Rp 2.000.000,00
K: Gaji dan upah Rp 2.000.000,00
D: Gaji dan upah Rp 4.000.000,00
K: Kas Rp 4.000.000,00
D: Gaji dan upah Rp 4.000.000,00
K: Utang gaji dan upah Rp 4.000.000,00
Pembebanan biaya tenaga kerja langsung ke dalam proses produksi sebesar Rp 2.000.000,00 akan dijurnal...
D: Gaji dan upah Rp 2.000.000,00
K: Utang dagang Rp 2.000.000,00
D: Utang gaji dan upah Rp 2.000.000,00
K: Utang dagang Rp 2.000.000,00
D: BDP-BTKL Rp 2.000.000,00
K: Gaji dan upah Rp 2.000.000,00
D: Gaji dan upah Rp 2.000.000,00
K: Kas Rp 2.000.000,00
D: Gaji dan Upah Rp 2.000.000,00
K: Utang gaji dan upah Rp 2.000.000,00
Pencatatan pembebanan biaya overhead pabrik sebesar Rp 1.600.000,00 akan dijurnal...
D: BDP-BOP Rp 1.600.000,00
K: BOP dibebankan Rp 1.600.000,00
D: BOP dibebankan Rp1.600.000,00
K: BDP-BOP Rp 1.600.000,00
D: Biaya overhead pabrik Rp 1.600.000,00
K: Kas Rp 1.600.000,00
D: Gaji dan upah Rp 1.600.000,00
K: Kas Rp 1.600.000,00
D: Biaya overhead pabrik Rp 1.600.000,00
K: Utang gaji dan upah Rp 1.600.000,00
Pencatatan biaya overhead sesungguhnya sebesar Rp 2.100.000,00 akan dijurnal...
D: BDP-BOP Rp 2.100.000,00
K: BOP dibebankan Rp 2.100.000,00
D: BOP sesungguhnya Rp 2.100.000,00
K: Berbagai biaya yg di kredit Rp 2.100.000,00
D: BDP-BOP Rp 2.100.000,00
K: Biaya diluar bahan baku Rp 2.100.000,00
D: BOP sesungguhnya Rp 2.100.000,00
K: Kas Rp 2.100.000,00
D: Biaya overhead pabrik Rp 2.100.000,00
K: Utang gaji dan upah Rp 2.100.000,00
Pencatatan untuk menutup biaya overhead pabrik dibebankan sebesar Rp 1.600.000,00 akan dijurnal...
D: BDP-BOP Rp 1.600.000,00
K: BOP dibebankan Rp 1.600.000,00
D: BOP sesungguhnya Rp 1.600.000,00
K: Berbagai biaya yg di kredit Rp 1.600.000,00
D: BDP-BOP Rp 1.600.000,00
K: Biaya diluar bahan baku Rp 1.600.000,00
D: BOP dibebankan Rp 1.600.000,00
K: BOP sesungguhnya Rp 1.600.000,00
D: Biaya overhead pabrik Rp 1.600.000,00
K: Utang gaji dan upah Rp 1.600.000,00
BOP dibebankan Rp 2.300.000,00 sedangkan BOP sesungguhnya Rp 2.750.000,000
Pencatatan selisih BOP adalah...
D: BDP-BOP Rp 2.300.000,00 ; K: BOP dibebankan Rp 2.300.000,00
D: BOP sesungguhnya Rp 2.350.000,00 ; D: Selisih BOP Rp 450.000,00 ; K: BOP dibebankan Rp 2.750.000,00
D: BDP-BOP Rp 450.000,00 ; K: Biaya diluar bahan baku Rp 450.000,00
D: BOP dibebankan Rp 2.750.000,00 ; K: Selisih BOP Rp 2.750.000,00
D: BOP dibebankan Rp 2.300.000,00 ; D: Selisih BOP Rp 450.000,00 ; K: BOP Sesungguhnya Rp 2.750.000,00
BOP dibebankan Rp 3.450.000,00 sedangkan BOP sesungguhnya Rp 2.850.000,000
Pencatatan selisih BOP adalah...
D: BDP-BOP Rp 2.850.000,00 ; K: BOP dibebankan Rp 2.850.000,00
D: BOP sesungguhnya Rp 2.850.000,00 ; D: Selisih BOP Rp 600.000,00 ; K: BOP dibebankan Rp 3.450.000,00
D: BOP dibebankan Rp 3.450.000,00 ; K: Selisih BOP Rp 3.450.000,00
D: BOP dibebankan Rp 3.450.000,00 ; K: Selisih BOP Rp 600.000,00 ; K: BOP Sesungguhnya Rp 2.850.000,00
D: BDP-BOP Rp 600.000,00 ; K: Biaya diluar bahan baku Rp 600.000,00
Berikut ini adalah karakteristik methode harga pokok pesanan, kecuali ....
biaya produksi dikelompokkan antara biaya produksi langsung, dan biaya produksi tak langsung
produk yang dihasilkan sesuai dengan spesifikasi pemesan sehingga terdapat perbedaan produk untuk setiap pesanan
biaya produksi langsung ditentukan berdasarkan biaya yang sesungguhnya terjadi sedangan biaya overhead pabrik dibebankan berdasarkan tarif yang ditentukan dimuka
proses produksi dilakukan secara terus menerus selama satu periode akuntansi
