WorksheetsKELAS X AKM
Total questions: 20
Worksheet time: 44mins
Karina dan Hardianto ingin mengukur tinggi sebuah gedung dengan cara mereka berdua berdiri di lain tempat. Hardianto di sebelah Barat dan Karina di sebelah Selatan. Hardianto melihat puncak gedung dengan sudut elevasi 45o dan Karina dengan sudut elevasi 30o. Jika jarak antar keduanya 200 meter dan tinggi keduanya 160 cm, maka tinggi gedung tersebut adalah ....
346 meter
173 meter
100 meter
282 meter
141 meter
Pada saat bermain dilapangan, Ihsan melihat sebuah bayangan tiang bendera yang panjang. Kemudian Ihsan mulai berpikir berapakah tinggi tiang bendera tersebut? Apakah tinggi tiang bendera tersebut akan sama dengan panjang bayangannya? Lalu Ihsan mulai mengukur panjang bayangan tiang bendera tersebut menggunakan sebuah meteran. Akan tetapi, pada saat meteran menunjukkan angka 12,5 meter, Ihsan berhenti dan berdiri tegak, pada saat itu Ihsan melihat bayangan ujung tiang bendera dan bayangan ujung kepalanya berada pada satu titik. Dari titik ihsan berhenti, kemudian ihsan melanjutkan pengukuran hingga diperoleh panjang bayangan tiang bendera yaitu 13,5 meter. Jika tinggi badan Ihsan adalah 150 cm, maka tinggi tiang bendera tersebut akan mudah ditentukan dengan perbandingan trigonometri, yaitu ...
sinus
tangen
cosecan
cosinus
cotangen
Bu Siti mendapat tugas dari sekolah untuk menyiapkan paket hadiah untuk siswanya yang berprestasi di sekolahnya. Bu Siti ingin membeli alat-alat tulis sebagai hadiahnya. Alat-alat tulis yang ingin dibeli berupa buku tulis, bolpoin, dan penghapus. Pada setiap pembelian alat tulis, pembeli dikenakan pajak sebesar 10%. Berkaitan dengan tugas tersebut, bu Siti melihat beberapa paket alat tulis yang dijual di toko Rejeki dan toko Makmur seperti pada gambar berikut. Berdasarkan harga tiap paket yang tersedia di toko Rejeki dan toko Makmur carilah masing-masing harga dari setiap alat tulis baik penghapus, buku tulis maupun bolpoin, bu Siti menarik kesimpulan bahwa …
Harga sebuah buku tulis di toko Rejeki lebih mahal dari toko Makmur.
Harga sebuah penghapus di toko Rejeki sama dengan di toko Makmur.
Harga sebuah bolpoin di toko Rejeki lebih murah dari toko Makmur.
Harga sebuah buku tulis di toko Rejeki lebih murah dari toko Makmur.
Harga sebuah penghapus di toko Rejeki lebih murah dari toko Makmur.
Anita, seorang seniman muda dari Sumatera berencana membuat pameran tunggal untuk menunjukkan rancangan karyanya yang disusun dari tumpukan bola-bola tanah. Bola-bola tersebut dibuat dari campuran tanah liat dan recycle sampah yang dapat didaur ulang. Polanya seperti gambar berikut.
Untuk memenuhi ruangan yang disediakan, Anita akan membuat 10 susunan bola tersebut. Berapakah banyak bola tanah yang harus disediakan? (Asumsi ada penambahan 10% bola tanah untuk persediaan/penggantian bola tanah yang rusak selama masa pameran disetiap susunan bola)
285 bola tanah.
314 bola tanah.
350 bola tanah.
300 bola tanah.
320 bola tanah.
PRAKIRAAN CUACA DAN APLIKASINYA
Andi merupakan seorang siswa SMA yang tinggal di daerah Jakarta Barat dan bersekolah di daerah Jakarta Selatan. Untuk berjaga-jaga sebelum pergi ke sekolah, ia mengunduh data prakiraan cuaca dari BMKG untuk daerah Jakarta berikut ini. Berdasarkan data historis yang dikumpulkan Andi selama ini, maka 90% prakiraan cuaca yang diberikan oleh BMKG sesuai dengan kondisi yang sebenarnya terjadi kemudian.
Pada hari itu Andi tidak membawa payung, dan karena jarak rumah dan sekolahnya cukup jauh, Andi tidak pernah menunggu hujan reda agar cepat sampai dirumah. Bila ia pergi ke sekolah pada dini hari dan pulang pada siang hari, maka peluang Andi basah terkena air hujan pada saat perjalanan pergi atau pulang sekolah adalah ...
7%
81%
99%
19%
93%
HEMAT AIR BUAT KITA
Tahukah kalian bahwa pada 2025 sebanyak 321 juta jiwa penduduk Indonesia diprediksi akan sulit mendapatkan air bersih? (Forum Air Dunia II/World Water Forum di Den Haag, Maret, 2000). Kebutuhan air tidak hanya untuk menjaga kesehatan diri, namun beberapa kegiatan sehari-hari seperti mencuci, memasak, membersihkan diri juga membutuhkan air dalam penggunaannya. Tidak bisa dibayangkan bukan, apabila persediaan air menipis sedangkan hampir seluruh kegiatan kita sehari-hari membutuhkan air. HEMATLAH AIR dari sekarang salah satunya dengan menggunakan Keran Aerator, karena kita bisa menghemat air sampai 43 liter.
Sebuah wadah berbentuk prisma segi-enam beraturan dengan Panjang sisi alasnya 10 cm dan tingginya 5 cm. Wadah tersebut akan digunakan untuk mencetak bata (Paving Block) dari hasil adonan campuran air, semen, dan pasir dengan perbandingan 4 : 1 : 5 artinya setiap 4 liter air akan di campur dengan semen 1 liter dan pasir 5 liter. Jika air yang digunakan untuk membuat Paving Bock senilai dengan air hasil penghematan pengunaan keran aerator maka banyak paving blok maksimal yang dapat dicetak adalah ….
6 buah
7 buah
8 buah
9 buah
10 buah
Sistem penyelenggaraan telekomunikasi di Indonesia terbagi menjadi jaringan tetap (kabel dan nirkabel) dan jaringan bergerak (selular). Dalam perkembangannya, telah terjadi pergeseran pada sektor telekomunikasi di Indonesia. Awalnya masyarakat Indonesia menggunakan jaringan telekomunikasi yang berbasis pada kabel. Namun mobilitas yang tinggi serta kebutuhan akan akses informasi yang cepat dan akurat telah menggeser pilihan moda telekomunikasi yang digunakan masyarakat Indonesia.
Dari tahun 2000 sampai 2007, banyak pengguna telepon seluler f(x) (dalam juta) dapat dimodelkan oleh persamaan f(x) = 1,3x2 + 1,6x + 3,7 dengan x = 0 merepresentasikan tahun 2000. Grafik berikut menunjukkan pertumbuhan pengguna telepon seluler, nirkabel dan kabel di Indonesia (dalam pembulatan puluhan juta terdekat).
Banyak pengguna telepon seluler di Indonesia akan mencapai angka 78,6 juta pada tahun ….
2006
2007
2008
2009
2010
DARURAT SAMPAH DI IBU PERTIWI
Julukan sebagai negara nomor dua penghasil sampah plastik di dunia, sudah melekat dalam beberapa tahun ini kepada Indonesia. Julukan yang mulanya diberikan peneliti dari Universitas Georgia, Amerika Serikat, Jenna Jambeck, kini mulai diikuti oleh negara lain dan juga di dalam negeri. Banyak kalangan yang menyebutkan bahwa produksi sampah di Indonesia hanya bisa dikalahkan oleh Tiongkok saja.
Berikut adalah grafik batang yang menjelaskan tentang 5 negara penyumbang terbesar sampah plastik ke lautan.
Ada beberapa cara yang digunakan dalam pengolahan sampah, seperti TPA (land-filling), pembakaran atau insenerasi (incineration), dan daur ulang (recycling). Cara pengolahan yang umum digunakan di Indonesia adalah membawa sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sedangkan sebagian kecil didaur ulang.
Berikut adalah grafik pengelolaan sampah di Indonesia.
Nilai simpangan rata-rata pada grafik pengelolaan sampah di atas akan … jika dibandingkan dengan nilai simpangan bakunya.
sama
berbeda
lebih besar
lebih kecil
tidak dapat ditentukan dari grafik
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak begitu luas jika dibandingkan dengan provinsi yang mengelilinginya. Walaupun begitu, DIY, khususnya Kota Yogyakarta, tidak pernah sepi dari wisatawan dari berbagai daerah bahkan negara. Taman Pintar merupakan salah satu titik favorit anak-anak sekolah. Tabel berikut menyajikan data kependudukan DIY sedangkan diagram menyajikan persentase luas masing-masing kabupaten di DIY.
Pada 2010 dilakukan seleksi penerimaan untuk menjadi pemandu di Taman Pintar. Pada saat yang telah dijadwalkan seseorang asal DIY mengajukan lamaran dan saat ini dia sedang mengikuti wawancara.
Pada saat wawancara berlangsung, di luar ruang terdapat 3 orang pelamar lain. Semuanya akan dipanggil masuk satu demi satu. Pelamar yang telah diwawancara segera keluar dari ruang tersebut. Manakah peluang yang benar?
Peluang pelamar pertama untuk dipanggil masuk yaitu 1/4.
Peluang pelamar kedua untuk dipanggil masuk yaitu 2/3.
Peluang pelamar pertama untuk dipanggil masuk yaitu 1/3
Peluang pelamar terakhir untuk dipanggil masuk yaitu 1.
FINAL PIALA DUNIA DAN PELUANGNYA
Amel sedang mencoba mengaplikasikan konsep peluang dalam menentukan peluang kemenangan salah satu tim pada pertandingan sepak bola di piala dunia 2018.
Amel mengunduh bagan pertandingan sepak bola ini yang dimulai dari babak perempat final. Berikut adalah bagan yang berhasil didapatkan Amel.
Kemudian Amel menyebarkan survey kepada teman-temannya yang menyukai sepak bola dan selalu menonton pertandingan sepak bola pada tahun-tahun sebelumnya. Berikut adalah tabel peluang tim-tim di atas untuk menang babak perempat final yang berhasil disimpulkan oleh Amel berdasarkan survey yang dibuatnya. Sedangkan untuk babak selanjutnya,yaitu semifinal dan final semua tim memiliki peluang menang yang sama yaitu 50%.
Berdasarkan data pada bagan pertandingan piala dunia dan tabel peluang yang dikumpulkan Amel, peluang Perancis untuk menjadi juara dunia adalah ….
0.125
0.175
0.343
0.95
1
WEKWEK
karya Iwan Simatupang
ADEGAN I
SEKELOMPOK BEBEK MEMASUKI PANGGUNG
Petruk: Sejauh mata memandang, sawah luas terbentang, tapi tidak sebidang tanah pun milikku. Padi aku yang tanam, juga aku yang ketam. Tapi tidak segenggam milikku. Bebek tiga puluh ekor, semuanya tukang bertelor. Tapi tidak juga sebutir adalah milikku. Badan hanya sebatang, hampir-hampir telanjang. Hanya itu saja milikku.
ADEGAN II
BAGONG DAN PENGAWALNYA MEMASUKI PANGGUNG
Bagong: Aku orang berada, apa-apa ada. Sawah berhektar-hektar, pohon berakar-akar, rumah berkamar-kamar, itulah nyatanya. Kambing berekor-ekor, bebek bertelor-telor, perut buncit ada, mata melotot ada, pelayan ada, pokoknya serba ada.
ADEGAN III
GARENG DAN EMPAT KAWANNYA MEMASUKI PANGGUNG
Gareng : Badannya langsing, matanya juling, otaknya bening. Itu saya!
Tipu menipu, adu mengadu, ijazah palsu, itu saya!
Gugat menggugat, sikat menyikat, lidah bersilat, itu saya!
Profesiku pokrol bambu, siapa yang tidak tahu, itu saya!
ADEGAN IV
Semar: Saya jadi lurah sejak awal sejarah, sudah lama kepingin berhenti tapi tak ada yang mau mengganti. Sudah bosan, jemu, capek, lelah. Otot kendor, mata kabur, mau mundur dengan teratur, mau ngaso di atas kasur.
Saya kembung bukan karena busung, mata berair bukan karena banjir, tapi karena menjadi tong sampah. Serobotan tanah, pak lurah. Curi air sawah, pak lurah. Beras susah, pak lurah. Semua masalah, pak lurah, tapi kalau rejeki melimpah, pak lurah…tak usah…payah.
ADEGAN V
BAGONG DAN PENGAWALNYA MEMASUKI PANGGUNG
Bagong: Zaman ini zaman edan, tidak ikut edan tidak kebagian. Di terminal calo berkuasa, dia tentukan penumpang naik apa. Di dunia film broker merajalela, dia tentukan sutradara bikin apa. Di sini, itu si Petruk sialan, datang merangkak meminta pekerjaan. Aku suruh menggembala bebek tiga puluh ekor, tiap minggu harus antar lima puluh ekor. Malah dia tentukan berapa harus setor. Sungguh-sungguh kurang telor. Sekali aku datang mengontrol, bebeknya hilang dua ekor.
Waktu ditanya, dia menjawab “dimakan burung kondor”. Di sini tak ada burung kondor. Dia datang melolong minta tolong, sudah ditolong, ee … dia mencuri. Orang seperti ini harus dipukuli, sayangnya aku tak berani. Lagipula aku tidak mau mengotori tanganku dengan menyentuh tubuhnya yang kotor dan bau.
Apa yang dituduhkan Bagong kepada Petruk hingga Bagong akan melaporkannya ke Semar?
Kamu dapat memilih jawaban lebih dari satu.
Petruk telah mencuri hasil panen padi Bagong
Petruk menghilangkan dua ekor bebek Bagong
Bagong menuduh Petruk mencuri dan tak tahu diri
Petruk tidak terampil dalam mengolah tanah Bagong
Petruk menyia-nyiakan pekerjaan yang telah ia dapatkan
Bacalah puisi berikut!
Lilin Kecil dalam Sinar Kegelapan
Seperti lilin kecil ini, kau mampu terangi gelapku
Sinarmu memang tak banyak, tapi itu sangat berarti
Tatkala malam datang membawa kegelapan,
Hadirmu bagai sang malaikat dengan cahaya-cahaya penuh kasih
Menepis lara, mendamaikan hati, dan menyejukkan cinta
Nalarku membahana lagi setiap kali mengartikanmu
Langkahmu laksana embusan angin datang dan pergi
Meruntuhkan daun cemara yang hidup damai di tangkainya
Perlahan sinarmu redup
Dan pergi meninggalkanku dalam gelap
Dengan mata, tapi tak kuasa melihatmu
Sepasang telingaku pun tak mampu mendengar bisikmu
Kini rinduku berujung pada bias-bias bayangmu
Dengan senyuman dan sedikit tawa menambah luka
Seribu sinar pun takkan mampu menggantikanmu
Sejuta kenanganmu kini menyiksa kesendirianku
Dalam gelap, kucoba melangkah sendiri
Lilin kecilku,
Kurindu akan sinar kedamaianmu
Yayan Hidayat, Banjarmasin, 03 02 2011
Mengapa penulis menganggap bahwa lilin kecil itu sangat berarti?
Sinar lilin itu tidak banyak
Lilin itu membawa harapan
Kehadiran lilin itu dapat meruntuhkan cemara
Langkah lilin itu laksana embusan angin
Lilin itu dapat menerangi dalam kegelapan
Ramin Tak Kunjung PulangRamin nyaris menjerit, tangannya tertumbuk dahan hanyut saat buru-buru sembunyi di dalam pelukan akar, untung ia segera melihat dahan itu. Hampir ia mengira dahan itu adalah mulut buaya yang siap menelan lengannya.
Teringat lagi ia pada Aco, sejak semusim lalu ia ikut Dadan karena hasil cengkehnya tak bagus, sementara tengkulaknya minta selalu dibayar. Aco tertangkap petugas saat adu mulut di warung nasi lemak lantaran ia mengumpat pada preman yang menutupi jalan.
Hari itu memang perpaduan nasib sial jatuh di hadapan Aco. Umpatannya didengar preman, adu mulut terjadi, dan petugas sedang lewat. Apes. Aco lalu dibawa petugas, digiring bagai ternak ke tengah lapangan, dipukuli dengan bengis saat mencoba kabur, ditanyai macam-macam, didenda hingga ia tak sanggup bayar, diambil hasil kerjanya satu musim, dideportasi, pulang ke rumah dengan tangan hampa, ditunggu tengkulak pula. Bah! Hilang sudah satu kebun cengkeh dirundung sial.
Gara-gara Aco juga, petugas kini memburu Ramin dan Dadan. Ternyata Dadan memang sudah dicari-cari petugas karena beberapa kali memasukkan tenaga kerja tanpa izin. Ramin memang tak berpikir panjang saat berangkat kerja dengan Dadan, yang penting ia bisa membawa pulang uang untuk menikahkan anaknya, buat pengobatan sakit gula ayahnya, dan sisanya bisa ia belikan mesin cuci yang saban hari diminta istrinya.
Ramin tak mau nasib nahas Aco terjadi pada dirinya. Wajah semringah anak gadisnya sudah terbayang girang menyambutnya dengan ransel penuh uang.
Bunyi langkah mendekat, pelan, Ramin membeku, sekuat-kuatnya menahan napas. Baginya lebih baik tak bernapas daripada tertangkap petugas-petugas berwajah garang itu. Bisik-bisik makin kencang. Ramin memutar otak. Kalau mereka melihat rumput-rumput rebah itu, atau kalau ada satu dua orang cukup jitu tebakannya, mungkin mereka bisa yakin kalau pelarian yang mereka kejar bersembunyi di antara akar pohon.
(Karya: Lina PW, Kompas, 8 Desember 2019)
---
Dari konteks cerita tersebut, kejadian apa yang paling minimal harus ditambahkan penulis untuk melengkapi cerita tersebut?
Pengenalan situasi cerita
Penyelesaian konflik
Peningkatan masalah
Munculnya konflik
Puncak konflik
Ramin Tak Kunjung PulangRamin nyaris menjerit, tangannya tertumbuk dahan hanyut saat buru-buru sembunyi di dalam pelukan akar, untung ia segera melihat dahan itu. Hampir ia mengira mulut buaya yang siap menelan lengannya.
Teringat lagi ia pada Aco, sejak semusim lalu ia ikut Dadan karena hasil cengkehnya tak bagus, sementara tengkulaknya minta selalu dibayar. Aco tertangkap petugas saat adu mulut di warung nasi lemak lantaran ia mengumpat pada preman yang menutupi jalan.
Hari itu memang perpaduan nasib sial jatuh di hadapan Aco. Umpatannya didengar preman, adu mulut terjadi, dan petugas sedang lewat. Apes. Aco lalu dibawa petugas, digiring bagai ternak ke tengah lapangan, dipukuli dengan bengis saat mencoba kabur, ditanyai macam-macam, didenda hingga ia tak sanggup bayar, diambil hasil kerjanya satu musim, dideportasi, pulang ke rumah dengan tangan hampa, ditunggu tengkulak pula. Bah! Hilang sudah satu kebun cengkeh dirundung sial.
Gara-gara Aco juga petugas kini memburu Ramin dan Dadan. Ternyata Dadan memang sudah dicari-cari petugas karena beberapa kali memasukkan tenaga kerja tanpa izin. Ramin memang tak berpikir panjang saat berangkat kerja dengan Dadan, yang penting ia bisa membawa pulang uang untuk menikahkan anaknya, buat pengobatan sakit gula ayahnya, dan sisanya bisa ia belikan mesin cuci yang saban hari diminta istrinya.
Ramin tak mau nasib nahas Aco terjadi pada dirinya. Wajah sumringah anak gadisnya sudah terbayang girang menyambutnya dengan ransel penuh uang.
Bunyi langkah mendekat, pelan, Ramin membeku, sekuat-kuatnya menahan napas. Baginya lebih baik tak bernapas daripada tertangkap petugas-petugas berwajah garang itu. Bisik-bisik makin kencang. Ramin memutar otak. Kalau mereka melihat rumput-rumput rebah itu, atau kalau ada satu dua orang cukup jitu tebakannya, mungkin mereka bisa yakin kalau pelarian yang mereka kejar bersembunyi di antara akar pohon.
(Karya: Lina PW, Kompas, 8 Desember 2019)
---
Pada paragraf terakhir, apa perasaan yang digambarkan oleh penulis tentang tokoh Ramin?
Jawaban bisa lebih dari satu.
Ketakutan
Ragu-ragu
Khawatir
Marah
Biasa Saja
Hujan Beras
Subuh-subuh, Mak Onah sudah mempersiapkan perbekalan. Ia membawa nasi bungkus daun jati, berlauk kering tempe, sambal, dan lalap daun singkong. Sebotol plastik air putih matang. Kata Yu Jiah, kecamatan puluhan kilo dari dusun mereka. Pulang pergi naik truk membutuhkan waktu sekitar lima jam. Belum lagi antre di kantor pos. Jadi mereka harus membawa bekal, daripada jajan yang akan mengeluarkan uang tambahan.
“Mak, apa tidak lebih baik kalau Neneng yang berangkat?” Neneng memberi usul. Selain kasihan pada Mak, ia juga sebenarnya ingin pergi ke kecamatan. Terakhir ke kecamatan saat kelas empat SD, lima tahun silam. Kala itu diajak guru melihat karnaval Agustusan. Pasti kecamatan sekarang lebih ramai. Banyak bangunan megah. Jalanan bagus. Punya alun-alun luas yang menggelar tontonan, ombak banyu atau komidi putar.
“Tak perlu. Hari ini Juragan Madun panen singkong. Kamu bisa ikutan buruh.” Mak Onah memutuskan.
“Tapi, Mak ….” Neneng masih berkeras. Siapa tahu Mak Onah berubah pikiran.
“Kalau tak harus pergi ke kecamatan, Mak juga bisa ikutan buruh panen singkong. Kita dapat dua bagian, lumayan. Singkong bisa kita simpan, kita makan kalau tak punya beras.”
“Iya, Mak.” Neneng menurut, tak ingin membantah nenek, yang sudah dianggapnya ibu. Bahkan ia memanggilnya dengan Mak.
“Sudah, Mak sebentar lagi pergi. Ingat-ingat pesan Mak. Kau urus adik-adikmu. Kau siapkan buku-buku dan bantu pe-ernya. Adik-adikmu pintar, semoga bisa terus sekolah. Semoga hidupnya lebih baik daripada Mak.”
“Iya, Mak, Neneng ngerti.”
Pada cermin tua di kamar reotnya, Mak Onah dandan, mengenakan jarit dan kebayanya yang paling bagus. Mak Onah tampak semringah. Kemarin ia sudah mengambil jatah beras raskin sepuluh kilo yang bisa untuk jatah makan selama sebulan. Kali ini ia akan mendapat sejumlah uang lumayan banyak. Rencana sebagian untuk membayar utang, sisanya disimpan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk beli buku cucu. Untuk jajan sangu cucu.
Selama naik mobil bak terbuka, Mak Onah tersenyum bungah seraya melantunkan doa.
***
Pada sebuah berita televisi lokal tertayang berita tentang kecelakaan kendaraan yang membawa penduduk miskin hendak mengambil uang di kantor pos kecamatan. Colt ditabrak truk fuso pembawa beras. Semua penumpang, termasuk beberapa jompo yang terjepit di antara puluhan orang, tewas tertimbun hujan beras! ***
Mengapa Mak Onah sangat antusias untuk pergi ke kantor pos kecamatan?
Kamu dapat memilih lebih dari satu pilihan jawaban.
Onah sudah lama tidak keluar rumah sehingga ia kangen melihat keramaian.
Ia akan menerima bantuan yang dapat digunakan untuk membayar utang.
Onah dan yang lainnya akan mengambil bantuan beras raskin.
Ia menganggap bahwa pergi ke kecamatan adalah jalan-jalan.
Ia berharap bantuan itu dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan Onah
(Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20160405131527-23-121805/panen-air-hujan-mulai-dari-sekarang/)
Apa yang akan terjadi jika kita tidak membuat saluran pembuangan air ketika membuat sumur resapan?
Air akan meresap ke tanah seluruhnya.
Sumur resapan akan kelebihan air dan menimbulkan banjir.
Air tidak dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Air akan menjadi kotor.
Air akan jernih dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat
Perhatikan gambar dan baca wacana dengan saksama!
Bioplastik, Plastik Ramah Lingkungan dari Singkong
Sampah plastik menjadi masalah besar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun dan 24 persennya masih tidak terkelola. Berbagai alternatif ditawarkan, salah satunya biodegradable plastic atau bioplastik. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Loka Penelitian Teknologi Bersih (LPTB) menawarkan inovasi teknologi untuk mengatasi permasalahan limbah plastik tersebut.
Inovasi LIPI tersebut adalah bioplastik yang dikembangkan dengan menggunakan bahan dari tapioka atau singkong. Peneliti LPTB LIPI, Hanif Dawam Abdullah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengembangkan bioplastik sebagai alternatif untuk menggantikan plastik biasa. Bioplastik tersebut berbasis pati yang mudah diurai mikroba alami dengan cepat dan berpeluang menjadi solusi limbah plastik saat ini. Material dasar yang berasal dari singkong mudah didapatkan dan relatif murah. Bioplastik ini sudah dijual bebas baik secara daring maupun luring (online dan offline) oleh berbagai produsen.
Sejauh ini, penggunaan plastik paling banyak adalah untuk kemasan makanan, yaitu sekitar 60 persen. Plastik sendiri tersusun dari polimer-polimer yang memiliki berat lebih ringan daripada air sehingga benda tersebut sangat mudah mengambang di air. Ketika menjadi sampah, plastik tidak mudah terurai. Dibutuhkan waktu lebih dari 3000 tahun sampai sampah plastik dapat terurai. Hal tersebut tentu saja dapat mencemari lingkungan. Bahaya lain dari sampah plastik adalah ketika terpecah menjadi butiran-butiran kecil. Pecahan plastik ini tidak dapat secara langsung terurai oleh bakteri dan dapat masuk ke dalam tubuh hewan. Oleh karena itu, dibutuhkan bahan pengganti plastik yang lebih ramah terhadap lingkungan, salah satunya bioplastik.
Penyebab adanya inovasi teknologi untuk mengatasi limbah plastik adalah ….
sampah plastik belum terkelola dengan baik
64 juta ton sampah plastik dihasilkan per tahun
bahan pembuatnya mudah didapat di sekitar kita
sebagian besar plastik digunakan untuk kemasan makanan
produsen plastik selalu memproduksi sesuai pesanan konsumen
Perhatikan gambar dan baca wacana dengan saksama!
Bioplastik, Plastik Ramah Lingkungan dari Singkong
Sampah plastik menjadi masalah besar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun dan 24 persennya masih tidak terkelola. Berbagai alternatif ditawarkan, salah satunya biodegradable plastic atau bioplastik. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Loka Penelitian Teknologi Bersih (LPTB) menawarkan inovasi teknologi untuk mengatasi permasalahan limbah plastik tersebut.
Inovasi LIPI tersebut adalah bioplastik yang dikembangkan dengan menggunakan bahan dari tapioka atau singkong. Peneliti LPTB LIPI, Hanif Dawam Abdullah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengembangkan bioplastik sebagai alternatif untuk menggantikan plastik biasa. Bioplastik tersebut berbasis pati yang mudah diurai mikroba alami dengan cepat dan berpeluang menjadi solusi limbah plastik saat ini. Material dasar yang berasal dari singkong mudah didapatkan dan relatif murah. Bioplastik ini sudah dijual bebas baik secara daring maupun luring (online dan offline) oleh berbagai produsen.
Sejauh ini, penggunaan plastik paling banyak adalah untuk kemasan makanan, yaitu sekitar 60 persen. Plastik sendiri tersusun dari polimer-polimer yang memiliki berat lebih ringan daripada air sehingga benda tersebut sangat mudah mengambang di air. Ketika menjadi sampah, plastik tidak mudah terurai. Dibutuhkan waktu lebih dari 3000 tahun sampai sampah plastik dapat terurai. Hal tersebut tentu saja dapat mencemari lingkungan. Bahaya lain dari sampah plastik adalah ketika terpecah menjadi butiran-butiran kecil. Pecahan plastik ini tidak dapat secara langsung terurai oleh bakteri dan dapat masuk ke dalam tubuh hewan. Oleh karena itu, dibutuhkan bahan pengganti plastik yang lebih ramah terhadap lingkungan, salah satunya bioplastik.
Manakah gagasan yang sesuai dengan teks dan gambar tersebut? Kamu bisa memilih lebih dari satu jawaban.
Cara mengatasi sampah plastik.
Sampah plastik dan penanganannya.
Alternatif pengolahan sampah plastik.
Sampah plastik yang selalu bertambah.
Inovasi teknologi untuk mengurangi sampah plastik.
Baca teks berikut dengan cermat!
Voluntourism dan Sektor Pariwisata yang Menyerap Banyak Tenaga Kerja
Kementerian Pariwisata RI menetapkan 2019 sebagai tahun sumber daya manusia (SDM). Karena itu, penguatan SDM pelaku pariwisata terus diperkuat. Langkah ini dilakukan seiring dengan makin berkembangnya sektor pariwisata di Indonesia. Pariwisata memberikan kontribusi penting bagi pendapatan negara, yaitu sebagai penyumbang devisa kedua terbesar setelah sektor minyak dan gas (migas). Dengan kata lain, pariwisata tidak sekadar membantu menciptakan peluang kerja, tetapi juga berperan dalam menekan angka pengangguran di tanah air dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Meningkatnya jumlah wisatawan asing dan lokal di Indonesia, ternyata, membawa dampak lain selain ekonomi. Selain menikmati kegiatan berwisata dan membeli oleh-oleh, wisatawan dapat memberikan manfaat bagi destinasi yang dikunjungi. Apakah kamu pernah mendengar istilah voluntorism? Voluntourism merupakan gabungan dari dua kata, yaitu volunteer dan tourism, yang mengandung makna melakukan kegiatan pariwisata sambil menjadi sukarelawan. Menurut pengamatan sebuah biro perjalanan, rata-rata turis asing membawa keluarga dan sahabatnya untuk menikmati voluntourism untuk waktu yang lama, yaitu dua minggu hingga sebulan. Pemilik biro tersebut mengatakan bahwa beberapa kliennya dari luar negeri jadi ketagihan dan selalu datang kembali hampir tiap tahun.
Selama berwisata, para turis dapat melakukan kegiatan sukarela yang bermacam-macam, seperti mengajar bahasa Inggris atau bahasa asing, mengajar baca-tulis-hitung, dan mengajak anak-anak penduduk lokal membuat karya seni lewat beragam cara. Para turis tersebut juga diajak menginap di rumah-rumah penduduk. Sebagian besar turis sangat senang berkegiatan layaknya penduduk lokal. Mereka belajar untuk berempati, menerima keberagaman, menghormati alam, dan menghargai budaya lokal.
(Sumber: https://radarjogja.jawapos.com/2019/05/04/sektor-pariwisata-serap-banyak-tenaga-kerja/ dan https://travel.kompas.com/read/2015/04/27/100649127/.Voluntourism.Bukan.Jalan-jalan.Biasa)
Berdasarkan wacana tersebut, manakah pernyataan yang menunjukkan bahwa sektor pariwisata dapat berdampak positif bagi sektor ekonomi?
Kamu dapat memilih lebih dari satu jawaban.
Pariwsata menciptakan peluang kerja.
Pariwisata menekan angka pengangguran.
Pariwisata meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pariwisata memberikan kepuasan bagi penggemar media sosial.
Pariwisata menyebabkan kemacetan
Baca dengan cermat wacana berikut ini!
Bantu Ibunya Jualan, Pemuda Ini Ciptakan Robot Unik
Kasih sayang seorang Ibu kepada anak tidak akan ada habisnya. Seorang anak pun dapat mengungkapkan kasih sayang kepada ibunya dengan membantunya. Kisah inspiratif kali ini datang dari seorang anak yang membantu ibunya berjualan dengan cara unik.
Agung Budi Wibowo adalah pemuda asal Purworejo, Jawa Tengah. Ibu dari Agung Budi Wibowo sudah cukup lama berjualan telur dadar mini. Sang ibu, Praptining Utami, memiliki gangguan penglihatan sehingga tak bisa berjualan dengan cekatan. Agung akhirnya berusaha mencari ide agar dapat membantu ibunya berjualan.
Karena pernah bersekolah di SMK jurusan teknik kendaraan, Agung memiliki ide untuk menciptakan robot pembuat telur dadar mini. Ia kemudian belajar dari tayangan Youtube tentang cara membuat robot. Pemuda ini mempelajarinya seorang diri dengan tekun.
Modal yang dikeluarkan Agung dalam membuat robot itu sebesar Rp1,5 juta. Agung membuat robot tersebut dengan bahan baku dari lingkungan sekitarnya, yaitu dari beberapa suku cadang motor, suku cadang pompa air, dan alat pengatur untuk menjalankan robot itu. Bahan baku tersebut dirangkai dan dirakit sehingga tercipta sebuah robot yang dinamai Egg Filling Robot.
Setelah Agung membuatkan Egg Filling Robot, ibunya mengaku sangat terbantu dalam berjualan. Pekerjaannya yang sebelumnya sulit karena terkendala masalah penglihatan, sekarang menjadi mudah. Omzet penjualannya sekarang naik menjadi dua kali lipat. Selain itu, banyak anak-anak yang membeli telur dadar mini tersebut karena sangat antusias melihat aksi robot yang mengisi adonan telur.
Faktor apa yang memotivasi Agung menciptakan egg filling robot? Kamu bisa memilih lebih dari satu jawaban.
Agung ingin meringankan beban orang tuanya.
Agung mempelajari dari aplikasi Youtube dengan tekun.
Agung ingin menaikkan omzet penjualan telur dadar mini.
Agung menemukan kemudahan dalam mencari bahan baku pembuat robot.
Praptining yang tidak bisa berjualan dengan cekatan karena gangguan penglihatan.
