NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsREMIDI UJIAN TENGAH SEMESTER MK DP3FT-I, 17 NOPEMBER 2021
Total questions: 50
Worksheet time: 3hrs 30mins
Name
Class
Date
1.
Bukti bahwa suatu dokumen sudah dilakukan proses verifikasi adalah
a)
Ada sistem pengamanan elektronik
b)
Adanya kesimpulan pelayanan
c)
Dokumen lengkap, akurat dan final
d)
Laporan assessment
e)
Ada tanda tangan asli
2.
Berikut ini adalah cara mengoreksi kesalahan dari suatu dokumen, kecuali
a)
Memberi paraf setelah dikoreksi
b)
Mencoretkan satu garis lurus sepanjang tulisan yang salah
c)
Menghapus data yang lama, diganti data yang baru
d)
Dengan memberi tanggal koreksi
e)
Ada mekanisme yang tepat untuk data elektronik
3.
Yang termasuk dalam dokumentasi pelayanan fisioterapi dari telaah sistemik adalah
a)
komunikasi aafeksi, kognisi dan bahasa
b)
Pernyataan pasien tentang problemnya
c)
Kemampuan menjawab perintah
d)
Diagnosa & riwayat medik yang berkaitan
e)
Langkah gerak (lokomosi & keseimbangan
4.
Yang tidak termasuk dokumentasi dari uji dan pengukuran yang terpilih untuk menentukan status pasien/klien adalah
a)
Sikap (statis atau dinamis)
b)
Prognaosa dari penyakit lain
c)
Range of motion (LGS)
d)
Ventilasi, respirasi dan sirkulasi
e)
Penampilan otot (kekuatan, tenaga & daya tahan)
5.
Perbedaan data subjektif dengan data objektif adalah
a)
Data objektif didapatkan dari klien sebagai suatu pendapat terhadap situasi
b)
Data subjektif dapat diperoleh dengan panca indra
c)
Data objektif termasuk data komprehensif sesuai dengan masalah klien
d)
Data subjektif merupakan data terhadap masalah klien yang sesuai dengan situasi keluhan pasien
e)
Data objektif harus akurat dan nyata apa yang didengar, dilihat dan diamati
6.
Pasien yang mengalami gangguan keterbatasan dalam berkomuniasi untuk mendapatkan data primer yang objektif, maka metode pengumpulan datanya dengan cara
a)
Pemeriksaan fisik
b)
Studi dokumentasi
c)
Observasi
d)
Wawancara
e)
Kuisoner
7.
Menurut Helen Varney (1997), proses manajemen kefisioterapian terdiri dari 7 langkah yang berurutan dimulai darI:
a)
Interpretasi, Diagnosa, Asuhan kefisioterapian, Pengkajian, Implementasi, Tindakan segera dan Evaluasi
b)
Asuhan kefisioterapian, Interpretasi, Diagnosa, Pengkajian, Tindakan segera, Implementasi dan Evaluasi.
c)
Asuhan kefisioterapian, Interpretasi, Diagnosa, Tindakan segera, Pengkajian, Implementasi dan Evaluasi
d)
Pengkajian, Asuhan kefisioterapian, Interpretasi, Diagnosa, Tindakan segera, Implementasi dan Evaluasi
e)
Pengkajian, Interpretasi, Diagnosa, Tindakan segera, Asuhan kefisioterapian, Implementasi dan Evaluasi.
8.
Pelaksanaan tindakan kefisioterapian dapat dilakukan bersamaan dengan tim kesehatan lain, tetapi fisioterapis tetap memegang tanggung jawab. Hal ini menurut Varney (1997) termasuk dalam langkah:
a)
Pengkajian
b)
Implementasi
c)
Asuhan kefisioterapian.
d)
Tindakan segera
e)
Evaluasi
9.
Bentuk format dokumentasi yang biasa digunakan baik oleh fisioterapis atau tenaga profesional yang lain adalah:
a)
SOAPIED
b)
SOAPIER
c)
SOAPIE
d)
SOAP
e)
DAR
10.
Menurut Fisbach (1991), manfaat dokumentasi dalam proses kefisioterapian yang diselenggarakan di rumah sakit adalah:
a)
Sumber meningkatkan mutu pemberi pelayanan
b)
Mengurangi kesalahan dalam menginterpretasikan pencatatan
c)
Alat ukur untuk mengetahui, memantau dan menyimpulkan suatu pelayanan.
d)
Penghematan biaya dari penggunaan kertas
e)
Memfasilitasi pemberian tindakan yang berkesinambungan
11.
Anamnesa adalah cara pemeriksaan yang dilakukan dengan wawancara. Berikut ini tujuan dari anamnesa, kecuali:
a)
Membantu menetapkan diagnosa banding
b)
Memperoleh data tentang keluhan penyakit yang sedang dialami
c)
Mengetahui perkembangan penyakit yang diderita pasien
d)
Membantu menentukan terapi
e)
Membantu menegakkan diagnosa sementara
12.
Berikut ini yang tidak benar mengenai anamnesa untuk mencari tahu RPS atau RPD adalah
a)
Berisi uraian lengkap, jelas, kronologis mengenai permasalahan pasien
b)
Mencari riwayat penyakit yang relevan dengan keadaan sekarang
c)
Tanyakan faktor-faktor apa yang memperingan atau memperberat
d)
Mencari tahu riwayat penyakit kronis (hiperensi, diabetes mellitus) pada salah stu keluarganya.
e)
Sudah mendapatkan obat apa saja atau sudah dilakukan terapi apa?
13.
Sebelum melakukan anamnesa lebih lanjut, maka identitas pasien perlu kita tanyakan. Berikut ini yang perlu kita tanyakan mengenai identitas pasien, kecuali:
a)
Jenis kelamin
b)
Pendidikan
c)
Status
d)
Pekerjaaan
e)
Agama
14.
Berikut ini hal-hal penting yang harus diperhatikan agar anamnesa berjalan sukses yaitu:
a)
Memperbaiki lingkungan
b)
Menentukan tujuan anamnesa
c)
Membuat catatan kecil
d)
Meninjau tampilan klinis
e)
Semua benar
15.
Kesadaran diri akan pribadi terhadap pekerjaan menghadapi pasien, merupakan salah satu bentuk persiapan diri dalan anamnesa yaitu:
a)
Menyediakan waktu untuk refleksi diri
b)
Memperbaiki lingkungan
c)
Meninjau perilaku dan tampilan klinis
d)
Menetapkan tujuan anamnesa
e)
Meninjau berkas rekam medis
16.
Berikut ini yang tidak termasuk menjaga perilaku dan tampilan klinis yang baik pada saat anamnesa adalah:
a)
Terlihat tenang dan tidak tergesa-gesa
b)
Membuat suasana nyaman dan bersifat pribadi
c)
Mengendalikan perasaan negatif agar tidak tampak
d)
Menjaga kata-kata maupun tingkah laku kita
e)
Secara sadar/tidak postur, gerak-gerik mengekspresikan perhatian/minat kita.
17.
Yang dimaksud membuat catatan sewaktu melakukan anamnesa adalah:
a)
Mencatat keluhan utama pasien dalam berkas rekam medik
b)
Mencatat hal-hal yang diperlukan oleh pasien
c)
Anamnesa sambil mencatat agar kontak mata terus berlangsung
d)
Menuliskan tanggal untuk kunjungan berikutnya
e)
Mencatat dengan kalimat pendek dan kata yang spesifik.
18.
Berikut ini contoh anamnesa dengan pertanyaan denga jawaban terbuka (open-ended questions) adalah
a)
Bisa diceritakan keluahan nyerinya bagaimana?
b)
Masih adakah hal lain yang ingin Bapak sampaikan?
c)
Keluhan nyerinya mulai kapan?
d)
Adakah keluarga yang menderita seperti Bapak?
e)
Sudah mendapatkan obat apa saja?
19.
Setiap gejala memiliki ciri khusus, misalnya keluhan nyeri, maka harus diperjelas termasuk konteks, kaitan dan kronologisnya. Hal ini termasuk dalam rangkaian anamnesa tentang:
a)
Meminta pasien untuk menceritakan keadaannya
b)
Merencanakan tindakan follow-up
c)
Menciptakan pemahaman yang sama terhadap permasalahan
d)
Memperluas dan memperjelas cerita pasien.
e)
Membentuk hubungan erat dengan pasien
20.
Teknik anamnesa yang terampil yang komunikasinya tidak melibatkan kata-kata yaitu:
a)
Fasilitasi
b)
Mendengarkan secara aktif
c)
Komunikasi non verbal
d)
Respon empatik
e)
Pengesahan (validasi)
21.
IMT (index massa tubuh) pada awal pertemuan dengan pasien dapat diketahui apabila kita sudah mengetahui:
a)
Berat badan dan status sosialekonomi
b)
Tinggi badan dan Gizi pasien
c)
Berat badan dan Derajat kebugaran
d)
Tinggi badan dan berat badan pasien
e)
Status sosialekonomi dan Gizi Pasien
22.
Seseorang dengan status gizi yang berlebihan (obesitas) berarti memiliki index massa tubuh yang:
a)
IMT > 30
b)
IMT: 26 - 30
c)
IMT : 18 - 25
d)
IMT < 18
e)
Semua salah
23.
Berikut hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan pemeriksaan fisik, kecuali
a)
Urutan pemeriksaan yang komprehensif harus mengutamakan kenyamanan pasien
b)
Bersikaplah tenang walaupun mungkin ada perasaan gelisah
c)
Kesopanan harus tertanam dalam perilaku profesional kita
d)
Pencahayaan yang baik akan memberikan kontribusi dalam pemeriksaan
e)
Pemeriksaan yang terbatas (terfokus) berguna untuk keperluan skrining penyakit
24.
Urutan pemeriksaan fisik yang disarankan mulai dari
a)
Keadaan Umum, Kulit, Kepala & Leher, Tanda-tanda vital, Sistem organ
b)
Keadaan Umum, Tanda-tanda vital, Kulit, Kepala & Leher, Sistem organ
c)
Tanda-tanda vital, Kulit, Kepala & leher, Keadaan umum, Sistem organ
d)
Tanda-tanda vital, Keadaan umum, Kulit, Kepala & leher, Sistem organ
e)
Kepala & leher, Keadaan umum, Kulit, Tanda-tanda vital, Sistem organ
25.
Disarankan untuk menjelaskan dahulu secara ringkas sebelum melakukan pemeriksaan fisik, hal ini bertujuan untuk
a)
Memberikan konstribusi yang penting dalam pemeriksaan kita
b)
Meningkatkan efisiensi klinisi kita dalam pemeriksaan
c)
Meningkatkan kenyamanan pasien sewaktu diperiksa
d)
Membantu menentukan cakupan pemeriksaan fisik
e)
Semua benar
26.
Yang tidak termasuk dalam lingkup pemeriksaan tanda-tanda vital adalah
a)
Massa tubuh
b)
Suhu tubuh
c)
Frekuensi jantung
d)
Frekuensi pernapasan
e)
Tekanan darah
27.
Memilih alat pemeriksaan tensimeter yang baik untuk pemeriksaan fisik yaitu:
a)
Lebar balon yang dapat digembungkan dalam manset harus sekitar 60% untuk orang dewasa
b)
Lingkaran manset pada lengan atas sekitar 12-14 cm pada rata-rata anak
c)
Panjang balon manset tersebut harus sekitar 60% dari lingkaran lengan atas
d)
Perlu dibedakan penggunaan manset untuk anak dan pada orang dewasa
e)
Tensimeter jenis aneroid lebih sensitif dibandingkan dengan tensimeter air raksa
28.
Teknik pengukuran tekanan darah yang benar adalah sebagai berikut
a)
Hindari minuman beralkohol selama 30 menit sebelum diukur tekanan darahnya
b)
Atur posisi lengan agar arteri brakialis terletak setinggi jantung
c)
Letakkan lengan pada meja yang sedikit lebih tinggi dari posisi pasien tidur
d)
Lengan yang akan diperiksa tidak terbungkus pakaian dan harus lengan kanan
e)
Semua benar
29.
Termasuk dalam klasifikasi tekanan darah yang mana, bila pada seorang pasien didapatkan hasil TD1 : 140/90 dan TD2 : 140/100
a)
Normal tinggi
b)
HT stadium ringan
c)
HT stadium sedang
d)
HT stadium berat
e)
Optimal
30.
Pengukuran suhu tubuh yang kurang baik biasanya dilakukan melalui
a)
Suhu membran timpani
b)
Suhu rektal
c)
Suhu oral
d)
Suhu sublingual
e)
Suhu axilla
31.
Pemeriksaan klinis pada kulit kepala dimaksudkan untuk mencari adanya
a)
Kemerahan dan pembentukan skuama
b)
Tekturnya bagaimana, halus atau kasar
c)
Pembesaran pada tulang tengkorak
d)
Perhatikan pertumbuhan rambut berlebihan atau tidak
e)
Adanya nyeri tekan pada lokasi tertentu
32.
Mengapa keluhan sakit kepala (cephalgia) yang sering dijumpai, memerlukan pemeriksaan yang cermat?
a)
Sakit kepala tegang otot dan migrain merupakan keluhan sakit kepala yang sering kambuhan
b)
Sakit kepala yang berubah atau menjadi berat secara progesif, kemungkinan adanya massa tumor.
c)
Cluster headache dapat dirasakan didaerah retro-orbital
d)
Trauma pada kepala dapat menyebabkan nyeri tekan.
e)
Penyakit Paget dapat menyebabkan tulang kepala membesar.
33.
Pemeriksaan klinis pada leher mengacu pada pembagian leher menjadi 2 bagian berbentuk segitiga yang dipisahkan oleh
a)
Vena jugularis eksterna
b)
Vena jugularis interna
c)
Muskulus trapezius
d)
Muskulus sternocleidomastoideus
e)
Muskulus omohyoid
34.
Pada inspeksi leher bisa diketahui adanya pembesaran kelenjar limfonodi. Yang memberikan kesan adanya suatu keganasan limfonodi apabila:
a)
Adanya jaringan parut pada leher
b)
Pembesaran nodus supraklavikular terutama sisi kiri.
c)
Limfonodi yang keras atau terfiksir
d)
Adanya ketidaksimetrisan pada leher
e)
Semua benar
35.
Inspeksi pada kelopak mata diperlukan untuk melihat hal-hal berikut ini, kecuali:
a)
Keadaan dan arah bulu mata
b)
Lebar dari fisura palpebra
c)
Kemampuan mengatup sempurna
d)
Adanya edema di palpebra
e)
Keadaan warna sklera mata
36.
Pupil anisokoria dapat terlihat pada sekitar 20% orang normal, serta dianggap tidak berbahaya apabila reaksi pupilnya normal. Yang dimaksud reaksi pupil normal adalah:
a)
Pupil akan konstriksi pada mata yang disinari
b)
Pupil akan kontriksi pada mata yang tidak disinari
c)
Pupil akan kontriksi pada mata yang disinari atau yang tidak disinari
d)
Pupil tidak akan kontriksi pada mata yang tidak disinari
e)
Pupil tidak akan kontriksi baik pada mata yang disinari maupun yang tidak disinari
37.
Ketajaman visus dinyatakan dengan dua angka, misal 5/6, yang artinya
a)
Angka 5 menunjukkan jarak mata normal bisa membaca huruf dengan benar
b)
Angka 6 menunjukkan jarak pasien bisa membaca huruf dengan benar
c)
Banyaknya 5 huruf yang dibaca dengan benar dari 6 huruf yang ditanyakan
d)
Pasien bisa membaca pada jarak 5 m, sedangkan orang normal pada jarak 6 meter
e)
Pasien mengalami gangguan rabun dekat
38.
Pada lansia akan mengalami gangguan penglihatan/ketajaman visus yang sering dikenal dengan sebutan
a)
Miopia
b)
Penglihatan double
c)
Hipermetrop
d)
Astigmatis
e)
Presbiopia
39.
Kelaianan pada telingakiri bagian tengah dapat mengakibatkan penurunan ketajaman pendengaran. Hal ini diketahui dari hasil pemeriksan sebagai berikut:
a)
Tug test positif
b)
Rinne test positif
c)
Weber test lateralisasi kanan
d)
Rinne test negatif
e)
Weber test tidak lateralisasi
40.
Cara melakukan tes obstruksi nasal adalah sebagai berikut:
a)
Menekan kedua cuping hidung bergantian, sementara pasien menarik napas
b)
Dengan mengamati konka nasalis yang menonjol ke dalam rongga hidung
c)
Adanya nyeri tekan pada ujung hidung/cuping hidung
d)
Ada/tidaknya kelainan dari sekat rongga hidung
e)
Adanya pembengkakan pada mukosa hidung serta berwana kemerahan.
41.
Tujuan dari dilakukannya pemeriksaan laboratorium adalah
a)
Seleksi calon aseptor darah
b)
Menentukan berat penyakit
c)
Menyingkirkan diagnosa differensia
d)
Status kesehatan umum
e)
Semua benar
42.
Pada kasus pandemi covid-19 ini, bahan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan diagnosa diambil dari
a)
Sputum
b)
Swab
c)
Darah
d)
Faeces
e)
Urin
43.
Kelompok pemeriksaan laboratorium yang digunakan untuk memperkirakan status imun seseorang adalah
a)
Urinalisis
b)
Hematologi
c)
Imunologi
d)
Kimia klinik
e)
Mikrobilogi
44.
Untuk memperkirakan jumlah virus dalam tubuh, serta mengetahui jenis virus, bisa dialkukan dengan bantuan pemeriksaan laboratorium yaitu:
a)
Petanda tumor
b)
Parasitologi
c)
Mikrobiologi
d)
Virulogi
e)
PCR
45.
Dari darah tepi, dapat dilakukan jenis-jenis pemeriksaan dibawah ini, kecuali
a)
Rapid test
b)
Hormon-hormon
c)
Petanda tumor
d)
Swab
e)
Serologi
46.
Icterus index adalah suatu pemeriksaan laboratorium yang digunakan untuk menilai fungsi hati yaitu:
a)
Fungsi menyimpan
b)
Fungsi hemostasis
c)
Fungsi ekskresi
d)
Fungsi protektif
e)
Fungsi sintesis
47.
Pemeriksaan icterus index pada tes fungsi hati, hanya sebagai tes penyaring, hal ini dikarenakan:
a)
Memperkirakan kadar bilirubin dalam darah
b)
Membandingkan warna kuning plasma dengan larutan standar
c)
Dapat dipengaruhi makanan (wortel, pepaya)
d)
Deretan warna standar mempunyai nilai tertentu dalam satuan unit
e)
Semua benar
48.
Berikut ini persiapan pra tes laboratorium agar hasil tes laboratorium nanti teliti dan akurat, kecuali
a)
Spesimen yang dikirim penanganan harus baik, agar tidak rusak dalam transpostasi dan penyimpanan
b)
Tes postprandial berarti pasien diharuskan makan dulu, baru 1-2 jam diambil darahnya.
c)
Tes urin 24 jam dengan menampung urin selama 24 jam mulai dari jam 7 pagi sampai jam 7 pagi berikutnya.
d)
Ketepatan pengambilan spesimen, biasanya dilakukan pad pagi hari.
e)
Spesimen diambil sampelnya kapan saja pada tes sewaktu
49.
Petugas yang mahir dan mengerti dalam pengambilan spesimen, perlu dilakukan pelatihan sejak awal saat bekerja, Hal ini termasuk dalam
a)
Persiapan tes laboratorium
b)
Tahap tes laboratorium
c)
Persiapan sebelum tes laboratorium
d)
Persiapan pra tes laboratorium
e)
Persiapan pasca tes laboratorium
50.
Tahap-tahap tes laboratorium yang memerlukan ketelitian pada penggunaan spesimen, reagenesia, peralatan dan pengukuran adalah
a)
Persiapan tes laboratorium
b)
Tahap tes laboratorium
c)
Persiapan sebelum tes laboratorium
d)
Persiapan pra tes laboratorium
e)
Persiapan pasca tes laboratorium
Reset
