wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TRY OUT PAS SEJARAH INDONESIA XII

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Kehidupan Partai politik pada masa Demokrasi Liberal lebih cenderung untuk

a)

Mementingkan kepentingan bangsa darpada kepentingan partainya

b)

Meningkatkan kerja sama antarpartai politik

c)

Secara bersama-sama mendukung program pemerintah

d)

Mementingkan kepentingan partainya daripada kepentingan bangsa

e)

Mengutamakan pembangunan fisik

2.

Pada tanggal 29 September 1955 dilaksanakan pemilihan umum yang pertama yang bertujuan untuk memilih

a)

Presiden dan wakil presiden

b)

Anggota DPR

c)

Anggota Dewan Konstituante

d)

Anggota cabinet

e)

Anggota DPR dan Dewan Konstituante

3.

Kabinet Ali Sastroamidjojo I merupakan salah satu kabinet yang berhasil memegang pemerintahan masa Demokrasi Liberal. Prestasi gemilang dari Kabinet Ali Sastroamidjojo I adalah

a)

Dicanangkannya pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif

b)

Berhasil diselenggarakannya Konferensi Asia-Afrika

c)

Berhasil ditumpasnya gerakan separatis

d)

Berhasil menghancurkan masalah SARA

e)

Diselenggarakannya Konferensi Istanbul

4.

Konsepsi Demokrasi Terpimpin dicetuskan oleh Presiden Soekarno sejak 21 Februari 1957. Langkah pertama yang ditempuh Soekarno dalam mewujudkan konsepsi tersebut adalah

a)

Membentuk Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara

b)

Membubarkan Dewan Konstituante

c)

Membentuk dewan nasional

d)

Membentuk Kabinet Gotong Royong

e)

Meminta dukungan Angkatan Darat

5.

Masa Demokrasi Terpimpin merupakan masa yang penuh dengan konfrontasi. Presiden Soekarno menganggap perjalanan revolusi Indonesia belumlah selesai. Hal ini tercermin dalam salah satu pidatonya yang dijadikan Manifesto Politik Republik Indonesia yaitu

a)

Nawaksara

b)

Penemuan kembali revolusi kita

c)

Indonesia mengguggat

d)

Jalan revolusi kita

e)

Revolusi belum selesai

6.

Pada masa Demokrasi Terpimpin, Presiden Soekarno melakukan penyimpangan terhadap Undang-Undang Dasar 1945. Salah satu bentuk penyimpangan tersebut adalah

a)

Pembredelan surat kabar yang menolak ideologi Manipol-USDEK

b)

Pembentukan Front Nasional

c)

Pembatasan kegiatan partai politik

d)

Pembubaran DPR hasil pemilu 1955

e)

Penetapan Manipol-USDEK sebagai haluan negara

7.

Pemilu 1955 dan Dekrit 1959 merupakan momen penting dalam menguatkannya isu munculnya Demokrasi Terpimpin. Salah satu latar belakang munculnya Demokrasi Terpimpin adalah adanya kegagalan Konstituante dalam merumuskan

a)

UUD 1945

b)

UUDS 1950

c)

UUD 1950

d)

UUD 1960

e)

UUD baru

8.

Pada masa Demokrasi Terpimpin pemerintah Indonesia berupaya menerapkan sistem ekonomi Berdikari. Akan tetapi, pemerintah Indonesia justru tidak konsisten pada sistem tersebut. Peristiwa yang menunjukkan kondisi tersebut adalah

a)

Perjanjian ekonomi dengan negara-negara blok Timur untuk membiayai proyek mercusuar

b)

pemerintah berusaha memperoleh pinjaman dari International Monetary Fund (IMF)

c)

pembangunan proyek mercusuar untuk mendukung pelaksanaan Ganefo

d)

pengambilalihan perusahaan milik Belanda yang berada di Indonesia

e)

penerapan kembali mata uang Belanda untuk mengatasi inflasi

9.

Pada masa Demokrasi Terpimpin Presiden Soekarno memperkenalkan ajaran Revolusi, Sosialisme Indonesia, dan Pimpinan Nasional (Resopim). Ajaran tersebut memiliki tujuan

a)

Memperkuat kedudukan Presiden Soekarno

b)

Memicu konfrontasi dengan Malaysia

c)

Membatasi kekuatan DPR dalam pemerintahan

d)

Mengangkat Soekarno sebagai presiden seumur hidup

e)

Melarang campur tangan Angkatan Darat dalam pemerintahan

10.

Pada masa Demokrasi terpimpin PKI menjadi partai yang di segani karena

a)

PKI selalu terdepan membela hak-hak rakyat miskin

b)

PKI berjasa dalam pengangkatan presiden

c)

PKI mendominasi perolehan pemilu tahun 1955

d)

PKI banyak didukung oleh rakyat miskin

e)

PKI selalu terdepan mendukung tindakan presiden

11.

Tindakan Jenderal Suharto setelah menerima SuratPerintah 11 Maret adalah

a)

Membubarkan PKI dan ormas- ormasnya

b)

Mengajukan Presiden Sukarno ke peradilan

c)

Memenjarakan sejumlah menteri pendukung Orde Lama

d)

Membubarkan Dewan Revolusi

e)

Mengembangkan PKI dan Organisasi massanya

12.

Dalam bulan April 1965,pemerintah Orde Baru mengeluarkan pernyataan yang menjadi landasan kebijakan ekonomi pemerintah, diantaranya sebagai berikut, kecuali

a)

Penundaan pembayaran utang luar negeri

b)

Nasionalisasi ekonomi

c)

Pemberian subsidi kepada perusahaan negara

d)

Pembaruan sistem pajak

e)

Stabilisasi dan rehabilitasi ekonomi

13.

Upaya pemerintah Orde Baru meningkatkanhasil pertanian melalui intensifikasi,kecuali

a)

Perluasan areal pertanian dan penelitian

b)

Penanaman hutan dan rawa-rawa

c)

Melaksanakan transmigrasi dan penyuluhan

d)

Penelitian dan penyuluhan

e)

Penyuluhan dan penggunaan bibit unggul

14.

Orde Baru diganti dengan Orde Reformasi.Peristiwa ini ditandai dengan turunnya Soeharto dari jabatan presiden pada tanggal

a)

21 Juni 1998

b)

21 Juli 1998

c)

21 Agustus 1998

d)

21 September 1998

e)

21 Mei 1998

15.

Pada masa Orde Baru, modernisasi pertanian dikenal dengan istilah

a)

Agrobisnis

b)

Hibrida

c)

RevolusiHijau

d)

Holtikultura

e)

Panca usaha tani

16.

Instrumen politik yang dinilai berperan besar dan kontrol besar negara terhadap rakyat di masa Orde Baru adalah berikut, kecuali

a)

Penataran P4

b)

BIN

c)

Ospek di Kampus

d)

Pemilu

e)

Dwifungsi ABRI

17.

Pengelompokkan dan kemudian penyederhanaan partai-partai politik selama kurun waktu 1968-1970 dapat dipandang sebagai upaya OrdeBaru untuk

a)

Mengikis habis kekuatan politik Orde Lama

b)

Menciptakan stabilitas politik sebagai prasyarat untuk pemulihan ekonomi

c)

Meniadakan kekuatan-kekuatan politik yang dapat menjadi oposisi Orde Baru

d)

Menegakkan Pancasila dan UUD1945 secara murni dan konsekuen

e)

Meredam kelompok-kelompok kritis dalam partai politik

18.

Untuk melakukan indoktrinasi terhadap rakyat, tindakan Orde Baru diantaranya,kecuali

a)

Mengadakan wajib militer

b)

Mengadakan penataranP4

c)

Melarang kegiatan politik

d)

Menayangkan film“Serangan Umum1 Maret”

e)

Sosialisasi gerakan KB

19.

Berikut ini yang merupakan bukti kebijakan ekonomi Orde Baru menyimpang dari UUD 1945 adalah

a)

Likuidasi terhadap perbank nasional

b)

Nilai tukar rupaih terpuruk

c)

Rakyat harus membayar pajak

d)

Perekonomian dikuasi para konglomerat

e)

Menumpuknya utang luar negeri

20.

Pembangunan masa Orde Baru perkembangan pesat, namun tidak membuat kesejahteraan rakyat meningkat. Hal ini disebabkan oleh

a)

perekonomian tidak maju

b)

Tidak meratanya hasil pembangunan

c)

Tidak melakukan gerakan reformasi di seluruh bidang

d)

Tidak menyadari pentingnya kemakmuran

e)

Tidak mampu melaksanakan pemilu yang berasas luber

21.

Pembangunan masa Orde Baru perkembangan pesat, namun tidak membuat kesejahteraan rakyat meningkat. Hal ini disebabkan oleh

a)

perekonomian tidak maju

b)

Tidak meratanya hasil pembangunan

c)

Tidak melakukan gerakan reformasi di seluruh bidang

d)

Tidak menyadari pentingnya kemakmuran

e)

Tidak mampu melaksanakan pemilu yang berasas luber

22.

Dalam kehidupan politik, kebijakan pemerintahan Orde Baru terhadap pihak oposisi adalah

a)

Memberi keleluasaan mengontrol pemerintah

b)

Mempertahankan oposisi sebagai partner

c)

Oposisi tidak diberi tempat sama sekali

d)

Oposisi diajak bersama-sama membuat kebijakan baru

e)

Oposisi ditekan dan di persempit ruang geraknya

23.

Pada masa Demokrasi Terpimpin pemerintah Indonesia berupaya menerapkan sistem ekonomi Berdikari. Akan tetapi, pemerintah Indonesia justru tidak konsisten pada sistem tersebut. Peristiwa yang menunjukkan kondisi tersebut adalah

a)

Perjanjian ekonomi dengan negara-negara blok Timur untuk membiayai proyek mercusuar

b)

pemerintah berusaha memperoleh pinjaman dari International Monetary Fund (IMF)

c)

pembangunan proyek mercusuar untuk mendukung pelaksanaan Ganefo

d)

pengambilalihan perusahaan milik Belanda yang berada di Indonesia

e)

penerapan kembali mata uang Belanda untuk mengatasi inflasi

24.

Untuk memperbaiki situasi politik di Indonesia pada tahun 1962, langkah yang dilakukan oleh Presiden Soekarno sesuai dengan ketetapan Presiden No. 94 tahun 1962 adalah

a)

Pengintegrasian lembaga-lembaga tinggi negara dan tertinggi dengan eksekutif

b)

Pembentukan MPRS dengan Chairil Saleh sebagai ketuanya dan dibantu oleh beberapa wakil ketua

c)

Pembentukan DPAS yang lansung diketuai oleh Presiden Soekarno, dengan Roeslan Abdulgani sebagai wakil ketuanya

d)

Pembentukan Manifesto Politik Republik Indonesia

e)

Pembubaran DPR oleh Presiden Soekarno dan membentuk DPRGR sebagai penggantinya

25.

Tokoh yang menyatakan bahwa pembangunan ekonomi Indonesia pada masa demokrasi liberal pada hakekatnya adalah pembangunan ekonomi baru adalah

a)

Syafruddin Prawiranegara

b)

Ali Sastroamidjojo

c)

Soemitro Djoyohadikusumo

d)

Burhanuddin Harahap

e)

Moh.Hatta