NEW
Font size
WorksheetsPost Test Farmasetika
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi dosis obat
Sifat kimiawi obat
Kehamilan dan laktasi
Obesitas
Lingkungan
Semua benar
Berikut ini adalah salah satu cara yang digunakan sebagai dasar perhitungan dosis pada anak
Luas Permukaan Tubuh
Memperhitungkan faktor genetik
Pola makan anak
Jenis vaksin yang sudah diterima
Hal-hal yang termasuk dalam kelengkapan resep, kecuali
Tanggal resep
Nomor SIP dokter
Nama supplier obat
Bentuk sediaan obat
Berikut ini adalah istilah bahasa latin dan artinya yang sering digunakan dalam penulisan resep obat, kecuali
Collyr (Collyrium = cuci mulut)
G (Gramma = gram)
i.m.m. (in manum medici = berikan ke tangan dokter)
o.n (omni noctum = tiap malam)
Berikut ini istilah bahasa latin dan artinya yang sering digunakan dalam penulisan resep obat
s.o.s (si opus sit = kalau perlu)
u.n. (usus notus = aturan pakai diketahui)
PIM (periculum in mora = berbahaya jika ditunda)
L (Loco = penggantinya)
Semua benar
Berikut ini adalah istilah bahasa latin dan artinya yang sering digunakan dalam penulisan resep obat, kecuali
dext.et.sin (dexter et sinistra = kanan dan kiri)
m.i. (mihi ipsi = dipakai berdua)
gtt (guttae = tetes)
d.c. (durante coenam = selama makan)
Pernyataan yang BENAR tentang salinan resep obat yang mengandung narkotika, Kecuali
Salinan resep obat narkotika yang terdapat tulisan Iter, boleh dilayani di tempat asal salinan resep tersebut dikeluarkan
Tidak ada tulisan Iter pada resep narkotika, sehingga salinan resep tidak ada
Salinan resep harus ada tanda tangan dan nama Apoteker
Salinan resep obat psikotropika diberikan sesuai instruksi Iter dari dokter ybs (dokter spesialis)
Prinsip 7 BENAR adalah sebagai berikut
Benar obat
Benar rute pemberian obat
Benar waktu dan frekuensi pemberian
Benar identitas pasien
Semua benar
Pernyataan yang BENAR dibawah ini tentang tata laksana penulisan resep adalah, kecuali
Penulisan/penginputan resep harus benar
Perubahan pemberian terapi obat atau dosis obat dengan cara menghapus tulisan yang salah dan mengganti dengan tulisan yang benar
Penulisan resep harus jelas terbaca oleh Apoteker/TTK
Penulis resep harus membandingkan order pertama obat dengan DO pasien sebelum masuk rawat inap yang diperoleh dari anamnesa dokter
Yang termasuk dalam tahap TRANSCRIBING adalah
Pengecekan terhadap kelengkapan administratif
Memberikan etiket obat
Pengkajian klinis
Telaah obat
Yang termasuk dalam tahap DISPENSING, kecuali
Menyiapakan obat sesuai dengan permintaan resep yang sebelumnya sudah dikaji
Pengkajian farmasetika
Melakukan peracikan obat (untuk obat racikan)
Memberikan etiket obat
Pernyataan yang BENAR tentang tahap ADMINISTRATION, kecuali
Memastikan tidak timbul ROTD (Reaksi Obat Tidak Diharapkan)
Memantau apakah terjadi efek samping dan interaksi obat
Melakukan pengkajian klinis
Memastikan pasien mendapatkan obat yang rasional
Berikut ini adalah jenis-jenis sediaan tablet dan pengertiannya
Multiple compressed tablet/tablet kempa ganda, yaitu tablet berlapis, tablet inti dan lapis luar
Lozenges/tablet hisap, yaitu : dapat digunakan untuk pengobatan lokal dan dapat pula berefek sistemik
Tablet effervescent, yaitu tablet yang selain mengandung bahan obat juga mengandung NaHCO3 dan asam organik yang bila dimasukkan ke dalam air akan menghasilkan CO2
Implant sustained release, yaitu tablet yang penggunaannya untuk jangka panjang
Semua benar
Keuntungan sediaan Powder, kecuali
Cocok untuk anak-anak
Mudah ditelan
Stabil
Dapat leluasa menakar dosis dan mencampur berbagai macam obat
Kerugian sediaan Tablet adalah
Stabil
Memerlukan waktu untuk larut dalam cairan tubuh
Tidak bertahan lama
Penyimpanan harus ditempat sejuk
Tipe timbangan obat menurut Farmakope Indonesia edisi III, kecuali
Timbangan kasar, yaitu timbangan gram kasar dengan daya beban 150 gram-1000 gram, dan kepekaan 200 mg
Timbangan miligram dengan daya beban 10-50 gram, dengan kepekaan 2.5 mg
Timbangan gram halus dengan daya beban 100-200 gram dengan kepekaan 50 mg
Timbangan kasar dengan daya beban 250 gram-1000 gram, dan kepekaan 200 mg
Berikut ini adalah obat-obat yang tidak boleh diracik dengan alasan tertentu, yaitu
Obat-obat enzim
Obat tablet enterik, tablet salut selaput dan tablet lepas lambat
Obat yang berinteraksi dengan 1 obat dalam 1 racikan (OTT)
Obat yang bersifat higroskopis
Semua benar
Peraturan Menteri Kesehatan yang memuat tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit adalah
Permenkes no.72 tahun 2016
Permenkes no.73 tahun 2016
Permenkes no.75 tahun 2016
Permenkes no.71 tahun 2016
Pengertian dari Dosis Lazim adalah
Takaran dosis yang diberikan berdasarkan petunjuk umum pengobatan yang biasa digunakan, ukuran dosis yang digunakan diantara dosis maksimum dan dosis minimum
Takaran dosis tertinggi yang masih boleh diberikan kepada pasien dan tidak menimbulkan keracunan
Takaran dosis untuk memulai terapi, sehingga dapat mencapai konsentrasi obat dalam darah dan mempunyai efek terapi
Pengaturan dosis serta jarak waktu antar dosis untuk mempertahankan konsentrasi obat dalam darah sehingga memberikan efek terapi
Pengertian dari Dosis Regimen adalah
Takaran dosis untuk memulai terapi, sehingga dapat mencapai konsentrasi obat dalam darah dan mempunyai efek terapi
Pengaturan dosis serta jarak waktu antar dosis untuk mempertahankan konsentrasi obat dalam darah sehingga memberikan efek terapi
Takaran dosis tertinggi yang masih boleh diberikan kepada pasien dan tidak menimbulkan keracunan
Takaran dosis yang diberikan berdasarkan petunjuk umum pengobatan yang biasa digunakan, ukuran dosis yang digunakan diantara dosis maksimum dan dosis minimum
