NEW
Font size
WorksheetsPHB BAB 4 MENIKMATI NOVEL KELAS XII
Total questions: 20
Worksheet time: 30mins
karangan prosa yang panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku, disebut ...
Cerpen
Puisi
Novel
Drama
Film
Unsur intrinsik yang merupakan gagasan dasar umum yang menopang sebuah karya sastra dan terkandung di dalam teks adalah ...
Latar
Amanat
Penokohan
Tema
Alur
Latar yang berhubungan dengan perilaku kehidupan sosial masyarakat di suatu tempat yang diceritakan dalam karya sastra adalah ...
Latar waktu
Latar suasana
Latar sosial
Latar tempat
Nama lain dari alur mundur adalah ...
progresif
maju
gabungan
Flash back
Campuran
“Langsung saja. Namaku Dilan, jenis kelamin laki-laki, bernafas menggunakan paru-paru, sama seperti seekor paus. Tahun 1977, pernah ingin jadi macan, tapi itu gak mungkin.
Aku lahir di Bandung, dari seorang Ibu yang oleh anaknya dipanggil Bunda, kecuali kalau akunya sedang mau minta uang, aku memanggilnya “Bundahara” (seperti yang sudah Lia ceritakan di dalam buku itu). Tapi aku pernah sekali memanggilnya Sari Bunda, yaitu pada kasus di saat aku ingin makan.”
Lewat kutipan tersebut, karakter tokoh Dillan disampaikan melalui ...
Melalui dialog sang tokoh
Penggambaran fisik atau postur tubuh
Pilihan nama tokoh
Pemaparan langsung pengarang
Aminudin sangat kecewa setelah mengetahui bahwa gadis itu bukanlah Mariamin. Agar ayahnya tidak malu dan kecewa, Aminudin menerima gadis itu sebagai isterinya. Aminudin berkirim surat kepada Mariamin bahwa ia sudah menikah dengan gadis pilihan ayahnya. Aminudin menjelaskan duduk perkaranya. Sebelum surat itu selesai dibacanya, Mariamin sudah pingsan. la lalu jatuh sakit. Ayah Aminudin merasa bersalah dan minta maaf kepada Mariamin dan ibunya. la berjanji akan tetap bersahabat dengan keluarga Sutan Baringin. Setelah satu tahun Aminudin menikah, Mariamin pun terpaksa menikah dengan seorang kerani bernama Kasibun dari Padangsidempuan. Hidupnya sangat menyedihkan karena tabiat suaminya sangat kasar. (Novel Azab dan Sengsara, Merari Siregar)
Unsur budaya yang tampak pada cuplikan novel di atas adalah …..
kawin paksa
konflik keluarga
penolakan cinta
eratnya hubungan orang tua dan anak
kekuasaan suami yang lebih besar
Lalu, katanya "Kalau Nyonya melarangku datang kemari, itu hak Nyonya, Tapi, menyambutku dengan semburan begini, rasanya Nyonya telah membuat kekeliruan bertamu. Nyonya harus mempersilakan tamu Nyonya masuk, bukan memakinya.
Nilai adat istiadat yang terdapat pada kutipan cerita tersebut adalah….
Nyonya bertindak benar
setiap orang berbeda kepribadiannya
kita harus menghargai tamu
kita harus senantiasa berkorban
saling menghargai antarsesama
Kebanyakan perempuan yang jatuh ke dalam tangan Datuk Meringgih ini semata-mata karena uangnya juga. Sebab lain daripada itu, tak ada yang dapat dipandandang padanya. Rupanya buruk, umurnya telah lanjut, pakaian dan rumah tangganya kotor, adat dan kelakuannya kasar dan bengis, bangsanya rendah dan kepandaiannya pun tak ada, selain daripada kepandaian berdagang. (Novel Siti Nurbaya, Marah Rusli)
Tradisi atau kebiasaan yang terungkap di dalam cuplikan novel di atas adalah….
uang sebagai daya tarik pernikahan
kelakuan kasar dan bengis dari suami
kepandaian sangat utama dalam berumah tangga
penampilan penting bagi seseorang yang akan berkeluarga
ketaatan seorang istri dan tanggung jawab seorang suami
(1) Lama benar ia menangis, tak hilang-hilang wajah Corrie dari pandanganmya. (2) Cintanya memang belum putus pada Corrie karena cinta itus ialah cinta yang mula-mula yang sudah dikandung semasa masih berseluar pendek ke sekolah rendah. (3) Ketika itu, hilanglah segala kesenangan hati dari Hanafi. (4) Sekiranya Corrie masih ada di Betawi, niscaya Hanafi akan keluar malam itu dari kamarnya dan akan mencari kekasih itu ke tempatnya. (5) Dan akan meniaraplah la di tanah, serta memeluk, dan mencium lutut istrinya. (Novel Salah Asuhan, Abdul Muis)
Kata penunjuk waktu tidak dijumpai dalam kalimat nomor….
1
2
3
4
5
Tapi, seketika itu, Ratna sudah mengucap pula. Sudarma, adiknya, pada siapakah ia bergantung jika Ratna tidak ada lagi? Hanya anak yang seorang itu yang akan dapat menyenangkan hati ibu bapaknya di kemudian hari bila ia telah sampai tamat belajar. Bolehkah Ratna berlepas diri, sedang tiga orang darah dagingnya mengharap-harap akan bantuannya. (Novel Pertemuan Jodoh, Abdoel Moeis)
Dalam struktur novel, cuplikan di atas termasuk bagian….
orientasi
komplikasi
evaluasi
resolusi
koda
Kebanyakan perempuan yang jatuh ke dalam tangan Datuk Meringgih ini semata-mata karena uangnya juga. Sebab lain daripada itu, tak ada yang dapat dipandang padanya. Rupanya buruk, umurnya telah lanjut, pakaian dan rumah tangganya kotor adat dan kelakuannya kasar dan bengis, bangsanya rendah dan kepandaiannya pun tak ada, selain daripada kepandaian berdagang. (Novel Siti Nurbaya, Marah Rusli)
Cuplikan di atas berkategori sebagai evaluasi karena berisi....
penyelesaian akhir atas konflik utama
komentar pengarang atas masalah yang dialami tokoh utama
cerita dan alur yang membentuk kisah keseluruhan novel
tanggapan pengarang terhadap konflik cerita
ulasan pengarang terhadap keseluruhan masalah
Aku juga merasa cemas. Aku cemas karena melihat Bu Mus yang resah dan karena beban perasaan ayahku menjalar ke sekujur tubuhku. Meskipun beliau begitu ramah pagi ini tapi lengan kasarnya yang melingkari leherku mengalirkan degup jantung yang cepat. Aku tahu beliau sedang gugup dan aku maklum bahwa tak mudah bagi seorang pria berusia empat puluh tujuh tahun, seorang buruh tambang yang beranak banyak dan bergaji kecil, untuk menyerahkan anak laki-lakinya ke sekolah. Lebih mudah menyerahkannya pada tauke pasar pagi untuk jadi tukang parut atau pada juragan pantai untuk menjadi kuli kopra agar dapat membantu ekonomi keluarga. Menyekolahkan anak berarti mengikatkan diri pada biaya selama belasan tahun dan hal itu bukan perkara gampang bagi keluarga kami. (Novel Laskar Pelangi, Andrea Hirata)
Nilai kehidupan yang dominan tersirat dalam penggalan novel di atas adalah….
etika
moral
sosial
budaya
agama
(1) Dengan hati yang remuk redam, Hanafi pulang ke kampung halamannya di Sumatera Barat. (2) Ibunya ingin mengembalikan Hanafi kepada Rafiah. (3) Hanafi menolak karena tidak mungkin menjilat liur yang sudah diludahkannya. (4) Hanafi menyesal oleh tindakannya yang tidak mau mengindahkan nasihat orang tuanya sehingga ia menderita dalam menjalani hidup ini. (5) Tak lama kemudian, Hanafi mati karena menelan empat butir sublimat.
Dalam pengembangan novel, cuplikan tersebut cocok ditempatkan dalam bagian….
koda
orientasi
komplikasi
evaluasi
resolusi
Tapi agaknya bukan hanya ayahku yang gentar. Setiap wajah orang, tua di depanku mengesankan bahwa mereka tidak sedang duduk di bangku panjang itu, karena pikiran mereka, seperti pikiran ayahku, melayang-layang ke pasar pagi atau ke keramba di tepian laut membayangkan anak lelakinya lebih baik menjadi pesuruh di sana. Para orang tua ini sama sekali tak yakin bahwa pendidikan anaknya yang hanya mampu mereka biayai paling tinggi sampai SMP akan dapat mempercerah masa depan keluarga. Pagi ini mereka terpaksa berada di sekolah ini untuk menghindarkan diri dari celaan aparat desa karena tak menyekolahkan anak atau sebagai orang yang terjebak tuntutan zaman baru, tuntutan memerdekakan anak dari buta huruf. (Novel Laskar Pelangi, Andrea Hirata)
Konflik yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah….
kegentaran tokoh ayah
tuntutan zaman baru
keharusan melek huruf
perang batin para orang tua
keterpaksaan para orang tua
Rumah itu dibeli oleh ibu Hanafi dan di sanalah ia tinggal bersama Rafiah. Karena perlu menyekolahkan Syafei, Rafiah tidak perlu bercerai lagi dengan mertuanya yang sudah dipandang sebagai ibu kandungnya. Sedangkan, ibu Hanafi pun berkata hendak menurutkan orang berdua itu ke mana perginya. Rafiah telah menolak hendak dipersuamikan. la berkata tak sampai hati memberi ayah tiri kepada Syafei.
Cuplikan cerita itu dapat dijelaskan kembali secara ringkas, yakni sebagai berikut….
Ibu tak sampai hati memberi ayah tiri kepada Syafei.
Rafiah tetap menolak hendak dipersuamikan.
Kasih sayang seorang ibu kepada anaknya tak pudar.
Kita harus menghormati orang tua, terutama ibu.
Rumah yang dibeli ibu Hanafi ditempati Rafiah
Bacalah cuplikan cerita berikut!
Baik Adit maupun Alwi mulai menyadari bahwa keduanya amat terkejut. Impian masing-masing telah buyar: Teko yang bisa menangis dan selamat tinggal kemelaratan!
Kedatangan Tuan Wahyono membangunkan mereka dengan kata kata yang sedemikian datar dan dingin sehingga Alwi merasa beku seketika.
Unsur instrinsik yang tampak dalam kutipan cerpen di atas adalah....
tema
amanat
latar
penokohan
plot
"Oo, kau marah, Pak Tua? Ah, sudah tua suka marah-marah!"
"Huss! Apakah kau anggap aku ini pak tuamu? Aku bukan kangmasmu! bentak kakek-kakek itu lagi.
"Oo, iya! Tentunya aku harus memanggilmu mbah, ya! Aku lupa, sungguh.
Tapi sebetulnya awal tadi telah aku ingatkan jika aku bersalah. Siapa wajib dingatkan. Jika tidak demikian? Coba gambarkan, betapa banyak kesalahan yang akan kuperbuat selanjutnya. Bersalah Kakek itu tertunduk. Wajahnya berubah terang. Lalu bicara dengan suara yang tak berdaya. "Betulkah bicaramu? Aku sudah tampak sangat tua?"
"Mengapa?"
"Pantas kau panggil mbah?"
"Hi-hi-hi! Pertanyaanmu itu! Kau sekarang kentara sekali merasa sedih!
Mengapa? Apakah karena umurmu yang lanjut, apa karena tidak tahu bahwa kau sudah tua?"
"Jangan bersenda gurau, Kenes, aku betul-betul bertanya!"
Konflik yang tergambar dalam kutipan cerpen tersebut adalah….
kecemasan tokoh kakek akan ketuaan usianya
ketidakcocokan penggunaan kata sapaan dengan realitas
panggilan yang disampaikan kepada kakek dengan kata mbah dan mas
kakek dan Kenes memperebutkan sapaan mbah dan mas
tokoh Kenes menentukan usia seseorang, sudah tua ataukah masih muda
kakek dan Kenes memperebutkan sapaan mbah dan mas
tokoh Kenes menentukan usia seseorang, sudah tua ataukah masih muda
Bacalah cuplikan cerita berikut
"Ya, mau bayar berapa saja, Mas," ucapnya. di tikungan terakhir menuju kampungku.
"Lebih enak jalan kaki," jawabku terengah-engah. Aku merasa menang
Aneh, dia seperti tak hendak menghentikan becaknya. Mungkin dia sedang menguji mentalku, atau malah menyesali perbuatannya? Peduli amat, apakah dia terus membuntuti aku atau tidak, sejauh ia masih mengayuh becak di jalan yang layak dilewatinya.
Begitu memasuki gapura kampung, tangan kiriku kutarik dari saku celana. Dua keping logam ratusan rupiah terloncat dan menggelinding masuk selokan Ah, biarin.
Aku menoleh ke tukang becak yang berhenti tepat di depan gapura kampong la turun dan berdiri di sana sambil tetap memegangi kemudi becak. Sambil berjalan aku menoleh kembali, dia tetap diam bagaikan sebuah monumen. Sesampai di rumah aku ceritakan pengalamanku pada Ibu. Lama ibuku terdiam dan menatapku dan kemudian berkata, "Rasanya kamu perlu mencoba jadi tukang becak.
Nilai-nilai kehidupan yang tersirat dalam penggalan cerpen di atas adalah....
kita harus memilih-milih tukang becak
kita harus memahami keadaan tukang becak
kita harus pandai menawar ongkos becak
jangan memberi hati kepada tukang becak
sebaiknya tukang becak harus tahu diri
Aku masuk ke kantor dan bersalaman dengan seorang laki-laki yang tersenyum-senyum, bernama Pak Bleoncher. Pakaiannya lebih rapi ketimbang pakaianku. Selanjutnya, ia membuka-buka tumpukan kertas, seperti menata kere serambi.
Aku yakin Anda akan puas dengannya," katanya. "Dia telah kami pilih sesuai dengan persyaratan komputer. Tidak ada yang melebihi dari seratus sepuluh orang yang memenuhi syarat di Amerika. Kami memilah tidak berdasarkan suku, agama, etnis, ataupun latar belakang regional."
Nilai-nilai kehidupan yang terkandung pada penggalan cerita terjamahan di atas adalah….
ketaatan
keramah-tamahan
kedisiplinan
ketekunan
kesetiaan
Latar yang berhubungan dengan perilaku kehidupan sosial masyarakat di suatu tempat yang diceritakan dalam karya sastra adalah ...
Latar waktu
Latar suasana
Latar sosial
Latar tempat
