wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Manajemen Kas Kelas 5-20

Total questions: 20

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Definisi dibawah ini yang merupakan pengertian dari Manajemen Kas Pemerintah, menurut Mike Williams (2009), adalah:

a)

strategi dan proses terkait untuk mengelola kas masuk dan kas keluar pemerintah secara efisien baik dari sisi internal pemerintah sendiri maupun dari sisi hubungan antara pemerintah dan sektor-sektor lainnya.

b)

strategi dan proses terkait untuk mengelola arus dan saldo kas jangka pendek pemerintah secara efisien baik dari sisi internal pemerintah sendiri maupun dari sisi hubungan antara pemerintah dan sektor-sektor lainnya.

c)

strategi dan proses terkait untuk mengelola arus dan saldo kas jangka pendek pemerintah secara efisien baik dari sisi internal pemerintah sendiri maupun dari sisi hubungan antara pemerintah dan sektor-sektor lainnya.

d)

strategi dan proses terkait untuk mengelola arus dana dan pembiayaan jangka pendek pemerintah secara efisien baik dari sisi internal pemerintah sendiri maupun dari sisi hubungan antara pemerintah dan sektor-sektor lainnya.

2.

Uraian dibawah yang bukan merupakan tujuan pengelolaan kas sesuai UU Keuangan Negara dan UU Perbendaharaan Negara, adalah:

a)

Memastikan pembayaran yang tepat waktu kepada pemasok semua K/L sesuai dengan jadwal kegiatan mereka.

b)

Memastikan tindakan yang tidak efektif dan efisien, baik untuk mengoptimalkan penerimaan dari surplus kas maupun untuk mengatasi kekurangan kas.

c)

Memastikan penyediaan kas bagi semua K/L sesuai dengan perkiraan arus kas mereka guna mendanai kegiatan mereka.

d)

Memastikan ketersediaan kas untuk membiayai kewajiban negara.

3.

Sistem penerimaan dan pengeluaran negara yang terintegrasi, merupakan indikator dari:

a)

Pengelolaan data supplier.

b)

Pengelolaan data kontrak.

c)

Pengelolaan sistem informasi.

d)

Pengelolaan kas secara aktif.

4.

Dibawah ini yang merupakan key success factor dalam pengelolaan kas secara aktif yang efisien dan efektif, adalah:

a)

Mencatat, membukukan, dan menatausahakan.

b)

Merencanakan, melaksanakan, dan mempertanggungjawabkan.

c)

Menyimpan, memprediksi, dan meminimalisir.

d)

Mencatat, mengubah, dan mendaftarkan.

5.

Rangkaian proses untuk mengelola arus dan saldo kas jangka pendek pemerintah secara efisien baik dari sisi internal pemerintah sendiri maupun dari sisi hubungan antara pemerintah dan sektor lainnya. Adalah definisi dari:

a)

Siklus Manajemen Komitmen

b)

Siklus Manajemen Bendahara

c)

Siklus Manajemen Keuangan

d)

Siklus Manajemen Kas

6.

Suatu struktur terpadu dari berbagai rekening pemerintah yang memberikan suatu pandangan terkonsolidasi atas sumber-sumber kas pemerintah. Merupakan definisi dari:

a)

Treasury Single Account

b)

Treasury National Pooling

c)

Treasury Management Representative

d)

Asset and Liability Management

7.

Yang merupakan kelemahan dalam penerapan sistem pengelolaan penerimaan dan pembayaran yang tidak terintegrasi, antara lain:

a)

Adanya floats yang menguntungkan bank komersial, namun membebani pemerintah.

b)

Menyebabkan borrowing cost yang tidak perlu.

c)

Terdapat dana menganggur (idle cash) tanpa remunerasi memadai.

d)

(a), (b), dan (c) benar semua.

8.

Mekanisme konsolidasi dari seluruh rekening Pemerintah pada bank umum tertentu tanpa harus melakukan pemindahbukuan. Merupakan pengertian dari:

a)

Treasury Single Account

b)

Treasury National Pooling

c)

Treasury Management Representative

d)

Asset and Liability Management

9.

Yang merupakan manfaat dalam penerapan Treasury National Pooling, adalah:

a)

Tingkat remunerasi yang merugikan pemerintah.

b)

Para Bendahara melakukan mekanisme debet dan menyetorkan ke Kas Negara jasa giro pada rekening pengeluaran yang dikelolanya.

c)

Rekening Bendahara pengeluaran dan penerimaan, serta Rekening Lainnya teradministrasi dengan baik dalam aplikasi Treasury National Pooling.

d)

Adanya biaya yang dibebankan oleh bank, berupa biaya adminitrasi atas penerapan Treasury National Pooling.

10.

Modul Kas adalah bagian dari SPAN yang melaksanakan fungsi-fungsi dalam pengelolaan kas pemerintah. Yang meliputi fungsi:

a)

Pengelolaan data supplier, data kontrak, dan pendaftaran data supplier.

b)

Pengelolaan data supplier, data kontrak, dan pendaftaran data kontrak.

c)

Pengelolaan rekening milik BUN, perencanaan kas, pemindahbukuan dana, rekonsiliasi bank, dan pelaporan manajerial.

d)

Pengelolaan rekening milik BUN, persetujuan pembayaran tagihan, persetujuan pembayaran, rekonsiliasi bank, dan pelaporan manajerial.

11.

Proses penatausahaan rekening BUN, meliputi:

a)

Perekaman data supplier, pendaftaran data supplier, pemutakhiran data supplier, dan penonaktifan data supplier.

b)

Perekaman data kontrak, pendaftaran data kontrak, pemutakhiran data kontrak, dan penonaktifan data kontrak.

c)

Perekaman data SPP, persetujuan SPP, dan pembatalan SPP.

d)

Perekaman data rekening, pemutakhiran data rekening, penentuan hubungan antar rekening, dan penutupan rekening.

12.

Rekening BUN yang dikelola oleh Kuasa BUN (Dit.PKN) dan rekening BUN yang dikelola oleh Kuasa BUN di daerah (KPPN). adalah pengertian dari:

a)

Rekening pengesahan

b)

Rekening transito

c)

Rekening BUN

d)

Rekening milik BUN

13.

Perencanaan kas, yang tidak disusun oleh entitas satker, dilakukan dalam periode:

a)

Tahunan

b)

Bulanan

c)

Mingguan

d)

Harian

14.

Perencanaan kas, yang disusun oleh entitas satker dan merupakan estimasi arus kas "kasar" secara tahunan yang dibuat dalam dokumen anggaran tahunan (DIPA), adalah perencanaan kas:

a)

Tahunan

b)

Bulanan

c)

Mingguan

d)

Harian

15.

Rencana Penarikan Dana, adalah:

a)

Daftar perkiraan belanja dalam periode tertentu yang ditetapkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen yang akan digunakan untuk melaksanakan kegiatan yang dibuat oleh kantor/satuan kerja dalam rangka pelaksanaan APBN

b)

Daftar perkiraan kebutuhan dana dalam periode tertentu yang ditetapkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen yang akan digunakan untuk melaksanakan kegiatan yang dibuat oleh kantor/satuan kerja dalam rangka pelaksanaan APBN

c)

Daftar perkiraan kebutuhan dana dalam periode tertentu yang ditetapkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran yang akan digunakan untuk melaksanakan kegiatan yang dibuat oleh kantor/satuan kerja dalam rangka pelaksanaan APBN

d)

Daftar perkiraan belanja dalam periode tertentu yang ditetapkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen yang akan digunakan untuk melaksanakan kegiatan yang dibuat oleh Unit Eselon I dalam rangka pelaksanaan APBN

16.

Setoran penerimaan negara, berupa setoran pajak dan setoran Pendapatan Negara Bukan Pajak, disetor melalui:

a)

Bank/Pos Operasional

b)

Bank/Pos Persepsi

c)

Bank Indonesia

d)

Pos

17.

Bank Operasional yang merupakan Rekening Kas Umum Negara, tidak melakukan pemindahbukuan (transfer) ke:

a)

Rekening pihak ketiga

b)

Rekening bendahara pengeluaran

c)

Rekening pegawai

d)

Rekening kas negara

18.

Daftar perkiraan kebutuhan dana dalam periode tertentu yang ditetapkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran yang akan digunakan untuk melaksanakan kegiatan yang dibuat oleh kantor/satuan kerja dalam rangka pelaksanaan APBN, adalah pengertian dari:

a)

Rencana Penarikan Dana

b)

Rencana Penerimaan Dana

c)

Rencana Perkiraan Dana

d)

Rencana Perkiraan Kebutuhan

19.

Dibawah ini bukan merupakan klasifikasi rencana penarikan dana harian, adalah:

a)

Transaksi A (> 1 Triliun)

b)

Transaksi B (1 Triliun sd. 5 Triliun)

c)

Transaksi B (500 Miliar sd. 1 Triliun)

d)

Transaksi C (1 Miliar sd. 500 Miliar)

20.

Data transaksi R/K yang tidak sama dengan data SPAN, adalah:

a)

Transaksi reconciled

b)

Transaksi unreconciled

c)

Transaksi negotiable

d)

Transaksi void