WorksheetsUH Indeks Harga&Inflasi, Penawaran&Permintaan Uang
Total questions: 15
Worksheet time: 34mins
Suatu keadaan yang menunjukkan terjadinya inflasi adalah
Jumlah penawaran agregat berlebih
Kenaikan penawaran agregat terlalu cepat
Kenaikan jumlah uang beredar lebih cepat dari pada kenaikan output
Jumlah penawaran agregat lebih besar dari pada permintaan agregat
Kenaikan jumlah uang beredar lebih lambat dari pada kenaikan output
Pemerintah dalam mengatasi inflasi menggunakan cara-cara seperti di bawah ini, kecuali
Menurunkan pengeluaran pemerintah
Pengawasan kredit secara selektif
Menurunkan suku bunga
Menjual surat berharga
Menaikkan pajak
Berikut ini yang bukan merupakan dampak inflasi adalah
Daya beli menurun
Dunia usaha menjadi lesu
Merosotnya tingkat kehidupan
Makin banyak pengangguran
Jumlah uang yang beredar banyak
Kenaikan biaya produksi penyediaan air bersih akan mendorong terjadinya kenaikan harga/tarif air bersih. Inflasi ini disebabkan oleh
Imported inflation
Price-push inflation
Wage-push inflation
Demand-pull inflation
Cost-push inflation
Jenis inflasi yang secara ekonomis tergolong menguntungkan adalah
Demand pull inflation
Imported inflation
Creeping inflation
Cost push inflation
Galloping inflation
Data indeks harga konsumen bulan
Januari 2008 = 156,25
Februari 2008 = 160,40
Dari data di atas, maka besarnya laju inflasi bulan Februari 2008 adalah
a. 0,97%
b. 1,02%
c. 2,58%
d. 2,65%
e. 4,15%
Melemahnya daya beli masyarakat ketika terjadi inflasi menyebabkan turunnya permintaan konsumen akan barang dan jasa. Hal ini mengakibatkan banyak perusahaan yang gulung tikar. Dampak yang terjadi pada pekerja adalah:
Terjadinya PHK besar besaran di masyarakat
Turunnya minat masyarakat terhadap barang tertentu
Banyak barang import masuk ke pasar dalam negeri
Menurunnya penghasilan masyarakat
Kemiskinan dan kesenjangan sosial
Harga barang elektronik mengalami kenaikan di atas 10%. Kenaikan ini disebabkan adanya depresiasi nilai rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. Meskipun produk dalam negeri mengalami kenaikan yang tidak separah dengan barang elektronik yang benar-benar impor. Inflasi terjadi karena nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing. Dampak positif dari inflasi tersebut terhadap kegiatan ekonomi masyarakat adalah:
Pengusaha importir mendapat keuntungan yang besar, karena adanya selisih nilai tukar
Pengusaha eksportir mendapat keuntungan yang besar, karena adanya selisih nilai tukar
Pengusaha dalam negeri mendapat keuntungan, karena masyarakat enggan membeli barang impor
Para pedagang yang mempunyai stok barang mendapat keuntungan yang lebih besar
Para pedagang yang tidak mempunyai stok barang tidak mendapat keuntungan
Jumlah uang yang beredar di masyarakat sebesar Rp100 miliar, tingkat harga umum yang berlaku Rp200.000,00 dan jumlah barang yang diperdagangkan 5.000.000 unit, maka kecepatan uang yang beredar menurut teori kuantitas Irving Fisher adalah :
5 kali
10 kali
50 kali
100 kali
1000 kali
Pernyataan indeks harga :
1) Melihat tingkat kesejahteraan suatu negara
2) Sebagai dasar penghitungan pendapatan per kapita
3) Petunjuk/barometer kondisi ekonomi
4) Sebagai dasar untuk menghitung laju inflasi dan
5) Sebagai dasar perbandingan harga
Dari pernyataan di atas, yang merupakan fungsi indeks harga adalah :
1), 2), dan 3)
1), 2), dan 4)
2), 3), dan 4)
2), 3), dan 5)
3), 4), dan 5)
Inflasi keadaan dimana harga barang secara umum mengalami kenaikan secara terus menerus. Dampak positif terhadap kegiatan ekonomi masyarakat adalah:
Menurunnya pembayaran defisit
Neraca pembayaran defisit
Turunnya investasi masyarakat
Menguntungkan para kreditur
Menguntungkan para debitur
Indeks harga konsumen pada tahun 2008 sebesar 134% dan indeks harga konsumen pada tahun 2009 sebesar 137%. Besarnya laju inflasi pada tahun berjalan adalah:
0,92%
1,02%
2,19%
2,24%
3,0%
Dalam keadaan inflasi, bank sentral melakukan pengurangan jumlah uang yang beredar dengan menaikkan tingkat suku bunga tabungan. Kebijakan tersebut mengakibatkan:
Masyarakat banyak mengajukan kredit di bank
Pemerintah banyak membeli surat-surat berharga
Meningkatkan keinginan masyarakat untuk menabung
Harga-harga barang kebutuhan menjadi lebih mahal
Masyarakat banyak yang menarik uang dari bank
IHK (Indeks Harga Konsumen) pada bulan Maret 2018 sebesar 118,4 sedangkan IHK pada bulan April 2020 sebesar 137,4. Berdasarkan hal tersebut maka kebijakan yang tepat dilakukan oleh pemerintah adalah
Kondisi ekonomi terganggu, secara umum harga-harga mengalami kenaikkan sehingga kebijakan pemerintah menerapkan politik diskonto tidak tepat, karena hal itu menyebabkan masyarakat tidak tertarik untuk menabung.
Inflasi di atas termasuk inflasi ringan, sehingga kebijakan pemerintah melalui Bank Sentral dengan membeli surat berharga sudah tepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Inflasi tidak sesuai target, sehingga kebijakan pemerintah melalui Bank Sentral dengan menaikkan Giro Wajib Minimum tidak tepat yang mengakibatkan jumlah uang yang beredar berkurang.
Tingkat inflasi sesuai asumsi makro pemerintah, sehingga kebijakan pemerintah melalui Bank Sentral dengan menurunkan cadangan kas minimum sudah tepat untuk menambah jumlah uang beredar.
Kebijakan moneter yang diambil oleh pemerintah melalui Bank Indonesia sudah tepat, karena dapat menggairahkan pasar dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Salah satu cara mengatasi inflasi yang dapat dilakukan oleh Bank Sentral adalah dengan memengaruhi jumlah uang yang beredar, yaitu menjual surat berharga. Kebijakan ini disebut:
Kebijakan diskonto
Kebijakan upah
Kebijakan fiskal
Operasi pasar terbuka
Pengawasan kredit secara selektif
