NEW
Font size
WorksheetsFarmakokinetik
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Sekelompok mahasiswa FK-UMP sedang berdiskusi tentang farmakologi dasar. Mereka mendapati adanya literatur yang mengatakan bahwa tubuh akan melakukan respon terhadap obat yang masuk berupa absorpsi, distribusi, metabolisme dan ekskresi.
Proses tersebut disebut :
Farmakognosi
Farmakodinamik
Farmakokinetik
Psikofarmakologi
Farmakoterapi
Seorang mahasiswa FK-UMP mendatangi salah satu dosennya untuk konsultasi pakar. Dia ingin mengetahui lebih dalam tentang reseptor intraseluler, khususnya lebih banyak terdapat di sitoplasmik daripada di nukleus.
Apakah reseptor yang dimaksud:
reseptor estrogen
reseptor glukokortikoid
reseptor vitamin D
reseptor androgen
Reseptor asam retinoat
Seorang mahasiswa FK-UMP mendatangi salah satu dosennya untuk konsultasi pakar. Dia ingin mengetahui lebih dalam tentang obat dan reseptor. Dia faham bahwa ada yang dapat bekerja pada reseptor TANPA terhubung dengan protein G.
Obat apakah yang dimaksud :
ipratropium bromide
losartan
digoksin
salbutamol
haloperidol
Sekelompok mahasiswa FK UMP sedang melakukan field lab di puskesmas. Di sana mereka diberikan pembelajaran tentang pemberian obat secara parenteral kepada pasien yang berobat saat itu.
Berikut ini termasuk ke dalam rute pemberian obat yang sesuai dengan kasus tersebut adalah:
Injeksi IV (intravena)
Injeksi IM (intramuskular)
Injeksi SC (subcutan)
Injeksi IC (intracutan)
Semua benar
Sekelompok mahasiswa kedokteran sedang melakukan diskusi tentang farmakokinetik. Dalam diskusi tersebut diketahui bahwa ada rute pemberian obat yang dapat menyebabkan obat tersebut mengalami efek lintas pertama (first pass effect) di hati.
Rute manakah yang dimaksud:
Bukal
Topikal
Oral
Supositoria
Sublingual
Jarak antara konsentrasi minimum yang menimbulkan toksisitas (MTC) dengan konsentrasi minimum yang menimbulkan efek terapi (MEC) disebut indeks terapi. Berikut ini ada beberapa data obat dengan nilai indeks terapinya: obat A indeks terapi 0,5; obat B indeks terapi 1; obat C indeks terapi 3; obat D indeks terapi 1,5; obat E indeks terapi 0,2.
Obat berikut yang keamanannya paling tinggi/luas adalah:
Obat A
Obat B
Obat C
Obat D
Obat E
Sekelompok mahasiswa FK-UMP sedang berdiskusi tentang farmakologi dasar. Mereka mendapati adanya literatur yang menyatakan bahwa dua macam obat atau lebih yang diberikan secara bersamaan dan bekerja pada reseptor yang sama akan mengalami antagonisme.
Dari beberapa macam antagonisme, maka antagonisme manakah yang paling sesuai dengan kasus tersebut :
Antagonisme fungsional
Antagonisme kimiawi
Antagonisme fisiologis
Antagonisme kompetitif
Antagonisme nonkompetitif
Sekelompok mahasiswa kedokteran sedang berdiskusi tentang farmakologi dasar. Mereka mengetahui bahwa besarnya biovalabilitas obat yang diberikan ke dalam tubuh akan ada faktor yang mempengaruhi dan ada pula faktor yang tidak mempengaruhi.
Faktor yang termasuk golongan Tidak Mempengaruhi adalah:
Derajat Ionisasi obat
Mekanisme kerja obat
Ukuran partikel molekul obat
Daya larut obat dalam lemak
Adanya interaksi obat
Seorang mahasiswa FK-UMP mendatangi salah satu dosennya untuk konsultasi pakar. Dia ingin mengetahui lebih dalam tentang reseptor ekstraseluler.
Contoh dari reseptor tersebut adalah :
reseptor asam lemak
reseptor estrogen
reseptor asam retinoat
reseptor histamin
Reseptor hormon tiroid
Seorang mahasiswa kedokteran belajar jurnal ilmiah di perpustakaan tentang efek farmakologi obat terhadap tubuh. Dia mengetahui bahwa obat memiliki efek yang diharapkan dan juga memiliki efek yang tidak diharapkan. Dia lebih tertarik dengan materi tentang efek yang tidak diharapkan (adverse effect). Kemudian dia memperoleh informasi bahwa ada beberapa hal yang dapat menyebabkan dan ada yang tidak dapat menyebabkan terjadinya adverse effect.
Hal berikut yang termasuk dalam ’Hal Yang Tidak Dapat Menyebabkan’ adalah :
Overdosis
Faktor usia
Gangguan fungsi metabolisme
Gangguan fungsi ekskresi
Bukan salah satu diatas
