NEW
Font size
WorksheetsINTERAKSI KERUANGAN DESA DAN KOTA
Total questions: 20
Worksheet time: 40mins
Satu kesatuan hukum adat meliputi suatu masyarakat yang bertempat tinggal disuatu tempat tertentu dan berhak melakukan pemerintahan sendiri adalah definisi desa menurut . . . .
R. Bintarto
Paul H Landis
Sutarjo Kartohadikusumo
Undang – Undang no. 32 thn. 2004
Undang – Undang no. 6 thn. 2014
Dilihat dari pola keruangannya paling sedikit ada 3 unsur desa yaitu . . . .
daerah, dusun dan tata kehidupan
penduduk, dusun dan daerah
daerah, penduduk dan tata kehidupan
norma, daerah dan dusun
tata kehidupan, daerah dan dusun
Perhatikan pernyataan berikut !
1. kebudayaan masih mengikat kuat
2. hasil pertanian untuk mencukupi sendiri.
3. pola pikir masyarakat lebih maju
4. membajak sawah dengan traktor
5. sarana dan prasarana desa lengkap
Desa swasembada memiliki ciri-ciri … .
1, 2, dan 3
1, 2, dan 4
1, 4, dan 5
2, 3, dan 5
3, 4, dan 5
Perhatikan ciri-ciri desa berikut ini!
1) desa masih terikat adat
2) kegiatan ekonomi masih tergantung dengan alam
3) hasil pertanian hanya untuk dikonsumsi sendiri
4) lembaga sosial masih bersifat sederhana
Berdasarkan kriteria tersebut, desa tersebut termasuk desa….
terpencil
tradisional
swadaya
swakarya
swasembada
Macam-macam desa:
1. Desa nelayan
2. Desa Swadaya
3. Desa agraris
4. Desa Industri
5. Desa Swasembada
Dari macam-macam desa tersebut, manakah klasifikasi desa menurut aktifitasnya …
1, 2, dan 3
1, 3, dan 4
1, 3, dan 5
2, 3, dan 4
3, 4, dan 5
Pola permukiman pedesaan dengan bentuk memanjang dapat ditemukan di …
sekitar danau dan daerah karst
sekitar puncak gunung dan di daerah karst
sekitar puncak gunung dan di sekitar danau
sepanjang sungai dan di sepanjang pantai
sepanjang rel kereta api dan di daerah karst
Suatu tempat yang penghuninya dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan ekonominya di pasar lokal. Ciri kota antara lain pasar sebagai benteng serta mempunyai sistem hukum sendiri dan bersifat kosmopolitan merupakan definisi kota menurut . . . .
R. Bintarto
Max Weber
Grunfeld
Undang – undang no 22 thn. 1999
Undang – Undang no. 32 thn. 2004
Kota yang ditinggalkan oleh penduduknya (kota mati) adalah kota . . . .
eopolis
polis
tryanopolis
metropolis
nektropolis
Jakarta, sebagai pusat dari segala aktifitas penduduk di Indonesia dengan beberapa kota satelit sebagai penyangga kegiatan di Jakarta, oleh karena itu Jakarta telah sampai pada tahap . . . .
eopolis
polis
tryanopolis
metropolis
nektropolis
Ada tiga pola keruangan kota yaitu pola konsentris, sektoral dan inti berganda. Pola konsentris dikemukakan oleh . . . .
Homer Hoyt
Ernest. W. Burgess
W. J. Reilly
E. L. Ulman
K.J. Kansky
Perhatikan gambar zona struktur keruangan kota berikut ! Permukiman kumuh banyak di zona yang bernomor ....
1
2
3
4
5
Menurut teori Homer Hoyt, struktur ruang kota cenderung berkembang berdasarkan sektor-sektor, di bawah ini yang benar adalah . . . .
1=Pemukiman kelas menengah, 2=Perdagangan besar, kawasan pabrik dan industri kecil
1=pusat kegiatan, 4=Pemukiman kelas menengah
1=Perumahan elit, 5 kawasan pemukiman kelas menengah
2=Perdagangan besar, kawasan pabrik dan industri kecil, 5 kawasan pemukiman kelas menengah
5=Pemukiman kelas menengah, 2=Perdagangan besar, kawasan pabrik dan industri kecil
Pernyataan.
1) regional complementarity ( wilayah yang saling melengkapi )
2) human interest ( kepentingan manusia atau seseorang )
3) intervening opportunity ( kesempatan untuk intervensi )
4) spatial transferability ( kemudahan pemindahan dalam ruang )
Faktor yang mempengaruhi interaksi desa – kota menurut Edward Ullman . . . .
1), 2) dan 3)
1), 2) dan 4)
1), 3) dan 4)
2), 3) dan 4)
Semua benar
Faktor yang mempengaruhi interaksi antar wilayah adalah . . . .
perbedaan SDA
perbedaan agama dan politik
perbedaan kehidupan sosial
banyaknya industri dikota
kebijakan pemerintah
Perhatikan skema di bawah ini !
Dari skema diatas menunjukkan interaksi wilayah berupa interaksi yang . . . .
saling melengkapi
saling intervensi
kepentingan manusia
kemudahan transfer antar ruang
wilayah A memenuhi kebutuhan wilayah B
Perhatikan gambar dibawah diatas !
Berdasarkan gambar di atas, lokasi ideal untuk membangun pasar adalah … .
2,5 km dari kota X
2,5 km dari kota Y
4,5 km dari kota X
4,5 km dari kota Y
9,5 km dari kota X
Contoh penerapan teori titik henti pada interaksi wilayah kota . . . .
pemilihan jenis kendaraan yang menghubungkan kota
penggabungan pusat pelayanan pajak di kedua kota
penentuan lokasi rumah sakit yang melayani kedua kota
perhitungan kapasitas stadion olahraga di kedua kota
pembentukan badan sosial yang melayani kedua kota
Tiga kota, yaitu A, B, dan C memiliki jumlah penduduk masing-masing 40.000 jiwa, 30.000 jiwa, dan 20.000. jarak kota A ke kota B adalah 100 km, sedangkan jarak kota A ke kota C adalah 50 km. perbandingan kekuatan interaksi kota A dan B dengan kekuatan interaksi kota A dan C adalah……..
8 : 3
5 : 8
4 : 3
3 : 8
3 : 6
Perhatikan gambar berikut !
Indeks Konektivitas pada gambar di atas adalah…
0,5
0,7
0,8
1,0
1,2
Dampak negatif bagi desa akibat interaksi antara desa dengan kota adalah . . . .
meningkatkan aneka produksi masyarakat sehingga pendapatannya pun semakin meningkat.
bertambahnya kaum cendekiawan di daerah pedesaan
gairah perekonomian penduduk semakin meningkat.
adanya penggunaan teknologi tepatguna
penyempitan lahan pertanian produktif
