WorksheetsAKUNATNSI PERUSAHAAN MANUFAKTUR
Total questions: 14
Worksheet time: 7mins
Pembelian bahan baku senilai Rp 1.000.000,00 untuk proses produksi secara tunai akan dijurnal...
D: Persediaan bahan baku Rp 1.000.000,00
K: Utang dagang Rp 1.000.000,00
D: Persediaan bahan baku Rp 1.000.000,00
K: Kas Rp 1.000.000,00
D: Kas Rp 1.000.000,00
K: Persediaan bahan baku Rp 1.000.000,00
D: Persediaan bahan baku Rp 1.000.000,00
K: Piutang dagang Rp 1.000.000,00
D: Utang dagang Rp 1.000.000,00
K: Persediaan bahan baku Rp 1.000.000,00
Pemakaian bahan baku senilai Rp 800.000,00 untuk proses produksi akan dijurnal...
D: BDP - Biaya bahan baku Rp 800.000,00
K: Utang dagang Rp 800.000,00
D: Persediaan bahan baku Rp 800.000,00
K: Kas Rp 800.000,00
D: BDP - Biaya bahan baku Rp 800.000,00
K: Persediaan bahan baku Rp 800.000,00
D: Persediaan bahan baku Rp 800.000,00
K: BDP - Biaya bahan baku Rp 800.000,00
D: Utang dagang Rp 800.000,00
K: Persediaan bahan baku Rp 800.000,00
Pembelian bahan penolong senilai Rp 500.000,00 secara tunai sebagai pelengkap dalam proses produksi akan dijurnal...
D: BDP - Biaya bahan baku Rp 500.000,00
K: Utang dagang Rp 500.000,00
D: Persediaan bahan penolong Rp 500.000,00
K: Utang dagang Rp 500.000,00
D: BDP - Biaya bahan baku Rp 500.000,00
K: Persediaan bahan baku Rp 500.000,00
D: Persediaan bahan penolong Rp 500.000,00
K: Kas Rp 500.000,00
D: Utang dagang Rp 500.000,00
K: Persediaan bahan penolong Rp 500.000,00
Pencatatan gaji dan upah yang harus dibayar sebesar Rp 4.000.000,00 oleh suatu perusahaan manufaktur yang terdiri dari tenaga kerja langsung Rp 2.000.000,00 tenaga kerja tidak langsung Rp 500.000,00, gaji bagian pemasaran Rp 900.000,00 dan gaji bagian administrasi Rp 600.000,00 akan dijurnal...
D: Gaji dan upah Rp 4.000.000,00
K: Utang dagang Rp 4.000.000,00
D: Utang gaji dan upah Rp 4.000.000,00
K: Utang dagang Rp 4.000.000,00
D: BDP-BTKL Rp 2.000.000,00
K: Gaji dan upah Rp 2.000.000,00
D: Gaji dan upah Rp 4.000.000,00
K: Kas Rp 4.000.000,00
D: Gaji dan upah Rp 4.000.000,00
K: Utang gaji dan upah Rp 4.000.000,00
Pembebanan biaya tenaga kerja langsung ke dalam proses produksi sebesar Rp 2.000.000,00 akan dijurnal...
D: Gaji dan upah Rp 2.000.000,00
K: Utang dagang Rp 2.000.000,00
D: Utang gaji dan upah Rp 2.000.000,00
K: Utang dagang Rp 2.000.000,00
D: BDP-BTKL Rp 2.000.000,00
K: Gaji dan upah Rp 2.000.000,00
D: Gaji dan upah Rp 2.000.000,00
K: Kas Rp 2.000.000,00
D: Gaji dan Upah Rp 2.000.000,00
K: Utang gaji dan upah Rp 2.000.000,00
Pencatatan pembebanan biaya overhead pabrik sebesar Rp 1.600.000,00 akan dijurnal...
D: BDP-BOP Rp 1.600.000,00
K: BOP dibebankan Rp 1.600.000,00
D: BOP dibebankan Rp1.600.000,00
K: BDP-BOP Rp 1.600.000,00
D: Biaya overhead pabrik Rp 1.600.000,00
K: Kas Rp 1.600.000,00
D: Gaji dan upah Rp 1.600.000,00
K: Kas Rp 1.600.000,00
D: Biaya overhead pabrik Rp 1.600.000,00
K: Utang gaji dan upah Rp 1.600.000,00
Pencatatan biaya overhead sesungguhnya sebesar Rp 2.100.000,00 akan dijurnal...
D: BDP-BOP Rp 2.100.000,00
K: BOP dibebankan Rp 2.100.000,00
D: BOP sesungguhnya Rp 2.100.000,00
K: Berbagai biaya yg di kredit Rp 2.100.000,00
D: BDP-BOP Rp 2.100.000,00
K: Biaya diluar bahan baku Rp 2.100.000,00
D: BOP sesungguhnya Rp 2.100.000,00
K: Kas Rp 2.100.000,00
D: Biaya overhead pabrik Rp 2.100.000,00
K: Utang gaji dan upah Rp 2.100.000,00
Pencatatan untuk menutup biaya overhead pabrik dibebankan sebesar Rp 1.600.000,00 akan dijurnal...
D: BDP-BOP Rp 1.600.000,00
K: BOP dibebankan Rp 1.600.000,00
D: BOP sesungguhnya Rp 1.600.000,00
K: Berbagai biaya yg di kredit Rp 1.600.000,00
D: BDP-BOP Rp 1.600.000,00
K: Biaya diluar bahan baku Rp 1.600.000,00
D: BOP dibebankan Rp 1.600.000,00
K: BOP sesungguhnya Rp 1.600.000,00
D: Biaya overhead pabrik Rp 1.600.000,00
K: Utang gaji dan upah Rp 1.600.000,00
BOP dibebankan Rp 2.300.000,00 sedangkan BOP sesungguhnya Rp 2.750.000,000
Pencatatan selisih BOP adalah...
D: BDP-BOP Rp 2.300.000,00 ; K: BOP dibebankan Rp 2.300.000,00
D: BOP sesungguhnya Rp 2.350.000,00 ; D: Selisih BOP Rp 450.000,00 ; K: BOP dibebankan Rp 2.750.000,00
D: BDP-BOP Rp 450.000,00 ; K: Biaya diluar bahan baku Rp 450.000,00
D: BOP dibebankan Rp 2.750.000,00 ; K: Selisih BOP Rp 2.750.000,00
D: BOP dibebankan Rp 2.300.000,00 ; D: Selisih BOP Rp 450.000,00 ; K: BOP Sesungguhnya Rp 2.750.000,00
BOP dibebankan Rp 3.450.000,00 sedangkan BOP sesungguhnya Rp 2.850.000,000
Pencatatan selisih BOP adalah...
D: BDP-BOP Rp 2.850.000,00 ; K: BOP dibebankan Rp 2.850.000,00
D: BOP sesungguhnya Rp 2.850.000,00 ; D: Selisih BOP Rp 600.000,00 ; K: BOP dibebankan Rp 3.450.000,00
D: BOP dibebankan Rp 3.450.000,00 ; K: Selisih BOP Rp 3.450.000,00
D: BOP dibebankan Rp 3.450.000,00 ; K: Selisih BOP Rp 600.000,00 ; K: BOP Sesungguhnya Rp 2.850.000,00
D: BDP-BOP Rp 600.000,00 ; K: Biaya diluar bahan baku Rp 600.000,00
Perusahaan yang melakukan pengolahan bahan baku menjadi barang jadi disebut dengan...
Perusahaan Dagang
Perusahaan Manufaktur
Perusahaan Jasa
Perusahaan Agraris
Akuntansi tenaga kerja memelihara akun-akun yang berhubungan dengan…
Bahan Baku
Persediaan
Beban Gaji
Peralatan
Dokumen yag menjadi output dari kegiatan yang dilakukan perusahaan, adalah pengertian dari...
Dokumen Pendukung
Dokumen Sumber
Dokumen Transaksi
Dokumen Order
Biaya yang jumlahnya akan berubah sebanding dengan perubahan volume produksi, pengertian dari..
Biaya Tetap
Biaya Produksi
Biaya Semi Variabel
Biaya Variabel
