Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Cerita Rakyat

Total questions: 25

Worksheet time: 31mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah petikan hikayat berikut dengan saksama!

Kesepuluh putri itu dinamai dengan nama-nama warna. Putri Sulung bernama Putri Jambon. Adik-adiknya dinamai Putri Jingga, Putri Nilai, Putri Hijau, Putri Kelabu, Putri Oranye, Putri Merah Merona, Putri Kuning, dan dua putri lainnya. Baju yang mereka kenakan pun berwarna sama dengan nama mereka. Dengan begitu, sang raja yang sudah tua dapat mengenali mereka dari jauh. Meskipun kecantikan mereka hampir sama, si bungsu Putri Kuning sedikit berbeda. Ia tak terlihat manja dan nakal. Sebaliknya, ia selalu tersenyum ramah kepada siapa pun. Ia lebih suka bepergian dengan inang pengasuh daripada dengan kakak-kakaknya.


Karakteristik hikayat yang menonjol dalam penggalan cerita rakyat di atas adalah .…

a)

a. anonim

b)

b. kemustahilan

c)

c. istanasentris

d)

d. kesaktian tokoh

e)

e. menggunakan bahasa Melayu klasik

2.

Bacalah petikan hikayat berikut dengan saksama!

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.


Kalimat dalam kutipan tersebut yang menunjukkan ciri-ciri sastra Melayu klasik dilihat dari bahasanya, menggunakan kata ....

a)

a. diam dan tuan

b)

b. daripadanya dan merebut

c)

c. raja dan tamasya

d)

d. rimba dan akal

e)

d. hamba dan buraksa

3.

Berikut ciri-ciri hikayat, kecuali ….

a)

a. cerita bersifat istanasentris

b)

b. disebarkan secara tertulis

c)

c. cerita bersifat simbolis

d)

d. bersifat anonim

e)

e. cerita bersifat mustahil

4.

Bacalah penggalan hikayat berikut!

”Janganlah adinda bertanya jua” jawab baginda dengan sedihnya. ”Pertanyaan itu hanya menambah luka Tuanku jua semata.”

”Ampun, Tuanku, orang yang arif tiada pernah putus asa sekali pun bagaimana juga cobaan yang datang ke atas dirinya. Tiada pula ia bersedih hati karena kesedihan tiada buahnya selain daripada menguruskan badan saja yang sudah ditakdirkan tiada juga akan tertolak olehnya.”

(Hikayat Kalilah dan Dimnah)


Amanat dalam hikayat tersebut adalah ....

a)

a. mendahulukan kepentingan umum

b)

b. menghormati perasaan orang lain

c)

c. menegur orang dengan bahasa yang sopan

d)

d. menolong orang yang sedang menderita

e)

e. membantu orang yang sedang bersedih hati

5.

Bacalah penggalan hikayat berikut dengan saksama!

Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan.


Dari kutipan cerita di atas kita dapat mengetahui bahwa Hang Jebat berwatak ….

a)

a. pemberani

b)

b. sombong

c)

c. baik hati

d)

d. kasar

e)

e. setia

6.

Nilai yang berkaitan dengan budi pekerti disebut ....

a)

a. nilai moral

b)

b. nilai sosial

c)

c. nilai budaya

d)

d. nilai edukasi

e)

e. nilai agama

7.

Karakteristik kebahasaan hikayat, kecuali ....

a)

a. terdapat majas

b)

b. konjungsi temporal

c)

c. kata arkais

d)

d. melayu klasik

e)

e. terdapat kata kias

8.

Nilai dalam karya sastra, kecuali ....

a)

a. nilai moral

b)

b. nilai estetika

c)

c. nilai hukum

d)

d. nilai budaya

e)

e. nilai sosial

9.

Watuwe lalu mengingatkan agar Towjatuwa dan keturunannya tidak membunuh dan memakan daging buaya. Apabila larangan itu dilanggar maka Towjatuwa dan keturunannya akan mati. Sejak saat itu Towjatuwa dan anak keturunannya berjanji untuk melindungi bintang yang berada di sekitar sungai Tami dari para pemburu.


Pesan Moral yang terdapat pada cerita tersebut adalah ....

a)

a. harusnya orang makan daging

b)

b. pentingnya menepati janji

c)

c. harus menghormati orang lain

d)

d. kita harus pandai membahagiakan orang lain

e)

e. hendaknya memilih keluarga yang bisa memberikan keturunan

10.

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"


Isi kutipan tersebut menceritakan tentang ....

a)

a. Masyarakat sedang berduka atas kematian rajanya.

b)

b. Orang tua diberi hak berbicara dalam setiap pertemuan.

c)

c. Seorang raja telah meninggal dan tidak memiliki anak.

d)

d. Para menteri dan orang besar melakukan musyawarah pemilihan raja.

e)

e. Hak orang berpendapat untuk memecahkan masalah dalam suatu musyawarah.

11.

Amanat yang terkandung dalam kutipan berikut adalah ....

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

a)

a. Setiap manusia pasti akan meninggal dunia, sekalipun seorang raja.

b)

b. Sebaiknya seorang raja memiliki keturunan agar ada yang meneruskan kekuasaannya.

c)

c. Segala sesuatu harus diputuskan secara musyawarah mufakat.

d)

d. Dalam sebuah musyawarah hendaknya meminta pendapat semua anggota yang hadir.

e)

e. Orang yang muda diberi kesempatan menyampaikan gagasannya.

12.

Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Kata arkais yang berwarna merah pada penggalan hikayat di atas memiliki makna ....

a)

a. diusir

b)

b. diminta

c)

c. diperintah

d)

d. diizinkan

e)

e. diharapkan

13.

Maka tiadalah terjawab oleh laki-laki itu. Maka disuruh oleh Masyhudulhakk jauhkan laki-laki Bedawi itu. Setelah itu maka dipanggilnya pula orang tua itu. Maka kata Masyhudulhakk, "Hai orang tua, sungguhlah perempuan itu istrimu sebenar-benamya?"


Konjungsi yang menyatakan urutan waktu atau peristiwa pada penggalan hikayat di atas adalah ....

a)

a. kemudian

b)

b. lalu

c)

c. maka

d)

d. setelah itu

e)

e. selanjutnya

14.

Setelah tiba di istana, Baginda Raja menyambut Abu Nawas dengan sebuah senyuman. “Akhir-akhir ini aku sering mendapat gangguan perut. Kata tabib pribadiku, aku kena serangan angin.” kata Baginda Raja memulai pembicaraan.

“Ampun Tuanku, apa yang bisa hamba lakukan hingga hamba dipanggil.” tanya Abu Nawas.

“Aku hanya menginginkan engkau menangkap angin dan memenjarakannya.” kata Baginda.


Majas yang digunakan pada penggalan hikayat di atas adalah ....

a)

a. metafora

b)

b. alegori

c)

c. antonomasia

d)

e. personifikasi

e)

d. simile

15.

Alkisah, ini hikayat orang dahulu kala. Diceritakan orang yang empunya cerita ini kisah pelanduk jenaka pri bijaksana pandai ia berbuat dusta segala binatang di dalam hutan rimba belantara. Demikianlah bunyinya, sekali peristiwa ada seekor pelanduk, maka ia duduk kepada suatu rimba hampir dengan Gunung Indrakila namanya disebut orang dan padang itupun luasnya. Maka, banyaklah pada tempat itu segala binatang marga satwa sekaliannya berhimpun di sana.


Judul yang sesuai untuk penggalan hikayat di atas adalah ….

a)

a. Hikayat Pelanduk Jenaka

b)

b. Hikayat Gunung Indrakila

c)

c. Hikayat Si Pendusta

d)

d. Hikayat Orang Dahulu Kata

e)

e. Hikayat Seekor Binatang

16.

Bahasa yang digunakan hikayat adalah ....

a)

a. bahasa Jawa

b)

b. bahasa Melayu

c)

c. bahasa Sulawesi

d)

d. bahasa Banjarmasin

e)

e. bahasa Indonesia

17.

Hikayat adalah salah satu jenis cerita rakyat yang disajikan dengan menonjolkan unsur penceritaan berciri ....

a)

a. cerita yang dibuat-buat oleh pengarangnya

b)

b. kepandaian dan kecerdasan tokoh-tokohnya

c)

c. kesaktian dan keunggulan ceritanya

d)

d. kemustahilan dan kesaktian tokoh-tokohnya

e)

e. emustahilan dan kepandaian tokoh-tokohnya

18.

Cerita hikayat tidak diketahui jelas nama pencerita dan pengarangnya disebut ....

a)

a. arkais

b)

b. pralogis

c)

c. anonim

d)

d. dominan

e)

e. didaktik

19.

Berikut merupakan contoh kata Arkais, kecuali ....

a)

a. syahdan ...

b)

b. sahibul hikayat ...

c)

c. sebermula ...

d)

d. alkisah ...

e)

e. katanya ...

20.

Maksud dari Hikayat bersifat istanasentris adalah ....

a)

a. menggambarkan proses terbentuknya istana

b)

b. memberikan gambaran istana secara detail

c)

c. ceritanya berkisar kehidupan istana

d)

d. ceritanya ditulis oleh keluarga istana

e)

e. ceritanya tersebar di kalangan istana saja

21.

Mukanya merah laksana kepiting rebus.

Kalimat tersebut menggunakan majas. ...

a)

a. antonomasia

b)

b. metafora

c)

c. simile

d)

d. hiperbola

e)

e. personifikasi

22.

Bersih sekali tempat ini, sampai–sampai bisa jadi sarang tikus merupakan contoh dari majas ....

a)

a. majas ironi

b)

b. majas hiperbola

c)

c. majas personifikasi

d)

d. majas litotes

e)

e. majas metafora

23.

Ungkapan yang berhubungan dengan masa lalu, berciri kuno, tua, seperti syahdan, hatta, alkisah, dan sebermula merupakan ungkapan dari ....

a)

a. arkais

b)

b. konotasi

c)

c. denotasi

d)

d. tautologi

e)

e. konjungsi

24.

Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!


Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik


Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat tersebut adalah nilai ....

a)

a. moral

b)

b. sosial

c)

c. agama

d)

d. budaya

e)

e. pendidikan

25.

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu.Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.

Sumber teks: Kesusastraan Melayu Klasik dengan penyesuaian


Karakteristik hikayat pada penggalan teks tersebut adalah ....

a)

a. kemustahilan

b)

b. istanasentris

c)

c. kesaktian

d)

d. anonim

e)

e. bahasa